eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
4795 research outputs found
Sort by
Linguistic Phenomena in Live Streaming Commerce
Bahasa merupakan media komunikasi yang digunakan oleh masyarakat untuk berbagai kepentingan sehingga menciptakan fenomena yang dinamis. Dalam tren jual beli melalui penyiaran langsung, penjual menggunakan bahasa interaksi yang unik dan sangat menarik untuk dikaji melalui penelitian deskriptif kualitatif ini. Tim peneliti mengamati para penjual yang melakukan jual beli melalui penyiaran langsung pada platform Shopee sebagai subjek penelitian. Tim peneliti mengumpulkan data dengan observasi partisipatif sejak Oktober 2023 hingga November 2024. Analisis dilakukan dengan mengklasifikasikan data sesuai kriteria dan aktifitas penjual, kemudian memfilter, mendeskripsikan, menanggapi data dengan teori yang relevan, dan menyimpulkan hasilnya. Tim peneliti telah menemukan fenomena yang signifikan berbeda antara bahasa yang digunakan oleh penjual dengan 10-250 dan penjual dengan di atas 1000 peserta siaran. Sedangkan penjual dengan 10-250 dan 251-1000 peserta siaran lebih memiliki kesamaan. Penelitian ini juga berhasil mengungkap bahwa terdapat empat aktifitas penting dalam jual beli melalui penyiaran langsung yakni 1) memberi salam dan menyapa peserta siaran, 2) mendeskripsikan produk, 3) membujuk peserta siaran, dan 4) memblokir peserta siaran. Tim peneliti mengungkap bahwa para penjual menerapkan perluasan makna dalam memberi salam dan menyapa peserta siaran. Pada urutan demo dan deskripsi produk, beberapa penjual melakukan uji coba langsung terhadap produk dan menggunakan majas hiperbola. Penjual membujuk dan mencapai closing dengan menggunakan majas ameliorasi dan personal barnding. Terakhir, para penjual menggunakan majas ironi dan sarkasme untuk memblokir peserta siaran yang “nakal”. Kajian tentang fenomena linguistik akan selalu berkembang sesuai dinamika maka para peneliti berikutnya disarankan untuk melanjutkan penelitian terkait.
Kata kunci: bahasa, fenomena, jual beli, penyiaran langsung
ABSTRACT
Language is a communication medium used by people for various purposes thereby it always creates dynamic phenomena. In the current trend of live streaming commerce, sellers interact uniquely and it is very interesting to study through this qualitative descriptive research. The researchers observed sellers who did live streaming commerce on Shopee as the research subjects. The researchers collected data with participatory observation from October 2023 to November 2024. The analysis was carried out by classifying the data based on the seller's criteria and activities, then filtering, describing, responding to the data with relevant theories, and concluding the results. The researchers had found a significant difference in the language used by sellers with 10-250 and sellers with more than 1000 participants. Meanwhile, sellers with 10-250 and 251-1000 participants had more common language usage. This study also succeeded in revealing that there are four important activities in the live streaming commerce namely 1) greeting and greeting the participants, 2) describing products, 3) persuading the participants, and 4) blocking the participants. The researchers discovered the sellers applied meaning extension in greeting and greeting the participants. In product description, some sellers conducted “try on the product” as body language and used hyperbole. The sellers persuaded and reached the closing by using amelioration and personal branding. Last, sellers used irony and sarcasm to block "rogue" participants. The study of linguistic phenomena will always develop due to its dynamics, so the next researchers are suggested to continue studying related sections of this research.
Keywords: commerce, language, live streaming, phenomen
Penerapan Metode Geostatistik Untuk Estimasi Sumberdaya Galena Pada Blok Gossan Di PT Kapuas Prima Coal
Estimasi sumberdaya mineral sangat penting dalam eksplorasi untuk menilai kelayakan penambangan. Metode geostatistik, khususnya ordinary kriging, sering digunakan untuk memperkirakan kadar bijih di lokasi yang tidak terukur dengan memanfaatkan nilai-nilai yang diketahui dan model variabilitas spasial (variogram). Namun, metode ini memiliki keterbatasan seperti asumsi stasioneritas, aditivitas, linearitas, dan subjektivitas dalam pemodelan variogram. Galena, mineral bernilai ekonomi tinggi karena kandungan timbalnya, menjadi fokus eksplorasi untuk industri baterai dan pelindung radiasi. Estimasi yang akurat terhadap sumber daya galena penting untuk menjamin eksplorasi dan penambangan yang efisien dan berkelanjutan. Berdasarkan metode estimasi ordinary kriging, sumber daya galena diklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yaitu measured, indicated, dan inferred. Kategori measured memiliki volume 2.012.325 m³ dengan tonase 15.092.439 ton dan kadar Pb 3,70%. Kategori indicated memiliki volume 1.555.856,25 m³ dengan tonase 11.668.921 ton dan kadar Pb 3,96%. Sementara itu, kategori inferred memiliki volume 7.309,25 m³ dengan tonase 54.819 ton dan kadar Pb 4%. Hasil perhitungan teknik estimasi Ordinary Kriging menunjukkan nilai RMSE sebesar 0,40, koefisien korelasi (r) sebesar 0,98, dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,96. Nilai-nilai ini mengindikasikan bahwa model ordinary kriging yang digunakan memiliki tingkat akurasi yang cukup baik, dengan hubungan yang cukup kuat antara nilai estimasi dan aktual. Dengan demikian, metode ini dapat diandalkan untuk estimasi sumberdaya galena
Self-Esteem As A Mediator In Parental Attachment And Life Satisfaction In Adolescence
One of the expectations of very individual including teenagers is the achievement of life satisfaction. However, not all teenagers are capable to achieve their life satisfaction. In Indonesia, the level of life satisfaction is still relatively low. The purpose of this study is to look the effect of parental attachment on life satisfaction with self-esteem as a mediator in one of the private Junior High Schools in Kudus. The hypothesis proposed is that self-esteem plays a mediator role in the influence of parental attachment on adolescent life satisfaction. This study uses a quantitative approach, with a sample of 128 students selected through total sampling techniques. The measurement instruments used include Inventory Parent and Peer Attachment (IPPA), Satisfaction With Life Scale (SWLS), and Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES). Mediation analysis uses the SEM mediation analysis featured of JASP software version 16.1. The outcome showed that parental attachment had a significant effects on life satisfaction directly with a value of 0,001 (p <0,05). Then the indirect of parental attachment on life satisfaction and self-esteem as mediators was obtained with a value of p 0,001 (p <0,05), which means that self-esteem can play a mediator between parental attachment and life satisfaction. The influence of parental attachment and self-esteem together on life satisfaction was 98,3%.Salah satu keinginan yang diharapkan setiap individu termasuk remaja adalah mencapai life satisfaction. Namun tidak semua remaja mampu mencapai life satisfactionnya. Di Indonesia sendiri tingkat life satisfaction masih tergolong dalam kategori rendah. Tujuan penelitian ialah untuk melihat pengaruh parental attachment terhadap life satisfaction dengan self-esteem sebagai variabel mediator pada salah satu SMP swasta di Kudus. Adapun hipotesis yang diajukan yaitu self-esteem berperan sebagai mediator pada pengaruh parental attachment terhadap life satisfaction remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan sampel yang digunakan sebanyak 128 siswa/siswi yang dipilih melalui teknik sampling total. Alat ukur yang digunakan meliputi Inventory Parent and Peer Attachment(IPPA), Satisfaction With Life Scale (SWLS), dan Rosenberg Self-Esteem (RSES). Analisis mediasi menggunakan fitur SEM mediation analysis dari software JASP versi 16.1. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa parental attachment berpengaruh signifikan terhadap life satisfaction secara langsung dengan nilai p 0,001 (p <0,05). Kemudian pengaruh tidak langsung parental attachment terhadap life satisfaction dan self-esteem sebagai mediator diperoleh nilai p 0,001 (p <0,05), yang berarti self-esteem dapat berperan sebagai mediator antara parental attachment dan life satisfaction. Besar pengaruh parental attachment dan self-esteem secara bersama-sama terhadap life satisfaction sebesar 98,3%
Beyond Ingroup Love: A Systematic Review of the Antecedents and Consequences of Collective Narcissism
Collective narcissism, a form of group identification defined by an exaggerated belief in the ingroup’s unrecognized greatness and a defensive need for external validation, is a significant area of social psychological inquiry. While research has grown since its formal conceptualization, a comprehensive synthesis is needed. This systematic review, adhering to PRISMA guidelines, synthesizes empirical findings from 24 studies identified via Scopus concerning the antecedents and consequences of collective narcissism. Findings reveal that collective narcissism is influenced by both individual-level factors—such as individual narcissism, low or unstable self-esteem, need for uniqueness, and Dark Triad-related personality traits—and contextual factors, including perceived intergroup threat, political orientation, lower levels of globalization, and culturally embedded historical narratives. In turn, this form of group identification consistently predicts a wide range of negative outcomes. These include intergroup hostility, prejudice, aggressive behaviors, support for populist and authoritarian political positions, conspiracy belief endorsement, and detrimental intragroup dynamics, such as objectification and reduced psychological well-being. The review underscores the importance of distinguishing collective narcissism from secure ingroup identification, highlighting its uniquely defensive and compensatory mechanisms. Implications for theory and practice are discussed, with recommendations for future longitudinal and experimental studies to clarify causal pathways and inform interventions. Overall, our synthesis contributes to a deeper understanding of how collective narcissism fuels intergroup conflict and undermines societal cohesion
Peran Skala Ekonomi terhadap Nilai Perusahaan: Studi Empiris pada Perbankan Syariah di Indonesia
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh skala ekonomi terhadap firm value perbankan syariah di Indonesia. Menggunakan pendekatan retrospektif kuantitatif, penelitian ini mengolah data panel dari 10 bank syariah selama periode 2018–2020 yang ditentukan secara purposive. Penelitian ini membatasi periode 2018–2020 guna menghindari bias akibat merger BSI 2021 yang dapat mengaburkan data historis akibat berubahnya struktur operasional. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi total aset (Ln), ROA dan total laba (Ln) sebagai indikator skala ekonomi, sementara firm value diukur dengan rasio Tobin’s q. Model diprediksi menggunakan multiple regression analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap firm value, menegaskan bahwa bank syariah dengan tingkat profitabilitas yang lebih tinggi cenderung memiliki valuasi pasar yang lebih baik. Sebaliknya, total aset tidak berpengaruh signifikan terhadap firm value, yang mengindikasikan bahwa skala ekonomi dalam perbankan syariah belum sepenuhnya tercapai tanpa pengelolaan aset yang efisien. Selain itu, total laba memiliki hubungan negatif yang mendekati signifikan dengan firm value, menunjukkan bahwa laba yang tinggi belum tentu meningkatkan firm value jika tidak diikuti oleh pertumbuhan laba yang berkelanjutan. Implikasinya, bagi perbankan syariah, penelitian ini menekankan pentingnya optimalisasi aset dan strategi profitabilitas guna meningkatkan daya saing dan firm value di bursa. Kata Kunci: Tobin’s q;Total Aset; Return On Aset; Total Laba Abstract This study aims to analyze the effect of economies of scale on the firm value of Islamic banking in Indonesia. Using a quantitative retrospective approach, this study processes panel data from 10 Islamic banks during the 2018–2020 period determined purposively. This study limits the period 2018–2020 to avoid bias due to the 2021 BSI merger which can obscure historical data due to changes in operational structure. The independent variables in this study include total assets (Ln), ROA and total profit (Ln) as indicators of economies of scale, while firm value is measured by the Tobin's q ratio. The model is predicted using multiple regression analysis. The results show that ROA has a significant positive effect on firm value, confirming that Islamic banks with higher levels of profitability tend to have better market valuations. Conversely, total assets do not have a significant effect on firm value, indicating that economies of scale in Islamic banking have not been fully achieved without efficient asset management. In addition, total profit has a negative relationship that is close to significant with firm value, indicating that high profits do not necessarily increase firm value if they are not followed by sustainable profit growth. The implication for Islamic banking is that this study emphasizes the importance of asset optimization and profitability strategies to increase competitiveness and firm value on the stock exchange. Keywords: Tobin's q;Total Assets; Return On Assets; Total Revenu
Perbedaan Status Kebersihan Mulut (OHI-S) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kecamatan Samarinda Utara
Latar Belakang: Kebersihan mulut dapat diketahui berdasarkan OHI-S (Oral Hygiene Index Simplified). Status kebersihan mulut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu perilaku, pengetahuan, pola makan, merokok, jenis kelamin dan lingkungan. Sumber air merupakan salah satu faktor dari lingkungan yang dapat mempengaruhi kebersihan mulut. Air void terbentuk akibat dampak buruk dari penambangan batu bara dengan metode open cut mining, dimana hal tersebut berpotensi menghasilkan air asam pasca tambang. Terdapat parameter kimiawi pada air yang berperan dalam status kebersihan mulut yaitu, kandungan tingkat (pH) keasaman dan kandungan kalsium pada air yang digunakan sebagai air baku, termasuk untuk menyikat gigi. Tujuan: mengetahui perbedaan status kebersihan mulut berdasarkan indeks OHI-S antara masyarakat pengguna air void batu bara dan masyarakat pengguna air PDAM sebagai sumber air untuk sikat gigi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional deskriptif. Teknik pengambilan sampel penelitian dilakukan secara non probability sampling dengan sampel 70 responden. Hasil: indeks OHI-S pada masyarakat pengguna air void batu bara adalah 2,4 dan pengguna air PDAM adalah 1,4. Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang bermakna, indeks OHI-S pada masyarakat pengguna air void batu bara lebih tinggi dibandingkan masyarakat pengguna air PDAM
Perbedaan Sikap Tindakan dan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Mahasiswa Kedokteran Gigi dengan Kedokteran Umum
Kesehatan merupakan bagian terpenting dalam kehidupan manusia, baik sehat secara jasmani maupun rohani. Kesehatan yang perlu diperhatikan selain kesehatan tubuh secara umum, juga kesehatan gigi dan mulut. Kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu hal yang penting dalam menjaga keseimbangan tubuh. Dalam menjaga kesehatan gigi mulut di perlukan pengetahuan, sikap dan tindakan mengenai kesehatan gigi dan mulut. Menurut data Riset Kesehatan Dasar Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2018 persentase masalah kesehatan gigi dan mulut sebesar 61,73% yang diderita penduduk Samarinda. Dan 60,54% terdapat pada kelompok usia 18-24 tahun, serta 62,45% nya kelompok usia 18-24 tahun memiliki pekerjaan sebagai mahasiswa oleh karena itu peneliti ingin mengetahui perbedaan sikap, tindakan, dan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada mahasiswa Kedokteran Gigi dengan Kedokteran Umum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan sikap, tindakan, dan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada mahasiswa Kedokteran Gigi dengan Kedokteran Umum. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Responden penelitian ini berasal dari Program Studi Kedokteran Gigi dengan Kedokteran Umum dengan responden sebanyak 226 sampel. Penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, dan tindakan. Data hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan IBM SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan terhadap sikap, tindakan, dan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut antara mahasiswa Kedokteran Gigi dengan Kedokteran Umum. Kesimpulan penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan terhadap sikap, tindakan, dan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut antara mahasiswa Kedokteran Gigi dengan Kedokteran Umum
Analisis Pengaruh Fasilitas Kesehatan terhadap Kematian COVID-19 dengan Integrasi Data, Prediksi, dan MongoDB
Pandemi COVID-19 menimbulkan tantangan besar bagi sistem kesehatan di Indonesia, dengan lebih dari 155.000 kematian hingga tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketersediaan fasilitas kesehatan terhadap tingkat kematian akibat COVID-19 di Indonesia dengan pendekatan data science. Data yang digunakan mencakup informasi fasilitas kesehatan dari Dinas Kesehatan dan Kementerian Kesehatan, serta data epidemiologi COVID-19, yang diintegrasikan berdasarkan wilayah administratif. Proses analisis mencakup tahapan pra-pemrosesan data, penyimpanan menggunakan MongoDB, serta pemodelan prediktif menggunakan algoritma regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel seperti jumlah kasus baru, kepadatan penduduk, dan jumlah fasilitas kesehatan memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat kematian. Visualisasi data mendukung temuan ini, di mana wilayah dengan ketersediaan fasilitas yang lebih baik cenderung memiliki angka kematian yang lebih rendah. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan sistem informasi kesehatan berbasis big data sebagai strategi untuk meningkatkan ketahanan sistem kesehatan nasional dalam menghadapi krisis di masa mendatang
Virtual Screening Tarian Dayak Kenyah
Suku Dayak Kenyah, yang mendiami daerah sungai Apokayan, memiliki beragam kebudayaan dan kesenian yang berasal dari nenek moyang mereka. Salah satunya adalah tarian-tarian adat yang memiliki arti tersendiri. Penerapan teknologi Augmented Reality (AR) menjadi salah satu solusi dalam pelestarian budaya untuk memperkenalkan tarian khas Dayak Kenyah ke masyarakat yang selama ini sulit diketahui masyarakat Indonesia karena tarian tersebut hanya dapat disaksikan saat ada acara tertentu seperti pada saat upacara adat, panen atau menyambut tamu kehormatan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun aplikasi AR yang menampilkan video dan informasi tentang makna, sejarah, dan contoh tarian adat diantaranya Datun Julud, Leleng, dan Hudoq Kita. Aplikasi dibangun menggunakan Unity dan Vuforia menggunakan metode prototype. Pengujian aplikasi menggunakan tiga metode yaitu; pengujian marker, pengujian kompabilitas dan penerimaan pengguna. Pengujian marker menunjukkan bahwa marker memiliki kualitas yang baik karena masih dapat digunakan meskipun marker sudah terlipat, basah, dan tertutup sebagian. Aplikasi telah diuji dan berjalan dengan baik pada perangkat Android versi 6.0 hingga 11.0. Perangkat yang memiliki rasio aspek layar 16:9 memiliki kompatibilitas tata letak terbaik. Pengujian menggunakan User Acceptance Test menunjukkan persentase 87,73% untuk manfaat aplikasi dan 83,46% dari segi tampilan aplikasi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerimaan pengguna terhadap Aplikasi yang dikembangkan sangat baik
Peran Stakeholders Dalam Pengelolaan Desa Wisata Di Desa Leuwikujang Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka
Keterbatasan sumber daya manusia menjadi hambatan dalam pengelolaan Desa Wisata di Desa Leuwikujang dalam memanfaatkan potensi alam sebagai objek wisata. Pada tahun 2020, potensi alam tersebut menjadi alternatif pendakian saat mayoritas pendakian gunung ditutup, sehingga dalam pengelolaanya tidak dapat dilakukan oleh satu aktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan hubungan interaksi stakeholders dalam pengelolaan Desa Wisata Leuwikujang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam pengumpulan datanya. Hasil penelitian ini adalah peran stakeholders terbagi menjadi tiga yaitu 1) stakeholders primer terdiri dari empat aktor yang berperan sebagai koordinator, fasilitator, dan implementer, 2) stakeholders kunci terdiri dari tiga aktor yang berperan sebagai policy creator, koordinator, dan fasilitator, 3) stakeholders sekunder terdiri dari empat aktor yang berperan sebagai koordinator dan fasilitator. Hubungan interaksi stakeholders dalam pengelolaan Desa Wisata di Desa Leuwikujang ditunjukan melalui kemitraan mutualistik yang memberikan manfaat atau dampak positif satu sama lain