eJournal PoliTekniK TEGAL (Politeknik Harapan Bersama Tegal)
Not a member yet
    3242 research outputs found

    Rancang Bangun Pemanggang Sate untuk Pedagang Sate Desa Kembangkuning, Jatiluhur, Purwakarta

    No full text
    Sate merupakan makanan yang melalui proses dengan cara dibakar. Proses pembakaran menggunakan arang dengan udara agar arang tetap menyala. Penggunaan kipas angin untuk menghasilkan angin memerlukan energi listrik yang mengakibatkan bertambahnya biaya operasional sedangkan menggunakan kipas anyaman dengan tenaga manusia dapat memperlama proses penyajian dan memerlukan tenaga dan waktu ekstra. Teknologi termoelektrik generator dengan memanfaatkan panas arang untuk menghasilkan energi listrik sehingga dapat menggerakkan kipas angin pada pemanggang sate. Pemanggang sate berbasis termoelektrik generator ini dibuat untuk digunakan pedagang sate di Desa Kembangkuning, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta. Metode yang digunakan persiapan dengan melakukan diskus, pelaksanaan yang terdiri dari merancang lalu dilanjutkan proses manufaktur diantaranya proses pemotongan, pengelasan dan perakitan, dan yang terakhir evaluasi dengan melakukan pengujian, pelatihan dan pemeliharaan alat. Hasil kegiatan PKM memberikan pemanggang sate dengan memanfaatkan teknologi termoelektrik generator menghasilkan tegangan 11 Volt untuk menggerakkan kipas angin dengan rata2 putaran kecepatan sebesar 5,6 m/s, adanya kipas angin pada pemanggang sate, pedagang sate dapat melakukan kegiatan lain seperti mempersiapkan bumbu, dan lainnya sehingga waktu proses dapat dimakasimalkan. dapat memaksimalkan. Kegiatan ini selain membuat dan menguji juga dilakukan pelatihan penggunaan dan pemeliharaan pemanggang sate agar pedagang sate dapat maksimal dalam menggunakannya

    Edukasi Kesehatan Hipertensi Berbasis Metode KAP Di Gampong Geudong Alue Kabupaten Bireueun

    No full text
    Penyakit hipertensi atau yang biasa di kenal dengan tekanan darah tinggi masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia dengan prevalensi yang terus meningkat, termasuk di wilayah pedesaan. Di Desa Geudong Alue, Kabupaten Bireuen, tingginya angka penderita hipertensi belum diimbangi dengan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko serta upaya dalam pencegahannya. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi melalui penyuluhan berbasis Komunikasi Antar Personal (KAP). Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental, menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Kegiatan ini melibatkan 25 responden dari masyarakat Desa Geudong Alue. Hasil pengabdian dengan berbasis KAP menunjukkan adanya peningkatan signifikan rata-rata pengetahuan dari 8,28 (SD = 2,20832) sebelum penyuluhan menjadi 13,4 (SD = 2,00000), yang mana terjadi peningkatan point sebesar 5.12 setelah penyuluhan dengan nilai p-value sebesar 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan KAP efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai hipertensi. Selain peningkatan pengetahuan, metode interaktif yang digunakan seperti lagu program CERDIK, diskusi, dan permainan dapat  menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan mampu menambah wawasan masyarakat mengenai hipertensi serta berpotensi untuk diterapkan secara lebih luas sebagai strategi edukatif yang berkelanjutan

    Sharing Session Pentahelix Kepada Pelaku UMKM di Empat Kota Untuk Meningkatkan Nilai Jual yang Berdaya Saing

    No full text
    Kolaborasi antar semua elemen melalui pentahelix untuk meningkatkan daya saing UMKM naik kelas dan mencapai tujuan bersama. Pentingnya kolaborasi dan sinergi antara semua unsur baik pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi dan media. UMKM menjadi unsur penting memperkuat ekonomi dan ketahanan pangan di Indonesia. Kegiatan Pentahelix dilakukan untuk memberikan pemahaman, edukasi, sosialisasi serta kerjasama dalam meningkatkan UMKM yang unggul dan mampu bersaing. Kegiatan pentahelix di lakukan UMKM yang tergabung dalam LPER kota Semarang, UMKM yang bermintra dengan LPER, Klaten, Wakil walikota Solo dan UMKM di Boyolali. Kegiatan berlangsung dua hari yang dimulai dari kota Semarang, Boyolali, Solo dan terakhir kota Klaten. Semua unsur mendukung dan mensopport kegiatan pentahelix ini dan berharap agar kelima unsur dalam pentahelix saling bersinergi sehingga UMKM dapat berdaya saing dengan produk-produk yang unggul dan berkualitas. Sharing Session berjalan dengan lancar dan dihasilkan kesepakatan antara kelima unsur untuk terus bersinergi untuk keberlanjutan UMKM naik kelas. Indikator keberhasilan kegiatan ini dapat berupa peningkatan kerjasama semua unsur yang mendukung pentahelix sehingga UMKM dapat bersaing secara nasional. Harapannya kegiatan serupa terus dilakukan dengan tema-tema yang berbeda untuk kemajuan UMKM dan ekonomi masyarakat secara luas terutama kepada pengembangan produk UMKM, pachaging dan pemasaran digital. Dan harapan tersebut akan ditindaklanjuti oleh tim pada kegiatan berikutnya

    Modifikasi Gain Ratio Pada Algoritma C4.5 dengan Nilai Koefisien Determinasi untuk Prediksi Kelulusan Mahasiswa (Studi Kasus: Universitas Islam Madura)

    No full text
    C4.5 is a decision tree algorithm that can be used for making predictions. The stages start from forming a decision tree through splitting attributes, pruning and extracting rules or knowledge to then be used for prediction. However, one of the weaknesses of the C4.5 algorithm is the occurrence of overfitting and misclassification costs which result in low prediction performance. The development of the C4.5 algorithm has been carried out in terms of split attributes such as the imprecise info-gain ratio (Credal-C4.5) method using Imprecise Probability Theory, bossing gain ratio (C5.0) and average gain. This research applies the termination coefficient value (R2) as a method for modifying the gain ratio in selecting attributes as decision tree nodes which is then implemented to predict student graduation on time using a case study at the Universitas Islam Madura (UIM). Testing of the decision tree model rule for predicting student graduation on time at UIM shows that the performance values of accuracy, precision and recall are 70.49%, 77.14% and 72.97%. This performance is higher compared to the C4.5 algorithm without making modifications to the coefficient of determination, especially in accuracy and recall performance, while the precision is lower but the difference is below 1%. The difference in performance values was 11.48% (positive) for accuracy and 27.03% (positive) for recall. Meanwhile, precision performance has a difference of -0.13% (negative). The application of the Knowledge Model Rule for student graduation on time at SIMAT UIM shows very good results because it displays a prediction results page

    Pemahaman Remaja Tentang Kanker Serviks Dan Pencegahannya di SMK Bhakti Kencana Tasikmalaya

    No full text
    Kanker Serviks adalah silent killer yang mengancam perempuan, dan terdeteksi setelah stadium lanjut. Kanker serviks bisa menyerang siapa saja termasuk remaja akibat gaya hidup tidak sehat. Metode edukasi pada remaja tentang kanker serviks dan pencegahannya sangat terbatas. Kurangnya pengetahuan tentang gaya hidup tidak sehat berdampak buruk bagi remaja perempuan. Studi pendahuluan melalui  wawancara langsung kepada remaja di SMK Bhakti Kencana adalah remaja masih minim informasi tentang kanker serviks dan pencegahannya. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman remaja tentang kanker serviks dan cara pencegahannya. Pengabdian dilakukan dalam 5 tahap yang dilaksanakan secara langsung di aula SMK Bhakti Kencana Tasikmalaya yang dihadiri oleh tim dosen, mahasiswa dari Universitas Bhakti Kencana dan dihadiri oleh 49 siswi SMK Bhakti Kencana Tasikmalaya. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dalam 5 tahap. Tahap pertama adalah sosialisasi kepada pihak sekolah, kedua pengukuran tingkat pemahaman siswa terkait kanker serviks, dengan menggunakan angket pemahaman terkait kanker serviks melalui google form. Tahap ke 3 edukasi kanker servik dengan metode ceramah tanya jawab dan video interaktif. Tahap ke-4 evaluasi dengan penyebaran angket melalui google form, tahap kelima adalah pembentukan organisasi remaja peduli kanker serviks.. Berdasarkan hasil analisis dari kegiatan sebelum dan sesudah edukasi, didapatkan informasi adanya peningkatan pengetahuan/pemahaman siswa setelah dilakukannya edukasi tentang kanker servik. Hasil lainnya adalah terbentuknya kepengurungan remaja peduli kanker serviks

    Pelatihan Brand Awareness untuk UMKM sebagai Upaya Meningkatkan Ekuitas Produk

    No full text
    UMKM Pangan Kota Bogor memiliki keunikan dari produk yang menggunakan tepung talas sebagai bahan utama dalam produk pangan yang diproduksinya. Namun, pemasaran produk saat ini masih terbatas pada metode mulut ke mulut dan pemasaran online sederhana. Oleh karena itu, tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan brand awareness sebagai strategi pemasaran yang efektif di tengah ketatnya persaingan pasar digital, sehingga dapat mendorong peningkatan penjualan produk UMKM. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini mencakup presentasi materi, studi kasus, simulasi, dan diskusi kelompok. Selain itu, peserta juga mengikuti simulasi praktis yang memungkinkan mereka mengaplikasikan teori ke dalam skenario dunia nyata, memberikan pengalaman langsung dalam mengelola brand awareness secara efektif. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terkait strategi brand awareness, yang terlihat dari jawaban-jawaban peserta atas prtanyaan-pertanyaan yang ditanyakan secara langsung selama kegiatan berlangsung. Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan mencapai tujuan yang diharapkan

    Transformasi Laporan Keuangan Umkm Harapan Berkah Rizki: Pendampingan Implementasi Sistem Akuntansi Digital

    No full text
    UMKM Harapan Berkah Rizki merupakan salah satu usaha kecil yang tengah berkembang di bidang jasa khususnya pengurusan perizinan. Saat ini, UMKM Harapan Berkah Rizki  menghadapi tantangan terkait dengan keterbatasan pemahaman terhadap teknologi, dan pengelolaan keuangan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pelatihan terkait sistem pelaporan dan pengelolaan keuangan secara digital. Tahapan dan metode dalam kegiatan ini terdiri dari tiga tahapan yaitu observasi dan wawancara yang merupakan tahap awal, tahapan kedua mempelajari data dan dokumentasi, tahapan terakhir adalah melakukan partisipasi aktif, monitoring dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah pemahaman dan peningkatan kemampuan UMKM Harapan Berkah Rizki dalam melakukan pencatatan, pelaporan keuangan serta melakukan manajemen arus kas untuk meningkatkan pengelolaan keuangan berbasis digital. Laporan keuangan yang akurat serta pengelolaan keuangan yang baik dan dapat diakses dimanapun dan kapanpun membuat UMKM dapat melakukan analisis keuangan lebih cepat dan tepat sehingga mendukung keputusan bisnis yang lebih efektif dan efisien mendukung pertumbuhan usaha. Selalu up-to-date dengan perkembangan teknologi akuntansi dan praktik terbaik dalam pengelolaan keuangan perlu dilakukan secara berkesinambungan oleh UMKM Harapan Berkah Rizki

    Gambaran Waktu Tunggu Pelayanan Resep Di Puskesmas Kasongan 2 Kecamatan Katingan Hilir

    No full text
    AbstractPatient waiting time when picking up a prescription at a health center is one element that can affect satisfaction. Waiting time for pharmacy services is the duration required to obtain medication from the time the prescription is received until the medication is given by the pharmacy team. Long waiting times are an issue that often arises and results in patient dissatisfaction in a number of health centers. The study aims to see the average time required for pharmacy services related to non-compound and compounded drug prescription services at the Kasongan 2 Health Center, Katingan Hilir District. This study uses a descriptive method with a quantitative approach. Purposive Sampling is a sampling technique used in this study. The data generated were 429 sample prescriptions, there were 62 non-compound prescriptions and 367 compounded prescriptions. The time considered optimal and in accordance with the standard (Minister of Health Decree) is when non-compound drug services are completed in ≤30 minutes while compounded drugs are completed in ≤60 minutes. However, based on the service standards at Kasongan 2 Health Center, the ideal time for service is ≤30 minutes for non-compound drug prescriptions and compounded drugs are ≤40 minutes. The research data obtained showed that the average waiting time for non-compound drug prescription services was 6.43 minutes, while for compounded drugs it was 16.9 minutes. From these results, it was concluded that at Kasongan 2 Health Center in terms of waiting time for drug prescriptions served by the pharmacy that the established standards were met, both according to the the service standards at Kasongan 2 Health Center and 2008 Minister of Health Decree

    Penerapan TEAF dalam Perancangan Arsitektur Perusahaan untuk Mendukung Proses Bisnis Keuangan pada Sekolah ( Studi Kasus : Smk Kesehatan Harapan Bunda)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk merancang arsitektur perusahaan berbasis Treasury Enterprise Architecture Framework (TEAF) yang diterapkan pada SMK Kesehatan Harapan Bunda. Arsitektur perusahaan berperan sebagai kerangka kerja yang merepresentasikan keterkaitan antara struktur, proses, dan sistem informasi dalam suatu organisasi. TEAF merupakan pendekatan yang mendukung penyusunan arsitektur perusahaan dengan mempertimbangkan empat perspektif utama, yaitu owner, user, designer, dan builder. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif dengan studi kasus sebagai metode utamanya, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan teknik analisis data berbasis model TEAF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arsitektur perusahaan berbasis TEAF yang dikembangkan mencakup berbagai komponen utama, seperti activity model, information exchange matrix, node connectivity description, system information description, data model, process model, network model, hardware model, dan software model. Arsitektur ini dirancang untuk menjadi panduan dalam perancangan, pengembangan, implementasi, serta pemeliharaan sistem informasi di lingkungan sekolah. Pengukuran tingkat kematangan arsitektur menunjukkan peningkatan dari level 2 (repeatable) menjadi level 3 (defined) setelah penerapan TEAF. Hasil ini mengindikasikan bahwa penerapan arsitektur berbasis TEAF bisa meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses bisnis serta sistem informasi di SMK Kesehatan Harapan Bunda

    Analisis Tingkat Kecanduan Gadget pada Anak Menggunakan Algoritma Naïve Bayes

    No full text
    Gadget merupakan salah satu hasil perkembangan teknologi yang mengalami perubahan dari masa ke masa, dan pada era modern ini gadget telah menjadi benda yang tidak bisa terpisahkan dengan manusia. Perkembangan teknologi dan informasi membuat setiap orang dipaksa untuk mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi, namun tak jarang perkembangan teknologi juga membawa pengaruh negatif  bagi kebiasaan hidup seseorang, salah satunya anak. Permasalahan yang muncul pada anak terhadap pengaruh gadget salah satunya menyebabkan kecanduan. Gadget memberikan dimensi-dimesia gerak, suara, warna, dan lagu, sehingga anak akan lebih mudah tertarik. Selain itu pola asuh juga sangat berpengaruh, seperti seberapa lama dan seringnya orang tua memberikan akses gadget kepada anak. Algoritma naïve bayes menjadi salah satu metode klasifikasi penyelesaian permasalahan penelitian. Pembentukan pengklasifikasian berupa data pengguna gadget yaitu anak usia 1-12 tahun yang berdasarkan pada nama, usia, jenis kelamin, durasi waktu, durasi hari, dan klasifikasi berupa kecanduan dan normal (tidak kecanduan). Algoritma naïve bayes ini dapat memprediksi peluang di masa depan berdasarkan pengalaman di masa lalu. Hasil penelitian terhadap data dari 100 responden didapatkan bahwa jumlah tingkat kecanduan gadget sebanyak 29 responden dan normal sebanyak 71 responden. Hasil menunjukkan bahwa tingkat kecanduan gadget pada anak dinyatakan normal dengan tingkat akurasi sebesar 100%

    0

    full texts

    3,242

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournal PoliTekniK TEGAL (Politeknik Harapan Bersama Tegal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇