eJournal PoliTekniK TEGAL (Politeknik Harapan Bersama Tegal)
Not a member yet
3242 research outputs found
Sort by
EVALUASI PENGELOLAAN OBAT TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS PURWOSARI SURAKARTA
Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu isu utama dalam bidang kesehatan masyarakat di Indonesia. Keberhasilan terapi TBC sangatdipengaruhi oleh pengelolaan obat yang tepat, yang juga berdampak pada efisiensi penggunaan anggaran serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengelolaan obat TBC di Puskesmas Purwosari Surakarta dengan menggunakan empat indikator, yaitu kesesuaianitemobat dengan Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN),ketepatan permintaan obat, tingkat ketersediaan obat, dan persentase penggunaan obat generik. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif evaluatif dan pendekatan kuantitatif, menggunakan data retrospektif tahun 2024 yang diperoleh dari Laporan Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat (LPLPO). Hasil analisis menunjukkan bahwa kesesuaian obat dengan DOEN mencapai 100%, ketepatan permintaan obat rata-rata sebesar 105,46%, dan ketersediaan obat tercatat selama 12,65 bulan, sesuai dengan standar KementerianKesehatan. Selain itu, penggunaan obat generik mencapai 100%, yang telah memenuhi target nasional. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan obat TBC di Puskesmas Purwosari telah dilaksanakan secara optimal, sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam aspek perencanaan, pengadaan, ketersediaan, dan penggunaan obat generik
Large Language Model (LLM) untuk Rekomendasi Parfum
Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem rekomendasi parfum berbasis deskripsi teks menggunakan pendekatan Large Language Model (LLM). Sistem ini memanfaatkan model Sentence Transformer (all-MiniLM-L6-v2) untuk menghasilkan representasi semantik dari deskripsi parfum, dan menghitung kemiripan antarparfum menggunakan cosine similarity. Untuk mengevaluasi keefektifan pendekatan ini, dilakukan perbandingan dengan dua metode representasi teks lainnya, yaitu TF-IDF dan Word2Vec. Evaluasi dilakukan melalui pendekatan kuantitatif menggunakan skor cosine similarity, serta pendekatan kualitatif berdasarkan persepsi pengguna terhadap hasil rekomendasi. Hasil menunjukkan TF-IDF memiliki nilai cosine similarity rata-rata sebesar 0.3%, skor cosine similarity rata-rata Word2Vec sebesar 95% dan LLM sebesar 0,60%. Meskipun Word2Vec rata-rata memperoleh nilai kemiripan tertinggi secara numerik, rekomendasi dari model LLM dinilai paling relevan secara semantik oleh pengguna. Pendekatan LLM memberikan keunggulan dalam memahami konteks deskriptif aroma dan memberikan rekomendasi yang lebih personal dan cocok. Penelitian ini menunjukkan bahwa LLM berpotensi tinggi dalam mengatasi tantangan rekomendasi berbasis teks deskriptif seperti pada domain parfum
BREASTFEEDING PRACTICES AND HISTORY OF INFECTIOUS DISEASES AS DETERMINANTS OF STUNTING AMONG CHILDREN AGED 12–59 MONTHS IN PESAWARAN REGENCY
Stunting remains a public health problem in Indonesia, especially in rural areas. Breastfeeding practices and infectious diseases play an important role in child growth. This study aims to analyse the relationship between breastfeeding practices and infectious disease history with stunting in children aged 12–59 months in Pesawaran District. This study used a case-control design with 210 respondents (105 stunted, 105 not stunted) selected through purposive sampling. Data were collected through interviews and anthropometric measurements according to WHO standards. Analysis was performed using chi-square tests and multiple logistic regression. There was a significant relationship between breastfeeding practices and history of infectious diseases with the incidence of stunting (p0.05). Children who did not receive exclusive breastfeeding had a two times higher risk of stunting (AOR=2.10; 95% CI: 1.13–3.88). Children without a history of acute respiratory infections had a lower risk of stunting (AOR=0.48; 95% CI: 0.26–0.88). Exclusive breastfeeding and prevention of infectious diseases are important factors in preventing stunting. Efforts to educate on breastfeeding, improve clean and healthy living behaviours, and prevent infections need to be strengthened at the family and community levels
Prediksi Hasil Panen Karet di Gunung Tua Menggunakan Support Vector Machine
Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi hasil panen karet di wilayah Gunung Tua, Kabupaten Padang Lawas Utara, dengan menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM). Produksi karet dipengaruhi oleh berbagai faktor musiman dan kondisi lingkungan yang menyebabkan fluktuasi hasil panen, sehingga menyulitkan perencanaan bagi petani maupun instansi terkait. Penelitian ini menerapkan pendekatan supervised learning dengan metode Support Vector Regression (SVR) untuk memodelkan prediksi hasil panen karet berdasarkan data produksi historis yang diperoleh dari instansi pertanian setempat. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, prapemrosesan, normalisasi data, pelatihan model, dan pengujian. Evaluasi kinerja model dilakukan menggunakan Root Mean Square Error (RMSE) sebagai indikator tingkat kesalahan prediksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model SVM mampu memprediksi hasil panen karet dengan nilai RMSE sebesar 191 dan tingkat akurasi sebesar 96,2%, yang menunjukkan bahwa model memiliki performa yang baik dalam menangkap pola data produksi. Dengan demikian, algoritma Support Vector Machine dapat dimanfaatkan sebagai alat pendukung pengambilan keputusan dalam perencanaan dan pengelolaan produksi pertanian kare
Penerapan Transfer Learning VGG-16 untuk Mendeteksi Penyakit Mata Manusia Berbasis Citra Fundus
Eye disorders represent a serious global health issue that can lead to a decline in quality of life and even permanent blindness. Early diagnostic for eye diseases such as glaucoma, diabetic retinopathy, age-related macular degeneration, cataract, myopia, and hypertension is crucial to prevent more severe complications. The objective of this study is to develop an image classification model for fundus images using a transfer learning approach with the VGG-16 architecture. The dataset used is ODIR-5K, which includes eight classes of eye diseases. The research stages involve image preprocessing, data augmentation, class balancing using SMOTE, and CNN for training the model. The model training process was conducted over 80 epochs with a combination of freezing layers, fine-tuning, and hyperparameter tuning. Model evaluation was carried out using metrics such as accuracy, precision, recall, F1-score, confusion matrix, and ROC AUC curve. The results show that the developed model achieved an accuracy of 89% compared to the previous study which only reached 45%, with a macro average F1-score of 0.89. The model demonstrated excellent performance in classes such as Hypertension, Glaucoma, and Myopia, although challenges remain in distinguishing the Diabetes and Normal classes. Therefore, the VGG-16-based approach has proven effective for multi-class classification of fundus images, and the results of this study may serve as a foundation for developing deep learning-based diagnostic support systems in the field of ophthalmology
Pemberdayaan Literasi Keuangan Digital Anti-Toxic Untuk Menangkal Gaya Hidup Konsumtif di Era Media Sosial Di Desa Cibinuang Kabupaten Kuningan
Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah meningkatnya paparan konten media sosial yang mendorong perilaku konsumtif dan menormalisasi pola konsumsi berlebihan. Kondisi ini menegaskan pentingnya literasi keuangan digital yang berorientasi pada kemampuan kritis dalam mengenali konten toksik dan mengelola perilaku finansial secara rasional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan digital anti-toxic peserta agar mampu mengembangkan kontrol diri, kesadaran finansial, serta kemampuan evaluatif terhadap informasi ekonomi digital. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan, simulasi studi kasus, dan pendampingan berbasis praktik langsung. Kegiatan diikuti oleh 75 peserta yang terdiri atas mahasiswa dan pelaku UMKM di Desa Cibinuang, Kabupaten Kuningan, melalui tahapan pra-asesmen, edukasi, praktik analisis konten digital, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman literasi keuangan digital, kemampuan mengidentifikasi konten konsumtif manipulatif, serta perubahan sikap dan perilaku finansial yang lebih selektif. Efektivitas program diukur melalui kombinasi indikator kuantitatif dan kualitatif, termasuk perbandingan hasil pre-test dan post-test serta observasi reflektif peserta. Secara keseluruhan, kegiatan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran finansial dan ketahanan psikologis peserta terhadap pengaruh negatif media sosial. Implikasi kegiatan menunjukkan pentingnya replikasi program dan pengembangan modul literasi keuangan digital yang adaptif terhadap dinamika konten daring
Analisis Kualitas Pelayanan di The Jungle Waterpark Bogor
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan di The Jungle Waterpark Bogor dengan menggunakan pendekatan SERVQUAL, yang meliputi lima dimensi utama: tangibles (bukti fisik), empathy (empati), reliability (keandalan), responsiveness (daya tanggap), dan assurance (jaminan). Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada sejumlah pengunjung, serta wawancara tidak terstruktur dengan pihak pengelola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengunjung berasal dari kelompok usia dewasa muda, didominasi oleh kunjungan keluarga, serta memiliki latar belakang pekerjaan dan pendapatan yang beragam. Analisis data mengungkapkan bahwa secara umum kualitas pelayanan di The Jungle Waterpark Bogor dinilai baik oleh pengunjung, namun masih terdapat beberapa keluhan terkait kebersihan, keramahan staf, kecepatan layanan, dan kelengkapan fasilitas. Temuan ini menyoroti pentingnya peningkatan pada aspek-aspek tersebut untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi pengelola dalam upaya perbaikan berkelanjutan kualitas pelayanan, serta dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya di bidang pariwisata, khususnya destinasi wisata air
Formulasi Dan Uji Stabilitas Face Mist Ekstrak Etanol Umbi Wortel(Daucus carota L.)
Wortel (Daucus carota L.) merupakan salah satu umbi yang mengandung antioksidan tinggi yang mengandung vitamin C, vitamin A, dan karotenoid yang dapat digunakan sebagai pelembab kulit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pada formula berapa sediaan face mist ekstrak etanol umbi wortel yang memiliki sifat fisik dan stabilitas paling baik dengan menggunakan perbandingan konsentrasi PVP-K30 FI (2%), FII(4%), FIII(6%). Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi dan uji stabilitas fisik menggunakan metode cycling test. Berdasarkan hasil uji stabilitas sifat fisik FI, FII, dan FIII memiliki sifat fisik yang sama berbentuk cair berwarna coklat muda, tidak berbau, homogen, pH 6, dan BJ. Uji viskositas FI 11 mpa.s, FII 16 mpa.s, FIII 46 mpa.s. FI,FII, dan FIII memiliki. Sediaan face mist ekstrak umbi wortel FI, FII, dan FIII memenuhi syarat uji stabilitas sifat fisik berbentuk cair berwarna coklat muda, tidak berbau, homogen, pH 6, dan BJ. Hasil Uji stabilitas viskositas FI 11 mpa.s, FII 16 mpa.s, FIII 46 mpa.s menunjukan berbeda signifikan karena perbedaan konsentrasi PVP K-30.
Formulasi Granul Effervescent Kombinasi Simplisia Seledri (Apium graveolens L.) dan Teh Hijau (Camellia sinensis) untuk Pengembangan Produk Nutrasetikal
Penyakit degeneratif merupakan salah satu penyebab utama penurunan kualitas hidup manusia. Upaya pencegahan dan penanganannya dapat didukung melalui konsumsi produk nutrasetikal berbasis bahan alam yang memiliki aktivitas biologis. Seledri (Apium graveolens L.) dan teh hijau (Camellia sinensis) merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan di Indonesia dan diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, fenolat, dan antioksidan yang berpotensi sebagai agen nutrasetikal. Namun, pemanfaatannya belum optimal karena kurangnya bentuk sediaan yang praktis dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengoptimasi sediaan granul effervescent kombinasi ekstrak seledri dan teh hijau dengan variasi bahan asam-basa (asam sitrat, asam tartarat, dan natrium bikarbonat) menggunakan pendekatan Simplex Lattice Design (SLD) berbantuan Design Expert Software. Parameter yang diamati meliputi waktu larut, pH larutan, sifat alir granul, serta respon organoleptik. Hasil analisis diharapkan menghasilkan formula optimum yang memenuhi kriteria fisik dan stabilitas yang baik serta memiliki potensi sebagai produk nutrasetikal. Penelitian ini mendukung pengembangan teknologi sediaan berbasis bahan alam dan kemandirian bahan baku obat di Indonesia. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan produksi massal dan komersialisasi produk granul effervescent kombinasi seledri dan teh hijau sebagai minuman nutrasetikal fungsional
Survei kepuasan pelanggan terhadap pelayanan informasi obat di apotek sumber waras salatiga
Pelayanan informasi obat merupakan elemen krusial dalam menjamin keamanan dan efektivitas terapi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan informasi obat di Apotek Sumber Waras Salatiga serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan teknik purposive sampling. Sebanyak 73 responden yang memenuhi kriteria inklusi mengisi kuesioner berbasis model SERVQUAL. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan secara umum berada pada kategori cukup tinggi, dengan indikator tertinggi pada dimensi empati (mean 4,41) dan terendah pada daya tanggap (mean 4,33). Namun, distribusi frekuensi memperlihatkan bahwa lebih dari separuh responden menilai aspek-aspek pelayanan dalam kategori rendah. Analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara seluruh dimensi SERVQUAL (bukti fisik, kemampuan, jaminan, daya tanggap, dan perhatian) dengan kepuasan pelanggan, dengan nilai korelasi tertinggi pada dimensi kemampuan (r = 0,846). Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan informasi obat sangat dipengaruhi oleh kemampuan tenaga farmasi dalam menyampaikan informasi secara akurat dan komunikatif. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi apotek untuk meningkatkan kualitas layanan melalui perbaikan aspek fisik, komunikasi, dan personalisasi layanan agar tercapai kepuasan pelanggan yang optimal