Online Journal System-Kumpulan Jurnal STKIP Singkawang ((Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Singkawang)
Not a member yet
2407 research outputs found
Sort by
Pengaruh Model Role Playing terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa pada Materi Limit
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh model Role Playing terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, (2) mengetahui aktivitas belajar siswa terhadap model Role Playing, (3) mengetahui motivasi belajar siswa terhadap model Role Playing. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Wirosari. Adapun populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI yang terdiri dari XI IPA 3, XI IPA 4 dan XI IPA 5. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas XI IPA3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA4 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain posttest-only control group design. Soal yang diberikan berupa essay terdiri dari 3 soal yang memuat indikator kemampuan komunikasi matematis siswa yang telah diujicobakan terlebih dahulu dengan validitas, reliabilitas, daya pembeda dan tingkat kesukaran. Teknik analisis data yang digunakan untuk melihat pengaruh model Role Playing terhadap kemampuan komunikasi menggunakan rumus Effect Size, untuk mengetahui aktivitas belajar siswa dengan menghitung persentase indikator aktivitas belajar siswa, dan untuk mengetahui motivasi belajar siswa menggunakan rumus rata-rata indikator motivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengaruh model Role Playing terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa didapatkan hasil yaitu 0,29% dengan kategori sedang, (2) aktivitas belajar siswa dengan diterapkan model Role Playing mencapai 77,91% dengan kategori aktivitas belajar siswa tinggi, dan (3) motivasi belajar siswa diperoleh 3,98 dengan kategori motivasi belajar siswa tinggi. Secara umum dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif model pembelajaran Role Playing terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi limit
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MIND MAPPING BERBANTU AUDIO VISUAL DALAM MENINGKATKAN MINAT, MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPS
Penelitian Tindakan Kelas ini mempunyai tujuan menganalisis penggunaan model pembelajarn Mind Mapping untuk meningkatkan motivasi, minat, dan hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial siswa Kelas IV Sekolah Dasar Tugu Ibu I Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok dengan jumlah peserta didik 22 orang terdiri dari 10 laki – laki dan 12 perempuan. Pada kegiatan Prasiklus diperoleh hasil nilai rata-rata 42,27 siklus 1 adalah 64,55 dan siklus 2 adalah 85,77, 3) Ketuntasan belajar pada Prasiklus adalah 9,10%, siklus 1 adalah 36,36% dan siklus 2 adalah 77,27%. Kemampuan menjawab benar pada Prasiklus adalah 31,82%, siklus 1 adalah 45,45% dan siklus 2 adalah 81,82%. 2). Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe mind mapping dapat meningkatkan minat, motivasi dan hasil belajar peserta didik pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial materi kegiatan Ekspor dan Impor
PENERAPAN METODE DISKUSI BUZZ GROUP PADA KELAS XI IPS2 SMA NEGERI 1 WROSARI TAHUN PELAJARAN 2018/2019 UNTUK MENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENTINGNYA HUBUNGAN INTERNASIONAL BAGI INDONESIA
Penelitian ini membahas tentang factor yang mempengaruhi kurangnya pencapaian dari kompetensi seperti, minat dan semangat siswa yang selalu kurang memperhatikan dalam proses pembelajaran,kurangnya perhatian dari orangtua, pengaruh lingkungan permainan, penyampaian guru yang monoton dan tidak menyenangkan yang menjadikan siswa minat, semangat turun drastis, dengan denikian upaya yang harus dilakukan adalah peran orang tua, pihak sekolah memberikan sosialisasi terhadap siswa mengenai sikap dan perilaku, guru merubah sistem penyampaian dalam pembelajaran. Hal ini harus dilaksanakan bersama baik dari internal dan eksternalnya. Dalam pembelajaran guru tidak cukup terfokus hanya pada satu model dan metode tertentu saja. Guru perlu mencoba menerapkan berbagai model dan metode yang sesuai dengan tuntutan materi pembelajaran, termasuk dalam penerapan model pembelajaran Cooperative Learning dengan pendekatan Saintifik dan metode diskusi Buzz Group, karena metode ini dapat meningkatkan kerja sama siswa dalam memecahkan masalah baik individu maupun kelompok. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2019 di kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Wirosari dengan jumlah siswa laki-laki 15 orang dan perempuan 20 orang. Metode Penelitian adalah Tindakan Kelas dengan dua siklus penelitian yang masing-masing meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa pada prasiklus sebesar 69,28,5%. Dan setelah diterapkan diskusi buzz group pada pembelajaran siklus 1, peningktan mencapai 74,85 % dan di siklus 2 menjadi 85,28%. keaktivan belajar siswa berpengaruh pada hasil belajar siswa dimana pada prasiklus, siswa yang tuntas adalah 17 siswa (50%), pada siklus 1 meningkat menjadi 25 siswa (70%) dan Siklus 2 menjadi 33 siswa (95%)
Determination of Fluid Viscosity Coefficient Using jetAudio and Subtitle Edit
The purpose of this study is to produce an experimental design for determining the viscosity coefficient using jetAudio and Subtitle Edit software, and determining the value of the fluid viscosity coefficient by using this experimental design. In this study, the type of fluid used is packaged cooking oil, and the object used is a magnetic ball. The method proposed by the author to measure the travel time of the magnetic ball in cooking oil is by using the combination of coil sensors, jetAudio, and Subtitle Edit. JetAudio software will record magnetic induction traces as the magnetic ball passes the coils into audio format, Subtitle Edit software is used to determine travel time of the magnetic ball based on jetAudio recording data. The results of this study are jetAudio and Subtitle Edit can be used in fluid viscosity coefficient experiments. The value of the cooking oil viscosity coefficient obtained from this study is 0,561431096 Pa.s
TREN PENGEMBANGAN MEDIA DALAM BIMBINGAN KARIER SMP: ULASAN PENELITIAN DI INDONESIA PADA TAHUN 2012 – 2018
Beragam penelitian pengembangan (R&D) media bimbingan karier ini telah dilakukan sejak 2012-2018 oleh mahasiswa prodi bimbingan dan konseling di Indonesia. Penelitian ini mengulas tren media bimbingan karier pada jenjang SMP dan memberi evaluasi agar penelitian pengembangan media berikutnya dapat lebih inovatif dan efektif. Terdapat 27 penelitian pengembangan media bimbingan karier selama 2012-2018. Secara kuantitas, tren pengembangan media mengalami peningkatan. Adapun jenis media yang paling banyak dikembangkan yakni media yang terintegrasi komputer/internet. Namun, penelitian pengembangan media yang telah dilakukan belum membahas aspek kompetensi karier siswa SMP. Peneliti menyarankan agar penelitian selanjutnya mengacu pada ASCA Standard atau NOICC Middle School Competencies
PENGGUNAAN AWIK-AWIK SEBAGAI MODEL “ECOPEDAGOGY” DALAM PEMBELAJARAN IPS
Abstrak. Awig-awig pada dasarnya adalah peraturan yang harus di patuhi oleh masyarakat sebagai mana aturan ini disebut sebagai aturan adat dan aturan lokal. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui prinsip-prinsip implementasi Awik-awik sebagai model “ecopedagogy” dalam pendidikn IPS dan plikasi Awik-awik sebagai model “ecopedagogy” ke dalam Pembelajaran IPS. Tulisan ini diharapkan dapat bermanfaat untuk menjelaskan (to explain), tentang Penggunaan Awik-Awik Sebagai Model “Ecopedagogy” dalam Pembelajaran IPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui awik-awik sebagai model “ecopedagogy” dalam pembelajaran IPS yang dilaksanakan di sekolah, program lingkungan hidup dapat diimplementasikan dalam kurikulum sekolah. Implementasi program lingkungan hidup dalam kurikulum diharapkan dapat menciptakan perubahan, baik perubahan sikap maupun pengetahuan serta mampu membentuk kepribadian peserta didik untuk menjadi lebih baik. Upaya yang dilakukan sekolah untuk mewujudkan kepedulian peserta didik terhadap lingkungan hidup yakni, sekolah berupaya untuk memasukkan program lingkungan hidup ke dalam kurikulum
FENOMENA BULLYING ANTAR SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk bullying, faktor penyebab bullying dan upaya SMA Panca Bhakti Pontianak dalam menanggulangi masalah bullying antar siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk bullying yang terjadi adalah bullying fisik berbentuk pukulan, menghilangkan pulpen teman lain dan pemalakan, selain itu bullying verbal berbentuk sorakan dan pemanggilan nama khusus untuk siswa lain. Faktor penyebabnya adalah faktor keluarga, teman sebaya dan lingkungan sosial. Dan usaha SMA Panca Bhakti Pontianak dalam menanggulangi bullying antar siswa adalah menerapkan pengendalian sosial berupa preventif, dengan mengadakan kegiatan pengembangan diri siswa dan sosialisasi tata tertib. Sedangkan pengendalian sosial represif dengan memberikan peneguran secara lisan dan membuat pernyataan untuk memperbaiki diri. Selain itu pengendalian sosial kuratif dilakukan teguran secara tertulis berupa pemanggilan orang tua, apabila si bully masih saja melakukan bullying maka akan di skors 3 hari, 7 hari dan bahkan bisa di kembalikan kepada orang tua atau keluarkan dari SMA Panca Bhakti Pontianak, dengan terlebih dahulu memperhatikan pertimbangan-pertimbangan yang memberatkan dan meringankan
Model Pembelajaran Kooperatif Pair Checks terhadap Ketuntasan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP dalam Menyimpulkan Isi Berita
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan menulis siswa masih rendah itu dikarenakan beberapa hal. Pertama, dalam mengikuti proses pembelajaran siswa kurang serius. Kedua, kemampuan siswa dalam menulis kurang dikarenakan siswa sulit mengembangkan ide pikiran mereka, sehingga hasil belajar yang siswa peroleh tidak mencapai ketuntasan yang diharapkan yaitu 70. Ketiga, penggunaan media atau model pembelajaran masih belum maksimal dan kurang bervariasi sehingga siswa kurang termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ketuntasan hasil belajar siswa mencapai KKM (70) baik secara individual maupun klasikal terhadap kemampuan menyimpulkan isi berita pada siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Singkawang. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan ketuntasan hasil belajar siswa mencapai KKM (70) baik secara individual maupun klasikal terhadap kemampuan menyimpulkan isi berita pada siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen karena data yang diperoleh berhubungan dengan angka-angka yang dapat dihitung secara sistematis dan bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pre-experimental design (nondesigns) dikatakan Pre-experimental Design, karena desain ini belum merupakan eksperimen sungguh-sungguh. Dari hasil analisis data dapat diperoleh nilai ketuntasan hasil belajar siswa secara individual maupun klasikal post-test mencapai KKM 70 setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan model kooperatif pair checks terhadap kemampuan menyimpulkan isi berita pada siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Singkawang. Dibuktikan dengan hasil perhitungan ketuntasan individu Karena thitung > ttabel atau 6,24 > 1,70 dan hasil perhitungan ketuntasan klasikal Karena Zhitung ≥ Ztabel atau 2,25 ≥ 1,64
KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DALAM NOVEL NYONYA JETSETKARYA ALBERTHIENE ENDAH
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan Kekerasan Terhadap Perempuan dalam novel Nyonya Jetset karya Alberthiene Endah, yaitu masalah kekerasan fisik, kekerasan nonfisik dan, implementasi terhadap pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia dalam novel Nyonya Jetset Karya Alberthiene Endah. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan dengan bentuk peneltian kualitatif. Penelitian ini menggunakan feminisme. Sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Nyonya Jetset Karya Alberthiene Endah (2010). Data dalam penelitian ini yaitu kata, frasa dan kalimat atau pernyataan yang tersaji dalam sumber data dalam penelitian. Teknik pengumpul data menggunakan teknik studi dokumenter dengan alat pengumpul data yaitu peneliti sendiri sebagai instrumen kunci dan kertas pencatat data. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan membaca dengan cermat, triangulasi dan pemeriksaan teman sejawat dan kecukupan referensi. Berdasarkan hasil analisis terhadap novel Nyonya Jetset Karya Alberthiene Endah, maka dapat disimpulkan: (1) bentuk kekerasan fisik terhadap perempuan dalam novel Nyonya Jetset Karya Alberthiene Endah terdapat 9 kutipan yang meliputi 2 kutipan kekerasan fisik ringan dan 7 kutipan kekerasan fisik berat; (2) bentuk kekerasan nonfisik terhadap perempuan terdapat 23 kutipan yang meliputi kekerasan verbal 11 kutipan dan kekerasan fisik nonverbal 12 kutipan; (3) Implementasi hasil kajian dalam novel Nyonya Jetset Karya Alberthiene Endah dalan rencana pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra indonesia akan mengacu pada tujuan pembelajaran yang disesuaikan dengan kompetensi dasar 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel dan 4.9 merancang novel atau novelet dengan memperhatikan isi dan kebahasaan
the Study on the Functionalization Role of Student Parents in Education Activities
This study aims to examine and describe the school's efforts to function the role of students parents in the education process at school. Descriptive research methods are used to achieve the research objectives. The study sample was parents and teachers who were purposively determined on the basis of considering the status of school accreditation. The schools selected as samples were Santun Untan Senior High School (accredited B) and Gembala Baik Senior High School (accreditation A). The research data was collected by interview instruments, questionnaires, and documentation. Data analysis was carried out by descriptive statistical studies to describe the optimal functioning of parents by schools. From the research data obtained the fact that the perceptions of parents of students and teachers in Santun Untan Senior High School and Gembala Baik Senior High School toward the relationship between parents and teachers are "good." In playing the functions of parents in school, both parents and teachers state "no difficulties." Aspects that are considered "important" to "very important" in fostering parent and teacher relationships include not giving up children's affairs to schools, assuming parents as school partners, parents controlling children's education, parents always following the development of the school , and care about children's education. With this perception, it is possible to "ideal conditions" in building optimal cooperation in student education in the two sample schools