eJournal PoliTekniK TEGAL (Politeknik Harapan Bersama Tegal)
Not a member yet
3242 research outputs found
Sort by
Pelatihan Public speaking Untuk Meningkatkan Kapasitas Anggota Komunitas SLKT – GST Baraya
Sebagai makhluk sosial, kita perlu berbicara dengan orang lain. Namun, ada teknik dan trik tertentu yang diperlukan untuk membuat komunikasi lebih mudah dan pembicaraan menjadi lebih hangat dan akrab. Salah satu masalah kecil dengan teknik berbicara adalah ketika kita harus berbicara di depan orang banyak. Grogi membuat kita kehilangan fokus dan konsentrasi, menyebabkan kita tidak percaya diri. Karena hanya sebagian kecil orang yang sudah terbiasa berbicara di depan umum atau orang banyak, masalah ini ternyata dialami oleh komunitas SLKT GST Baraya. Oleh sebab itu, anggota SLKT GST Baraya perlu dilatih untuk berbicara di depan umum. Tujuannya adalah agar anggota komunitas ini mampu berbicara di depan umum. Setelah pelatihan, 10% anggota menunjukkan keinginan untuk belajar berbicara di depan umum. Hasilnya berbeda-beda, terutama karena mereka masih dalam proses meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk berbicara. Berdasarkan tanggapan ini, pelatihan public speaking sangat penting bagi anggota SLKT GST Baraya agar bisnis mereka dapat berjalan lancar
Pengembangan Packaging Produk UMKM di Desa Polobogo, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang
Kuliah Praktek Kelembagaan (KPK) merupakan program yang dibentuk oleh Konsorsium “KUNTUM” yang terdiri dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi, Fakultas Psikologi, Fakultas Sains dan Matematika, dan Fakultas Biologi Universitas Kristen Satya Wacana tahun 2023. Melalui KPK mahasiswa diharapkan mampu menerapkan pengabdian pada masyarakat (PKM). Kami sebagai Tim 7 melakukan kegiatan pengabdian di Desa Polobogo, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan pengabdian yang dilakukan berupa inovasi packaging produk UMKM yang bekerja sama dengan beberapa pelaku UMKM di Desa Polobogo. Beberapa masyarakat di Desa Polobogo merupakan pelaku UMKM dengan mengolah beberapa hasil alam yang dimiliki seperti menghasilkan keripik singkong, keripik talas, keripik gadung, keripik pisang, gula kacang, dan madu yang sudah beredar di pasaran. Namun, seluruh produk yang ada tidak memiliki logo dan desain packaging yang menarik. Melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan harga jual produk UMKM melalui inovasi packaging dan labeling produk, serta dapat memperluas marketing produk. Tim menggunakan metode sosialisasi, sharing, dan pendampingan mitra. Output yang direncanakan adalah mitra memiliki packaging dan labeling produk sehingga dapat meningkatkan nilai jual dan memperluas pasar melalui marketing online. Berdasarkan hasil pelaksanaan sosialisasi diketahui adanya peningkatan pemahaman peserta terkait inovasi packaging dan labeling sebesar 29,33%. Hal ini menandakan bahwa setelah mengikuti sosilaisasi peserta memiliki ketertarikan untuk membuat packaging dan labeling bagi produk mereka.
Pelatihan Pembuatan Kuis Ceria Dengan Media Aplikasi Canva di SD Swasta Tunas Harapan Mandiri Rantauprapat
Era perkembangan teknologi menjadi dorongan dalam menerapkan teknologi dengan tujuan meningkatkan kekreatifan guru dalam proses mengajar. SD Swasta Tunas Harapan Mandiri menjadi tempat untuk mewujudkan pelatihan pembuatan kuis ceria menggunakan aplikasi canva. Pelaksanaan kegiatan ini dapat terjadi dipicu oleh kurangnya kemampuan guru dalam mempersiapkan bahan mengajar yang menarik untuk memenuhi kebutuhan proses belajar. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pelatihan pembuatan kuis ceria dengan media aplikasi canva di SD Swasta Tunas Harapan Mandiri Rantauprapat. Tahapan – tahapan yang dilakukan dalam pelaksaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, tahap persiapan, tahap penyusunan materi dengan canva, tahap pembukaan acara, tahap presentasi materi dan demonstrasi aplikasi serta tahap tanya jawab, kuesioner dan juga evaluasi. Dengan bahan/alat berupa power point, modul, aplikasi canva, menggunakan metode ceramah, demonstrasi dan tanya jawab. Output yang dihasilkan dari pelatihan pembuatan kuis ceria dengan media aplikasi canva yaitu Presentase Baik = 93,85%, Presentase Cukup Baik = 5,38% dan Persentase Kurang Baik = 0,77%. Dengan demikian, kegiatan pelatihan pembuatan kuis ceria dengan media aplikasi canva sangat membantu Bapak/ibu guru dalam meningkatkan kekreatifan untuk membuat media pembelajaran dalam proses belajar mengajar agar siswa/i lebih tertarik dan lebih antusias dalam memahami materi yang telah dibuat oleh Bapak/ibu guru
Pembuatan Digital Marketing sebagai Upaya Peningkatan Promosi Penjualan Produk Furniture Drum Bujana Tangerang
Salah satu kampung tematik di Kabupaten Tangerang binaan Universitas Insan Pembangunan Indonesia adalah Drum Bujana. Selama ini produk furniture yang dihasilkan oleh kampung tematik Drum Bujana belum dipasarkan secara digital. Promosi masih dilakukan secara konvensional dan mengikuti kegiatan/even yang diselenggarakan Pemda Kab. Tangerang. Promosi masih sangat terbatas sehingga masih banyak masyarakat yang belum mengenal furniture Drum Bujana. Tujuan dibuatnya aplikasi digital untuk membantu penggiat di wilayah tersebut untuk mempromosikan produk furniture dengan jangkauan yang lebih luas berbasis digital. Dengan sistem digital marketing diharapkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai sistem pemasaran secara digital meningkat, yang diikuti dengan peningkatan penjualan produk furniture akibat banyaknya masyarakat yang telah mengenal produk tersebut dan pada akhirnya ekonomi menjadi tumbuh di kampung tematik Drum Bujana dampak dari tingkat penjualan yang meningkat tersebut. Sistem digital marketing dibuat dengan dua konsep berbasis online/website dan sistem berbasis mobile. Selain itu untuk mendukung digital marketing juga dilakukan melalui media social Instagram dan Tik Tok mengingat kedua media tersebut memiliki pengikut yang sangat banyak.
Implementasi Penggunaan Website Sebagai Media Informasi dan Pelayanan Publik di Desa Cangkring, Kabupaten Lamongan
Salah satu sasaran pembangunan nasional Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat adalah pembangunan desa. Salah satu upaya itu adalah melalui program digitalisasi desa. Adanya program ini bisa memudahkan masyarakat sekitar yang ingin mengetahui lebih detail mengenai suatu desa. Namun, kenyataan di lapangan, masih banyak desa yang belum menerapkan program digitalisasi ini. Salah satunya adalah Desa Cangkring, Kabupaten Lamongan. Hal ini dikarenakan masih minimnya pengetahuan warga sekitar dalam hal digitalisasi. Untuk mengatasi hal tersebut, KKN Unisda Lamongan yang tersebar di Desa Cangkring menyusun program kerja yang berkaitan dengan digitalisasi desa. Tujuan program kerja ini adalah untuk mengatasi masalah yang ada di Desa Cangkring sekaligus mempermudah masyarakat sekitar dalam mencari informasi terkait Desa Cangkring. Metode yang digunakan dalam melancarkan program ini adalah obeservasi dan survey lapangan, perancangan website, pembuatan website, sosialisasi dan pelatihan website. Luaran kegiatan ini adalah digitalisasi informasi yang ada di Desa Cangkring. Peserta pelatihan sangat antusias yang ditandai dengan skor 88,57% dan kriteria pengetahuan dalam memahami materi pelatihan sebesar 85,71% yang berarti sangat baik. Pelatihan ini mendapat tanggapan positif sehingga harus terus dikembangkan dan perlu ada kegiatan lanjutan yang terorganisir
Pelatihan Penggunaan Augmentd Reality dalam Pembelajaran di SMA Laboratorium UPGRIS Semarang
Perkembangan teknologi dalam bidang design informatika sangat maju pesat dan membantu meningkatkan para design grafis dalam membuat sebuah informasi dalam bentuk gambar. Augmented reality (AR) merupakan sebuah media penyampaian informasi yang sedang berkembang, adalah teknologi yang menggabungkan gambar benda maya dua dimensi maupun tiga dimensi ke dalam lingkungan nyata di sekitar kita. Keunggulan AR dapat diterapkan untuk membuat visualisasi yang menarik dalam dunia pendidikan, sehingga materi pembelajaran lebih mudah dipahami dan dimengerti. Oleh karena itu tim PKM melakukan pengabdian kepada masyarakat untuk pelatihan penggunaan augmentd reality dalam pembelajaran di SMA Laboratorium UPGRIS Semarang. Pengabdian kepada masyarakat memiliki tujuan agar siswa dan siswi SMA Laboratorium UPGRIS Semarang dapat mendesign gambar animasi secara langsung dengan menggunakan augmented reality yang selama ini dilakukan oleh beberapa design grafis yang sudah menggunakan sistem digitalisasi. Pelatihan penggunaan augmentd reality ini berupaya untuk memberikan materi pembelajaran terhadap siswa dan siswi SMA Laboratorium UPGRIS Semarang tentang digitilasasi dalam membuat desgin gambar animasi dengan menggunakan smartphone. Hal tersebut dapat menambah keterampilan para siswa dan siswi SMA Laboratorium UPGRIS Semarang yang ditunjukkan dari keberhasilan praktek pembuatan animasi yang dipadukan dengan pengambilan gambar lingkungan nyata di sekitar dengan menggunakan aplikasi AR, serta hasil dari pre test dan post test yang kami lakukan.
Pembuatan Sirup Maklanjaku (Madu Klanceng, Jahe, Kurma) Sebagai Antioksidan Alami Pada Peternak Madu Klenceng
Kelurahan Gunungpring, Kec. Muntilan Kota Magelang merupakan salah satu kelurahan yang terletak dilereng gunung Merapi. Kondisi geografis desa yang masih banyak hutan mengakibatkan warga mempunyai pekerjaan sampingan sebagai peternak madu. Pada peternak madu yang ada di kelurahan Gunungpring dalam hal penyarian masih menggunakan metode konvensional. Produk yang dijual masih dalam madu (bahan mentah) hal ini mengakibatkan nilai produk hanya bernilai kurang tinggi. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kualitas produk dengan mengedukasi peternak madu. Pengabdian ini dibagi menjadi beberapa tahap. Pada tahap ini dilakukanah proses pelatihan peternak madu untuk membuat produk turunan yaitu Sirup “Maklanjaku”. Sirup “Maklanjaku” merupakan singkatan dari (Madu Klanceng Jahe dan Kurma). Diharapkan madu yang tadinya bernilai biasa saja dengan dibuat produk turunan seperti sirup, menjadikan madu mempunyai nilai tambah baik secara ekonomi maupun secara khasiat untuk Kesehatan. Pencampuran jahe dan kurma dikarenakan khasiatnya sebagai anti oksidan dan dapat sebagai obat herbal berbagai macam penyakit. Hasil dari pengabdian masyrakat ini adalah telah dibuatnya sirup dengan formula yang telah diformulasikan dengan bahan yaitu madu Klanceng, jahe dan kurma
Sistem Pendukung Keputusan Menentukan Jurusan pada Siswa Baru SMK Menggunakan Metode SAW
SMKN Wongsorejo merupakan sekolah menengah kejuruan negeri tepatnya berlokasi di kecamatan wongsorejo. SMKN Wongsorejo setiap tahunnya membuka penerimaan siswa baru dan melaksanakan penyeleksian tes pemilihan jurusan bagi siswa yang mendaftarkan dirinya untuk sekolah di SMKN Wongsorejo, terdapat beberapa jurusan yaitu teknik kendaraan ringan otomotif (TKRO), teknik dan bisnis sepeda motor (TBSM), tata busana (TB), agribisnis pengolahan hasil pertanian (APHP), akuntansi dan keuangan lembaga (AKL). Untuk saat ini penentuan jurusan masih menggunakan cara manual yaitu dalam saat penyeleksian menentukan jurusan masih menggunakan tes tulis dan belum adanya metode pendukung untuk menentukan jurusan yang mendukung proses penentuan jurusan siswa baru SMKN Wongsorejo. Metode yang dipakai yaitu metode SAW (Simple Additive Weighting) untuk penerapan perhitungan dalam penentuan jurusan guna mempercepat dalam menentukan hasilnya. terdapat 5 kriteria yang menjadi acuan dalam penilaian yaitu matematika, bahasa indonesia, bahasa inggris, IPA, TIK. Tujuan penelitian dalam pengambilan keputusan ini guna membantu mengembangkan proses kinerja SMKN Wongsorejo dalam pengolahan data dan perhitungan dari hasil nilai yang didapatkan menjadi akurat dan tepat dalam menentukan jurusan siswa baru, sehingga dalam penentuan jurusan tidak membutuhkan waktu yang cukup lama dalam menentukan jurusa
Pemanfaatan BPMN dalam Optimalisasi Proses Bisnis di PRIMKOPTI Balikpapan
Somber adalah area industri pengolahan kedelai yang mendukung perekonomian Balikpapan. Primer Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (PRIMKOPTI) Balikpapan merupakan koperasi yang menyediakan bahan baku untuk pengrajin tahu tempe di Sentra Industri Kecil (SIK) Somber. Pengelola koperasi mengalami kesulitan dalam manajemen proses bisnis karena tidak memiliki latar belakang pendidikan formal di bidang tersebut, sehingga mereka kesulitan mendokumentasikan proses bisnis sesuai standar Business Process Model and Notation (BPMN) dengan software Bizagi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendukung pengembangan kewirausahaan di SIK Somber, terutama dalam manajemen tata kelola. Program ini dilaksanakan melalui diskusi kelompok terarah, pelatihan, dan pendampingan untuk meningkatkan pemahaman tentang manajemen proses bisnis bagi koperasi. Hasil postest, peserta program mengalami peningkatan pengetahuan tentang definisi proses bisnis (90%), manfaat proses bisnis (80%), dan notasi proses bisnis (100%). Mereka berhasil mendokumentasikan proses bisnis utama dan pendukung, serta membuat model proses bisnis as-is sesuai standar BPMN. Dokumentasi ini memudahkan petugas dan admin koperasi untuk memahami tahapan proses bisnis dalam sistem layanan, sehingga meningkatkan kualitas pelayanan koperasi kepada pelanggan eksternal
KARAKTERISTIK SEDIAAN LIP BALM dengan PEWARNA ALAMI EKSTRAK BIJI BUAH PINANG (Areca catechu L.)
Kosmetik merupakan kebutuhan bagi setiap orang. Dengan menggunakan kosmetik akan meningkatkan rasa percaya diri seseorang dalam bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Lip balm merupakan salah kosmetik yang bekerja dengan membentuk lapisan minyak pada permukaan bibir berfungsi sebagai pelembab dan juga memberi warna. Akan tetapi banyak sediaan lip balm yang beredar dipasaran masih banyak menggunakan pewarna sintetis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik sediaan lip balm dengan pewarna alami dari ekstrak biji buah Pinang (Areca catechu L.) serta mengetahui konsentrasi ekstrak biji buah Pinang yang dapat menghasilkan warna yang stabil dan sesuai standar mutu sediaan. Pada penelitian ini menggunakan metode eksperimental meliputi formulasi lip balm menggunakan ekstrak biji buah buah Pinang (Areca catechu L.) dengan konsentrasi 4%, 6%, dan 8%. Evaluasi mutu sediaan meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, titik leleh, daya sebar, daya oles, hedonik, dan stabilitas. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini sediaan yang dihasilkan memenuhi persyaratan uji organoleptis, homogenitas, memiliki daya oles yang baik, dengan nilai pH pada rentang 6.13 – 6.56, daya sebar 6.3 – 6.8 cm, dan titik leleh 50 – 53.3ᵒC. Berdasarkan hasil evaluasi mutu sediaan tersebut semua sediaan memenuhi standar persyaratan mutu sediaan lip balm. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pewarna alamiekstrak biji buah Pinang dalam sediaan lip balm memiliki stabilitas yang baik sebagai pewarna