Online Journal System-Kumpulan Jurnal STKIP Singkawang ((Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Singkawang)
Not a member yet
2407 research outputs found
Sort by
Development of Interactive E-Module Based on Heyzine Flipbook to Enhance Student Creativity in Basic Culinary Subjects
This study addresses the low level of creativity among students in designing menus in the Culinary Basics subject at SMK Negeri 3 Kota Solok. Observations revealed that students’ menu designs were monotonous, lacked innovation, and did not meet the Criteria for Achievement of Learning Objectives, due to limited teaching materials, conventional methods, and the absence of interactive media. The research aimed to develop an interactive e-module based on Heyzine Flipbook to improve students’ creativity in menu design. This Research and Development (R&D) study adopted the 4D development model (Define, Design, Develop, Disseminate) with Grade 10 Culinary Skills students as subjects. Product validity was assessed by material and media experts, practicality by teachers and students via questionnaires, and effectiveness by evaluating students’ creative products on novelty, problem-solving, and elaboration. Results showed the e-module to be valid (material expert score 0.92, media expert score 0.888), highly practical (teacher score 0.97, student score 0.89), and effective. The experimental class achieved a creativity score of 94.44 (highly effective) compared to the control class’s 63.80 (less effective). These findings confirm the e-module’s suitability as an engaging, effective learning medium supporting the implementation of the independent curriculum in vocational educatio
Struktur Wacana dan Pemilihan Kode Khotbah Jumat di Kabupaten Tegal
Khotbah Jumat (Kh.J) sebagai sebuah wacana lisan mempunyai struktur wacana yang khas karena terdiri atas dua bagian wacana yang tiap-tiap bagian wacana itu mempunyai struktur tersendiri. Selain itu, Kh.J adalah wacana monolog yang unik dan khas karena penutur dalam khotbah Jumat terdiri atas dua orang, yaitu khatib dan muazin. Penelitian ini bertujuan menemukan dan menganalisis struktur wacana dan jenis kode dalam Kh.J di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Teknik penyediaan data yang digunakan adalah teknik rekam, teknik simak bebas libat cakap (SBLC), dan teknik catat. Analisis data yang digunakan adalah metode padan referensial dan teknik baca markah. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut. Struktur wacana Kh.J di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, terdiri atas dua bagian wacana yang membangun satu wacana, yakni Kh.J pertama dan Kh.J kedua. Struktur wacana Kh.J pertama terdiri atas salam, azan, tahmid, syahadat, selawat, wasiat takwa, tuturan sapaan, bacaan Al-Qur’an, bacaan Hadis, harapan, dan doa. Struktur wacana Kh.J kedua terdiri atas tahmid, syahadat, selawat, wasiat takwa, dan doa penutup. Sementara itu, pemilihan kode dalam wacana Kh.J di Kabupaten Tegal Jawa Tengah adalah kode Indonesia yang berupa bahasa Indonesia baku dan kode Arab yang berupa bahasa Arab fusha, campur kode bahasa Arab fusha dan bahasa Indonesia pada struktur tuuran sapaan, dan alih kode dari bahasa Arab fusha ke bahasa Indonesia. Di sisi lain, kode Arab yang berupa bahasa Arab fusha, yakni yang mengacu pada Al-Qur’an, dalam Kh.J akan selalu digunakan karena terkait dengan rukun Kh.J
Penerapan Strategi Peta Konsep untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Materi Teks Deskripsi Siswa MTs. Ubbbadussomad NW Kalijaga Selatan Kelas VIII TA.2025/2026
This research aims to improve the descriptive text writing skills of eighth-grade students at MTs Ubbadusshomad DS NW Kalijaga Selatan in the academic year 2025/2026 through the application of the concept map method. This study employed Classroom Action Research (CAR), conducted in one cycle with two meetings. The research subjects consisted of 18 students. Data were collected through observation, writing tests, and documentation, and were analyzed both quantitatively and qualitatively.The results revealed that the implementation of the concept map method successfully enhanced students. ability to write descriptive texts. This was evident from the average score at the end of the cycle, which reached 81.94, with a 100% mastery level, indicating that all students exceeded the Minimum Mastery Criteria (KKM) of 75. Qualitatively, students became more skilled in organizing ideas, constructing sentences, and applying the structure of descriptive texts. Therefore, the concept map method is proven to be effective in teaching Indonesian language, particularly in improving students descriptive writing skills
Keterlaksanaan Program Magang Sekolah Penggerak dalam Rangka Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar
The purpose of this study is to describe the implementation of the Driving School Internship Program in the context of the implementation of the Independent Curriculum at LKIA Pontianak Elementary School. This research is a qualitative descriptive research, the subject of the research is students of the 2023/2024 Driving School-IKM Internship group. The source of virginity is the results of interviews, observations, and document analysis. The research is carried out with the stages of planning, implementation, followed by data analysis, and then the preparation of a report. Data collection techniques are in the form of observation techniques and documentation studies with data collection tools in the form of interview guides, conservation sheets, and student report documents. The research that has been carried out has had a positive impact in order to support the Implementation of the Independent Curriculum at the elementary school level, students have the space to apply the knowledge gained in lectures to be applied in the context of actual learning
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DAN KEAKTIFAN PESERTA DIDIK
Literasi sains merupakan kompetensi esensial yang harus dimiliki peserta didik pada abad ke-21 seiring dengan pesatnya perkembangan sains dan teknologi. Namun, hasil Programme for International Student Assessment (PISA) menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa Indonesia masih berada di bawah rata-rata dunia. Kondisi ini juga ditemukan pada siswa kelas IV SD Negeri 3 Linggasari, yang ditandai dengan rendahnya keterlibatan belajar, dominasi pembelajaran berpusat pada guru, serta rendahnya hasil literasi berdasarkan pretest. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan literasi sains peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas IV SD Negeri 3 Linggasari. Data dikumpulkan melalui tes (pretest, evaluasi tiap siklus, dan posttest) serta observasi keaktifan peserta didik. Instrumen literasi disusun berdasarkan indikator kemampuan menemukan dan mengembangkan informasi, menginterpretasi dan menyimpulkan, serta mengevaluasi dan merefleksikan isi teks. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL mampu meningkatkan keaktifan peserta didik dari kategori kurang pada siklus I (59%) menjadi kategori baik pada siklus III (82%). Selain itu, kemampuan literasi peserta didik juga mengalami peningkatan hingga mencapai 76% dengan kategori baik pada akhir siklus. Hasil pretest dan posttest menunjukkan peningkatan kemampuan literasi sebesar 76% dalam kategori berhasil. Temuan ini menunjukkan bahwa model PBL efektif dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, bermakna, dan kontekstual, serta relevan untuk meningkatkan literasi sains dan keterlibatan peserta didik sekolah dasar sesuai tuntutan pembelajaran abad ke-2
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS FLIPBOOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN YANG EFEKTIF
Tantangan dalam memahami konsep abstrak bangun ruang sisi datar sering kali disebabkan oleh bahan ajar yang konvensional. Tujuan penelitian adalah menciptakan sekaligus menganalisis keefektifan bahan ajar berbasis flipbook dalam pembelajaran matematika untuk peserta didik kelas IX di SMPN 13 Pontianak. Metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan 4D diterapkan, meski hanya sampai pada tahap pengembangan (develop). Instrumen pengumpulan data mencakup lembar validasi para ahli dan pelaksanaan uji coba secara terbatas. Temuan penelitian mengungkap bahwa bahan ajar flipbook dinyatakan sangat layak oleh para validator dari segi materi, media, dan bahasa. Pada uji coba, siswa memberikan tanggapan yang positif, ditunjukkan dengan kenaikan hasil belajar yang signifikan (nilai rata-rata pre-test 36,11 meningkat drastis menjadi 90,74 pada post-test) serta transformasi perilaku belajar ke arah yang lebih konstruktif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar flipbook yang dikembangkan merupakan media yang efektif dan sangat layak diaplikasikan
Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Teks Deskripsi Pada Siswa Kelas V SD Negeri 94 Singkawang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan perbedaan kemampuan membaca pemahaman teks deskripsi pada siswa kelas V yang diterapkan menggunakan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) dengan model pembelajaran konvensional. (2) Model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) efektif terhadap kemampuan membaca pemahaman pada siswa kelas V SD Negeri 94 Singkawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Experimental Design dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Adapun penelitian ini menggunakan populasi yang berjumlah 40 siswa yaitu siswa kelas V SD Negeri 94 Singkawang. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu teknik tes berupa tes tertulis. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji t-test 2 sampel dan Effect Size berbantu Ms. Excel 2013 dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan kemampuan membaca pemahaman teks deskripsi pada siswa kelas V yang diterapkan menggunakan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) dengan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil perhitungan uji t-test 2 sampel diperoleh thitung > ttabel yaitu 6,1208 > 2,0244 maka keputusan yang diambil yaitu, Ha diterima dan Ho ditolak. (2) Model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) efektif terhadap kemampuan membaca pemahaman pada siswa kelas V SD Negeri 94 Singkawang. Berdasarkan hasil perhitungan effect size diperoleh Es (effect size) 71,20 dan masuk ke dalam kriteria “tinggi” berada pada Es > 0,80
ANALISIS MODEL PBL BERBASIS MEDIA GAMBAR PENJUMLAHAN PADA MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS II SDN REJOSARI 03
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keaktifan belajar pada matematika materi penjumlahan melalui penerapan model PBL berbasis media gambar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengetahui penggunaan model PBL berbasis media gambar dalam meningkatkan keaktifan belajar pada materi penjumlahan. Subjek penelitian adalah siswa kelas II SDN Rejosari 03 yang terdiri 26 siswa. Penelitian dilaksanakan di kelas II SDN Rejosari 03 selama 3 pertemuan. Data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian hasil data tersebut diolah dan disederhanakan menjadi narasi deskriptif dan diambil kesimpulan dengan cara membandingkan temuan dengan teori terkait dan penelitian terdahulu. Dari data yang diperoleh penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model PBL berbasis media gambar penjumlahan secara signifikan dapat meningkatkan keaktifan siswa. Hal ini ditujukan dengan adanya peningkatan partisipasi aktif siswa dalam bertanya, berdiskusi, dan menjawab pertanyaan. Media gambar yang digunakan dapat membantu siswa memahami konsep penjumlahan secara konkret, dan menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik. Peningkatan keaktifan siswa menunjukkan model pembelajaran ini relevan dengan kebutuhan siswa, dan dapat menjadi alternatif solusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar
Transformative Learning Through Nonformal Education At Social Rehabilitation Centers (Study At 4 Social Rehabilitation Centers Of South Sulawesi Province)
Transformative learning approach in social rehabilitation centers is an important basis in the process of developing people with social welfare problems (PMKS). This article discusses the transformative learning process through three main stages: disorienting dilemma, self examination, and planning a course of action. This process helps create changes in attitudes, behavior and skills that support the social function and independence of PMKS. The uses a qualitative with a case study type. The results of this research transformative learning process tissystematically designed in social rehabilitation centers has an impact on fundamental changes in clients characterized by the ability to recover from trauma so that they can significantly improve social function and independence
Android-based Family Counseling Training for Parents of Children with Cerebral Palsy
Parents' behavioral disorders toward children with cerebral palsy are caused by the wrong perception and the lack of knowledge about cerebral palsy. The initial process of caring for children with cerebral palsy is empowering. Empowering is given to the parents through counseling to help parents accept their children's condition and implant a positive attitude toward their children. Family counseling provides knowledge and skills for parents with cerebral palsy. The counseling is conducted through an android-based application that can be easily accessed by parents to receive knowledge on how to nurture children with cerebral palsy. Thus, this research aims (1) to give knowledge and teach skills on raising children with cerebral palsy using an android-based application, (2) to motivate parents, and (3) to provide guidance and counseling to solve parenting problems. Analysis was conducted using Wilcoxon signed rank technique to identify the differences between pretest and posttest. The test resulted in a Zscore of -3.417 with Asymp. Sig. (2-tailed) 0,001. The probability value is α = 0,05, thus the probability of Zscore is less than the predetermined probability (0,001 < 0,05). Findings of the research showed that android-based training in family counseling has influenced the understanding and skills of parents of children with cerebral palsy in Payakumbu