eJournal PoliTekniK TEGAL (Politeknik Harapan Bersama Tegal)
Not a member yet
3242 research outputs found
Sort by
Pelatihan Digital Marketing UMKM Desa Banaran Lewat Teknologi Informasi dan Pentahelix Governance
Desa Banara merupakan salah satu desa di Kecamaran Grogol Kabupaten Sukoharjo yang berbatasan langsung dengan Kota Surakarta, tepatnya Kecamatan Laweyan. Dengan letak geografis ini membuat UMKM banyak tumbuh. Akan tetapi masih banyak dari UMKM tersebut kurang begitu maksimal dalam meningkatkan potensi produknya. Teknologi informasi khususnya dibidang digital marketing sangatlah sesuai dengan keadaan saat ini. Termasuk didalamnya keterlibatan 5 unsur (pentahelix) pemerintahan, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan media. Pelatihan dengan kegiatan sosialisasi dan workshop pengetahuan digital marketing, packaging, serta pembuatan konten digital marketing ini sangatlah penting untuk meningkatkan perekonomian bagi UMKM. Materi tersebut disampaikan dalam tajuk sosialisasi UMKM berbasis teknologi informasi, branding kuat, marketing cepat, UMKM melesat. Kegiatan berupa sosialisasi dan workshop sederhana yang diselenggarakan pada Kamis 18 September 2025. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan antusiasme peserta yang sangat bagus. Ini terbukti dari hasil kegiatan diperoleh bahwa terdapat peningkatan pemahaman konsep digital marketing sebesar 11%, pengenalan platform digital sebesar 14%, pengetahuan tentang strategi branding sebesar 15%, pengetahuan dan pemahaman mengenai pembuatan konten promosi sebesar 11% dan penggunaan tools digital marketing sebesar 18%. Kegiatan ini akan terus berjalan karena Desa Banaran merupakan salah satu desa binaan Universitas Tiga Serangkai. Masih terdapat potensi desa yang dapat di eksplor guna meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Banaran. Kegiatan-kegiatan lanjutan digital marketing bagi pelaku UMKM juga masih sangat dibutuhka
Pendampingan Konseling Percakapan Krishna dan Arjuna sebagai Antisipasi Stres Kebencanaan Panti Asuhan
Stres pascabencana kebakaran merupakan masalah psikologis serius yang dialami oleh anak-anak di Panti Asuhan Wisma Anak Harapan. Berdasarkan observasi awal, sebanyak 85% anak menunjukkan gejala kecemasan dan ketakutan. Program pengabdian ini penting untuk membangun ketahanan mental (resiliensi) anak sebagai upaya antisipasi stres kebencanaan di masa depan. Tujuan utama pengabdian adalah memulihkan kondisi emosional dan meningkatkan kemampuan kognitif serta keterampilan konseling sebaya pada anak panti. Metode yang digunakan adalah Konseling Kelompok Intervensi Filosifis berbasis percakapan Krishna dan Arjuna, yang dilaksanakan dalam 8 sesi pelatihan dan 3 sesi pendampingan pada 55 anak asuh di Panti Asuhan Wisma Anak Harapan. Hasil program menunjukkan keberhasilan yang signifikan: gejala stres kebencanaan turun menjadi 0% (100% anak berada pada kategori tanpa gejala). Peningkatan pemahaman kognitif mencapai 98,77% (dari rata-rata 57,87 menjadi 97,23), dan 20 remaja panti asuhan berhasil menguasai keterampilan konselor sebaya dengan rata-rata nilai 82,15%. Keberhasilan program dalam membangun sistem dukungan internal melalui Konselor Sebaya ini memastikan panti asuhan memiliki bekal mandiri untuk menjaga kesejahteraan psikologis jangka panjang
Analisis Logam Berat (As dan Fe) Beras Putih Dan Merah di Kaliwungu Kudus
ABSTRAKLatar Belakang: Logam berat merupakan unsur kimia yang memiliki massa jenis tinggi dan bersifat toksik, bahkan dalam konsentrasi rendah. Paparan logam berat dapat terjadi melalui makanan, air, dan udara, dengan gejala yang bervariasi mulai dari gangguan saraf hingga kerusakan organ. Beras sebagai makanan pokok utama masyarakat Indonesia menjadi salah satu jalur potensial paparan logam berat. Identifikasi kandungan logam berat dalam beras sangat penting untuk menilai risiko toksisitas dan menjamin keamanan pangan.Metode : Penelitian ini meliputi uji kualitatif (organoleptik, pH, dan Marsh) serta kuantitatif menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Sampel yang diuji berjumlah 6, terdiri dari 3 beras putih (BPA, BPB, BPC) dan 3 beras merah (BMA, BMB, BMC).Hasil : Hasil penelitian menunjukkan uji organoleptik menunjukkan semua sampel memiliki ciri fisik khas beras yang baik. Hasil uji Marsh menunjukkan indikasi keberadaan arsen, dan nilai pH berada dalam rentang netral. Hasil SSA menunjukkan kadar arsenik (As) terendah pada sampel BPA, BPB, BPC, dan BMA yaitu 0,0036 mg/kg, sementara BMB sebesar 0,0312 mg/kg dan BMC sebesar 0,0072 mg/kg, yang seluruhnya masih di bawah batas maksimum dari BPOM dan BSN yaitu 0,3 mg/kg. Sementara itu, kadar besi (Fe) pada sampel BPA sebesar 10,8141 mg/kg, BPB 2,3596 mg/kg, BPC 3,6394 mg/kg, BMA 11,2796 mg/kg, BMB 2,7502 mg/kg, dan BMC 9,6900 mg/kg. Seluruh nilai kadar besi melebihi batas maksimum cemaran menurut BSN, yaitu 1 mg/kg.Simpulan : Dapat disimpulkan bahwa kadar arsen seluruh sampel masih berada di bawah batas maksimum dan besi tertinggi ditemukan pada sampel beras merah (Oryza rufipogon) dengan kode BMA yaitu 11,2796 mg/kg.Kata kunci: Logam Berat, Beras Merah, Beras Putih
Klasifikasi Spektogram Berbasis Sistem Cerdas Untuk Pengenalan Suara Hewan Sekitar Hunian Manusia
Pengenalan suara hewan di sekitar lingkungan hunian memainkan peran penting dalam memahami interaksi antara manusia dan hewan, serta memberikan informasi yang berguna seperti keberadaan spesies tertentu atau peringatan terhadap potensi bahaya. Namun, proses identifikasi suara secara manual seringkali mengalami kesulitan akibat kemiripan dan keragaman suara antar spesies. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan sistem cerdas berbasis YOLOv8n (You Only Look Once) dalam mengklasifikasikan spektrogram suara hewan. YOLOv8n, yang umumnya digunakan untuk deteksi objek visual, diadaptasi dalam konteks ini untuk mengenali pola visual pada spektrogram suara. Metode yang digunakan bersifat kuantitatif, dengan langkah utama berupa konversi suara hewan menjadi spektrogram, yang kemudian dianalisis menggunakan model YOLOv8n. Penelitian difokuskan pada suara burung, kucing, dan anjing sebagai jenis hewan yang umum dijumpai di lingkungan tempat tinggal. Pengujian dilakukan untuk mengukur tingkat akurasi dan konsistensi sistem dalam mengidentifikasi suara hewan pada berbagai data uji. Selain itu, penelitian ini memverifikasi kemampuan YOLOv8n dalam membedakan karakteristik tiap jenis suara hewan dengan menghasilkan perbedaan visual pada spektrogram sesuai karakteristik spesies. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem mencapai akurasi sebesar 96,66%, dengan presisi 96,52%, recall 95,62%, dan F1-score 96,06%, yang menunjukkan bahwa model mampu mengenali jenis suara hewan dengan performa tinggi, melampaui target awal sebesar 80%, serta dengan waktu pemrosesan yang efisien dan konsisten
Penerapan Algoritma Apriori Dalam Mendukung Pengambilan Keputusan Produksi Seragam pada UMKM Konveksi Hassa
UMKM Konveksi Hassa merupakan unit usaha produktif yang bergerak dalam pembuatan seragam sekolah dan kantor dengan volume transaksi yang terus berkembang. Seiring dengan peningkatan pesanan, diperlukan sebuah pendekatan sistematis untuk mengolah data transaksi yang ada menjadi informasi strategis guna mendukung perencanaan produksi yang lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan data historis pemesanan menggunakan algoritma Apriori melalui kerangka kerja CRISP-DM. Melalui tahapan pra-pemrosesan data hingga pengujian sensitivitas parameter, penelitian ini berhasil merumuskan pola keterkaitan antar produk secara akurat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa parameter minimum support 0,05 dan minimum confidence 0,57 merupakan konfigurasi paling optimal yang menghasilkan 10 aturan asosiasi. Temuan utama mengidentifikasi hubungan kuat antara pesanan seragam jenjang SD, SMP, dan SMA dengan nilai lift sebesar 3,771, serta keterkaitan erat antara produk Blouse dan Kemeja dengan confidence 89,5%. Uji sensitivitas membuktikan bahwa parameter tersebut mampu menjaga keseimbangan antara kuantitas aturan dan validitas statistik. Implementasi temuan ini memberikan nilai tambah bagi manajemen dalam pengambilan keputusan terkait produksi dan pengelolaan stok berbasis data, sehingga mendukung pertumbuhan berkelanjutan UMKM Konveksi Hassa
Analisa Simulasi Photovoltaic 250 kW Terhubung Jaringan 25 kV Dengan Konverter Dua Tingkat Menggunakan MATLAB
Sektor energi global mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dengan peralihan utama dari energi tak terbarukan ke energi terbarukan. Energi Terbarukan, seperti tenaga surya, kini menjadi pilihan utama untuk mendukung kebutuhan energi berkelanjutan dan mengatasi perubahan iklim. Salah satu teknologi yang banyak digunakan dalam sistem energi terbarukan adalah sistem Photovoltaic (PV), yang mengubah energi matahari menjadi listrik arus searah (DC). Sistem ini membutuhkan konverter dua tingkat untuk meningkatkan efisiensi konversi dan menjaga stabilitas daya, serta untuk mengurangi harmonisa dan meningkatkan kualitas daya yang dihasilkan.Penelitian ini menganalisis sistem PV 250 kW yang terhubung dengan jaringan 25 kV, menggunakan konverter dua tingkat yang terdiri dari konverter DC-DC dan inverter DC-AC. Sistem ini dirancang untuk menjaga efisiensi konversi daya, stabilitas tegangan, dan distribusi daya yang optimal. Simulasi dilakukan dengan perangkat lunak MATLAB untuk mengevaluasi kinerja sistem secara komprehensif. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa sistem ini menghasilkan total daya 248,6 kW, yang sangat mendekati target. Pengujian sistem dilakukan dengan memvariasikan kondisi radiasi matahari, suhu panel, dan beban untuk mengevaluasi respons dan kestabilan daya yang dihasilkan
Implementasi Metode SMART Untuk Menentukan Kinerja Pegawai Terbaik Pada CV Swastika Permata Kontruksi
: Evaluasi kinerja pegawai adalah elemen penting dalam pengelolaan sumber daya manusia yang berfungsi untuk menilai seberapa efektif, produktif, dan berkontribusinya individu terhadap sasaran organisasi. CV Swastika Permata Konstruksi, sebagai perusahaan yang bergerak di industri konstruksi, membutuhkan sistem penilaian yang adil, transparan, dan terukur untuk mengidentifikasi pegawai terbaik. Dalam studi ini, metode Simple Multi Attribute Rating Technique (SMART) digunakan sebagai pendekatan penilaian yang berdasarkan pada kriteria. Pemilihan metode SMART dilakukan karena kemampuannya untuk menggabungkan bobot dan nilai guna dari tiap kriteria penilaian, seperti tanggung jawab, skill, presentasi, kerja tim, dan loyalitas. Dengan melalui proses perhitungan yang terstruktur, didapatkan skor akhir yang mempertimbangkan kinerja total setiap pegawai. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa pegawai dengan skor tertinggi menunjukkan performa terbaik berdasarkan bobot yang telah ditetapkan. Implementasi metode SMART terbukti meningkatkan objektivitas, efisiensi, dan membantu manajemen dalam pengambilan keputusa
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Pajak UMKM: Regulasi, Lingkungan, Biaya, dan Machiavellianisme
Tingkat kepatuhan pajak di kalangan wajib pajak UMKM di Indonesia masih rendah meskipun telah diterbitkan Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2022 yang bertujuan untuk memberikan kemudahan dan keadilan fiskal. Tingkat kepatuhan pajak UMKM yang rendah ini juga tampak nyata di Kabupaten Jepara. Studi ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh implementasi Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2022, lingkungan wajib pajak, biaya kepatuhan pajak, dan machiavellianisme terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi yang merupakan pelaku UMKM di Kabupaten Jepara. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 100 responden menggunakan teknik Convenience Sampling dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui SPSS versi 26. Hasil studi menunjukkan bahwa secara bersamaan, semua variabel memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepatuhan pajak. Secara parsial, implementasi Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2022 tidak memiliki dampak yang signifikan. Lingkungan wajib pajak memiliki dampak positif dan signifikan, sementara biaya kepatuhan dan machiavellianisme memiliki dampak negatif dan signifikan. Temuan ini menekankan pentingnya memperluas penyebaran partisipatif Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2022, memperkuat lingkungan sosial, menyederhanakan prosedur administratif, dan menumbuhkan moralitas wajib pajak untuk meningkatkan kepatuhan pajak di sektor UMKM
THE EFFECTIVENESS OF EDUCATIONAL VIDEOS ON LACTATION MASSAGE VERSUS PRINTED BROCHURES ON HUSBANDS' KNOWLEDGE AND SUPPORT IN SUCCESSFUL BREASTFEEDING
The exclusive breastfeeding program represents a strategic government effort to strengthen the quality of human resources. One effective non-pharmacological approach to addressing this issue is lactation massage, which stimulates milk production and supports the breastfeeding process. This study aimed to evaluate the effectiveness of lactation massage educational videos compared with printed leaflets in improving husbands’ knowledge and roles in supporting successful breastfeeding at the Ciangsana Bogor Independent Midwife Practice in 2025. A quantitative approach with a quasi-experimental design was employed. The study involved 74 husbands of postpartum breastfeeding mothers who accompanied their wives during February–March 2025. Husbands’ knowledge and roles were assessed using structured questionnaires administered prior to the intervention and seven days afterward. Data were analyzed using a paired sample t-test, while the level of effectiveness was determined through gain score analysis. The findings revealed significant differences in both knowledge and roles between husbands who received lactation massage educational videos and those who received printed leaflets. The effectiveness analysis demonstrated that educational videos produced greater improvements, with a 57% increase in knowledge and a 56% increase in husbands’ roles, both classified as moderately effective. In conclusion, lactation massage educational videos are more effective than printed leaflets in strengthening husbands’ knowledge and roles in supporting breastfeeding success. The use of engaging and visually rich educational media may serve as a valuable strategy to foster meaningful husband participation and promote optimal breastfeeding outcomes
COMPREHENSIVE MIXED-METHODS STUDY: KNOWLEDGE, ATTITUDES, AND PRACTICES OF STREET GIRL ADOLESCENTS TOWARD HIV AND AIDS PREVENTION
HIV and AIDS continue to represent substantial public health challenges among marginalized populations, particularly among street-connected adolescent girls who experience limited access to comprehensive reproductive health education and are exposed to adverse socio-economic conditions. This study sought to evaluate the knowledge, attitudes, and preventive actions of HIV/AIDS among female teenagers residing in the streets of Bekasi Regency. A sequential explanatory design with a mixed-methods approach was implemented. During the quantitative phase, 30 people were recruited using purposive and snowball sampling approaches. The qualitative phase comprised in-depth interviews with ten important informants to help contextualize the quantitative findings. The majority of respondents were in late adolescence (over 15 years old) (60%), had completed junior secondary education (50%), and worked in informal street jobs, mostly as street performers (57%). A mere 17% of interviewees stated that they had previously received HIV/AIDS counseling. Approximately 47% of respondents had a moderate grasp of HIV/AIDS, but more than 52.5% had negative views. Furthermore, the majority (55%) reported participating in preventative measures to a considerable extent. Qualitative findings revealed persistent misconceptions about HIV transmission channels, stigmatizing views toward HIV patients, and widespread feelings of fear and humiliation about HIV testing and participation in educational activities. In Bekasi Regency, street-involved adolescent females shown a sufficient level of awareness and participated in certain preventive actions; yet, unfavorable attitudes concerning HIV/AIDS persisted. These findings underscore the urgent need for integrated, community-based, and youth-centered HIV prevention interventions that explicitly address stigma reduction and promote the adoption of protective behaviors