eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
4795 research outputs found
Sort by
Analisis Tren dan Prediksi Konsumsi Energi Terbarukan Rumah Tangga Menggunakan Metode XGBoost
Peningkatan pemanfaatan energi terbarukan oleh rumah tangga menghadirkan tantangan baru dalam memahami pola konsumsi serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Kompleksitas tersebut menuntut adanya pendekatan analitis berbasis data untuk menghasilkan prediksi yang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren adopsi energi terbarukan rumah tangga sekaligus membangun model prediksi konsumsi energi menggunakan metode Extreme Gradient Boosting (XGBoost). Data penelitian berasal dari dataset Global Renewable Energy Usage 2020–2024 yang mencakup variabel sosial-ekonomi, demografis, jenis sumber energi, hingga dukungan subsidi pemerintah. Tahapan penelitian meliputi preprocessing data (penanganan missing value, duplikasi, outlier, dan normalisasi), feature engineering, pemisahan data menjadi training dan testing, serta penerapan XGBoost untuk pemodelan prediksi. Evaluasi model dilakukan menggunakan metrik R², MAE, dan RMSE. Hasil analisis menunjukkan bahwa rumah tangga berpendapatan menengah mendominasi adopsi energi terbarukan, dengan energi angin sebagai sumber yang paling populer, sementara energi surya menunjukkan tren peningkatan yang stabil dari tahun ke tahun. Dari sisi performa, model XGBoost berhasil mencapai nilai R² sebesar 0,9881, dengan MAE sebesar 29,42 dan RMSE sebesar 46,42, menandakan tingkat akurasi yang sangat tinggi serta kesalahan prediksi yang rendah. Analisis feature importance mengungkap bahwa penghematan biaya per kWh merupakan faktor utama yang memengaruhi konsumsi energi rumah tangga, diikuti oleh total biaya penghematan. Temuan ini menegaskan bahwa metode XGBoost mampu memberikan prediksi yang andal dan dapat dijadikan acuan dalam perencanaan serta kebijakan energi berkelanjutan
Pengendalian Risiko Kegagalan Produk UMKM Amplang: Analisis dan Usulan Langkah Mitigasi
Mutu produk menjadi faktor kunci daya saing UMKM pangan, termasuk pada industri amplang yang rentan terhadap variasi proses. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi risiko kegagalan produk amplang dan menyusun langkah mitigasi yang terukur. Pendekatan Six Sigma dengan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) diterapkan untuk memetakan mode kegagalan pada setiap tahapan proses—mulai dari persiapan bahan, formulasi, pengukuran komposisi, penggorengan, pengeringan, hingga pengemasan. Setiap mode kegagalan dinilai menggunakan Severity–Occurrence–Detection (S–O–D) untuk memperoleh Risk Priority Number (RPN), kemudian diprioritaskan dengan analisis Pareto. Hasil kajian menunjukkan konsentrasi risiko tertinggi berada pada tahap formulasi dan penggorengan—ditandai oleh inkonsistensi rasio bahan, pengendalian suhu/waktu yang tidak stabil, degradasi minyak, serta pengeringan yang tidak seragam—yang berimplikasi pada cacat fisik dan ketidakkonsistenan mutu. Rekomendasi perbaikan yang disusun meliputi kalibrasi berkala alat ukur dan timbangan, standardisasi parameter proses (set point suhu/waktu) dengan alat terkalibrasi, manajemen siklus minyak goreng, penetapan kondisi pengeringan yang baku, serta penguatan sortasi/inspeksi. Implementasi terarah terhadap prioritas risiko diproyeksikan menurunkan RPN utama dan meningkatkan kapabilitas proses serta konsistensi mutu produk. Evaluasi ulang pasca penerapan disarankan untuk memastikan efektivitas kontrol dan mendorong perbaikan berkelanjutan pada skala UMKM.
Hubungan Karakteristik Sosial Ekonomi dengan Pengetahuan Pengelolaan Sampah di Kota Samarinda
Peran serta masyarakat memiliki arti penting dalam mendukung keberhasilan program pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik responden dengan tingkat pengetahuan mereka mengenai pengelolaan sampah di Kota Samarinda. Penelitian menggunakan metode cluster random sampling dengan jumlah responden sebanyak 363 orang, yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner pada beberapa wilayah di Kota Samarinda. Karakteristik responden yang dianalisis meliputi usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, dan pengeluaran per kapita. Sementara itu, variabel pengetahuan diukur melalui indikator pengetahuan mengenai jenis dan sifat sampah, dampak sampah terhadap pencemaran lingkungan dan kesehatan, sanksi terhadap pembuangan sampah di luar lokasi yang ditentukan pemerintah, serta waktu pengumpulan sampah yang sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Samarinda No. 2 Tahun 2011. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan antara karakteristik responden dengan tingkat pengetahuan pengelolaan sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan dan pengeluaran per kapita memiliki korelasi signifikan dengan tingkat pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan sampah
Makna Asosiatif dalam Lirik Lagu Asmalibrasi Grup Band Soegi Bornean
This research is a qualitative descriptive study. The aim of this study is to provide an overview of the forms and associative meanings in the lyrics of Asmalibrasi by the band Soegi Bornean. The data collection technique used in this study is literature study. The data analysis applies the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing or verification. The results of this study indicate that there are 14 instances of associative meaning. Keywords: Semantics, Associative Meaning, Song Lyrics, Soegi BorneanAminuddin. 1988. Semantik: Pengantar Studi Tentang Makna. Bandung: Sinar Baru Offse
Anxiety and Defense Mechanism Portrayed by the Main Character in Puss in Boots: The Last Wish Novel (2022)
The aim of this study is to explore the anxiety and defense mechanism depicted in Puss as the main character from the novel Puss in Boots: the last Wish using theory of anxiety and defense mechanism from Sigmund Freud. The researcher employed descriptive qualitative method within psychoanalysis approach. The research data are words, phrases, and sentences referring to the Puss’s experinces of anxiety and defense mechanism that collected through reading, highlighting and note-taking. The results of this study show that Puss experiences anxiety namely: realistic anxiety from his environment and the Big Bad Wolf; neurotic anxiety from the thought of Big Bad Wolf would punishing him; and moral anxiety from violating moral codes. Then, Puss defense mechanisms to cope with his anxiety were: repression through running away and gaining comfort from Dog; denial to reject bitter reality; sublimation by change his hesitation into positive mindset; rationalization by justifying his action; and compensation to surpass his weakness in other area. Therefore, these mechanisms are able to help Puss getting out of his fearful state and eventually step forward to live his final life bravely
Analisis Komponen Kimia Kayu Lontar (Borassus flabellifer Linn.) Asal Pulau Timor Sebagai Potensi Konstruksi Bangunan
Kayu lontar (Borassus flabellifer L.) merupakan salah satu jenis palma yang potensial dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi, kerajinan, maupun bioenergi, namun informasi mengenai karakteristik kimiawinya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komponen kimia kayu lontar asal Pulau Timor secara kuantitatif. Sampel berupa serbuk kayu ukuran 40–60 mesh dari tiga bagian batang (pangkal, tengah, ujung) kemudian dicampurkan agar mewakili variasi sifat kayu sepanjang batang, kemudian dicampurkan untuk mendapatkan hasil yang lebih merata dan representatif. Pengujian yang dianalisis meliputi kadar air, holoselulosa, alfa selulosa, lignin, zat ekstraktif (air dingin, air panas, etanol-toluena, NaOH 1%), serta pH. Hasil penelitian menunjukkan kandungan kadar air 9,35%, lignin 23,91%, holoselulosa 79%, alfa selulosa 43,57%, serta pH 3,53. Kandungan ekstraktif relatif tinggi, yaitu etanol-toluena 17,62%, larut air panas 8,33%, larut air dingin 6,57%, dan larut NaOH 25,19%. Komposisi ini menunjukkan bahwa kayu lontar memiliki kadar polisakarida struktural yang tinggi serta ekstraktif non-polar dan polar yang berperan dalam meningkatkan ketahanan alami terhadap jamur dan rayap, namun pH asam dapat memengaruhi kestabilan dimensi serta interaksi dengan bahan perekat dan logam. Secara keseluruhan, kayu lontar berpotensi digunakan sebagai bahan bangunan, kerajinan, dan sumber bioenergi, dengan perlakuan pengawetan tambahan untuk meningkatkan durabilitasnya baik di interior maupun eksterior
Analisis Perbandingan Strain Cobb 500 dan Cobb 700 terhadap Persentase Berat Karkas dan Potongan Komersial Ayam Broiler di PT DMC Malang
Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingan persentase berat karkas dan persentase potongan komersial ayam broiler (dada, sayap, punggung, paha atas dan paha bawah) strain cobb 500 dan cobb 700 di PT Dinamika Megatama Citra. Penelitian ini dilaksanakan selama 5 minggu yang berlokasi di internal farm PT Dinamika Megatama Citra, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Materi yang digunakan adalah ayam broiler fase finisher strain Cobb 500 sebanyak 6.600 ekor dan Cobb 700 sebanyak 6.600 ekor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 perlakuan (P1 : Strain Cobb 500 dan P2 : Strain Cobb 700) dengan 3 ulangan setiap perlakuan. Pada setiap ulangan masing-masing sekat berisi 2.200 ekor ayam. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengambil 3 ekor ayam pada setiap ulangan yang akan ditimbang dan dipotong jadi total ada 18 ekor ayam yang digunakan sebagai sampel. Variabel yang diamati penelitian ini adalah meliputi bobot hidup, berat karkas, presentase berat karkas, potongan komersial dan presentase potongan komersial. Analisis data pada penelitian menggunakan uji-t idenpenden dengan taraf nyata 5% dan aplikasi Statistical Program for Science (SPSS) versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strain yang berbeda berpengaruh terhadap bobot karkas, persentase bobot karkas, potongan komersial dan persentase potongan komersial ayam broiler. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strain cobb 500 memiliki bobot karkas dan bobot potongan komersial (sayap, punggung, dada, paha bagian bawah dan paha bagian atas) yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan strain cobb 700. Akan tetapi cobb 700 memiliki persentase bobot dada lebih tinggi jika dibanding cobb 500
Honorary Teacher Well-Being: An Analysis of the Relationship with Transformational Leadership and Work Stress
Teacher well-being is often discussed in Indonesia in terms of the salaries and incentives they receive. However, there is another aspect of well-being that is rarely discussed, especially in the context of teachers in Indonesia, known as teacher well-being. The purpose of this study was to investigate the relationship between transformational leadership and job stress on teacher well-being in honorary teachers. The subjects in this study consisted of 32 honorary teachers. The data analysis method in this study applied multiple regression analysis with the support of JASP 0.19.1.0 software for Windows. The findings of this study indicate that principals' transformational leadership and job stress jointly influence teachers' welfare in honorary teaching staff with a value of r=0.787 and p<0.001, where the effective contribution reaches 78.8%, while the other 21.3% is influenced by other variables not analyzed in this study. The impact of this study can be a guideline for schools in formulating leadership strategies and building a more supportive work atmosphere for teacher welfare to improve the quality of education and reduce the stress experienced by honorary teachers.Kesejahteraan guru yang sering dibahas di Indonesia adalah dari segi gaji serta insentif yang mereka terima. Namun, ada aspek kesejahteraan lain yang masih jarang dibahas, terutama dalam konteks guru di Indonesia, yang dikenal dengan istilah teacher well-being. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menginvestigasi hubungan antara kepemimpinan transformasional dan stres kerja terhadap kesejahteraan guru pada pengajar honorer. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 32 guru honorer. Metode analisis data dalam penelitian ini menerapkan analisis regresi berganda dengan dukungan perangkat lunak JASP 0.19.1.0 untuk Windows. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah serta stres kerja berpengaruh secara bersama-sama terhadap kesejahteraan guru pada tenaga pengajar honorer dengan nilai r=0.787 dan p<0.001, di mana kontribusi efektifnya mencapai 78.8%, sedangkan 21.3% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dianalisis dalam studi ini. Dampak dari penelitian ini bisa menjadi pedoman bagi sekolah dalam merumuskan strategi kepemimpinan dan membangun suasana kerja yang lebih mendukung kesejahteraan guru untuk meningkatkan mutu pendidikan dan mengurangi stres yang dialami oleh guru honorer
Facing the Pressure: The Dynamics of Anxiety Among Final-Year Students Working on Their Theses
Anxiety among final-year students in thesis writing often becomes a major barrier to completing their studies, triggered by various internal and external factors such as academic pressure, family expectations, and technical issues. This study aims to analyze the dynamics of anxiety among students, focusing on the causes, symptoms, impacts, and solutions applied to manage this anxiety. Using a qualitative approach, the research collected data through in-depth interviews with four students who experienced anxiety during the thesis process. The findings show that student anxiety is caused by factors such as academic pressure, high family expectations, as well as physical and psychological disturbances such as sleep disorders, muscle tension, and feelings of restlessness. As a solution, students applied time management, sought social support, and engaged in physical activities to alleviate their anxiety. These findings have important implications for universities to provide more systematic psychological support to improve student well-being.Kecemasan pada mahasiswa tingkat akhir dalam pengerjaan skripsi sering menjadi hambatan besar dalam penyelesaian studi, dipicu oleh berbagai faktor internal dan eksternal seperti tekanan akademik, ekspektasi keluarga, dan masalah teknis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kecemasan mahasiswa, dengan fokus pada faktor penyebab, gejala, dampak, dan solusi yang diterapkan untuk mengatasi kecemasan tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan empat mahasiswa yang mengalami kecemasan selama proses pengerjaan skripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan mahasiswa disebabkan oleh faktor-faktor seperti tekanan akademik dan ekspektasi yang tinggi dari keluarga, serta gangguan fisik dan psikologis seperti gangguan tidur, ketegangan otot, dan perasaan gelisah. Sebagai solusi, mahasiswa menerapkan manajemen waktu, mencari dukungan sosial, dan melakukan kegiatan fisik untuk meredakan kecemasan. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi perguruan tinggi untuk menyediakan dukungan psikologis yang lebih sistematik guna meningkatkan kesejahteraan mahasiswa
Digital Transformation and Batik Design Innovation: Improving the Quality and Market Expansion of MSME Borobudur Batik Houses
The challenges faced by the MSMEs of the Borobudur Batik House, which produce distinctive batik with motifs inspired by the reliefs of Borobudur Temple. Despite having great potential, these MSMEs face problems related to lack of design innovation, suboptimal production quality, and limited marketing to traditional methods. The purpose of this research is to develop batik design innovations, improve product quality, and introduce digital-based marketing strategies to expand market reach. The method used in this study is a community empowerment approach that involves training, mentoring, and the application of technology. The training was carried out in the form of workshops on contemporary batik design, environmentally friendly coloring techniques, and the use of digital marketing through social media and e-commerce. The results of the study show that after the training, Borobudur Batik House MSMEs succeeded in producing more innovative batik designs, improving product quality, and optimizing product marketing through digital platforms. The implication of this research is that the development of culture- and technology-based MSMEs can be a model of sustainable empowerment