Online Journal System-Kumpulan Jurnal STKIP Singkawang ((Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Singkawang)
Not a member yet
2407 research outputs found
Sort by
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMP DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa yang ditinjau dari gaya belajar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Partisipan penelitian ini yaitu 39 orang siswa kelas VII di salah satu SMP Negeri Kalianda. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu angket untuk mengetahui kategori gaya belajar siswa, tes untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa, dan wawancara untuk mendalami kemampuan berpikir kritits siswa berdasarkan gaya belajarnya masing-masing. Hasil penelitian ditemukan bahwa pertama kemampuan berpikir kritis matematis siswa pada setiap gaya belajar memiliki tingkat yang berbeda. Kedua, siswa dengan gaya belajar visual cenderung memiliki kemampuan berpikir kritis yang tinggi. Ketiga, siswa dengan gaya belajar auditorial cenderung memiliki kemampuan berpikir kritis rendah. Keempat, siswa dengan gaya belajar kinestetik memiliki kemampuan berpikir kritis yang sedang.
MODEL PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI REPRESENTASI MATEMATIS MAHASISWA CALON PPL-2
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi mahasiswa calon PPL2 bahwa lebih dari 65% mahasiswa tersebut kompetensi matematika sekolah menengah belum pada standar yang diharapkan (paling tidak 75% mahasiswa memiliki kompetensi dalam katagori baik). Temuan tersebut terungkap dari beberapa catatan informasi di lapangan, hasil pra-survey dan hasil wawancara. Beberapa penyebab dari kondisi mahasiswa tersebut, diantaranya: (1) dalam perkuliahan matematika sekolah menengah mahasiswa menyelesaikan dengan cara kurang mandiri; (2) beberapa materi kuliah penunjang (geometri, aljabar, dan trigonometri) tidak dikuasai dengan baik oleh kebanyakan mahasiswa, dan (3) mahasiwa yang memiliki potensi di atas rata-rata kurang diberdayakan. Pelaksanaan kegiatan model pembelajaran tutor sebaya pada mahasiswa prodi pendidikan matematika FKIP Untan dilakukan sesuai langkah penelitian pengembangan ADDIE, dan langkah yang cukup menantang adalah pada langkah development, karena pada langkah ini memperoleh kelemahan mahasiswa yang beragam sehingga pengembangan tingkat lanjut perlu kreativitas yang memadai. Ketiga, Kemampuan komunikasi dan representasi matematis mahasiswa prodi pendidikan matematika FKIP Untan sesudah pengembangan model pembelajaran tutor sebaya, berada di atas standar; yakni rata-rata skor tes I sebesar 72,1 dan rata-rata skor tes II sebesar 77,4. Melalui pengembangan model pembelajaran terjadi perubahan prinsip belajar pada diri mahasiswa yang memperoleh kontribusi dari penguatan karakter tanggungjawab, kepedulian dan solidaritas
Peningkatan Pembelajaran di Sekolah Dasar Melalui Pengabdian Masyarakat Berbasis Literasi Pada Era Pandemi Covid-19
Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah menjadi wadah nyata dalam meningkatkan kiterasi numerasi di sekolah dan meningkatkan pembelajran di masa pandemi covid-19. Lima sekolah dasar yang terlibat meliputi SDN Susukan 08 Pagi, SD Islam Taman Quraniyah, SD Swasta Cokroaminoto, SDN Kebon Cau II, dan SDN 4 Tukak Sadai. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan menggunakan metode pendampingan. Pelaksanaan kegiatan dimulai dari 17 Agustus 2020 – 17 September 2020. Kegiatan – kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa dibawah pendampingan dosen meliputi: 1) pengenalan ruang lingkup sekolah; (2) mendukung guru kelas dalam mengembangkan pembelajaran literasi dan numerasi; (3) memberi bantuan pada guru dalam pelaksanaan pembelajaran baik daring ataupun luring; (4) membantu adaptasi pengenalan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar; (5) mendukung dan membantu pengelolaan administrasi sekolah; (6) memberi dukungan bagi guru, peserta didik, dan pihak sekolah dalam beradaptasi melalui penerapan dan penggunaan teknologi untuk mendukung kegiatan belajar di rumah; (7) membantu pemerintah untuk mensosialisasikan dan menggunakan modul pembelajaran terkait literasi numerasi di lingkungan sekolah pada masa pandemi, mengenalkannya pada peserta didik, guru serta wali murid atau orang tua; dan (8) mendukung proses pembelajaran daring di sekolah selama masa pandemi dengan menyusun perangkat pembelajaran daring dan penggunaan serta pemanfaatan teknologi untuk keperlu belajar mengajar secara daring
Kemampuan Koneksi Matematis Siswa pada Pembelajaran Matematika Berbasis Patchwork Assessment
Kemampuan koneksi matematis siswa masih kurang, kemampuan koneksi matematis siswa masih belum maksimal, seperti siswa kurang paham pada materi pelajaran sehingga tidak berani menyampaiakan materi saat melakukan diskusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan koneksi matematis siswa pada pembelajaran matematika berbasis Patchwork Assessment. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experimental). Sumber data dalam penelitian ini adalah hasil tes kemampuan koneksi matematis. Pembelajaran matematika berbasis Patchwork Assessment. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dokumentasi dan tes. Uji prasyarat ini meliputi uji normalitas, uji homogenitas, sedangkan uji hipotesis menggunakan uji perbedaan rata-rata. Hasil penelitian berdasarkan hasil output SPSS diperoleh nilai signifikan = 0.012, karena nilai signifikan 0.012 < 0.05, maka diperoleh bahwa rata-rata kemampuan koneksi matematis siswa pada kelas dengan pembelajaran matematika berbasis patchwork assessment lebih baik daripada kemampuan koneksi matematis siswa pada kelas kontrol
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN OPTIMISME MASA DEPAN DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS DI KESEHATAN SMKN 9 KOTA TANGERANG
Motivasi belajar pada siswa SMKN 9 Kota Tangerang dengan 40 siswa menyatakan bahwa (62,5%) siswa kesulitan belajar bahasa inggris dan (55%) siswa bosan dengan pelajaran bahasa inggris, (50%) siswa masih meragukan kemampuannya untuk berhasil dimasa depan, (32,5%) siswa tidak percaya diri dengan kemampuannya sendiri. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan motivasi belajar dan optimisme masa depan dengan prestasi belajar. Desain penelitian metode Depkriptif korelasi, menggunakan pendekatan cross sectional, populasi pada penelitian ini siswa kelas XI di SMKN 9 Kota Tangerang yang berjumlah 260 populasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan proposionate stratified random sampling. Sampel penelitian sebanyak 158 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar kuesioner dan prestasi belajar menggunakan (PAS) genap 2019-2020. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan analisis bivariat. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil terdapat hubungan motivasi belajar dengan prestasi belajar P-value 0,001 ≤ 0,05. Sedangkan optimisme masa depan dengan prestasi belajar terdapat hubungan dengan P- value 0,013 ≤ 0,05
PENERAPAN GAME ROULETTE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI USAHA DAN ENERGI
Penelitian ini bertujuan untuk: (1)Mengetahui minat dan hasil belajar fisika pada materi Usaha dan Energi peserta didik kelas X IPA yang tidak menggunakan media game roulette. (2) Mengetahui minat dan hasil belajar fisika pada materi Usaha dan Energi peserta didik kelas X IPA yang menggunakan media game roulette. (3) Mengetahui peningkatan minat dan hasil belajar fisika peserta didik kelas X IPA pada materi Usaha dan Energi setelah menggunakan media game roulette. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X IPA SMA Al-wasliyah Medan Tahun Pelajaran 2018/2019 yang terdiri dari X IPA 1 dan X IPA 2. Dan sampel yang digunakan adalah seluruh populasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Experimental Design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket minat dan tes hasil belajar pretest dan posttest peserta didik yang sudah divalidasi sebelumnya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS versi 21. Berdasarkan analisis data yang telah dihitung menggunakan SPSS versi 21, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Kelas kontrol yang tidak menggunakan media game roulette memiliki nilai rerata angket minat belajar awal dan akhir 75,70 dan 81,70, Sedangkan nilai rerata hasil belajar pretest dan posttest kelas kontrol adalah sebesar 31,30 dan 58,91.(2) kelas eksperimen yang menggunakan game roulette terdapat nilai rerata angket minat belajar awal dan akhir peserta didik adalah sebesar 75,20 dan 100,70.Untuk hasil belajar pretest dan posttest peserta didik didapatkan bahwa nilai reratanya adalah 32,25 dan 72,00. Dan, (3) Media game roulette dapat meningkatkan minat belajar peserta didik dengan persentase N-Gain sekitar 57 %, peningkatannya termasuk dalam kategori sedang. Media game roulette juga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan persentase N-Gain sekitar 59 % termasuk dalam kategori cukup efektif
DEVELOPMENT OF DIGITAL MARKETING ENTREPRENEURSHIP SORGHUM-BASED SUPPORTS NEW NORMAL
Sorghum-based food products as one of the alternative foods can be developed, but the problem is that these products have not been maximally marketed until now. Based on this, it is necessary to study and build marketing with a digital system to support the new normal. The purpose of this research is to develop digital marketing in sorghum-based agroindustry entrepreneurship. The research method used is qualitative research methods in entrepreneurship, descriptive qualitative action research type with data collection techniques observation and documentation, data were collected, and SWOT analysis was carried out. The results showed that sorghum products as a strength in the agroindustrial entrepreneurship process and alternative food diversification products support food security, strengthening the marketing sector to create and increase the potential of digital marketing; the weakness is that raw materials are not maximally available; the threat is competition for imported entrepreneurship products; the challenge is that sorghum products as an alternative food must become a national product. Conclusion: Creating a market for sorghum products as an alternative food is needed, and digital marketing as a solution to support the new normal
An Overview of Students' Conceptual Understanding in Kinematics Using Computer Based Test (CBT) Class XI SMA Negeri 19 Palembang
This study aims to analyze the category of understanding the concept of kinematics using Certainty of Response Index (CRI) assisted Computer Based Test (CBT) and to determine misconceptions in class XI students of SMA Negeri 19 Palembang. The method used in this research is descriptive and the instrument used in this study is a multiple choice test using CRI and reason. The test was conducted on 57 students from class XI IPA 1 and XI IPA 3. Rasch modeling is used for the processing stage from raw data to logit numbers which will provide information related to infits and outfits in the ministep software besides manual analysis using CRI. The result of the analysis that have been carried out considering students who are outliers or misfits, data from the ministep software and the reasons for the answer given, 41 students are obtained according to the Rasch modeling and 16 students who are outliers or misfits. The result showed that the average score of concept understanding was 23.44%, while for the concept understanding category it was 2.15%, the concept understanding category but not sure was 0.00%, the misconception category was 70.02% and did not understand the concept of 27.83%. The result of the interview found several causes of misconceptions, namely the references form used in the languange in the book was difficult to understand and the learning model usel was not quite right
INTERNALISASI NILAI MORAL MELALUI PROGRAM MENDONGENG
Tujuan penelitian ini, yakni mendeskripsikan proses internalisasi nilai-nilai moral melalui program mendongeng yang dilakukan oleh Rumah Inspirasi (komunitas literasi). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kualitatif etnografi. Lokasi penelitian, yaitu di Rumah Inspirasi, Kabupaten Cirebon. Sumber data penelitian berupa rekaman proses kegiatan mendongeng. Sementara itu, data penelitian adalah penggalan tuturan yang disampaikan oleh pendongeng. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan wawancara terstruktur dan dokumentasi berupa visual dan audio visual. Data dianalisis dengan tahapan pengumpulan data lapangan dan tinjauan pustaka, verifikasi data melalui klarifikasi berdasarkan kategori tertentu, interpretasi data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendongeng dalam setiap kegiatan telah secara konsisten menanamkan berbagai nilai moral pada anak-anak. Setiap dongeng yang disampaikan disisipi nilai-nilai moral, antara lain kejujuran, peduli, mandiri, disipilin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil. Pelaksanaan program mendongeng setiap pekannya pun berlangsung kondusif. Pada setiap pertemuan, anak-anak tampak antusias menyimak dongeng dan merespons berbagai pertanyaan yang diajukan. Program mendongeng ini merupakan wujud konkret dalam upaya menginternalisasikan nilai-nilai moral kepada anak-anak secara konsisten dan berkelanjutan