eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
4795 research outputs found
Sort by
PENENTUAN MORFOLOGI BENTUKLAHAN DENGAN ANALISIS ASPEK GEOMORFOLOGI MENGGUNAKAN DATA SPASIAL DAN DATA LAPANGAN DAERAH BHUANA JAYA DAN SEKITARNYA
Penelitian ini bertujuan untuk untuk melakukan pemetaan geomorfologi yang di dalamnya akan memperoleh variasi bentuklahan, kemiringan lereng, analisis jenis dan pola pengaliran yang berkembang di daerah penelitian. Topografi atau kemiringan lereng merupakan pengontrol bagaimana jenis aliran yang akan terbentuk. Daerah penelitian memiliki morfografi datar sampai tegak, dimana morfografi datar sangat mendominasi pada daerah penelitian mencangkup 60% dengan aspek kuantitatif 0-2%. Morfografi landai mencangkup 20% dengan aspek kuantitatifnya 2-7%. Morfografi miring memiliki 15% dengan apsek kuantitatif 7-15%. Sedangkan aspek morfografi tegak mencangkup 5%, dengan nilai kuantitatif lebih besar dari 140%. Dari beberapa faktor tersebut dapat disimpulkan bahwa pola pengaliran yang berkembang di daerah penelitian adalah pola pengaliran Subdendritik (Howard, 1967). Morfologi daerah penelitian terdapat 3 bentuk asal yang terbagi menjadi 5 satuan bentuklahan yaitu terdiri dari bentuklahan perbukitan terkikis bergelombang sedang (D1), perbukitan terkikis bergelombang kuat (D2), dataran bekas rawa(F1), dataran alluvial (F2) dan bentuklahan tambang terpakai (A1) dasar pembagian yang digunakan adalah menurut morfografi, morfometri, morfostruktur pasif, morfostruktur aktif, dan morfokronologi menurut Van Zuidam (1983)
Integrasi Teknologi Dengan Desain Bangunan Cerdas Untuk Peningkatan Efisiensi dan Kemandirian Energi
Smart buildings are designed with the ability to harness renewable energy, optimize energy use, and even channel excess energy back to the grid.. This research explores the integration of renewable energy technologies in smart building design to enhance energy efficiency and independence. As sustainable development practices become more prominent, the use of renewable energy sources and advanced control mechanisms has become crucial. The study offers a comprehensive overview of designing performing arts buildings, considering factors such as energy efficiency, lighting, monitoring, water usage, and air regulation. Through detailed descriptions and case studies, the research demonstrates how these variables can be incorporated into building design. The findings reveal that the synergistic integration of renewable energy technologies in smart building design leads to significant reductions in energy consumption, carbon footprint, and increased self-sufficiency of the building
ANALISIS OBJEK TERDUGA CAGAR BUDAYA DAN UPAYA PELESTARIANNYA (STUDI KASUS KAWASAN CITRA NIAGA, KOTA SAMARINDA)
Studi ini menganalisis objek terduga cagar budaya dan upaya pelestariannya di kawasan Citra Niaga, Kota Samarinda. Meskipun kawasan ini belum memenuhi kriteria sebagai cagar budaya karena usianya yang belum mencapai 50 tahun, upaya pelestarian tetap penting untuk dilakukan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang melibatkan wawancara dan observasi langsung. Hasil analisis menunjukkan bahwa kawasan Citra Niaga memiliki nilai historis dan kultural yang penting, meskipun belum secara resmi diakui sebagai cagar budaya. Langkah-langkah pelestarian yang tepat, seperti penelitian mendalam dan rehabilitasi, dapat dilakukan untuk menjaga keberlangsungan dan nilai kawasan ini. Meskipun belum diakui sebagai cagar budaya, upaya pelestarian kawasan Citra Niaga memiliki potensi untuk memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di bidang arsitektur dan perkotaan. Kesimpulannya, menjaga dan merawat kawasan Citra Niaga menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam mempertahankan warisan budaya dan arsitektur Kota Samarinda untuk generasi yang akan datang, serta memberikan inspirasi bagi praktik pelestarian yang berkelanjutan di masa depan
Pembelajaran Sosial Emosional: Menghadirkan Pendidikan yang Berpihak Kepada Siswa Melalui Kurikulum Merdeka
Pembelajaran sosial emosional penting untuk diterapkan di sekolah khususnya pada Kurikulum Merdeka. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan pembelajaran sosial emosional dalam pembelajaran Bahasa Indonesia khususnya pada materi teks fiksi dan non fiksi. Pembelajaran sosial emosional menjadi penting karena untuk menanamkan kontrol diri kepada siswa khususnya ketika berinteraksi dengan orang lain. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar catatan lapangan dan smartphone. Teknik sampling yang digunakan yakni teknik sampling jenuh dengan melibatkan total 28 siswa kelas VII G SMPN 40 Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran sosial emosional di kelas VII G SMPN 40 Surabaya memiliki dampak positif yang muncul, khususnya pada lima komponen pembelajaran sosial. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran sosial emosional di VII G SMPN 40 Surabaya mampu memunculkan lima komponen serta berdampak positif pada perilaku dan hasil belajar siswa
Analysis of Organizational Structure Changes in the Rupiah Money Management Implementation Unit at the Representative Office of Bank Indonesia
Technological and economic developments in Indonesia have made Bank Indonesia continue to adjust, one of which is in the form of changes to the organizational structure carried out on the Payment System and Rupiah Management Team at the Representative Office of Bank Indonesia Province X. This study aims to see the effectiveness of these changes by providing an overview of the process of change in qualitative descriptive using the Star Model approach which consists of five aspects, namely strategy, structure, process, rewards, and people. Data collection was carried out using interviews and observations of informants who had been selected based on the purposive sampling method to 3 (three) employees of the Rupiah Money Management Division at the Bank Indonesia Representative Office Province X with different positions, namely cash administration assistant, cash administration senior executive, and an assistant supervisor. Furthermore, the data is analyzed by reviewing all available data sources until a synthesis is produced and a working hypothesis is developed. The results of the study indicate that the implementation of changes has considered policies in each category of the Star Model.Perkembangan teknologi dan ekonomi di Indonesia membuat Bank Indonesia terus melakukan penyesuaian, salah satunya adalah dalam bentuk perubahan struktur organisasi yang dilakukan pada Tim Pengelolaan Uang Rupiah di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi X. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas perubahan tersebut dengan memberikan gambaran proses perubahan secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan Star Model yang terdiri dari lima aspek, yaitu strategy, structure, process, rewards, dan people. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode wawancara dan observasi terhadap informan yang telah dipilih berdasarkan metode purposive sampling kepada 3 (Tiga) pegawai Divisi Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi X dengan jabatan yang berbeda-beda, yaitu asisten administrasi perkasan, pelaksana senior administrasi perkasan, dan asisten penyelia perkasan. Selanjutnya data dianalisis sesuai dengan menelaah seluruh sumber data yang ada hingga kemudian dihasilkan sintesisasi dan menyusun hipotesis kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi perubahan telah mempertimbangkan kebijakan dalam setiap kategori pada Star Model
Reliability and Norm Formation of Teacher’s Engagement Scale for Early Childhood Teachers in Indonesia
This study aims to validate the newly developed Teacher’s Engagement Scale, an instrument designed to measure teacher’s engagement in the classroom based on student engagement theory. The scale was constructed to address a gap in the existing tools, which mainly focus on teacher’s work engagement or job-related aspect. Therefore, this scale emphasizes behavioural, emotional, and cognitive dimensions of teacher’s engagement with their students. This study sample involved 499 early childhood educators in Indonesia. Reliability analysis of 23-item Teacher’s Engagement Scale initially indicates satisfactory overall and each dimension internal consistency with Cronbach Alpha’s (α = .90), and .85 for behavioural engagement, .70 for emotional engagement, and .80 for cognitive engagement. After removing one item each from emotional and cognitive engagement based on item rest correlation to analyse each items discriminative power, the reliability of overall, behavioural, emotional, and cognitive engagement became .91, .85, .75, and .85, respectively. Normative data were established by calculating z-scores, which revealed that the score distribution of Teacher’s Engagement Scale was normal with skewness value of −0.427 and kurtosis value of 2.88. These findings were used to create interpretative criteria for different engagement levels. This study highlights the need for improvements to the removed items and further validation of the scale through correlation with related constructs such as emotional intelligence and knowledge of good teaching practices.tudi ini bertujuan untuk mevalidasi Teacher’s Engagement Scale yang baru dikembangkan, yaitu suatu instrumen yang didesain untuk mengukur keterlibatan guru di dalam kelas berdasarkan teori keterlibatan murid. Skala ini dibuat untuk mengatasi kesenjangan dari alat ukur yang ada, dimana fokus utamanya lebih kepada keterlibatan kerja guru atau aspek yang berkaitan dengan pekerjaan. Maka, skala ini menekankan keterlibatan guru dengan murid mereka pada dimensi perilaku, emosional, dan kognitif. Sebanyak 499 guru anak usia dini di Indonesia terlibat sebagai sampel dalam studi ini. Analisis reliabilitas dari 23 aitem Teacher’s Engagement Scale awalnya menunjukkan konsistensi internal yang memuaskan secara keseluruhan dan pada setiap dimensi dengan Alpha Cronbach (α = .90), dan .85 pada keterlibatan perilaku, .70 pada keterlibatan emosional, dan .80 pada keterlibatan kognitif. Setelah menghapus satu aitem dari masing-masing keterlibatan emosional dan kognitif berdasarkan item rest correlation untuk menganalisis daya diskriminasi setiap aitem, reliabilitas keseluruhan, perilaku, emosional, dan kognitif secara berurutan menjadi .91, .85, .75, dan .85. Norma diperoleh dengan menghitung z-scores, yang menunjukkan bahwa distribusi skor dari Teacher’s Engagement Scale ialah normal dengan nilai skewness −0.427 dan nilai kurtosis 2.88. Hasil ini digunakan untuk membuat kriteria interpretatif untuk tingkat keterlibatan yang berbeda-beda. Studi ini menyarankan perlu adanya perbaikan pada aitem-aitem yang dihapus dan validasi skala ini lebih lanjut dengan konstruk yang berkaitan seperti kecerdasan emosional dan pengetahuan mengenai praktik mengajar yang baik
Mental Health Literacy Training for Surabaya Hebat Cadres to Improve Psychological Wellbeing of the Elderly
The program aims to improve the welfare of the elderly and prevent the elderly from experiencing mental health problems through mental health literacy training to elderly posyandu cadres to help and assist the elderly to detect psychological disorders so that the elderly can immediately seek help to get the right treatment independently or through professional assistance. This study used an experimental approach with a one-group pretest posttest design. The research subjects were Surabaya Hebat cadres who were also members of the Karang Werdha Amanah RW 07 Pucang Sewu Surabaya elderly community, totaling 12 people. The results of cognitive mental health literacy questionnaire analysis using paired sample t analysis through the SPSS 25 application showed a significance value of 0.009 (
Pengaruh Perendaman Air Rebusan Jahe (Zingiber officinale) Terhadap Total Bakteri pada Daging Ayam Broiler Di Pasar Merdeka Samarinda
Jahe merah juga dikenal sebagai (Zingiber offinale Var. Rubrum), adalah tumbuhan yang berfungsi sebagai pengawet alami daging dan memiliki senyawa bioaktif yang dapat meningkatkan kualitas daging dengan menghambat pertumbuhan mikroba. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana total bakteri ayam broiler dipengaruhi oleh rebusan jahe merah. Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan dengan 4 perlakuan yaitu P0 (kontrol), P1 (perendaman air rebusan jahe merah selama 30 menit), P2 (perendaman air rebusan jahe merah selama 60 menit), dan P3 (perendaman air rebusan jahe merah selama 90 menit). Penelitian ini menggunakan uji TPC (Total Plate Count). Penelitian ini menggunakan ANOVA, Duncan dan Polinomial Ortogonal untuk analisis data. Penambahan air rebusan jahe merah berpengaruh terhadap total bakteri pada daging ayam broiler
Giving Compliments in Tonight Show Net Tv and The Tonight Show Starring Jimmy Fallon: Cross-Cultural Pragmatics
This study aims to investigate giving compliments used by the host of the Tonight Show Net TV and the Tonight Show Starring Jimmy Fallon in cross-cultural pragmatics. This study will compare two different cultures, American and Indonesian cultures. Indonesia follows the Eastern culture, while America holds the Western culture. These two cultures are fascinating subjects of research on giving compliments. The researcher chose the theory of giving compliments from Searle (1979) in order to establish which strategy had been used by both cultures. This study used the descriptive qualitative method. After applying the theory to data, the researcher discovered that there was a difference between these two cultures in their form of giving compliments. Indonesia and America, however, do have similar results in giving compliments such as using the adjectives words such as ‘beautiful’, ‘fantastic’, ‘great’, ‘good’, ‘nice’, ‘excellence’, and ‘amazing’
Perancangan TPST Kecamatan Karangan Kabupaten Kutai Timur
Laju pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi dan perubahan pola konsumsi masyarakat telah mengakibatkan volume sampah yang semakin besar dan beragam. Penanganan limbah yang tidak memadai dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti pencemaran lingkungan, permasalahan kesehatan masyarakat, dan penurunan estetika kawasan perkotaan. Oleh sebab itu sampah yang dihasilkan perlu diolah dengan baik. Pembangunan TPST sebagai salah satu infrastruktur pengolahan sampah bertujuan untuk memilah sampah yang rata-rata belum dipilah saat memasuki TPA dan mengantisipasi permasalahan sampah serta bahaya pencemaran lingkungan yang semakin parah dikemudian hari melalui program 3R (reduce, reuse, dan recycle). Kecamatan Karangan merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Kutai timur yang akan dibangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Hal tersebut sebagai upaya untuk mengurangi volume timbulan sampah serta terciptanya program ruang yang baik dan alur pengguna yang teratur dengan bentuk implementasi berupa perancangan bangunan TPST yang memiliki konsep desain yang tepat sesuai dengan hasil analisis dan kondisi eksisting. Kata Kunci: TPST, Karangan, Desai