Online Journal System-Kumpulan Jurnal STKIP Singkawang ((Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Singkawang)
Not a member yet
    2407 research outputs found

    Mengembangkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Melalui Problem Centered Learning Pada Materi Peluang (Studi Eksperimen Di Kelas VIII SMP N 6 Singkawang)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penalaran matematis siswa yang terbentuk setelah diterapkannya model Problem Centered Learning. Materi yang dipilih dalam penelitian ini adalah materi peluang yang ada di semester genap kelas VIII SMP. Secara rinci tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: (1) kemampuan penalaran matematis siswa sebelum dan sesudah diterapkannya pembelajaran menggunakan PCL; (2) Mengetahui peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa pada materi peluang yang mendapat pembelajaran matematika dengan menggunakan PCL; (3) Mendeskripsikanaktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung dengan menggunakan PCL; (4) Mengetahui respon siswa terhadap diterapkannya PCL pada materi peluang.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan bentuk Pre-eksperimental design dengan rancangan one group pretest posttest. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) Kemampuan penalaran matematis siswa dilihat dari hasil posttest untuk setiap indikator kemampuan nilainya selalu bertambah tinggi dibandingkan nilai pretest nya; (2) Terdapat peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang dilihat berdasarkan rata-rata keseluruhan hasil pretest dan posttest dengan nilai N-gain sebesar 0,553 (sedang); (3) pembelajaran menggunakan PCL dapat mengaktifkan siswa dengan persentase siswa berprilaku aktif selalu lebih besar dari siswa berprilaku pasif; (4) Respin siswa terhadap penerapan PCL dan soal-soal kemampuan penalaran yang diberikan adalah positif

    ENVIRONMENTAL LEARNING APPROACHES IN IMPROVING LEARNING OUTCOMES IN ACID-BASE SUBJECT

    Get PDF
    Learning in the understanding of acid-base chemistry in schools needs to be improved so research to determine differences in learning outcomes between students taught using environmental approaches and methods lectures in class XI SMA on acid-base subject needs to be done. In this study, using a quasi-experimental method using a data collection tool achievement test essay form. The test statistic results of the post-test learning has been obtained Asymp value. Sig (2-tailed) 0,026 that showed the differences between students' learning outcomes with a control experimental class with effect size of 0.63 or much influence difference with the percentage 23.57% which indicated that the learning environment approach can improve learning outcomes of high school students

    Identifikasi Self Esteem Siswa Kelas XTN3 SMK Mudita Singkawang

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil self esteem siswakelas XTN3 SMK MUDITA Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK MUDITA Singkawang. Penelitian ini menggunakan Simple Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah36 orang siswakelas XTN3 SMK MUDITA Singkawang.Data dihitung dengan menggunakan penghitungan Zskor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 36 orang siswa kelas XTN3, profil siswa dengan kategori tinggi adalah 6 orang (17%), siswa yangt ergolong dalam kategori sedang sebanyak 24 orang(66%),dan dalam kategori rendah sebanyak 6 orang (17%).Saran yang dapat diberikan kepada guru BK adalah dapat menggunakan profil yang ada dalam menentukan materi atau memberikan bimbingan dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan siswa, sedangkan untuk peneliti selanjutnya dapat menggunakan hasil penelitian sebagai studi pendahuluan atau referensi dalam penelitiannya

    Hubungan Penerapan Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah Oleh Guru Geografi pada Materi Bumi dan Jagad Raya dengan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 10 Singkawang Tahun Ajaran 2012/2013

    Get PDF
    This research aims to know the objective information about (1) the application of problem-based learning strategy about earth and solar system material of tenth grade students of SMA 10 Singkawang (2) students’ achievement about earth and solar system material of tenth grade students of SMA 10 Singkawang (3) the correlation between problem based learning strategy about earth and solar system material with the students’ achievement of tenth grade students of SMA 10 Singkawang.This research is quantitative research and uses correlation study method. The populations in this research are all the social tenth grade students which consist of 133 students and the samples are 53 students by using random sampling proportional technique. The technique of collecting the data is indirect observations and indirect communication. The tools of data collection are questionnaire and interview sheet. The data analysis technique in this research is using product moment correlation formula.The result of the research shows that (1) the application of problem based learning strategy about earth and solar system material of tenth grade students of SMA 10 Singkawang is “very good” with percentage 90,07%; (2) the average score of students’ achievement about earth and solar system material of tenth grade students of SMA 10 Singkawang is 78,58 and categorize as “good”; (3) there is a significant and positive correlation between problem based learning strategy about earth and solar system material with the students’ achievement of tenth grade students of SMA 10 Singkawang and the r is 0,7549 and categorize as “strong”

    Identifikasi Kuantitas Siswa Yang Miskonsepsi Menggunakan Three Tier-Test Pada Materi Listrik Dinamis

    Get PDF
    Pembelajaran fisika yang cenderung memaknai konsep fisika berdasarkan pada rumus yang terdapat di dalam buku pelajaran tanpa melalui proses penemuan, pengolahan dan pengembangan pengetahuan serta sikap ilmiah siswa, dapat menyebabkansiswa tidak mengusai konsep dengan baik. Kurangnya penguasaan konsep yang dimiliki siswa menjadi salah satu penyebab miskonsepsi.Miskonsepsi merupakan ketidaksesuaian antara konsep awal yang diyakini siswa dengan konsep para ahli.Miskonsepsi yang dialami siswa harus segera diatasi karena pembelajaran yang tidak memperhatikan miskonsepsi menyebabkan siswa kesulitan belajar yang nantinya akan berpengaruh pada prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai kuantitas siswa yang miskonsepsi pada materi listrik dinamis menggunakan three tier-test. Identifikasi kuantitas siswa yang miskonsepsi dilakukan pada konsep hambatan listrik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pada penelitian ini three tier-testdigunakan untuk mengidentifikasi adanya miskonsepsi siswa. Terdapat empat bentuk miskonsepsi pada materi listrik dinamis antara lain: 1) Besar arus listrik yang melewati setiap hambatan yang dipasang seri pada suatu rangkaian tertutup sederhana nilainya bergantung pada nilai hambatan yang dilewatinya,2)Lampu bukan hambatan listrik karena lampu hanya mengubah arus listrik menjadi cahaya, 3) Lampu yang disusun seri akan lebih terang jika didekatkan dengan kutub positif baterai, karena lampu yang dekat dengan kutub positif baterai akan dilalui arus terlebih dahulu dan arusnya lebih besar, 4) Arus listrik akan mengalir pada cabang yang memiliki banyak lampu dan cabang yang terdekat dengan sumber tegangan. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa kuantitas siswa yang miskonsepsi paling tinggi terdapat pada konsep”Besar arus listrik yang melewati setiap hambatan yang dipasang seri pada suatu rangkaian tertutup sederhana nilainya bergantung pada nilai hambatan yang dilewatinya sebesar 44,83%.Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk menemukan solusi sehingga kuantitas siswa yang miskonsepsi dapat menurun terutama pada materi listrik dinamis

    Implementasi Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa

    Get PDF
    Kemampuan komunikasi matematis siswa merupakan kemampuan siswa dalam menyatakan ide atau gagasan mereka secara tertulis melalui soal yang berdasarkan pada indikator, yaitu: ekspresi matematis, menulis matematis, dan menggambar secara matematis. Ekpresi matematis adalah kemampuan siswa dalam mengubah informasi pada soal ke dalam model matematis secara benar. Menulis matematis adalah kemampuan siswa untuk menuliskan penjelasan dari soal secara matematis dan sistematis. Menggambar secara matematis adalah kemampuan siswa untuk melukiskan grafik, gambar, diagram dan tabel secara lengkap dan benar. Model Project Based Learning adalah model pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada guru untuk mengelola  pembelajaran  di  kelas  dengan  melibatkan  kerja  proyek, dimana proyek tersebut memuat  tugas-tugas  yang  kompleks  berdasarkan  permasalahan  (project)  sebagai langkah   awal   dalam   mengumpulkan   dan   mengintegrasikan   pengetahuan   baru berdasarkan  pengalamannya  dalam  beraktivitas  secara  nyata. Dengan mengimplementasikan model Project Based Learning diharapkan kemampuan komunikasi matematis siswa meningkat

    Peningatan Keterampilan Menulis Paragraf Argumentasi Menggunakan Model Cooperative Think Pair Share Pada Siswa Kelas X C SMA Negeri 5 Singkawang

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai menulis siswa. Hal ini dikarenakan kegiatan menulis merupakan kegiatan yang sulit dan memerlukan latihan yang terus menerus, siswa kurang termotivasi dalam pembelajaran menulis sehingga siswa kurang terampil dalam mengungkapkan isi pikirannya ke dalam bentuk tulisan dan menghasilakan tulisan yang baik. Penelitian ini difokuskan pada materi menulis paragraf argumentasi menggunakan model cooperative think pair share. Berdasarkan uraian di atas, rumusan masalah dalam peneltian ini adalah bagaimanakah perencanaan, pelaksanaan dan hasil pembelajaran menulis paragraf argumentasi menggunakan model coperative think pair share. Metode penelitian ini adalah  deskriptif dengan bentuk kualitatif. Penelitian ini dilakasankan 2 siklus, setiap siklusnya dilakukan 2 kali pertemuan. Prosedur pelaksanaan penelitian ini terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi hasil kegiatan. Penerapan model pembelajaran cooperative think pair share  dalam penelitian tindakan kelas dapat meningkatkan proses pembelajaran menulis paragraf argumentasi. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, dan kegiatan dalam partisipasi siswa mengikuti proses pemebelajaran. Perencanaan pembelajaran meningkat dari 72,63% pada siklus I menjadi 83,15% pada siklus II. Pelaksanaan pembelajaran meningkat dari 76,59% pada siklus I menjadi 84,25% pada siklus II. Peningkatan hasil belajar siswa dapat diketahui setelah membandingkan hasil pra tindakan siklus I dan siklus II. Nilai rata-rata yang diperoleh siswa sebelum adanya tindakan adalah 61,42%. Pada siklus I rata-rata nilai 67,38% dengan persentase ketuntasan sebesar 66,66% dan pada siklus II nilai rata-rata 74,28% dengan persentase ketuntasan sebesar 80,95% mencapai pada peningkatan yang diharapkan

    Pembelajaran Tutor Sebaya: Solusi Praktis Dalam Rangka Menyongsong Pembelajaran Sastra Yang Menyenangkan Bagi Siswa SMP

    Get PDF
    Permasalahan umum yang sering ditemukan dalam pembelajaran sastra adalah ketimpangan prosentase peserta didik yang menaruh minat terhadap sastra dengan yang tidak. Contoh kasus, di salah satu sekolah menengah pertama (SMP) terdapat sebagian kecil peserta didik yang menyukai sastra, baik itu puisi, prosa, dan drama. Namun, sebagian besar peserta didik lain justru sama sekali tidak menyukai sastra. Berdasarkan kasus tersebut, makalah ini memiliki tujuan: 1) memaparkan hakikat cooperative learning, 2) memaparkan hakikat metode tutor sebaya, 3) memaparkan konsep metode pembelajaran tutor sebaya, dan 4) mendeskripsikan simulasi penerapan metode turor sebaya dalam pembelajaran sastra di SMP. Model pembelajaran cooperative merupakan model pembelajaran yang prinsip utamanya adalah bekerja sama dalam satu kelompok. Model ini cocok untuk pembelajaran sastra di sekolah, baik di kelas maupun di luar kelas. Model cooperative learning yang mendukung pembelajaran sastra yaitu metode tutor sebaya (peer tutoring). Metode tutor sebaya berfokus pada kegiatan peserta didik. Dalam hal ini, peserta didik yang memiliki kemampuan dan motivasi belajar sastra yang lebih tinggi dari teman satu kelasnya, dijadikan tutor untuk membimbing teman-temannya dalam proses belajar. Dengan metode tersebut, pembelajaran sastra yang biasanya terkesan membosankan dapat berubah suasana menjadi menyenangkan. Selain itu, metode ini dapat pula menumbuhkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya bidang sastra.

    Pengaruh Model Role Playing Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Pada Materi Fungsi Komposisi Kelas XI Sma Negeri 6 Singkawang

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh model Role Playing terhadap kemampuan komunikasimatematis siswa. 2) mengetahui aktivitas belajar siswa terhadap model Role Playing. 3) mengetahui motivasi belajarsiswa terhadap model Role Playing. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 6 Singkawang.Adapun populasi dalampenelitian ini yaitu seluruh kelas XI yang terdiri dari XI IPA, XI IPS 1 dan XI IPS 2.Sampel dalam penelitian ini yaitukelas XI IPS 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS 1 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan metodeeksperimen dengan desain only control group design. Soal yang diberikan berupa essay terdiri dari 3 soal yang memuatindikator kemampuan komunikasi matematis siswa yang telah diuji cobakan terlebih dahulu dengan validitas, reliabilitas,daya pembeda dan tingkat kesukaran.Teknik analisis data yang digunakan untuk melihat pengaruh model Role Playingterhadap kemampuan komunikasi menggunakan rumus Effect Size, untuk mengetahui aktivitas belajar siswa denganmenghitung persentase indikator aktivitas belajar siswa dan untuk mengetahui motivasi belajar siswa menggunakanrumus rata-rata indikator motivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pengaruh model Role Playing terhadapkemampuan komunikasi matematis siswa didapatkan hasil yaitu 0,29% dengan kategori sedang. 2) aktivitas belajarsiswa dengan diterapkan model Role Playing mencapai 77,91% dengan kategori aktivitas belajar siswa tinggi. 3)motivasi belajar siswa diperoleh 3,98 dengan kategori motivasi belajar siswa tinggi

    Penerapan Pembelajaran Model Kooperatif Tipe Think-Pair-Share Dalam Materi Usaha Dan Energi Ditinjau Dari Gender Siswa Kelas Xi Ipa Sma Negeri 1 Sungai Ambawang

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran model kooperatif tipe think-pair-share dalam materi usaha dan energi ditinjau dari gender siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Sungai Ambawang. Adapun variabel dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa laki-laki dan hasil belajar siswa perempuan. Metode yang digunakan dalam peneltian ini adalah metode eksperimen dan bentuk penelitian eksperimen yang digunakan adalah Pre-Eksperimental Designs dengan rancangan penelitian The One-Shot Case Study.Sampel yang digunakan ialah kelas XI IPA 1 yang diambil secara purposive sampling.. Teknik pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pengukuran dengan alat pengumpul data berupa tes yang berbentuk essay. Berdasarkan hasil analisis data penelitian diperoleh kesimpulan: (1) Rata-rata hasil belajar siswa laki-laki yang diajarkan model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share dalam materi usaha dan energi siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Sungai Ambawang mencapai KKM (72) dengan nilai signifikansi lebih besar dari taraf signifikansi 5% (0,715 > 0,05). (2) Rata-rata hasil belajar siswa perempuan yang diajarkan model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share dalam materi usaha dan energi siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Sungai Ambawang mencapai KKM (72) dengan nilai signifikansi lebih besar dari taraf signifikansi 5% (0,185 > 0,05). (3) Terdapat perbedaan antara rata-rata hasil belajar siswa laki-laki dengan rata-rata hasil belajar siswa perempuan yang diajarkan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share dalam materi usaha dan energi siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Sungai Ambawang dengan nilai signifikansi lebih besar dari taraf signifikansi 5% (0,101 > 0,05)

    2,303

    full texts

    2,407

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Online Journal System-Kumpulan Jurnal STKIP Singkawang ((Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Singkawang)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇