Online Journal System-Kumpulan Jurnal STKIP Singkawang ((Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Singkawang)
Not a member yet
    2407 research outputs found

    EFFECT OF SELF EFFICACY AND PRIOR KNOWLEDGE ON STUDENTS’ SKILLS

    Get PDF
    This research aims to determine: (1) Information about the information of self-efficacy, prior knowledge, and skills of students in the subject of Advanced Computer Network course in Information and computer technology education IKIP PGRI Pontianak, (2) The effect of self efficacy on the skills of students in the subject of Advanced Computer Network course in Information and computer technology education IKIP PGRI Pontianak, (3) Effect prior knowledge of the skills of students in the subject of Advanced Computer Network course in Information and computer technology education IKIP PGRI Pontianak, and (4) The effect of self-efficacy and prior knowledge of the skills of students in the subject of Advanced Computer Network course in Information and computer technology education IKIP PGRI Pontianak. This research is an ex-post facto research with correlation design. The independent variable in this research were self efficacy (X 1) and prior knowledge (X 2). While the dependent variable in this research is the students' skills (Y). The sample in this research were 108 students of Information and computer technology education IKIP PGRI Pontianak. The analysis technique used is simple regression analysis, and multiple regression analysis. Results of the research: (1) The level of prior knowledge of students of 79 146 at intervals of 50.70 - 99.99, the level of self-efficacy of students at 56.45 with intervals of 48-65, and the skill level of students at 72.38 with intervals of 51.50 - 81.50. (2) there are significant positive and significant correlation between self efficacy against students' skills by 9.2%. (3) there is a positive and significant influence between the prior knowledge the students' skills of 10.7%. (4) there are significant positive and significant correlation between self-efficacy and prior knowledge the students' skills of 17.4%

    Pengaruh Strategi Pembelajaran Inkuiri (SPI)Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa Kelas VIII SMP Negeri 18 Singkawang

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas belajar siswa melalui SPI pada materi persamaan garis lurus, mengetahui pengaruh SPI terhadap peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa pada persamaan garis lurus, mengetahui respon siswa melalui SPI pada persamaan garis lurus. Penelitian ini diadakan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Singkawang , penelitian ini menggunakan pre eksperimental. Rancangan one grup pre-test post-test design. Rancangan ini pertama dilakukan pengukuran berupa pre-test kemudian diberikan perlakuan dengan jangka waktu tertentu, kemudian dilakukan pengukuran berupa post-test. Instrumen tes berupa tes essay yang telah diujicobakan, reliabilitas sebesar 0,45 dengan kriteria sedang. Berdasarkan perbandingan hasil tes awal (pre-test) sebelum perlakuan dan hasil tes akhir (post-test) setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan SPI, ditemukan bahwa hasil post-test lebih tinggi dari hasil pre-test  yaitu dari rata-rata 34,26 dan 63,04. Hasil perhitungan untuk lembar pengamatan aktivitas diperoleh persentase perilaku siswa aktif lebih besar dari pada siswa yang pasif (83,95% > 15,61%). Hasil analisis terhadap respon siswa diperoleh jumlah persentase siswa yang memilih SS (Sangat setuju) dan S (setuju) lebih besar dari siswa yang memilih R (Ragu), TS (tidak setuju) dan STS (sangat tidak setuju) yaitu (84,71% > 15,27%). Respon siswa terhadap pembelajaran dengan SPI positif. Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan, pembelajaran dengan menggunakan SPI pada materi persamaan garis lurus bagi siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Singkawang  terdapat peningkatan kemampuan pemahaman konsep, aktivitas baik dan respon siswa terhadap SPI adalah positif (senang)

    Peningkatan Keterampilan Mengubah Teks Wawancara Menjadi Narasi Menggunakan Model Kooperatif Tipe Think Talk Write Pada Siswa Kelas VII B SMP Negeri 11 Singkawang

    Get PDF
    Tujuan umum dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatkan keterampilan mengubah teks wawancara menjadi narasi menggunakan model kooperatif tipe think talk write pada siswa kelas VII B SMP Negeri 11 Singkawang yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan hasil yang dicapai. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan menggunaan metode kualitatif deskripsif. Rancangan penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas (PTK). Data penelitian berupa proses pembelajaran mengubah teks wawancara menjadi narasi dan hasil  belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe think talk write. Teknik pengumpulan data menggunakan pengukuran (tes), observasi, dan dokomentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model kooperatif tipe think talk write dapat meningkatkan keterampilan mengubah teks wawancara menjadi narasi siswa kelas VIIB SMP Negeri 11 Singkawang. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, dan kegiatan partisipasi siswa dalam mengikuti proses pembealajaran. Kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran terus meningkat dari 78,77% pada siklus 1 menjadi 88,63% pada siklus 2. Nilai sikap siswa di kelas mengikuti proses pembelajaran pada siklus 1 mencapai 77,24% meningkat menjadi 86,37% pada siklus 2. Nilai aktiviatas siswa di kelas mengikuti proses pembelajaran pada siklus 1 mencapai 77,49% meningkat menjadi 87,81% pada siklus 2. Hasil pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif tipe think talk write mengalami peningkatan, hal ini dapat diketahui setelah membandingkan hasil pratindakan, siklus 1, dan siklus 2. Nilai rata-rata siswa pratindakan adalah 57,03 berada dalam kategori cukup, pada siklus 1 rata-rata nilai 72,5 dalam kategori baik, dan pada siklus 2 nilai rata-rata 85,62 berada dalam kategori sangat baik. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think talk write dalam penelitian tindakan kelas dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran mengubah teks wawancara menjadi narasi

    Pemarkah Frasa Aspektualitas Bahasa Melayu Dialek Sambas

    Get PDF
    Linguistik tidak sekadar membahas bahasa secara internal, melainkan juga hal-hal yang berada di luar bahasa, termasuk waktu, situasi, dan pengguna bahasa. Pada awalnya dipahami bahwa setiap kata bersifat otonom, bisa berdiri sendiri dan dimaknai hanya dengan merujuk kata yang digunakan. Namun kenyataan yang terjadi tidaklah demikian. Penggunaan kata, khususnya verba, selalu berkaitan dengan hal lain yang berada di luar bahasa. Hal ini mencakup kapan suatu verba digunakan dan bagaimana suatu verba bisa berubah (secara morfologis) karena diakibatkan proses-proses yang menyertai atau berada dalam kegiatan berbahasa. Dalam hal ini, istilah semantik verba perlu diberikan perhatian secara serius karena setiap makna yang timbul akibat penggunaan kata kerja (verba) tidak bisa lepas dari aspek-aspek luar bahasa (ekstralinguistik). Sumarlam (2004: ix) menyebutkan bahwa aspektualitas merupakan unsur semestaan bahasa.  Istilah ini diambil sebagai ‘common thought’ yang mencakup aksionalitas dan aspek [7]. Aspektualitas merupakan gejala ekstralinguistik yang mencakup unsur waktu (time, temporal, moment) dan unsur situasi (state, event, process, dan activity). Bagi beberapa kalangan pengguna bahasa, konsep waktu bisa dipahami dengan konfigurasi antara struktur aspektualitas dan temporalitas yang lazim berlaku di masyarakat. Makalah ini membahas pengungkapan penanda waktu internal situasi (aspektualitas) dalam cerita daerah Melayu Sambas.Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memaparkan dan mengungkap penggunaan pemarkah aspektualitas dalam tulisan-tulisan yang ada di cerita daerah. Pengungkapan ini diilakukan dengan sudut pandang sintaksis melalui aspek frasa. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif

    Penggunaan Model Kooperatif Tipe CIRC Berbasis Konstruktivisme Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa

    Get PDF
    Sebagian besar siswa mempunyai kemampuan berhitung (komputasi) dalam menyelesaikan soal matematika tetapi bila diberikan soal cerita mereka mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal itu. Hal tersebut terindikasi bahwa kemampuan siswa dalam memahami dan merancang model matematika masih rendah, masalah tersebut terkait dengan masalah kemampuan komunikasi matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) ketuntasan kemampuan komunikasi matematis siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC berbasis konstruktivisme, (2) perbedaan kemampuan komunikasi matematis pada kedua kelas sampel yang dipilih berdasarkan kategori kelompok kemampuan komunikasi matematis awal siswa. Penelitian ini termasuk penelitian quasi experimental dengan pendekatan kuantitatif yang didesain dalam bentuk non-equivalent (pre-test and post-test control-group design). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang diajarkan menggunakan model kooperatif tipe CIRC berbasis konstruktivisme mengalami ketuntasan baik individual maupun klasikal, kemampuan komunikasi matematis siswa pada kelas yang diajarkan menggunakan model kooperatif tipe CIRC berbasis konstruktivisme lebih baik dari siswa yang diajarkan tanpa menggunakan model tersebut berdasarkan kategori kemampuan komunikasi matematis awal siswa

    Pengaruh Layanan Informasi Tentang Studi Lanjut Terhadap Perencanaan Karir Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pekanbaru Tahun Ajaran 2013/2014

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk ; 1) Untuk mengetahui gambaran perencanaan karir siswa sebelum diberikan layanan informasi tentang studi lanjut. 2) Untuk mengetahui gambaran perencanaan karir siswa sesudah diberikan layanan informasi tentang studi lanjut. 3) Untuk mengetahui perbedaan perencanaan karir siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi tentang studi lanjut. 4) Untuk mengetahui pengaruh layanan informasi tentang studi lanjut terhadap perencanaan karir siswa. Metode yang digunakan adalah metode Quasi experiment, dengan menggunakan One group pretest-postest design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pekanbaru dan sampelnya adalah 50% dari populasi, dengan menggunakan teknik simple random sampling. Berdasarkan hasil pengolahan data maka perencanaan karir siswa sebelum diberikan layanan informasi tentang studi lanjut sebagian besar berada pada kategori sedang, sedangkan sesudah diberikan layanan informasi tentang studi lanjut perencanaan karir siswa sebagian besar berada pada kategori sangat baik dan baik. Dari perhitungan uji-t diperoleh thitung lebih besar dari ttabel (20,9 > 1,960) maka hipotesis diterima, terdapat perbedaan yang signifikan antara perencanaan karir siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pekanbaru sebelum dan sesudah dilakukan layanan informasi tentang studi lanjut pada taraf kesalahan 5%. Berdasarkan hasil perhitungan koefisian korelasi dan koefisien determinan, maka kontribusi layanan informasi tentang studi lanjut terhadap perencanaan karir adalah sebesar 38% sedangkan 62% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain

    Pengaruh Kuat Arus Listrik DC Pada Selenoid Terhadap Kecepatan Linear Sel Biologis

    Get PDF
    Sel biologis merupakan kumpulan partikel yang bermuatan listrik. Jika sel biologis didekatkan dengan muatan listrik yang mengalir maka akan terpengaruh akibat adanya medan listrik dari muatan pada kabel penghantar. Hal ini dipicu adanya gaya interaksi antara muatan dalam inti sel dengan awan elektron yang menyelubunginya, terhadap medan listrik luar yang berasal dari aliran muatan kawat selenoid. Dalam kajian ini ditinjau secara mikroskopis pengaruh muatan listrik yang mengalir pada selenoid terhadap sel darah. Penelitian dilakukan pada setetes darah yang ditempatkan pada preparat microscop, di depan pereparat dipasang sebuah selenoida 1000 lilitan dengan panjang 5 cm, tegangan DC konstan 12 volt dengan nilai kuat arus diubah-ubah. Dengan perbesaran  1000 kali untuk memudahkan pengamatan, dibantu dengan camera digital yang terkoneksi langsung dengan laptop. Hasil yang didapatkan adalah dalam keadaan tanpa arus listrik sel darah diam, pada saat arus menaglir 0,05 A - 0,38 A  dihasilkan kecepatan dengan rentang nilai antara 11,11 pixel/sekon hingga 28,57 pixel/sekon. Kesimpulannya perubahan kuat arus pada selenoid berkorelasi positif terhadap kecepatan sel darah

    THE DEVELOPMENT OF BIOLOGY PRACTICUM LEARNING BASED ON VEE DIAGRAM FOR REDUCING STUDENT COGNITIVE LOAD

    Get PDF
    Practicum is a process to gain meaningful knowledge through hands on and minds on activity, thusplan is needed in practicum  to connect the conceptual side and methodological side. Vee diagram-based Biology practicum learning was arranged to lower cognitive load of student in designing experiment so the practicum activity become meaningful because the students can see the interesting side in both conceptual side and methodological side. The design that being used in this study was educational study and development. Based on the result of this study, it can be informed that there is lowering of student cognitive load, both in extraneous load and germane load, in designing experiment based on vee diagra

    Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (Pjbl) Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Berita Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 16 Singkawang

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran Project Based Learning dalam meningkatkan menulis teks berita. Penelitian ini dilaksanakan di sekolah SMP Negeri 16 Singkawang. Masalah penelitian ini adalah bagaimana hasil menulis teks berita. keterlaksanaan, peningkatan, aktivitas dan respon siswa dalam menulis teks berita dengan menggunakan model pembelajaran PjBL. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Bentuk penelitian pre-eksperimental design dengan rancangan one group pre-test post-test design. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas VIII dengan jumlah 211. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik sampling purposive maka didapat  kelas VIII A dengan jumlah 24 orang sebagai kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pembelajaran menulis teks berita nilai skor post-test 12,63 dan skor pre-test 9,83 dari data tersebut dilakukan perhitungan N-Gain  sebesar 0,54 dengan kategori sedang, artinya terdapat peningkatan kemampuan menulis teks berita dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning. Hasil keterlakasanaan mencapai nilai 94,45 dengan kategori sangat baik. Data rataa-rata aktivitas siswa menunjukkan perilaku negatif sebesar 6,13% dan perilaku positif sebesar 93,84%. Data respon siswa menunjukan penggunaan model pembelajaran PjBL menunjukkan respon positif yaitu 88,74% dan negatif 11,25%

    Pengaruh Fase Oral Terhadap Perkembangan Anak

    Get PDF
    Rumusan dalam makalah ini adalah: (1) Apakah pengertian perkembangan anak?, Apakah fase oral mempengaruhi perkembangan anak?. Makalah ini bertujuan untuk mengetahui pengertian perkembangan anak serta mengetahui pengaruh fase oral terhadap perkembangan anak. Metode yang digunakan adalah kajian literatur. Hasil makalah menunjukkan: (1) perkembangan adalah proses kematangan seorang individu yang mengacu pada penyempurnaan fungsi sosial dan psikologis dalam diri seseorang dan berlangsung sepanjang hidup; (2) Ketidakpuasan pada masa oral dapat menimbulkan gejala regresi (kemunduran) dan gejala perasaan iri hati(cemburu) serta akan berdampak kurang baik bagi perkembangan kepribadian anak. Kepuasan yang berlebihan pada fase oral juga membentuk oral  incorporation personality pada masa dewasa

    2,303

    full texts

    2,407

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Online Journal System-Kumpulan Jurnal STKIP Singkawang ((Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Singkawang)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇