eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
4795 research outputs found
Sort by
Relasi Kuasa dalam Novel Gadis Pesisir Karya Nunuk Y. Kusmiana: Kajian Hegemoni Antonio Gramsci
Rosyidah, Yuni Kholifatul. 2022. Relasi Kuasa dalam Novel Gadis Pesisir Karya Nunuk Y. Kusmiana: Kajian Hegemoni Antonio Gramsci. Skrispi. Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman. Pembimbing I: Irma Surayya Hanum, S.S., M.Pd. Pembimbing II: Kiftiawati, S.S., M. Hum. Ketimpangan sosial merupakan permasalahan di Indonesia yang terjadi di beberapa wilayah dan tidak mudah untuk diselesaikan. Keadaan sosial tersebut dituangkan oleh penulis dalam karya sastra novel Gadis Pesisir karya Nunuk Y. Kusmiana yang menarik untuk dikaji karena banyak menggambarkan kehidupan sosial masyarakat khususnya di Jayapura. Tujuan penelitian ini adalah (1) menguraikan fakta cerita dalam novel Gadis Pesisir karya Nunuk Y. Kusmiana, (2) menguraikan relasi kuasa dalam novel Gadis Pesisir karya Nunuk Y. Kusmiana, dan (3) menguraikan bentuk kontra hegemoni yang terjadi dalam novel Gadis Pesisir karya Nunuk Y. Kusmiana.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Data penelitian adalah kata, frasa, dan kutipan kalimat yang merujuk pada sumber data berupa novel Gadis Pesisir karya Nunuk Y. Kusmiana. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Proses selanjutnya adalah memberikan interpretasi dengan mempertimbangkan pendekatan yang digunakan. Teknik analisis data penelitian yang digunakan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bentuk kelas sosial terbagi atas masyarakat yang berintelektual tinggi dan masyarakat yang berintelektual rendah. Keuntungan dan kemudahan akses dengan mudah didapatkan oleh kelas yang berkuasa. Masyarakat yang berasal dari kelas bawah menerima secara suka rela terhadap kebijakan yang berlaku. Relasi kuasa yang ada menunjukkan adanya masyarakat yang dikategorikan sebagai hegemoni merosot (decadent). Bentuk kontra hegemoni juga tampak dalam perilaku beberapa tokoh. Akan tetapi, pemberontakan yang mereka lakukan tidak bisa berjalan dengan mulus karena banyaknya masyarakat yang pemikirannya telah terarahkan dengan peraturan di kampung tersebut. Kata Kunci: hegemoni Antonio Gramsci, novel, relasi kuasa
Dampak perhutanan sosial terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar hutan dalam mendukung kelestarian hutan di kota Tarakan
Masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan di Kota Tarakan yang masuk dalam program perhutanan sosial banyak yang hidup miskin, padahal di lingkungan tempat tinggalnya banyak sumberdaya hutan yang dapat dimanfaatkan untuk menopang hidup mereka. Hal ini perlu dilakukan identifikasi faktor penyebabnya dan strategi yang harus dilakukan guna meningkatkan kesejahteran mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak program perhutanan sosial terhadap kesejahteraan masyarakat dan menganalisis strategi prioritas pada program perhutanan sosial. Penelitian dilakukan pada program perhutanan sosial yang dilaksanakan di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Pengukuran tingkat kesejahteran dianalisis dengan menggunakan indikator BPS, analisis strategi priorotas dilakukan dengan metode SWOT, selain itu juga dilakukan analisis menggunakan AHP. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat sebesar 70,97% masuk kategori belum sejahtera dan 29,03% masuk kategori sejahtera. Hasil analisis AHP diperoleh strategi prioritas yang dapat dilakukan: 1) penguatan kapasitas kelembagaan kelompok perhutanan sosial; 2) menyusun program pengembangan usaha berasaskan kelestarian; dan 3) peningkatan kuantitas dan kualitas SDM pendamping kelompok perhutanan sosial
'Being a Great Speaker' Training to Improve Student Public Speaking Skills
The term “preacher” refers to individuals who serve as religious or belief system speakers. The core of this role is the responsibility to communicate the principles and teachings of faith to the community. To perform this task effectively, speakers must have a comprehensive understanding and comprehension of public speaking, which includes the art of conveying oracles and the broader concepts of communication in public places. In public speaking, understanding oneself, building confidence, and overcoming anxiety are essential skills to master. The training aims to equip students to become skilled and impactful preachers by learning about public speaking, managing anxiety, and developing self-confidence. This study was designed using a quasi-experiment, one-group pretest-posttest design. The participants that accomplished the entire training series were 21 students. The data were analyzed using Wilcoxon Signed Rank Test by SPSS 16 program. The result showed a significance value of 0,000 (< 0.05) for knowledge and 0.001 (<0.05) for skills. The significance value of 0.001 indicated differences in knowledge and skills of public speaking before and after the training. Public speaking training performed periodically can be a good alternative to help students develop public communication skills. Istilah “pengkotbah” mengacu pada individu yang berfungsi sebagai pembicara dalam sistem agama atau kepercayaan. Inti dari peran ini adalah tanggung jawab untuk mengkomunikasikan prinsip dan ajaram iman kepada umat/jemaat. Untuk memenuhi tugas ini secara efektif, pengkotbah harus memiliki pemahaman dan keterampulan komprehensif mengenai public speaking, yang mencakup seni menyampaikan kotbah dan konsep komunikasi yang lebih luas di tempat umum. Dalam public speaking, pemahaman akan diri sendiri, membangun rasa percaya diri dan mengatasi cemas juga merupakan aspek yang penting untuk dikuasai. Pelatihan ini dilakukan untuk melatih mahasiswa menjadi pembicara yang baik dan efektif, melalui pembekalan terkait public speaking, kecemasan dan kepercayaan diri. Desain penelitian ini adalah kuasi eksperimen melalui one group pretest-posttest design. Subjek penelitian yang mengikuti keseluruhan rangkaian pelatihan ini adalah sebanyak 21 mahasiswa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test melalui program SPSS 16. Hasil uji beda menunjukkan signifikansi sig. 0.000 (< 0.05) untuk pemahaman dan sig. 0.001 (<0.05) untuk keterampilan. Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan tingkat pemahaman dan keterampilan public speaking setelah dilakukan pelatihan. Maka pelatihan public speaking yang dilakukan secara berkala dapat menjadi alternatif baik untuk membantu mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan komunikasi di depan umum
Identifikasi Tindakan Tidak Aman Sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Tambang Pada Area Crushing Plant PT. X
Keselamatan Pertambangan (KP) adalah suatu upaya atau tindakan yang bertujuan untuk melindungi para pekerja dan operasional pertambangan, tindakan ini meliputi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3P) dan Keselamatan Operasional Pertambangan (KOP). Bekerja di area pertambangan merupakan pekerjaan yang memiliki resiko kecelakaan cukup tinggi. Berbagai resiko kecelakaan kerja di pertambangan kerap mengintai dan bisa sampai menyebabkan nyawa melayang. Berdasarkan data kementrian Energi dan Sumber Daya. Berdasarkan hal tersebut, peneliti mengangkat judul ini. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif. Sumber datanya primer dan sekunder. Sumber data berasal dari hardcopy atau data lain dan 21 responden area coal crushing plant dengan wawancara, dan dengan observasi dilapangan. Berdasarkan survei tentang Tindakan Tidak Aman (TTA), penanggulangan kecelakaan kerja dan penanggulangan Penyakit Akibat Kerja (PAK) di PT. X dapat di simpulkan bahwa hasilnya baik
Analisis Pengaruh Perilaku Masyarakat Terhadap Kualitas Air Baku dan Air Minum PDAM Tirta Handayani Gunung Kidul
PDAM Tirta Handayani merupakan perusahaan penyedia dan penyalur air pada masyarakat yangterletak di Gunung Kidul.. Kualitas air baku diketahui dengan membandingkan nilai yang ditetapkan PeraturanPemerintah Nomor 22 tahun 2021dan kualitas air minum berdasarkan nilai dari Peraturan Menteri KesehatanNo 492 tahun 2010. Hasil uji air baku untuk IPA Baron dan Bribin semua parameternya masuk kelas I yangperuntukannya sebagai air baku air minum. Hasil Uji kualitas air minum IPA Baron dan Bribin menunjukkanbahwa parameter fisik dan mikrobiologi melebihi kadar yang seharusnya yaitu nilai E.Coli dan Total Coliform0 pada daerah yang diuji nilai tertinggi mencapai 1200. Perilaku masyarakat sangat berpengaruh pada kualitasair baku dimana warga Gunung kidul sering mengubur jasad hewan dalam tanah sehingga bakteri dari hewanyang dikubur itu bisa mempengaruhi kualitas tanah sekitarnya. Air PDAM yang diterima masyarakat masihberbau amis sehingga mereka memasak airnya lagi untuk menghilangkan bau untuk dikonsumsi tiap hari
ANALISIS TARIF ANGKUTAN KOTA TRAYEK K RUTE SAMARINDA SEBERANG – LOAJANAN ILIR BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK)
Transportasi berkembang sangat cepat saat ini. Hal ini disebabkan kemajuan teknologi dan peningkatantaraf hidup masyarakat. Salah satu moda transportasi yang paling mudah tersedia dan banyak digunakanadalah angkutan umum. Samarinda merupakan salah satu kota di Indonesia yang umumnya tidak terlepasdari sektor transportasi. Hal ini menyebabkan peningkatan jumlah kendaraan yang tinggi dan signifikansetiap tahunnya. Pada umumnya masyarakat menginginkan angkutan umum yang aman, cepat, murah, dannyaman. Tarif adalah biaya yang harus dibayar oleh pengguna jasa angkutan umum per satuan berat ataupenumpang per km yang dinyatakan dalam rupiah. Pemerintah daerah menetapkan besarnya tarif denganmenetapkan batas atas (tarif maksimum) dan batas bawah (tarif minimum) yang disesuaikan denganbesarnya biaya kendaraan. sehingga diharapkan agar besarnya tarif yang akan dikenakan kepadapenumpang tidak memberatkan atau sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta memberi keuntungan wajarkepada pihak penguasa angkutan. Maka hal tersebut menjadi dasar penulis melakukan penelitian terhadappenentuan tarif angkutan kota.Tahapan penelitian yang dilakukan, ialah survei pendahuluan. Lalu dilanjutkan dengan pengambilan dataprimer yaitu dengan melakukan survei pada dua perusahaan angkutan kota trayek k yaitu PT.Arung MandiriJaya dan CV. Kalung mas. Lalu pengambilan data sekunder didapatkan melalui Dinas Perhubungan KotaSamarinda. Survei untuk mendapatkan data primer dilakukan selama 4 hari, yaitu 2 hari weekday dan 2hari weekend. Pada saat survei di lapangan dilakukan pengambilan data naik turun penumpang sehinggadidapatkan load factornya. Lalu dilakukan survei wawancara dengan pihak sopir angkutan kota trayek kguna mendapatkan harga-harga dari komponen biaya operasional kendaraan. Setelah itu menghitung tarifberdasarkan SK.687/AJ.206/DRJD/2002 guna dapat membandingkan tarif yang berlaku dilapangandengan tarif biaya operasional kendaraan.Berdasarkan hasil survei diketahui tarif saat pandemi adalah Rp.5.000-Rp.6.000. Okupansi selama 4 harisurvei diketahi adalah 45%, dengan rata-rata jarak perjalanan per penumpang adalah 6 Km. Berdasarkananalisis biaya operasional kendaraan diketahu tarifnya adalah Rp.6.600/penumpang-km. Tarif ini masihdiatas biaya operasional kendaraan dengan load factor ideal 70% yaitu 4.200/penumpang-km. Selamapandemic operator angkutan kota mengalami kerugian sebesar Rp.1.600/penumpang-km
PERJUANGAN TOKOH LARASATI DALAM NOVEL LARASATI KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER KAJIAN FEMINISME MARXIS
Novel Larasati menampilkan perjuangan tokoh perempuan yang tangguh juga berani. Larasati berjuang untuk mendapatkan kesetaraan. Walau tergolong dalam keluarga kelas menengah ke bawah, tidak melonggarkan semangat Larasati untuk terus berusaha. Ketidakadilan yang sering perempuan alami memunculkan sebuah gerakan feminisme. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan dan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan kisah perjuangan tokoh utama dalam novel Larasati karya Pramoedya Ananta Toer berdasarkan feminisme marxis. Fakta cerita yang terdiri atas tokoh dan penokohan, alur dan latar. Dengan tokoh utama Larasati juga beberapa tokoh pendukung lainnya. Alur maju yang disajikan menggambarkan bagaimana panasnya keadaan di jaman tersebut
Analisis stok karbon tegakan seumur Shorea balangeran menggunakan kombinasi interpretasi foto udara
Studi ini dilakukan dengan penggabungan dua metode analisis yaitu teknik pengukuran di lapangan nondestructive dan Interpretasi foto udara menggunakan UAV, yang berfokus untuk mengetahui Jumlah Pohon, Biomassa dan Stok C pada tegakan S. balangeran di kawasan Hutan Kota Pulang Pisau. Hasil studi menunjukan Jumlah Pohon tegakan S. balangeran sebanyak 3.278 pohon dengan luas area penanaman 5,62 Ha, serta Biomassa dan Stok C secara berurut sebesar 1.444,30 ton dan 678,82 ton. Jika diakumulasi kedalam hektar maka tegakan S. balangeran memiliki potensi Biomassa 256,99 ton/ha dan Stok C 120,78 ton/ha. Hasil tersebut menunjukan bahwa kombinasi dua metode analisis dalam studi mampu mempermudah proses estimasi Biomassa dan Stok C tegakan
Person-Job Fit and Psychological Meaningfullness as A Predictor of Work Engagement In Call Center Employees PT. X
The rate of turnover for employees in a company will be of particular concern because it involves the company's expenses which are not cheap. When recruiting employees, it is hoped that individuals will be compatible with their jobs, and this compatibility will make employees psychologically meaningful at work and be able to immerse themselves in or be attached to their work, so that employees can last a long time in the company and reduce the budget for the recruitment, selection, and training processes. This study aims to determine the effect of Person Job Fit and Psychological meaningfulness in looking at work engagement in employees. The subject is a call center employee of PT. X aged 20-45 years. This research uses quantitative methods, uses a measuring instrument with a questionnaire model on the variable person job fit, psychological meaningfullness and work engagement. The results of this study indicate that Person Job Fit and psychological meaningfulness affect work engagement in call center employees at PT. X. Variable Person Job Fit and psychological meaningfulness together contribute 71% to work engagement. There needs to be matching between individuals and jobs at the beginning, to reduce the turnover of employees.Laju keluar-masuk karyawan pada suatu perusahaan akan menjadi perhatian khusus, karena menyangkut pengeluaran biaya perusahaan yang tidak sedikit. Saat penerimaan karyawan diharapkan individu memiliki kecocokan dengan pekerjaannya, dan kecocokan itu membuat karyawan memiliki makna secara psikologi dalam bekerja dan mampu tenggelam atau memiliki keterikatan dengan pekerjaannya, sehingga karyawan pun dapat bertahan lama diperusahaan dan menekan anggaran proses rekrutmen, seleksi serta training. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari Person Job Fit, Psychological meaningfulness dalam melihat work engagement pada karyawan. Subjek merupakan karyawan call center PT. X yang berusia 20-45 tahun. penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, menggunakan alat ukur dengan model kuisioner pada variabel person job fit, psychological meaningfullness dan work engagement. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Person Job Fit dan psychological meaningfulness mempengaruhi work engagement pada karyawan call center PT. X. Variable Person Job Fit dan psychological meaningfulness secara bersama-sama memberikan kontribusi pengaruh sebesar 71% terhadap work engagement. Perlu adanya pencocokan antara individu dengan pekerjaan diawal, untuk menekan keluar-masukknya karyawan
PENINGKATAN AKURASI COMPLETE BOUGUER ANOMALY MAP PADA DATA TOPEX SATELLITE MENGGUNAKAN KONSTANTA BARU BERDASARKAN MATHEMATICAL DERRIVATIVE
Penelitian dilakukan dengan menggunakan data gravitasi observasi satelit TOPEX dengan luas area sebesar 37.530 km2 berupa Free Air Anomaly. Penelitian berbasis analisis ini berlandaskan ketidaksesuaian antara dinamika geologi dengan data pengolahan gravitasi conventional. Dengan menekankan pada pengolahan gravitasi secara unconventional, analisis ini bertujuan untuk mendapatkan besaran yang dapat mereduksi efek topografi tanpa menghilangkan informasi litologi. Pengolahan dilakukan dengan cara membandingkan beberapa variasi perlakuan koreksi Bouguer pada nilai Free Air Anomaly. Perlakuan tersebut berupa analisis matematis yang diterapkan dengan cara memperkecil rentang nilai koreksi Bouguer yang terlalu signifikan sebagai efek dari ketidakcocokan antara konstanta Bouguer conventional terhadap jarak ukur antara satelit dengan massa batuan. Dihasilkan beberapa peta complete bouger anomaly dengan pola ekspresi yang berbeda sebagai efek dari variasi analisis matematis. Representasi data yang memiliki kesesuaian dengan fenomena geologi sebenarnya dapat dilihat pada complete bouger anomaly map dengan konstanta baru yaitu 0.04193/2.5 atau 0.016772. Terlihat kemenerusan utama anomali gravitasi dengan orientasi relatif utara-selatan yang diinterpretasikan sebagai sesar mendatar serta beberapa kemenerusan lainnya dengan orientasi relatif barat laut-tenggara yang diinterpretasikan sebagai sesar penyerta. Keberadaan dan persebaran densitas yang mencerminkan litologi maupun sesar pada daerah penelitian telah tervalidasi oleh peta geologi dan ekspresi topografi data SRTM berdasarkan analisis anomali gravitasi