UBM Journal (Universitas Bunda Mulia Jakarta)
Not a member yet
2474 research outputs found
Sort by
ANALISIS SENTIMEN KEBIJAKAN JAMINAN HARI TUA (JHT) PADA TWITTER MENGGUNAKAN NAÏVE BAYES
Penelitian ini dilatar belakangi kebijakan pencairan dana JHT yang pada saat ini terjadi perubahan, pasalnya dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2 Tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua itu, pekerja tidak bisa mencairkan JHT langsung setelah mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau mengundurkan diri dari pekerjaan tersebut. Penelitian ini mengunakan metode naïve bayes untuk mengetahui sentiment dari masyarakat terhadap kebijakan tersebut. Tujuannya diharapkan dapat mengetahui opini public apakah masyarakat pro dan kontra dengan kebijakan mengenai revisi aturan pencairan dana JHT tesebut. Hasil dari penelitian ini menerima input dataset yang diperoleh dari twitter menggunakan metode web scraping, lalu data tersebut melalui tahapan preprocessing. Data hasil dari preprocessing dibagi menjadi data training dan data testing, setelah itu data kemudian dianalisis menggunakan metode naïve bayes sehingga menghasilkan sentimen positif dan sentimen negatif. Dari hasil pengujian menggunakan confusion matrix, dilakukan tiga kali pengujian menggunakan jumlah data test yang berbeda, hasil akurasi terbaik di dapatkan menggunakan jumlah data test 10% yaitu nilai akurasi 91,46
GAME EDUKASI MATCH PUZZLE MENGGUNAKAN ALGORITMA FISHER-YATES SHUFFLE BERBASIS ANDROID
Games are one of the entertainment facilities that are in great demand by various groups and ages. Not just games, games can also be an interesting learning intermediary so that the learning process becomes more enjoyable. The use of games as a learning intermediary can improve the quality of learning because children are not easily bored in teaching and learning activities. A game that is suitable to support the quality of children's learning is a puzzle game where puzzle games train children to focus and solve the puzzles. The algorithm used to create the puzzle game is Fisher-Yates Shuffle. The Fisher-Yates Shuffle method is an algorithm that generates random permutations of an infinite set, in other words to randomize a set. The result of this research is an android-based puzzle educational game that implements the Fisher-Yates Shuffle algorithm to randomize puzzle objects so that users cannot memorize the position of objects.
Analisis Keamanan Sistem Informasi Terhadap Bencana Alam di Lab Komputer SMA XYZ
Sistem Informasi Akademik atau Pendidikan sudah ada hampir di seluruh sekolah dan universitas di Indonesia. Informasi sangat mudah didapatkan dan disebarluaskan. Hal itu membuat informasi menjadi sebuah aset yang sangat berharga baik untuk perseorangan, organisasi pemerintah maupun swasta. Keamanan dari sistem informasi menjadi isu yang wajib diperhatikan. Keamanan informasi adalah sebuah konsep untuk mengamankan asset informasi terhadap berbagai ancaman yang dapat memberikan dampak pada perusahaan atau organisasi. Masalah ini sangat penting karena jika sebuah informasi dapat diakses oleh orang yang tidak berwewenang atau tidak bertanggung jawab, maka keakuratan informasi tersebut akan dipertanyakan, bahkan akan menjadi sebuah informasi yang menyesatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan security policy, menemukan metode menjalankan SOP yang tepat, dan membuat rancangan untuk daily activity. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Hasil dari pelaksanaan pkm ini antara lain, security policy, SOP, dan daily activity yang terdapat di sekolah ini masih ada kerentanan maupun kekurangan sehingga kami membuat beberapa rekomendasi yang diperuntukan untuk memperbaiki security policy, SOP, dan daily activity yang terdapat di sekolah ini agar lebih baik. Security policy yang terdapat di sekolah ini sudah bagus, tetapi masih ada yang kurang tepat, SOP Dalam menghadapi bencana alam yang terdapat di sekolah ini sebagian besar sudah mengikuti standar SOP sekolah lainnya dan tetap tidak luput dari kekurangan yang dimana para murid jarang dibekali dengan tata cara menyelamatkan diri sendiri dari bencana alam, daily activity yang dilakukan oleh petugas lab komputer di sekolah ini masih kurang tepat yang dimana pada saat di luar jam pelajaran pintu lab komputer masih dalam keadaan terbuka dan bisa saja orang yang berlalu lalang di tempat itu masuk dan mencuri data - data yang terdapat di lab komputer tersebut
KINERJA OPERASI, KINERJA PENJUALAN, KINERJA PASAR DAN LEVERAGE PADA INDUSTRI RUMAH SAKIT PERIODE SEBELUM DAN MASA PANDEMI COVID-19
Latar Belakang: Pandemi Covid19 yang mulai terjadi di Indonesia bulan Maret 2020 sangat mempengaruhi infrastruktur kesehatan termasuk industri rumah sakit.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris perbedaan kinerja operasi, kinerja penjualan, kinerja pasar, dan leverage rumah sakit yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sebelum dan setelah COVID-19Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif dengan data sekunder berupa Laporan Keuangan dari Triwulan III Tahun 2017 sampai dengan Triwulan II tahun 2022. Berdasarkan purposive sampling, penelitian ini menggunakan total sampel sebanyak 80 observasi. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan wilcoxon signed ranks test.Hasil Penelitian: Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahwa kinerja operasi dan kinerja penjualan tidak mengalami perubahan pada masa covid-19 dibandingkan dengan sebelum-covid-19. Sementara itu, kinerja pasar dan leverage mengalami perubahan pada masa pandemi covid-19 dibandingkan dengan sebelum covid-19. Penelitian ini menyarankan bahwa dalam kondisi pandemi.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini memberikan tambahan literatur terkait dengan kinerja perusahaan dan kondisi utang industri rumah sakit dalam kondisi pandemi dan kondisi sebelum pandemi yang masih jarang di ulas di Indonesia.Kata kunci: Kinerja Perusahaan; Pandemi Covid-19; Rumah Sakit; Struktur Moda
Analisis isi: Propaganda dan asimilasi dalam Film “Ajari Aku Islam”(2019)
Dalam film “Ajari Aku Islam”(2019), konflik antara sepasang kekasih muncul disebabkan oleh perbedaan agama, etnis, dan budaya. Aliang yang beretnis Tionghoa dan beragama Konghucu jatuh cinta pada pandangan pertama pada seorang gadis muslim pribumi, Fidya. Film ini terinspirasi dari kisah nyata produsernya, Jaymes Riyanto, beliau membuat film ini dengan motivasi untuk mengangkat citra Islam sebagai agama perdamaian serta mengangkat isu toleransi antar sesama dan mendorong kehidupan yang damai berdasarkan Bhinneka Tunggal Ika.Penulis menggunakan metode deskriptif analisis isi dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan analisa penulis pada film “Ajari Aku Islam”(2019), ditemukan bahwa terdapat propaganda asimilasi yang gamblang dalam film tersebut dari sisi penokohan dan alur. Penokohan keluarga Tionghoa digambarkan sangat tradisional, kuno, dan kejam sangat berlainan dengan keluarga melayu yang digambarkan soleh dan soleha, sopan, dan lebih terbuka pada orang lain yang berbeda dari mereka. Dari alur, film lebih memfokuskan pada ajaran Islam dan bagaimana karakter utama menjadi lebih baik hanya karena mempelajarinya. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa toleransi dan Bhinneka Tunggal Ika yang dimaksud produser adalah jika suku minoritas berasimilasi dengan mayoritas
INOVATION OF PANNACOTA DAIRY FREE
Purpose Porang flour from porang tubers (Amorphophallus muelleri Blume) has a soluble food fiber content whose structure and function are similar to pectin called glucomannan. The content of glucomannan contained in porang tubers is very large namely as a gelling agent, which can be one of the alternative thickeners or stabilizers in solution and dough and can replace gelatin milling on pannacotta cake vegan. This research aims to find out the usefulness and success rate of porang flour in replacing gelatin in the manufacture of vegan Pana cotta Cake. It also aims to find new alternative gelatin substitutes on the market that many use pig base materials in the manufacture of gelatinDesign/methodology/approach —.. This research uses qualitative descriptive methods, intending to know the process of making Pana cotta Cake with porang flour and knowing the quality of Pana cotta Cake with gelatin substitution with porang flour from perspective experts in the field of food product to conformity with panna cotta cake standards.Not only that, the glucomannan content in porang tubers can also be an alternative thickener or stabilizer in solutions and doughs and can replace the use of gelatinFindings — Based on the overall results of the study, reviewed from the quality aspects of the foods studied, the researchers concluded that Panna Cotta Vegan with porang flour was favored by the panelists and had good value. Then, porang flour proved to be a substitute alternative to gelatin in the manufacture of Panna Cotta especially Panna Cotta Vegan.Practical implications — For advice, it should be noted during the process of making Panna Cotta which is stirred slowly until boiling, then be sure to discard the froth that is on top of the panna cotta and use the technique of placing a spoon on top of the mold in an upside down position to avoid creating froth. For further research, researchers hope to be able to develop a wide range of processed products by using additional ingredients of porang flour and focus on raising awareness using existing local potentialKeywords — Food Inovation, Pannacota, Dairy fre
Analisis Penerapan Framework COBIT 5 Pada Tingkat Kesiapan Sistem Pemantauan PT. ATW Solar
Software Quality Assurance (SQA) memainkan peran penting dalam pengembangan perangkat lunak di berbagai industri, termasuk perusahaan yang beroperasi di sektor energi surya atau solar. Dalam konteks ini, teori SQA menyediakan kerangka kerja dan pendekatan untuk memastikan bahwa perangkat lunak yang dikembangkan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan dan memenuhi kebutuhan perusahaan solar. SQA melibatkan serangkaian kegiatan, seperti pengelolaan risiko, pengujian perangkat lunak, pengukuran kualitas, dan manajemen konfigurasi, yang berkontribusi pada pengembangan dan pemeliharaan perangkat lunak yang andal dan efektif. Dalam industri energi surya, SQA dapat diterapkan dalam berbagai aspek. Misalnya, dalam domain DSS02, SQA dapat membantu dalam membangun dan memvalidasi sistem pendukung keputusan yang mampu memberikan analisis dan rekomendasi yang akurat berdasarkan data energi surya yang terkumpul. SQA juga penting dalam MEA01 dan MEA02 untuk mengukur dan menganalisis kualitas proses pengembangan dan produk perangkat lunak yang digunakan dalam operasi perusahaan solar. Dalam EDM02, SQA memainkan peran kunci dalam memastikan keandalan dan kualitas manajemen data energi surya, termasuk integrasi dan konsistensi data yang tepat. Terakhir, dalam DSS06, SQA dapat membantu dalam memastikan bahwa visualisasi data dan presentasi informasi yang digunakan dalam perusahaan solar mudah dipahami dan memberikan nilai tambah yang signifikan dalam pengambilan keputusan. Dengan mengadopsi teori SQA dan menerapkannya dalam konteks perusahaan solar, organisasi dapat memperoleh perangkat lunak yang berkualitas tinggi, meningkatkan efisiensi operasional, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dalam industri energi surya yang terus berkembang
IT Policy di Perusahaan Pelayaran
Kemajuan teknologi informasi, serta sistem informasi dan ilmu pengetahuannya, telah berkembang pesat dan terus maju di era globalisasi ini. Sistem informasi memegang peranan yang sangat penting dalam mengorganisasikan informasi menjadi informasi dan sebagai alat komunikasi untuk memudahkan komunikasi dengan orang lain. Salah satu yang termasuk dalam komponen sebuah sistem informasi adalah adanya bentuk dari software/perangkat lunak. Maka dari itu, pada penelitian kami kali ini, fokus pembahasan dari tim kami adalah untuk membahas tentang permasalahan software yang dialami oleh perusahaan Pelayaran. Adapun penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis bagaimana kondisi penggunaan software accounting yang digunakan oleh perusahaan Pelayaran dari segi aturan dan kondisi kesehariannya, kemudian menemukan solusi terkait masalah program yang bersifat lemot tersebut. Dalam melakukan penelitian ini, Metode penelitian yang kami gunakan adalah dengan mengawali melalui proses studi literatur, lalu mengumpulkan data, kemudian mengolah data, dan pada akhirnya menjadi bentuk analisa dan hasil. Pada pembahasan ini, kami telah mengumpulkan keterangan dari narasumber tentang bagaimana kendala penggunaan software yang sempat dialami. Kegagalan software dikarenakan kegagalan yang terjadi pada perangkat lunak atau software sehingga menyebabkan gangguan atau kerusakan yang dapat membuat pengguna mengalami perlambatan waktu ketika gangguan itu terjadi. Dalam mengatasi permasalahan ini, hal yang dilakukan adalah dengan cara melakukan uji coba untuk menemukan sumber dari masalah perangkat lunak tersebut dan dengan cepat dilakukannya perbaikan terhadap kegagalan software atau perangkat lunak agar meningkatkan efisiensi ketika menggunakan perangkat lunak. Adapun faktor lain yang mungkin menjadi penyebab dari permasalahan yang terjadi adalah ketika IT Policy dan SOP perusahaan yang tidak dijalankan dengan baik yang kemudian memberikan dampak dari segi kualitas bekerja seorang karyawan
PERANCANGAN MOTION GRAPHIC SEBAGAI MEDIA PROMOSI ALTERNATIF MUSEUM BAHARI JAKARTA
The Jakarta Maritime Museum is a cultural heritage located at Jalan Pasar fish number one, Penjaringan sub-district, North Jakarta. This museum stores various collections of boats, traditional ships, preserved marine life, and there are still many marine collections in Indonesia. This museum was crowded with visitors until 2016, but when it entered 2017 to 2021 the Jakarta Maritime Museum experienced a quiet or decreased number of visitors. This is due to the Jakarta Maritime Museum's lack of promotion efforts. This study uses a descriptive qualitative research method and the result of this research is a motion graphic "Explore the Jakarta Maritime Museum". Then motion graphics were chosen because the use of motion graphics in marketing can offer more efficient time so that they are easy to remember and facilitate the delivery of information
PERANCANGAN WEB EDUKASI KRIPTOGRAFI DASAR
Cryptography is a science or art that is useful for maintaining the confidentiality of letters by converting messages into forms that are no longer understood (Simargolang, 2017). Many students feel that the dissemination of cryptographic information that is disseminated is still ineffective, because there are still many students who do not really understand cryptography so they have to surf the internet, read books, etc. to find additional information. The purpose of this research is to create applications that are effective and can be a medium for disseminating information for students about cryptography to develop their level of knowledge of cryptography and to disseminate additional information about cryptography through cryptography educational applications. The data collection technique used in this research is by conducting a literature study and collecting primary data. The data used is obtained from conducting a survey using google form and is used to determine decisions in making the "EduKripto" application. With the high level of student desire to learn cryptography, 41.2% enthusiasts and 11.8% tentative, it can be concluded that this application can help students learn cryptography coupled with the application accuracy level in running algorithms and getting the right output is 100% during trials on the "EduKripto" application, as well as the data obtained indicate that after using "EduKripto" the level of understanding of students with less understanding changed from 44.5, 50% and 72,2% to 5.6%, 5.6% and 22.2% and the level of understanding of students with more than average understanding increased from 55.5%, 50%, 27.8% to 94.4%, 94.4% and 77.8%, so it can be concluded that the use of the "EduKripto" application can help in developing the level of understanding of cryptography.Kriptografi merupakan ilmu atau seni yang berguna untuk menjaga kerahasiaan surat dengan cara mengubah pesan menjadi bentuk yang tidak dipahami lagi (Simargolang, 2017). Banyak pelajar merasakan bahwa penyebaran informasi kriptografi yang disebarkan masih kurang efektif, dikarenakan masih banyaknya siswa yang tidak terlalu memahami kriptografi sehingga harus menjelajah internet, membaca buku, dll untuk mencari informasi tambahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat aplikasi yang bersifat efektif dan dapat menjadi media penyebaran informasi bagi mahasiswa mengenai kriptografi untuk mengembangkan tingkat pengetahuan kriptografi serta menyebarkan informasi tambahan mengenai kriptografi melalui aplikasi edukasi kriptografi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan studi literatur dan pengumpulan data primer, Data yang digunakan didapat dari melakukan survey dengan menggunakan google form dan digunakan untuk menentukan keputusan dalam membuat aplikasi “EduKripto”. Dengan tingginya tingkat keinginan siswa untuk mempelajari kriptografi, sebesar 41.2% peminat dan 11.8% tentatif , dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini dapat membantu siswa dalam mempelajari kriptografi ditambah dengan tingkat akurasi aplikasi dalam menjalankan algoritma dan mendapatkan output yang tepat adalah 100% selama dilakukan uji coba pada aplikasi “EduKripto”, serta data yang didapat mengindikasikan bahwa setelah menggunakan “EduKripto” tingkat pemahaman mahasiswa dengan pemahaman kurang berubah dari 44.5%, 50% dan 72.2% menjadi 5.6%, 5.6% dan 22.2% dan tingkat pemahaman mahasiswa dengan pemahaman lebih dari rata-rata meningkat dari 55.5%,50% dan 27,8% menjadi 94.4%, 94.4% dan 77.8%, sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi “EduKripto” dapat membantu dalam pengembangan tingkat pemahaman kriptografi