UBM Journal (Universitas Bunda Mulia Jakarta)
Not a member yet
    2474 research outputs found

    The Relationship Between Future Career Orientation and Career Decision Making Self-Efficacy in Final Year Students

    Get PDF
    Confusion and delays in making career decisions after completing higher education in final year students are caused by poor self-confidence in making career decisions. When final year students have a good future orientation, they tend to have a career picture and have career planning, so that after they complete their education they become more confident in making career decisions. This study aims to determine the relationship between future orientation and career decision making self-efficacy in final year students at Andalas University.  The research method used in this study is a quantitative method of correlational design with Spearman Rank analysis technique. Respondents of this study amounted to 364 final year students of Andalas University with the sampling method was a proportional sample from each faculty. Data collection in the study used the   Prospective Life Course Questionnaire Future and Work (α = .935) measurement tool for future orientation and Career Decision Making Self-Efficacy Scale-Short Form (α = .935) for confidence in   making decisions career   adapted into Indonesian. The results showed a positive relationship between future orientation and career decision making self-efficacy in final year students of Andalas University. These results can be seen from the results of correlation analysis which shows a correlation coefficient (r) value of .651 with a significance value of .000

    Bauran Pemasaran Wisata Kuliner Tradisional Pepes Yang Berkelanjutan Di Desa Walahar Karawang

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran wisata kuliner tradisional pepes di Rumah Makan Pepes Jambal H. Emin serta melakukan analisis mengenai keberlanjutan wisata kuliner tradisional pepes di Rumah Makan Pepes Jambal H. Emin di Karawang sehingga wisata kuliner pepes tetap terjaga dari nilai tradisionalnya dan strategi pemasaran yang dapat meningkatkan wisata kulinernya.Metode penelitian yang digunakan untuk penelitian ini merupakan metode kualitatif asosiatif tujuannya untuk menjelaskan aneka pepes sebagai destinasi wisata kuliner di Desa Walahar Kabupaten Karawang, dengan melakukan wawancara yang melibatkan pemerintah desa, pemilik rumah makan, konsumen, dan tokoh gastronomi.Hasil dan pembahasan dari penelitian ini menjelaskan bahwa strategi pemasaran yang dilakukan pemilik Rumah Makan Pepes Jambal H. Emin tetap mempertahankan nilai tradisionalnya dari pepesnya yang masih dibungkus dengan daun pisang, serta metode dan peralatan memasaknya yang masih tradisional sehingga tetap menjaga cita rasa yang dihasilkan hal ini menjadi salah satu marketing yang digunakan yaitu dari mulut ke mulut yang bilang rasanya enak. Selain itu, Rumah Makan Pepes Jambal H. Emin menjaga alam sekitar dengan cara menyiapkan lahan sampah yang dikelola sendiri, namun pemerintah desa juga telah membuat TPS 3R untuk mengelola sampah yang akan jadi di bulan Agustus.Simpulan dan saran dari penelitian ini adalah memajukan, menjaga, serta melestarikan wisata kuliner khususnya pepes di Desa Walahar, membantu meningkatkan ekonomi daerah dan masyarakat sekitar serta Rumah Makan Pepes Jambal H. Emin tetap menjaga lingkungannya. Saran dari penelitian ini harus adanya peran Pemerintah Karawang untuk memajukan wisata kuliner dan Rumah Makan Pepes Jambal H. Emin dapat meningkatkan kebersihannya

    Strategi Mempertahankan Semanggi sebagai Warisan Gastronomi Surabaya

    No full text
    This research explores the disruption faced by Semanggi Surabaya, a legendary culinary icon, in the global era. Utilizing a qualitative case study approach with data triangulation, the study, from a nona helix perspective, aims to examine the viewpoints of various stakeholders regarding the exploration of Surabaya's culinary heritage, providing insights into preserving Semanggi. The findings acknowledge the declining trend and dynamic market shifts for Semanggi, highlighting the necessity for innovation in its conservation efforts. The study recommends leveraging information technology, optimizing marketing strategies, and reinforcing the unique values that define Semanggi Suroboyo to ensure its sustained legacy

    Keadilan dan Dukungan Organisasi: Pengaruh terhadap Komitment dan Turnover Intention dengan Dimediasi Keterikatan Karyawan

    Get PDF
    This study aimed to examine the impact of Perceived Distributive Justice, Perceived Procedural Justice, and Perceived Organizational Support on Organizational Commitment and Employees' Intentions to Leave the Company, with Employee Engagement as a mediating factor at PT Tekun Jaya Utama. Additionally, it offers recommendations for PT Tekun Jaya Utama to enhance organizational commitment and mitigate employees' intentions to leave. Employing a quantitative approach, data were collected from 51 respondents through questionnaire distribution among PT Tekun Jaya Utama employees using probability sampling with a simple random sampling technique. Data analysis was conducted using Smart-PLS 3.0 software. The findings shows that the significant effects of justice and organizational support on organizational commitment and employees' intentions to leave. However, the overall mediating effect of employee engagement was found to be insignificant in this study. These results underscore the importance of justice and organizational support in shaping organizational commitment and turnover intentions among employees

    Strategi Peningkatan Kinerja melalui Adopsi Media Sosial pada UMKM Makanan Ringan

    Get PDF
    Banyaknya produsen makanan ringan membuat UMKM makanan ringan membutuhkan strategi untuk dapat bertahan ditengah persaingan. Menggunakan media sosial sebagai alat pemasaran menjadi salah satu alternatif strategi yang marak dikalukan para pemasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor teknologi, faktor organisasi dan faktor lingkungan terhadap adopsi media sosial bagi UMKM makanan ringan, serta mengetahui pengaruh adopsi media sosial itu sendiri bagi kinerja UMKM makanan ringan. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif dan mengumpulkan 166 responden. Data diolah dengan menggunakan aplikasi SmartPLS 3.2.9. Dari hasil pengolahan data, diperoleh hasil bahwa faktor teknologi, faktor organisasi dan faktor lingkungan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap adopsi media sosial. Hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa adopsi media sosial memiliki pengaruh terhadap kinerja UMKM

    Predictor Variables Affecting Coffee Shop Performance in Tangerang

    Get PDF
    The objective of this study is to ascertain the impact of market orientation, technological orientation, and entrepreneurial orientation on the success of coffee shop enterprises. This study employs a quantitative methodology, utilizing a sample size of 135 coffee shop owners in Tangerang. The sample approach employed was purposive sampling. Analysed data was processed with the SmartPLS 4.0 analysis tool. The findings of the hypothesis testing demonstrate that market orientation has a significant impact on business performance. Market orientation promotes a shift in entrepreneurs' mindset, encouraging them to adopt the consumer's point of view. This enables entrepreneurs to gain insights into consumer demands by studying information gathered from consumers and the market on products that are favored by consumers. This notion will enhance the reception of items among consumers, leading to beneficial outcomes for the corporation in terms of improved business performance. Entrepreneurial orientation is another factor that has a major impact on business performance, and it can potentially account for similar findings. Entrepreneurial orientation fosters a mindset among business individuals that promotes the implementation of daring and aggressive business tactics, as well as innovation. This mindset enhances the business owner's confidence in achieving their goals and ultimately leads to improved business performance. Business professionals can implement market orientation and entrepreneurial orientation, both of which have demonstrated their effectiveness. Enhance operational efficiency and optimize business outcomes. Entrepreneurs participate in specialized training programs to enhance the sophistication and competitive edge of their coffee shop business units. Further investigation might be carried out in alternative industries outside from the coffee shop industry to obtain a wider range of outcomes

    Analisis Usaha Fashion Batik (Studi Kasus Toko AV Collection Wanayasa Pekalongan)

    Get PDF
    Pada penulisan artikel kali ini membahas mengenai usaha fashion batik AV Collection yang terletak di Kecamatan Wanayasa Kabupaten Pekalongan. Pengambilan data metode ini adalah metode wawancara dengan mewawancarai seorang pemilik pengusahanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimanakah bauran pemasaran pada batik AV Collection Wanayasa. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan, Product batik AV Collection selalu update dengan motifnya. Price batik terjangkau oleh semua kalangan, Place atau pendistibusian mudah dijangkau oleh konsumen, promotion menggunakan strategi promosi kepada masyarakat secara langsung dan tidak langsung. Kesimpulannya, fashion batik AV Collection dapat dikatakan berkembang pesat dengan menggunakan stategi pemasaran dengan teknik bauran pemasaran yaitu produksi batik yang unik dan menarik, harga produk yang bersaing, promosi masih menggunakan teknik langsung kepada konsumen belum sepenuhnya disesuaikan dengan perkembangan jaman, tempat pendistribusian yang terjangkau namun belum tepat dan belum strategis

    ACTION CUT DALAM MEMBANGUN DRAMATISASI DI FILM “PREY”

    Get PDF
    Film “Prey” merupakan film bergenre aksi, thriller dan sci-fi yang menceritakan tentang kedatangan Predator di dunia Comache 300 pada masanya. Dengan adanya Predator yang mengancam salah satu suku yang ada di bumi, Naru, seorang wanita yang terampil berjuang untuk melindungi sukunya. Film “Prey” memiliki banyak adegan – adegan yang menunjukkan aksi. Adegan tersebut dapat dipahami penonton melalui action cut, atau potongan gambar yang berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan action cut dalam membangun dramatisasi pada beberapa adegan menonjol dalam film “Prey”. Teori yang digunakan yaitu teori action cut dari Blain Brown dan struktur 3 babak oleh Syd Field. Dari penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa action cut menunjukkan fungsi setiap babak cerita. Action cut 1 – 5 menunjukkan kehidupan dan kemampuan karakter utama, Naru. Sedangkan action cut 6 – 20 menunjukkan usaha karakter utama dalam melawan musuh utamanya, yaitu Predator dan orang jahat. Action cut 21 – 23 menunjukkan pertarungan dan kemenangan karakter utama dalam menghadapi Predator. Setiap potongan yang berkesinambungan tersebut menunjukkan aksi – aksi yang mendramatisir pada setiap adegan. Dengan adanya potongan – potongan yang berkesinambungan, penonton dapat memahami pesan dari setiap adegan

    Aplikasi Antropomorfisme dalam Desain Karakter Konsep Permainan 'Waroeng si Oyen'

    Get PDF
    Artikel ini membahas perancangan desain karakter pada konsep permainan "Waroeng si Oyen" yang bertujuan memperkenalkan jajanan pasar tradisional Indonesia kepada generasi muda. Perancangan karakter menerapkan antropomorfisme, di mana atribut manusia diberikan pada makhluk non-manusia, dengan merancanga karakter-karakter yang menggabungkan identitas manusia dengan bentuk binatang. Pendekatan ini didasarkan pada representasi binatang di Indonesia serta karakteristik masyarakatnya. Penggunaan antropomorfisme bertujuan agar karakter-karakter mudah dikenali oleh berbagai latar masyarakat Indonesia, serta mencegah stereotipe terkait atribut fisik atau identitas tertentu. Karakter yang diciptakan diharapkan dapat memberikan pengalaman bermain yang menarik dan memiliki ikatan emosional pada pemainnya

    A Growing Gen-Z Audience For Capital Markets: The Impact Of Knowledge, Motivation And Minimum Capital

    Get PDF
    According to data from the Indonesian Central Securities Depository (KSEI), as of August 2023, Gen-Z accounted for 57.04% of all 11.5 million investors, making it one of the largest investment groups in the country's capital market. Because of this, the author is curious to find out which capital market products pique Gen-Z's interest in making capital market investments. The purpose of this study is to examine how Gen-Z's interest in capital market investing is influenced by investment knowledge, investment motivation, and minimum capital requirements. The 98 individuals in the Gen-Z group who were part of the Central Java Province population comprised the study's population. The approach used to acquire the data was the distribution of questionnaires. The study's findings indicated that Gen-Z's interest in investing in the capital market was positively and significantly impacted by investment knowledge, investment desire, and minimal capital. Gen Z should learn more about finance and investing to further increase investment knowledge. They should also be given attractive offers such as experience gained and investment benefits to increase investment motivation. Meanwhile, to start investing, Gen Z only needs to spend IDR 100,000 in capital

    2,299

    full texts

    2,474

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UBM Journal (Universitas Bunda Mulia Jakarta)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇