eJournal PoliTekniK TEGAL (Politeknik Harapan Bersama Tegal)
Not a member yet
    3242 research outputs found

    ANALYSIS OF SOCIODEMOGRAPHIC FACTORS AND EXCLUSIVE BREASTFEEDING SUCCESS IN KARANGANYAR DISTRICT

    No full text
    Breastfeeding is a crucial program with a significant impact on the health and nutrition of toddlers. Additionally, it also offers benefits for mothers. In 2018, the rate of exclusive breastfeeding in Central Java Province was 65.57%, while Karanganyar District stood at 62.3%. Various factors influence exclusive breastfeeding, including interpersonal relationships, mother and baby characteristics, environmental factors, support systems, institutional elements, and socioeconomic and cultural conditions. This study aimed to assess sociodemographic factors' influence on exclusive breastfeeding's success. It employed an analytic, cross-sectional approach and utilized purposive sampling, involving 55 mothers with infants aged 0-6 months who visited the Health Center for child immunization. The research instrument used was a closed questionnaire, and data analysis was conducted using logistic regression analysis with the SPSS version 16.0 program. The findings revealed that three of five sociodemographic variables—parity, education level, and maternal employment status—significantly affected exclusive breastfeeding. Sociodemographic factors influence exclusive breastfeeding success by 52.1%, indicating that 48.9% of other factors beyond the variables studied also play a role. These research results can inform the development of health education programs for pregnant women in their third trimester, focusing on exclusive breastfeeding in preparation for the breastfeeding period

    THE EFFECTIVENESS OF CONSUMING MORINGA LEAF PUDDING TO PREVENT STUNTING AMONG CHILDREN AT PAUD ADELWEIS IN WEST CIKARANG, BEKASI DISTRICT IN 2023

    No full text
    Stunting is a global health problem affecting 165 million children around the world. The prevalence of stunting in Indonesia reached 21.6% in 2021. Four children were identified as stunted (12.1%), and 29 were normal (87.9%) in PAUD Adelwais in March-April 2023. Moringa leaves are one intervention that can be used to prevent stunting. Moringa oleifera (Moringa plant) is a widely and easily cultivated plant in Indonesia with the potential to be an ergonomic, cheap, and nutritious supplemental food. Many communities have widely used Moringa plants. The research aimed to determine the efficacy of Moringa leaf pudding in preventing child stunting. A quasi-experimental one-group pre-test and post-test approach was used as the research design. A total sample of 33 children were selected as respondents to the survey. The research results show that the consumption of Moringa leaf pudding effectively increases the height and weight of the children significantly, with a p-value of 0.000 ( 0.05). However, there was no statistically significant change in the body mass index with a p-value of 0.310 ( 0.05). There is a decrease in the prevalence of stunting in the PAUD Adelwais children, which decreased to 2 children (6.1%). Conclusion: Pudding with Moringa leaves is an effective intervention for preventing stunting in children

    ANALISA KEBUTUHAN PELATIHAN PADA OPERASIONAL PENYEDIA LAYANAN MAKANAN (TATA HIDANG) DI HOTEL PRIMA CIREBON

    No full text
    Pelatihan di hotel merupakan sebuah upaya menunjang kualitas dari sumber daya manusia. Pelatihan memerlukan analisa yang tepat agar memiliki dampak yang baik bagi sebuah hotel. Penelitian akan analisa kebutuhan pelatihan harus dilakukan agar jenis pelatihan yang diberikan dapat tepat guna. Melalui penelitian kuantitatif, peneliti memaparkan sebuah 11 indikator capaian kepada 20 responden di departemen tata hidang dengan dibantu penarikan kuesioner. Setelah itu, penulis memaparkan hasil dalam bentuk hitungan skala Likert dan dibantu dengan metode garis kontinum sebagai pemaparnya. Hasil menyeluruh didapati hanya terdapat 4 indikator yang dinilai masih “ragu” dikarenakan berbagai faktor internal hotel. 7 indikator lainnya berhasil mendapatkan nilai positif berupa “setuju”. Nilai positif ini merupakan hasil kerja keras dan kerja sama yang terjalin baik antara manager tata hidang dengan manager sumber daya manusia. Hal tersebut tidak menutup kemungkinan bagi Hotel Prima Cirebon untuk dapat terus mengembangkan hotelnya kearah yang lebih baik di kemudian hari. Kata Kunci: analisa kebutuhan pelatihan, hotel, tata hidan

    Analisis Persepsi Abdidalem Keraton Kacirebonan Terhadap Pentingnya Penguasaan Bahasa Inggris di Lingkungan Keraton Kacirebonan

    No full text
    Keraton Kacirebonan adalah salah satu satu destinasi wisata budaya yang sering didatangi oleh wisatawan asing, di Kota Cirebon. Namun, penulis menemukan banyak hal yang masih kurang dalam penggunaan bahasa asing, contohnya Bahasa Inggris. Para abdi dalem yang sudah berusia lanjut masih enggan dan merasa sulit untuk memahami Bahasa Inggris. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi abdi dalem Keraton Kacirebonan terhadap pentingnya penguasaan Bahasa Inggris di lingkungan Keraton Kacirebonan. Metode penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terstruktur kepada abdi dalem yang berada di Keraton Kacirebonan terkait dengan pentingnya penguasaan Bahasa Inggris di lingkungan Keraton Kacirebonan. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan Bahasa Inggris di lingkungan Keraton Kacirebonan sangat penting untuk diimplementasikan karena terkait dengan adanya wisatawan asing yang berkunjung ke Keraton Kacirebonan. Selain itu, jumlah wisatawan yang datang berkunjung ke Keraton Kacirebonan pertahunnya sekitar 30 sampai dengan 50 pengunjung. Dari jumlah pengunjung yang datang terdiri dari negara-negara Eropa seperti Jerman, Amerika maupun Rusia. Sedangkan wisatawan asing yang datang dari Uni Emirate Arab terdiri dari wisatawan asing yang berasal dari Saudi Arabia, Dubai dan Turki. Wisatawan yang berasal dari Asia juga pernah menjadi wisatawan asing, yaitu berasal dari Jepang. Kedatangan wisatawan asing ke Keraton Kacirebonan juga menjadi pemasukan tambahan bagi pihak keraton maupun para abdi dalem yang berperan sebagai tour leader yang diperoleh dari harga tiket masuk maupun uang tip. Namun sejalan dengan bertambahnya usia, para abdi dalem yang berusia lanjut merasa sangat lemah dalam menguasai Bahasa asing, khususnya Bahasa inggris, selain faktor usia mereka juga terhambat dalam daya tangkap untuk mempelajari Bahasa Inggris tersebut. Upaya yang dapat dilakukan untuk penelitian lebih lanjut, dapat dilakukan pelatihan Bahasa Inggris secara selektif hanya untuk para abdi dalem yang berusia muda agar efektif dan efisien. Kata Kunci: abdi dalem, Keraton Kacirebonan, penguasaan Bahasa Inggri

    ANALISIS MINIMALISASI BIAYA (AMiB) PENGGUNAAN OBAT METILDOPA DIBANDINGKAN dengan NIFEDIPIN pada IBU HAMIL di RSUD BANDUNG KIWARI TAHUN 2023

    No full text
    Angka kematian ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi, yang sebagian besar disebabkan oleh komplikasi selama kehamilan, termasuk hipertensi. Pengobatan hipertensi pada ibu hamil bertujuan untuk mengontrol tekanan darah tanpa membahayakan kesehatan janin. Namun, biaya pengobatan hipertensi cenderung tinggi, sehingga perlu dilakukan penelitian farmakoekonomi untuk membandingkan efektivitas biaya obat antihipertensi yang umum digunakan. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pengumpulan data retrospektif dari pasien ibu hamil penderita hipertensi yang dirawat jalan di RSUD Bandung Kiwari. Sampel dibagi menjadi tiga kelompok pengobatan: dopamet (metildopa 250 mg), nifedipin 10 mg, dan adalat oros (nifedipin 30 mg). Analisis minimalisasi biaya (AMiB) digunakan untuk membandingkan biaya rata-rata per pasien dari masing-masing kelompok pengobatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya rata-rata per pasien untuk pengobatan dengan nifedipin 10 mg lebih rendah (Rp165) dibandingkan dengan dopamet (Rp317) dan adalat oros (Rp4.247). Kesimpulannya, dari perspektif rumah sakit, penggunaan nifedipin merupakan pilihan yang lebih ekonomis dalam pengobatan hipertensi pada ibu hamil

    Strategi Gamifikasi untuk Meningkatkan Kecakapan Bahasa Inggris di Sektor Outsourcing

    No full text
    Foreign language proficiency, particularly in English, stands as a key factor in enhancing the competitiveness of the workforce. However, Indonesian workers are often found to lack fluency in English. Proficiency in the English language is considered a crucial element in preparing for Indonesia's golden era in 2045. The development of English language skills in Indonesia primarily does not occur within the school system but rather more extensively when entering the workforce. This report establishes a correlation highlighting the significance of English language mastery for the Indonesian workforce. The current decline in Indonesia's ranking can be addressed through the implementation of more effective learning methods. Gamification has proven to be a motivating tool for employees to actively participate in the learning process, thereby improving their English language skills and contributing to increased competitiveness. The Motivational Design ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) model and the MDA (Mechanic, Dynamic, Aesthetic) framework are used as the basis for designing the gamification user interface in the process of enhancing English language skills. This approach aims to provide a gamification system that motivates employees to engage in language learning.Keywords – Gamification, English Language Proficiency, Outsourcing, ARCS Model, MDA Framewor

    Perancangan dan Simulasi Antena Dipol untuk Lora SX1278 Frekuensi 433Mhz

    No full text
    Perkembangan IoT dan kebutuhan komunikasi nirkabel telah menjadi kebutuhan dasar bagi masyarakat informasi. Namun masih banyak teknologi yang belum cocok untuk di aplikasikan pada teknologi IoT salah satunya LoRa. LoRa memungkinkan perangkat IoT untuk terhubung dengan jaringan nirkabel dengan daya rendah dan jarak jangkauan yang lebih panjang. Namun, dalam pengaaplikasian teknologi, LoRa membutuhkan antena yang memiliki jangkauan dan kestabilan sinyal yang baik untuk memaksimalkan pengiriman yang cukup jauh. Pada penelitian ini merancang dan mensimulasikan antena dipol untuk di aplikasikan pada sebuah sistem yang terdiri dari pemancar dan penerima yang menggunakan komponen Arduino Nano sebagai pemroses data dan Modul LoRa SX1278 sebagai komunikasi, potensio sebagai input, LED dan LCD 16x2 sebagai output . Hasil dari penelitian ini menghasilkan sebuah antena dipol yang memiliki panjang 0,162 m dan SWR 2 yaitu 1.4 kemudian antena dipol ini memiliki jangkauan pengiriman lebih jauh di banding antena bawaan dan menghasilkan nilai RSSI yang stabil

    Sistem Informasi Akademik Program Studi D3 Teknik Komputer (SIKAP 2.0)

    No full text
    Politeknik Harapan bersama memiliki 11 program studi salah satunya adalah Program Studi D3 komputer yang memiliki mahasiswa sejumlah 631 dari total 3 angkatan yang ada. Menjadi hal penting bagi program studi memiliki Sistem informasi akademik sabagai salah satu pendukung dalam pengelolaan mahasiswa. Dengan sistem informasi akademik pengelolaan dari Program Studi menjadi sangat efektif karena integrase data menjadi lebih cepat, mudah dan efisien. Perlu adanya beberapa fitur yang  ditambahkan dan perlunya integrase dengan  sistem informasi Program Studi dan yang dimiliki kampus yaitu OASE dan Syncnau dikarenakan data yang digunakan sama dan saling berkesinambungan. Maka dari itu perlu mengupgrade webd3komputer agar menambah fitur serta integrase dengan sistem informasi kampus memanfaatkan API  (Application Programming Interface)

    Implementasi IoT Pintu Otomatis Berbasis Microcontroller RFID Menggunakan MQTT dan Bot Telegram

    No full text
    Saat ini banyaknya kasus pencurian juga menjadi peringatan untuk setiap orang untuk waspada. Pengamanan dengan kunci konvensional masih memiliki kekurangan yaitu anak kuncinya yang dapat diduplikasi, bisa dicongkel langsung serta keharusan dalam membawa kunci kemanapun saat berpergian meningkatkan probabilitas kunci hilang. Setiap ruangan di pada suatu instansi sudah dipasang kunci pintu, namun hal ini masih saja ada celah yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku pencuri. Selain itu juga, karna setiap divisi mempunyai ruangan dan terdapat banyak karyawannya maka kunci kovensional juga mesti diperbanyak. Dari beberapa kejadian yang telah ada baik itu tindakan kriminal pencurian ataupun terlupanya karyawan membawa kunci pada salah satu divisi ruangan yang ada, maka harus menunggu karyawan lainnya yang membawa kunci untuk membuka pintu ruangan. Dari beberapa kejadian itu maka berinisiatif untuk membuat pengamanan kunci ruangan yang lebih protek lagi dan lebih mempermudah dalam buka tutup penguncian ruangan, maka dari itu pada penelitian ini mengimplementasi Teknologi IoT (Internet of Things) untuk Sistem Kemanan Pintu Ruangan Otomatis yang Berbasis Microcontroller Radio Frequency Identification (RFID) Menggunakan Message Queue Telemetry Transport (MQTT) dan Bot Telegram. Berdasarkan hasil dilakukannya penelitian mulai dari analisis, perancangan dan pengujian penelitian ini menerapkan teknologi IoT yang bisa memberi manfaat menambahkan tingkat keamanan ruangan, memudahkan dalam pembawaan kunci karna sudah digantikan dengan kartu RFID dan penggunaan Bot Telegram yang sudah tersedia di smart phone masing-masing, serta bisa mengatur buka tutup pintu dari jarak jauh atau bisa dari luar kampus sekalipun

    AN OVERVIEW OF THE ROLE OF INTEGRATED HEALTHCARE CENTER CADRES IN PREVENTING STUNTING IN BABIES TODDLER IN CIKUNIR VILLAGE

    No full text
    The participation of cadres in the execution of the stunting program aligns with the key principle of addressing stunting in Indonesia, focusing on convergence, coordination, and consolidation of national, regional, and community initiatives. Cadres play a crucial role in promoting child and maternal health by serving as primary sources of health information for mothers. The study aims to examine the contribution of cadres in combating stunting in Cikunir Village, employing a quantitative approach with descriptive methods targeting cadre mothers as the population. Findings indicate that 56 individuals (98.24%) displayed good knowledge, while one person (1.75%) exhibited sufficient knowledge. Additionally, 45 individuals (78.95%) received strong spousal support, with 12 individuals (21.05%) lacking sufficient support. Regarding the performance of Posyandu cadres, 51 individuals (89.47%) demonstrated a commendable role, while 6 individuals (10.53%) displayed inadequate performance. Posyandu cadres are expected to lead the efforts in preventing stunting cases effectivel

    0

    full texts

    3,242

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournal PoliTekniK TEGAL (Politeknik Harapan Bersama Tegal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇