eJournal PoliTekniK TEGAL (Politeknik Harapan Bersama Tegal)
Not a member yet
    3242 research outputs found

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Pajak UMKM: Regulasi, Lingkungan, Biaya, dan Machiavellianisme

    No full text
    Tingkat kepatuhan pajak di kalangan wajib pajak UMKM di Indonesia masih rendah meskipun telah diterbitkan Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2022 yang bertujuan untuk memberikan kemudahan dan keadilan fiskal. Tingkat kepatuhan pajak UMKM yang rendah ini juga tampak nyata di Kabupaten Jepara. Studi ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh implementasi Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2022, lingkungan wajib pajak, biaya kepatuhan pajak, dan machiavellianisme terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi yang merupakan pelaku UMKM di Kabupaten Jepara. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 100 responden menggunakan teknik Convenience Sampling dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui SPSS versi 26. Hasil studi menunjukkan bahwa secara bersamaan, semua variabel memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepatuhan pajak. Secara parsial, implementasi Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2022 tidak memiliki dampak yang signifikan. Lingkungan wajib pajak memiliki dampak positif dan signifikan, sementara biaya kepatuhan dan machiavellianisme memiliki dampak negatif dan signifikan. Temuan ini menekankan pentingnya memperluas penyebaran partisipatif Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2022, memperkuat lingkungan sosial, menyederhanakan prosedur administratif, dan menumbuhkan moralitas wajib pajak untuk meningkatkan kepatuhan pajak di sektor UMKM

    THE EFFECTIVENESS OF EDUCATIONAL VIDEOS ON LACTATION MASSAGE VERSUS PRINTED BROCHURES ON HUSBANDS' KNOWLEDGE AND SUPPORT IN SUCCESSFUL BREASTFEEDING

    No full text
    The exclusive breastfeeding program represents a strategic government effort to strengthen the quality of human resources. One effective non-pharmacological approach to addressing this issue is lactation massage, which stimulates milk production and supports the breastfeeding process. This study aimed to evaluate the effectiveness of lactation massage educational videos compared with printed leaflets in improving husbands’ knowledge and roles in supporting successful breastfeeding at the Ciangsana Bogor Independent Midwife Practice in 2025. A quantitative approach with a quasi-experimental design was employed. The study involved 74 husbands of postpartum breastfeeding mothers who accompanied their wives during February–March 2025. Husbands’ knowledge and roles were assessed using structured questionnaires administered prior to the intervention and seven days afterward. Data were analyzed using a paired sample t-test, while the level of effectiveness was determined through gain score analysis. The findings revealed significant differences in both knowledge and roles between husbands who received lactation massage educational videos and those who received printed leaflets. The effectiveness analysis demonstrated that educational videos produced greater improvements, with a 57% increase in knowledge and a 56% increase in husbands’ roles, both classified as moderately effective. In conclusion, lactation massage educational videos are more effective than printed leaflets in strengthening husbands’ knowledge and roles in supporting breastfeeding success. The use of engaging and visually rich educational media may serve as a valuable strategy to foster meaningful husband participation and promote optimal breastfeeding outcomes

    COMPREHENSIVE MIXED-METHODS STUDY: KNOWLEDGE, ATTITUDES, AND PRACTICES OF STREET GIRL ADOLESCENTS TOWARD HIV AND AIDS PREVENTION

    No full text
    HIV and AIDS continue to represent substantial public health challenges among marginalized populations, particularly among street-connected adolescent girls who experience limited access to comprehensive reproductive health education and are exposed to adverse socio-economic conditions. This study sought to evaluate the knowledge, attitudes, and preventive actions of HIV/AIDS among female teenagers residing in the streets of Bekasi Regency. A sequential explanatory design with a mixed-methods approach was implemented. During the quantitative phase, 30 people were recruited using purposive and snowball sampling approaches. The qualitative phase comprised in-depth interviews with ten important informants to help contextualize the quantitative findings. The majority of respondents were in late adolescence (over 15 years old) (60%), had completed junior secondary education (50%), and worked in informal street jobs, mostly as street performers (57%). A mere 17% of interviewees stated that they had previously received HIV/AIDS counseling. Approximately 47% of respondents had a moderate grasp of HIV/AIDS, but more than 52.5% had negative views. Furthermore, the majority (55%) reported participating in preventative measures to a considerable extent. Qualitative findings revealed persistent misconceptions about HIV transmission channels, stigmatizing views toward HIV patients, and widespread feelings of fear and humiliation about HIV testing and participation in educational activities. In Bekasi Regency, street-involved adolescent females shown a sufficient level of awareness and participated in certain preventive actions; yet, unfavorable attitudes concerning HIV/AIDS persisted. These findings underscore the urgent need for integrated, community-based, and youth-centered HIV prevention interventions that explicitly address stigma reduction and promote the adoption of protective behaviors

    Klasifikasi Penyakit Daun Padi: Implementasi Arsitektur Vision Transformer (ViT) untuk Peningkatan Diagnosa

    No full text
    Diseased rice leaf surfaces can drastically reduce crop yields. This study aims to explore the use of the Vision Transformer (ViT) architecture in identifying rice leaf diseases. The applied method is an experiment using a dataset of rice leaf images from the Roboflow platform that includes nine types of diseases. Trials were conducted to analyze the performance of ViT compared to a more traditional CNN architecture. The results showed that the ViT model can achieve 98.9% accuracy, higher than previous methods. This study emphasizes that the attention mechanism in ViT is effective in identifying subtle visual characteristics in agricultural images

    Optimalisasi Monitoring Data IoT Menggunakan Integrasi Node-RED dan Grafana

    No full text
    Perkembangan Internet of Things (IoT) meningkatkan kebutuhan akan sistem pemantauan lingkungan yang bisa menyajikan data secara langsung, tepat, dan mudah dipahami, terutama dalam aplikasi rumah kaca. Namun, sistem pemantauan tradisional atau yang berbasis pada pengembangan web khusus sering kali membutuhkan waktu yang lama untuk dikembangkan, biaya yang mahal, serta tingkat kompleksitas integrasi yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sistem pemantauan data IoT dengan menggabungkan Node-RED sebagai pengelola alur data dan Grafana sebagai platform untuk visualisasi data time-series. Sistem ini dirancang dengan menggunakan sensor lingkungan yang terhubung melalui protokol MQTT. Data yang diperoleh diproses di Node-RED, disimpan dalam database InfluxDB, dan divisualisasikan secara langsung melalui dasbor Grafana. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah eksperimen yang melibatkan pengujian terhadap fungsi dan kinerja sistem. Parameter yang diukur mencakup waktu respon, keakuratan data, dan kestabilan sistem selama masa pengujian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem pemantauan yang menggunakan Node-RED dan Grafana dapat memberikan respon waktu yang cepat, tingkat akurasi data yang tinggi, serta kestabilan operasional yang baik. Dasbor yang dibuat juga memiliki sifat interaktif dan mudah dioperasikan oleh pengguna. Oleh karena itu, penggabungan Node-RED dan Grafana terbukti sebagai solusi yang efektif, fleksibel, dan dapat diandalkan untuk meningkatkan pemantauan data IoT dalam lingkungan rumah kaca serta memiliki potensi untuk diterapkan pada sistem pemantauan IoT lainnya

    Adopsi dan Kehadiran Media Sosial Untuk Penanggulangan Bencana (Studi Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tingkat Provinsi di Indonesia)

    No full text
    Organisasi perlu mengadopsi dan aktif menggunakan media sosial agar dapat memanfaatkan sumber daya dengan masyarakat melalui media sosial sehingga dapat meningkatkan kinerja dalam mencapai tujuan organisasi. Walaupun studi mengenai partisipasi aktif masyarakat melalui media sosial dalam kegiatan penanggulangan bencana oleh lembaga kebencanaan tingkat nasional di Indonesia telah dilakukan, namun belum ada pemahaman menyeluruh mengenai tingkat adopsi dan penggunakan media sosial oleh lembaga kebencanaan tingkat provinsi. Untuk mengisi celah literature tersebut, kami menganalisis tahapan adopsi dan kehadiran di media sosial BPBD tingkat provinsi di seluruh Indonesia. Hasil analisis kami terhadap website dan akun media sosial 33 BPBD tingkat provinsi di Indonesia menunjukkan tingkat institusionalisasi media sosial yang cukup rendah dan adanya tingkat variasi kehadiran di media sosial. Kami menyajikan data terkini mengenai adopsi dan kehadiran BPBD tingkat provinsi di media sosial yang berguna bagi BNPB, BPBD dan pemerintah daerah untuk  meningkatkan kinerja organisasi dalam penanggulangan bencana

    Peningkatan Pengetahuan Siswa SMP tentang DAGUSIBU Obat melalui Edukasi Interaktif Terstruktur

    No full text
    Pengetahuan adalah kunci utama dalam mencapai keberhasilan, terutama dalam pemahaman tentang obat-obatan. Banyak orang kesulitan memahami instruksi penggunaan obat dan efek sampingnya, serta dampak lingkungan dari pembuangan obat yang tidak benar. Meningkatkan literasi obat, memberikan informasi yang jelas, dan memastikan akses mudah ke layanan kesehatan dapat membantu mengatasi masalah ini. Pengetahuan tentang DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat) di kalangan remaja masih minim. Mereka sering tidak membedakan jenis obat dan tidak tahu cara penyimpanan serta pembuangan obat yang benar. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi tentang teknik DAGUSIBU, terutama di kalangan remaja, seperti yang dilakukan di SMP Negeri 5 Tegal. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan DAGUSIBU obat dengan benar di SMP Negeri 5 Tegal. Kegiatan di SMP Negeri 5 Tegal meliputi pre-test, penjelasan materi DAGUSIBU, tanya jawab, praktek penyimpanan dan pembuangan obat, serta post-test, dan terakhir dokumentasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada 24-25 Juni 2024 secara tatap muka dan dihadiri 33 peserta. Kegiatan ini juga dilakukan komunikasi dua arah. Serta ditampilkan paparan slide tentang DAGUSIBU obat yang benar dan praktik penyimpanan obat. Di akhir sesi juga dilakukan sesi tanya jawab. Kami berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang upaya pencegahan penyakit degeneratif. Hal ini dilihat dari hasil pre dan post test yang meningkat hingga 17,57% oleh para peserta PKM

    Mendongeng Sebagai Sarana Menanamkan Nilai-Nilai Karakter Pada Anak Panti Asuhan

    No full text
    Berdasarkan informasi dari LKSA Kabupaten Tegal, ada tantangan dalam mendidik karakter jujur, serta disiplin dan tanggung jawab pada anak didik karena ada gejala pembinaan secara konvensional. Karena karakter anak panti asuhan memerlukan pembinaan yang edukatif dan empatik maka topik ini dinilai sangat krusial. Untuk pengabdian ini pembinaan karakter anak dilakukan melalui cerita mendongeng yang interaktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini di lakukan di panti asuhan kota Tegal oleh tiga dosen dan dibantu oleh dua mahasiswa. Kegiatan menanamkan karakter anak dilakukan dengan cara mendongeng dan  diskusi interaktif. Target pengabdian ini adalah menanamkan karakter positif pada anak melalui moral value yang ada di dalam dongeng sehingga mampu berdampak pada disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab. Soft skill peserta diestimasi meningkat 20-35%. Pembina panti asuhan juga mendapatkan pelatihan pembinaan secara kreatif dan konduktif, dan karakter pembinaan menjadi lebih edukatif dan empatik. Hasil dari pengabdian masyarakat ini mempertegas bahwa mendongeng sangat efektif untuk pendidikan karakter anak panti asuhan

    HUBUNGAN KEPUASAN PASIEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK X KOTA MADIUN

    No full text
    Pelayanan kefarmasian di apotek terjadi perubahan paradigma terdahulu di mana berorientasi pada obatnya menjadi berfokus pada pasien guna meningkatkan kualitas hidup dan keselamatan pasien. Pelayanan kefarmasian akan dianggap baik apabila pasien menerima pelayanan sesuai harapan mereka. Pasien yang menerima pelayanan tidak sesuai dengan harapan maka aka menilai buruk terhadap apa yang mereka terima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat keterkaitan kepuasan pasien dengan  kualitas pelayanan kefarmasian di Apotek X Kota Madiun. Sampel pada penelitian ini sebanyak 98 responden.  Penelitian  ini menggunakan metode kuantitatif cross-sectional.  Cara pengambilan sampel dengan teknik  accidental sampling. Analisis data memakai  metode analisis bivariate yang diolah dengan spss metode  chi-square. Penelitian ini memberikan data   kualitas pelayanan kefarmasian dalam kategori cukup baik sebanyak 63,27%; sangat baik 36,73% dan tidak baik 0%. Kepuasan pasien mendapatkan hasil dalam kategori cukup puas 67,35%; sangat puas 32,65% dan tidak puas 0%. Terdapat hubungan pada kepuasan pasien dan  kualitas pelayanan kefarmasian di Apotek X Kota Madiun  dengan nilai p –value 0,00 0,05.Pharmaceutical services in pharmacies have changed from the previous paradigm which was drug oriented to a new paradigm that focuses on patients(patient oriented) in order to improve the quality of life and patient safety. Service quality is considered good if the patient receives service in accordance with his expectations. Service quality is considered poor if the patient receives services that are not in accordance with their expectations. The purpose of this study was to determine the relationship between the quality of pharmaceutical services and patient satisfaction at Pharmacy X Madiun City. The sample in this were 98 respondents. This type of research was conducted using quantitative methods with a cross-sectional approach and sampling techniques using accidental sampling. The data analysis carried out is bivariate analysis which is processed with the spss application with the chi-square test. The results showed that the quality of pharmaceutical services in the category was quite good as much as 63.27%; very good 36.73% and not good 0%. Patient satisfaction obtained results in the moderately satisfied category 67.35%; very satisfied 32.65% and dissatisfied 0%. There is a relationship between the quality of pharmaceutical services and patient satisfaction at Pharmacy X Madiun City which is indicated by a p-value of 0.00 lt;0.05

    Optimasi Variasi Konsentrasi Palm Oil dan VCO Sabun Organik Kulit Biji Kopi Robusta (Coffea canephora Pierre ex A.Froehner) Menggunakan Metode Simplex Lattice Design

    No full text
    Kulit biji kopi Robusta (Coffea canephora Pierre ex A.Froehner) memiliki kandungan bahan aktif sebagai flavonoid, tanin, alkaloid dan saponin yang cocok digunakan dalam pembuatan sabun organik. Sabun organik dengan bahan aktif kulit biji kopi yang dapat digunakan sebagai sabun esfoliasi yang aman untuk masyarakat dengan mekanisme kerja sebagai antioksidan pada kulit dan berbahan dasar palm oil dan VCO yang bagus untuk melembapkan kulit. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dan mengetahui variasi konsentrasi palm oil dan VCO terhadap karasteristik jika ditinjau dari parameter kritis pH, kadar air, dan tinggi busa. Penelitian ini diawali determinasi tanaman yang akan digunakan, Kulit biji kopi Robusta (Coffea canephora Pierre ex A.Froehner) yang diperoleh diperoleh dari suatu daerah yaitu Rahtawu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah yang telah dilakukan penghalusan kemudian ditambahkan dalam sediaan sabun organik. Penelitian ini dilakukan dengan membuat perbedaan konsentrasi palm oil dan VCO yang telah ditentukan oleh metode Simplex Lattice Design dan diperoleh 10 formula. Hasil menentukan formula optimum menggunalan Simplex Lattice Design didapatkan formula 4 dan dilakukan pembuatan ulang pada formula 4. Formula dinyatakan tidak ada perbedaan signifikan pada hasil selisih prediksi dan sebenarnya, artinya metode Simplex Lattice Design dapat digunakan sebagai alat statistika dalam penelitian formula. Uji kelembapan dinyatakan ada perbedaan yang signifikan dari uji paired sample T-Test artinya ada peningkatan sebelum penggunaan sabun dan setelah penggunaan sabun. Kombinasi antara palm oil dan VCO memberikan efek terhadap sifat fisik yaitu uji organoleptis, uji pH, uji kadar air, uji tinggi busa dan uji kelembapan kulit

    0

    full texts

    3,242

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournal PoliTekniK TEGAL (Politeknik Harapan Bersama Tegal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇