Online Journal System-Kumpulan Jurnal STKIP Singkawang ((Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Singkawang)
Not a member yet
2407 research outputs found
Sort by
KESIAPAN ASN MENGHADAPI MASA PENSIUN BERDASARKAN PANGKAT/GOLONGAN DAN JENIS KELAMIN SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP KONSELING
Masalah utama dalam penelitian ini adalah rendahnya kinerja dan meningkatnya kecemasan pada pegawai Aparatur Sipil Negara atau ASN yang akan memasuki masa pensiun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang profil kesiapan Aparatur Sipil Negara dalam menghadapi pensiun berdasarkan pangkat/golongan dan jenis kelamin. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif komparatif dengan model faktorial. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan berdasarkan pangkat/golongan dan jenis kelamin. Layanan konseling diperlukan untuk mempersiapkan menghadapi masa pensiun
Challenges Faced by English Teacher in Teaching: Case Study of Junior High School in Banjarnegara Regency
Teaching English is not a very easy job and becomes a challenging task for the Junior High School teacher in Banjarnegara regency that is located in a mountainous area and the majority of the people love to speak their mother tongue in their daily life. The main purpose of this study was to investigate the challenges faced by an English teacher in the teaching as well as what the solution/recommendation they made. This study employed the qualitative methods in which questionnaires and interview guide utilized and hundred and twenty-five (N=125) teachers were purposely and conveniently sampled from Junior High School English teachers in Banjarnegara regency. The results revealed that the challenges faced in teaching English are divided into four parts. The first challenges were from the teachers. These challenges are less of teaching material, teaching design, classroom management, ICT skill, many teaching administration, job loaded, and memory decrease. The second was from the students. Those are lack of vocabulary, loss of motivation, and juvenile delinquencies. The third was from schools. Schools had limited facilities, which can be utilized by teachers and students in teaching activities such as; limited dictionary, projector, and language laboratory. The fourth was from the parents. Many parents from the village have low education and future vision so it influenced their children's education. The study also gives three recommendations for succeeding in teaching English such as; (1) teachers should make teaching contract at the beginning of the semester, (2) principals send teachers joining to MGMP meeting and Continuous Professional Development activity, (3) schools give motivation to students and parents periodically
Moralitas, Keberterimaan, Pendidikan Karakter, HOTS, dan Kelayakan Bahan dalam Pembelajaran Sastra
Artikel ini bertujuan membahas beberapa isu dalam pembelajaran sastra yang terkait dengan moralitas, keberterimaan, pendidikan atau pembentukan karakter, HOTS, dan kelayakan karya sastra. Metode penelitian kajian literatur dipergunakan di dalam membandingkan dan mengintegrasikan teori, hasil penelitian, dan pendapat ahli berkenaan dengan pembelajaran sastra dan isu yang relevan di dalam tujuan penelitian. Sumber data berasal dari buku, artikel penelitian, dan tulisan ahli di dalam pembelajaran sastra. Dari pembahasan dan analisis, ditemukan bahwa keterkaitan moralitas dan karya sastra di dalam pembelajaran sastra adalah unik. Ia menempatkan guru sebagai penanggung jawab dengan segala risikonya. Karya sastra memiliki potensi di dalam pendidikan karakter dan HOTS dengan kehadiran guru sebagai fasilitator dan pendamping. Hal lainnya yang menjadi bahasan di dalam artikel ini adalah mengenai isu kelayakan sebuah karya sastra sebagai bahan pembelajaran sastra yang tidak bisa melepaskan diri dari isu penjenjangan karya sastra menurut tahapan usia pebelajar dan kelayakan karya sastra di dalam memenuhi ekspektasi kurikulum dan diskursus kesastraan nasional
Nilai Pendidikan dalam Syair Kesenian Tundang Mayang Karya Eddy Ibrahim
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan nilai-nilai pendidikan dalam syair kesenian Tundang Mayang karya Eddy Ibrahim. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah syair kesenian Tundang Mayang yang berjudul Pesparawi Bangun Kebersamaan, Pancasila itu Sakti dan Formula Tepat Mendidik Anak Menjadi Cerdas. Sumber data dalam penelitian ini adalah video pementasan Tundang Mayang dalam acara Beleter di TVRI Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data simak-catat dan wawancara. Validitas data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data dengan analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai pendidikan yang terdapat dalam syair Tundang Mayang adalah nilai pendidikan moral, nilai pendidikan religi, nilai pendidikan sosial, dan nilai pendidikan budaya
ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH GEOMETRI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan representasi matematis siswa dalam memecahkan masalah geometri. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di MAN 2 Mataram kelas XII Bahasa. Subjek penelitian ini adalah 3 orang siswa dari 21 siswa kelas XII Bahasa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan representasi matematis dan pedoman wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan cara merekduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan representasi matematis siswa Kelas XII Bahasa MAN 2 Mataram terbagi menjadi 3 (tiga) kategori, yaitu memiliki kemampuan representasi matematis yang tinggi, sedang, dan rendah. Kemampuan representasi matematis siswa yang tinggi tercapai ketika memenuhi tiga indikator (kemampuan representasi visual, persamaan, dan kata-kata). Kemampuan representasi matematis siswa yang sedang tercapai ketika memenuhi dua indikator (kemampuan representasi visual dan persamaan). Sedangkan kemampuan representasi matematis siswa yang rendah tercapai ketika memenuhi satu indikator, yaitu kemampuan representasi visual
PROBLEMATIKA PEMBERDAYAAN GURU BIMBINGAN KONSELING DI SEKOLAH
Guru bimbingan konseling berperan penting dalam konseling, bimbingan untuk mengembangkan minat dan bakat siswa, serta bimbingan dalam mengembangkan kepribadian siswa. Namun, problematika di Sekolah adalah guru Bimbingan Konseling tidak diberdayakan dengan baik. Hal ini terlihat dari pelaksanaan bimbingan yang tidak sesuai jadwal dan kurangnya adanya program peningkatan profesionalitas guru Bimbingan Konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor dibalik problematika pemberdayaan guru bimbingan konseling di Sekolah. Penelitian dilakukan secara kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemberdayaan guru bimbingan konseling berjalan kurang efektif mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Faktor penyebab diantaranya adalah karena kurangnya fasilitas dan anggaran, terbatasnya waktu bimbingan, kepala sekolah dan komite sekolah kurang memahami peran dan tugasnya dalam mendukung program peningkatan profesionalitas guru Bimbingan Konseling. Masalah tersebut dapat diatasi melalui kebijakan dan manajemen yang dilakukan Kepala Sekolah serta dukungan dari berbagai pihak
STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS BLENDED LEARNING DI PERGURUAN TINGGI
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui upaya strategi pembelajaran berbasis blended learning dalam mata kuliah Pengembangan Pembelajaran IPS di SD di STKIP Singkawang. Model blended learning yang dikembangan dalam mata kuliah Pengembangan Pembelajaran IPS di Prodi PGSD STKIP Singkawang dilakukan dengan perpaduan tatap muka yang dapat memfasilitasi mahasiswa dengan kehadiran dosen untuk mengembangan rasa kehadiran dan kenyamanan sosial, dalam tatap muka dilakukan untuk membahas kesulitan- kesulitan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran menggunakan modul offline mengenai konsep- konsep dasar IPS di SD sehingga mahasiswa diharapkan mampu menggunakan teknologi secara offline. Pembelajaran di kelas juga dilaksanakan dengan model online dengan memanfaatkan edmodo sebagai sarana berinteraksi ketika mahasiswa tidak di kampus. Edmodo dapat digunakan sebagai sarana mahasiswa bertanya, mengirimkan tugas, dan dosen dapat juga mengirimkan bahan dan tugas melalui edmodo. Dalam pengembangan blended learning yaitu pembuatan modul offline menggunakan software Ncesoft Flip Bookstrategi, pembelajaran, blended learnin
ANALISIS SIKAP PEDULI LINGKUNGAN PADA SISWA KELAS XI IPS SMA DI KOTA PONTIANAK
Penelitian yang dilaksanakan pada tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap peduli lingkungan pada siswa kelas XI IPS di SMA Kota Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS di SMA N 3 dan MAN 2 Kota Pontianak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket serta studi literatur dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pengolahan data dan penyajian data dengan perhitungan persentase. Teknik uji persyaratan analisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap peduli lingkungan siswa kelas XI IPS di SMA N 3 termasuk kategori baik sebesar 71,50% sedangkan sikap peduli lingkungan siswa kelas XI IPS di MAN 2 termasuk kategori baik sebesar 71,34%
Studio Quiz Used as a Test to Comprehend Listening Skill: Perception of English Education Study Program Student of Tanjungpura University
This article is excerpted from research entitled Comprehending Listening Skill through Quiz. The quiz was administered to students of the English Education Study Program as a semester final test of Listening for Academic Purposes subject. The method of research is quantitative and intended to find out whether or not literature, sport, history, and general knowledge on the quiz was a matter for students to comprehend. The quiz administered to test the students was taken from www.bbclearningenglish.com. The primary data of the research was collected by surveying, and the secondary data was the result of the semester's final test. The survey was implemented by distributing a questionnaire to 43 student respondents attending the test. The technique of data analysis is descriptive. The research found that literature, sport, history, and general knowledge on the quiz were matters to students to comprehend. The matters were varied in accordance with skills characteristics such as the spelling of vocabulary, and the writing of phrase, sentence, and number
Development of Entrepreneurship Education Teaching Material Based on the National Resilience and Amare Culture
The development of teaching materials is important to create a learning process that suits the needs of STIM Shanti Bhuana. The Entrepreneurship Study Program of STIM Shanti Bhuana has not yet possessed teaching materials that represent the characteristics of the institution, i.e. national resilience and Amare culture. Therefore, needed the development of a valid teaching material that can improve students' learning outcomes, and has characteristics that can be used. Borg and Gall’s model of development is employed in this study which is summarized into three major steps to ease the study. The steps include the study of introduction, product development, and product validation. This study shows that this developed teaching material is valid. The result is obtained through the analysis upon the validation forms. From 9 validations, the score of 4.49 is obtained. The value means that the teaching material is appropriate and can be used. The analysis result on the learning mastery, after the students attend the classes integrating the teaching material, is 75%. Through the N-gain exam, it is known that there is an improvement between the pre-test and post-test with a value of 0.40. The percentage value of the improvement is 33.33%. The characteristics of the development of the National Resilience and Amare Culture-Based Entrepreneurship Education, based on the questionnaire, shows that the developed teaching material provides a good effect on the students. Through the measurement on the score from the questionnaire, it is gained the value of 83.8. Therefore, it can be concluded that the developed teaching materials are valid, can improve students' learning outcomes, and are easily used by the students