Online Journal System-Kumpulan Jurnal STKIP Singkawang ((Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Singkawang)
Not a member yet
2407 research outputs found
Sort by
MENINGKATKAN KETERAMPILAN INTERPERSONAL MELALUI KONSELING TEMAN SEBAYA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 SEGEDONG
Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui pelaksanaan konseling teman sebaya, 2) mengetahui keefektifan konseling teman sebaya meningkatkan keterampilan interpersonal siswa. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Subjek uji coba terbatas terdiri dari 34 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling teman sebaya dapat meningkatkan keterampilan interpersonal melalui 4 tahapan yang lazim dilalui yaitu: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Pengamatan, dan (4) Refleksi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan skor rata-rata pre test 963 dan pada saat post test 1.084 atau meningkat 121 poin. Sehingga konseling teman sebaya meningkatkan keterampilan interpersonal siswa terbukti efektif. Guru bimbingan dan konseling disarankan dapat menerapkan konseling teman sebaya secara kontinyu dan bekerja sama dalam melakukan pembinaan dan pendampingan dalam meningkatkan kompetensi konselor sebaya
MENINGKATKAN PEMAHAMAN RESIKO PERILAKU SEKSUAL PRA NIKAH MELALUI LAYANAN INFORMASI DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL SISWA SMA NEGERI 2 MEMPAWAH
Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui pemahaman resiko perilaku seksual pra nikah sebelum diberikan layanan informasi dengan media audio visual siswa SMA Negeri 2 Mempawah, 2) mengetahui pelaksanaan layanan informasi dengan media audio visual meningkatkan pemahaman resiko perilaku seksual pra nikah siswa SMA Negeri 2 Mempawah, 3) peningkatan pemahaman resiko perilaku seksual pra nikah melalui layanan informasi dengan media audio visual siswa SMA Negeri 2 Mempawah. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan Bimbingan dan Konseling. Subjek uji coba terbatas terdiri dari 33 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman resiko perilaku seksual pra nikah melalui layanan informasi dengan media audio visual siswa SMA Negeri 2 Mempawah meningkatkan pemahaman resiko perilaku seksual pra nikah, melalui 4 tahapan dalam penelitian tindakan bimbingan dan konseling, yaitu: 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan skor awal 57% mengalami peningkatan setelah dilaksanakan tindakan siklus I menjadi 65% dan dilaksanakan tindakan siklus II meningkat lagi dengan persentase 77%. Dari peningkatan hasil penelitian di atas disarankan guru bimbingan dan konseling dapat menggunakan layanan informasi dengan media audio visual untuk meningkatkan pemahaman resiko perilaku seksual pra nikah
Penggunaan Media Bungnge Tallo’ untuk meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa pada Materi Bilangan Kubik
Salah satu masalah yang dialami siswa kelas VI SDNegeri 90 Singkawang dalam pembelajaran matematika adalah kurangnya pemahaman terhadap konsepmatematika, sehingga nilaisiswa selalu rendah. Penyebabnya adalah pembelajaran yang dilakukan guru dalam menyampaikan konsep matematikatidak menyenangkan bagi siswa. Salah satu cara mengatasi masalah tersebut, guru menerapkan pembelajaran matematika dengan media pembelajaranBungnge Tallo’APATI. Dengan media pembelajaranBungnge Tallo’ APATI pada pembelajaran bilangan kubik, siswa dapat termotivasi dalam pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan hasil belajarnya. Penelitian dilakukan melalui penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan dari prasiklus dengan nilai rata-rata 45 meningkat 64 pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 89 pada siklus II, dengan ketuntasan minimal 100%
Upaya Peningkatan Citra Pembelajaran IPS Bermakna di Indonesia
Konsep pendidikan IPS di Indonesia secara historis epistemologis terasa sangat sukar karena dua alasan yaitu diIndonesia belum ada lembaga profesional bidang IPS sekuat pengaruh NCSS atau SSEC dan pembelajaran IPS sangattergantung pada pemikiran individual atau kelompok pakar. Pembelajaran IPS yang bermakna diperlukan agar siswadapat berkomunikasi dengan terampil. Selain itu , mengajar dengan diskusi memungkinkan siswa untuk mengembangkanpemahaman tentang isu tertentu, meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan untuk meningkatkan keterampilaninterpersonal. Pentingnya diskusi dalam pelajaran IPS mempertahankan argumen yang meliputi fakta dan konsep yangmendukung gagasan bahwa siswa yang mengalami keterlibatan pada kegiatan, interaksi kelompok kecil dan pembelajarankooperatif lebih sukses dalam pembelajaran IP
Rancang Bangun Alat Praktikum Gerak Jatuh Bebas Dengan Stopwatch Otomatis Sederhana
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa alat dan pedoman praktikum gerak jatuh bebas dengan stopwatch otomatis sederhana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan yang dicetuskan oleh Borg dan Gall. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar kuisioner validasi. Hasil validasi alat praktikum oleh ahli alat sebesar 92,86% yang diinterpretasikan sangat baik. Hasil validasi buku pedoman praktikum oleh ahli materi dan ahli konten sebesar 88,46% yang diinterpretasikan sangat baik. Hasil uji coba lapangan dengan subjek penelitian 15 orang mahasiswa Prodi Pendidikan Fisika sebesar 87,33% yang diinterpretasikan sangat baik
Pengembangan Buku Petunjuk Praktikum IPA Berbasis Model Pembelajaran POE (Predict Observe Explain) Pada Materi Usaha dan Energi
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku petunjuk praktikum IPA berbasis model pembelajaran POE (Predict Observe Explain) pada materi usaha dan energi kelas VIII SMP di kota Singkawang, kualitas buku petunjuk praktikum, dan respon siswa terhadap buku petunjuk praktikum. Penelitian ini menggunakan metode Research & Development. Subjek dalam penelitain ini adalah dua orang guru IPA SMP dan 40 orang siswa kelas VIII dari SMP Negeri 8 Singkawang, serta SMP Torsina 1 Singkawang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket untuk mengetahui penilaian kualitas dan respon dari buku petunjuk praktikum yang dibuat. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, (1) telah dihasilkan buku petunjuk praktikum IPA berbasis model pembelajaran POE pada materi usaha dan energi kelas VIII SMP kota Singkawang yang telah dikembangkan dengan menggunakan model pengembangan prosedural, yang direvisi berdasarkan masukan dari ahli materi, ahli media, dan guru, (2) kualitas buku petunjuk praktikum yang dinilai oleh dua guru IPA kelas VIII yang masing-masing berasal dari SMP Negeri 8 Singkawang dan SMP Torsina 1 Singkawang adalah sangat baik, dengan skor 102, sehingga buku petunjuk praktikum IPA berbasis POE, layak untuk digunakan oleh guru sebagai bahan ajar di sekolah, (3) kualitas buku petunjuk praktikum yang dinilai berdasarkan respon 12 orang siswa pada uji coba skala kecil sebesar 67,66 dengan kriteria Baik (B). Sedangkan pada uji coba skala luas yang dilakukan pada 40 siswa yang berasal dari SMP Negeri 8 Singkawang dan SMP Torsina 1 Singkawang, dengan rincian 20 siswa dari SMP Negeri 8 Singkawang, 20 orang dari SMP Torsina 1 Singkawang adalah Sangat Baik (SB), dengan skor 68,20, sehingga buku petunjuk praktikum IPA berbasis POE dapat digunakan oleh siswa sebagai tambahan sumber belajar
The Development of Science Learning Module with Problem Solving Method
This study aims to produce science learning modules with Problem Solving methods that will be used in science learning plant breeding materials, can implement the science learning module Problem-Solving methods and describe the learning outcomes of plant breeding materials using method Problem-Solving in State Elementary School 03 of Hulu Sungai in Ketapang Regency. This research is the development of science learning method using Problem-Solving method by using the development phase of R & D Research adopted by Borg and Gall with module design using ADDIE model, with the research subject is class VI involved 16 students Data obtained through expert design validation questionnaire, expert media materials and experts, interviews, student response questionnaires, and documentation. Furthermore, data analysis is conducted qualitatively and quantitatively
Improving English Language Ability of Children Aged 4-5 Years Old by Using Creative Dance
The aim of this research is to know about how to improve English language ability of children aged 4-5 years old by using creative dance. The subjects of this research were seven children in group A at Bilingual Kindergarten Rumah Pelangi Pondok Bambu, East Jakarta. This research was held during April-June, 2016. The method used is classroom action research proposed by Kemmis and Taggart in two cycles. Each cycle consists of planning, acting, observing, and reflecting. The children’s English language ability was still low. The presentation of success dealt between the researcher and collaborator was 71%. The result of data analysis of pre-research was 42,1%. After being given the action, the percentage increased to 61,87%. The data got from the first cycle has not achieved its target, so the researcher conducted the second cycle. The result was 80,41%. Based on the result in the second cycle, the hypothesis is proved. Qualitatively, it is also admitted that the children’s English language ability could improve their creative movement.source language using the incorrect grammatical, the sentence is vague, the idea is not coherent and many pungtuations
Management of Filial School Development (Case Study on Management Standards on Singkawang 11 State Junior High School)
The filial school is one of the model of school development where learners study and learn various skills as the basic capital to continue to higher education level. The responsibility of the school's management is fully filial by the parent school in accordance with the quality standards of education services. This research aims to reveal the management of philial school development on the standard of management at Singkawang 11 State Junior High School (SMP Negeri 11 Singkawang ) with the focus of: 1) development planning of filial school in management standard, 2) organizing the development of filial school in management standard, 3) implementation of filial school development on management standard, 4) supervision of filial school development on management standards, 5) constraints faced in the development of filial schools on management standards, and 6) efforts undertaken in the development of filial schools on management standards. The research method used descriptive research with qualitative approach. Data collected by in-depth interviews, participant observation, documentation and analyzed by data reduction, data presentation, conclusion or verification. Testing of data reliability is done by extending the observation period, and triangulation and member checking. The results of the study conclude: 1) Filial School Development Planning in Management Standards, has been done by Singkawang 11 State Junior High School by making the vision and mission is implied that support the implementation of philial school development and has been socialized and arranged based on consultation with certain teachers by considering the needs of the school as a basis making, 2) organizing the development of filial schools on the standard of management, that the head of Singkawang 11 State Junior High School has arranged the organizational structure in connection with the division of main tasks and functions of the teacher and socialized. 3) Implementing the development of filial schools on the standard of management that Singkawang 11 State Junior High School refers to document I which includes all aspects of school management including philial schools covering curriculum aspects, student aspects, educator aspect and educational staff, aspects of facilities and infrastructure, finance and financing , school culture and school areas, school committees and partnerships, and school management information systems, 4) supervision of filial school development on process standards, that Singkawang 11 State Junior High School has conducted School Self Evaluation (EDS) conducted annually as a basis for preparation of the Plan School Work (RKS) and principals have conducted classroom supervision activities on teachers. For managerial supervision of the eight national standards of education by school supervisors has been undertaken but not scheduled, 5) The barriers faced in the development of filial schools in management standards consist of internal (internal) and external (external) barriers. obstacles from within include the limitations of learning facilities and infrastructure of students in the form of limited learning buildings, laboratories, libraries, canteen, prayer room, learning books and desks and student learning seats. External obstacles in the form of poor, perforated, and muddy access roads make it difficult for teachers to carry out teaching duties at the filial schools. 6) The efforts made in the development of filial schools in the management standards include the proposal for the rehabilitation of the 2017 study by the principal to the education and cultural offices of Singkawang city, the cooperation of the principal of Singkawang 11 State Junior High School with Singkawang 3 State Junior High School in a grant program of learning facilities in the form of help desk and desk study as well as reference books for studying students in filial schools.
The Effect of Compensation and Motivation to Spirit at Work of Elementary School Teachers in Hulu Sungai Sub-District of Ketapang Regency
This research is based on the results of early observation in elementary school in Hulu Sungai sub-district of Ketapang regency. Based on data obtained by the condition of elementary school teachers in Hulu Sungai sub-district indicated there is a decrease in teachers’ spirit at work. The Purpose of this research was to find: the effect of compensation and work motivation of elementary school teachers’ spirit at work in Hulu Sungai sub-district of Ketapang regency. This research uses a quantitative approach, where the pattern of relationship between variables to be studied using dual paradigm with two independent variables, that is to find the relationship of compensation (X1) with the spirit at work (Y), work motivation (X2) with spirit at work (Y), compensation (X1) and work motivation (X2) jointly on the spirit at work (Y). This research uses quantitative approach, where the pattern of relationship between variables and calculation using simple linear analytical technique and technique of doubled linear analysis. Result of the research based on 71 respondents showed that (1) There is significant effect of compensation to teachers’ spirit at work, 2) There is significant effect between work motivation to teacher’s spirit at work, (3) There is significant effect of compensation and work motivation against elementary school teachers’ spirit at work in Hulu Sungai sub-district of Ketapang regency