Online Journal System-Kumpulan Jurnal STKIP Singkawang ((Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Singkawang)
Not a member yet
    2407 research outputs found

    Problematika Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMKN 1 Singkawang Kalimanatan Barat

    Get PDF
    Dalam pelaksanaan pembelajaran, ada beberapa komponen yang dapat menentukan keberhasilan proses pendidikan yang dilaksanakan. Komponen tersebut adalah kurikulum, guru, siswa, materi pembelajaran, dan strategi pembelajaran termasuk di dalamnya  metode dan media yang digunakan. Dalam penulisan ini, metode yang digunakan adalah deskriptif berbentuk kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Berdasarkan hasil wawancara dengan dua orang guru Bahasa Indonesia SMKN 1 Singkawang, diketahui bahwa salah satu problematika pembelajaran adalah rendahnya minat siswa terhadap Bahasa Indonesia. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor antara lain paradigma siswa yang menganggap mata pelajaran Bahasa Indonesia sebagai mata pelajaran tidak penting, bukan sebagai disiplin ilmu utama yang mesti mereka kuasai, sehingga cenderung diabaikan

    PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF ARGUMENTASI MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE CONCEPT SENTENCE PADA SISWA KELAS X D SMA NEGERI 10 SINGKAWANG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  peningkatan keterampilan menulis paragraf argumentasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan bentuk kualitatif dan kuantitatif. Sumber data dalam penelitian ini ialah siswa kelas X D dengan jumlah siswa 30 orang yang terdiri dari 21 siswa perempuan dan 9 siswa laki-laki, sedangkan data dalam penelitian ini adalah proses pembelajaran dan hasil pembelajaran. Menggunakan Teknik pengumpul data observasi langsung dan teknik pengukuran berupa tes hasil belajar siswa. Teknik analisis data dilakukan dalam penelitian ini yaitu teknik statistik deskriptif komparatif dan teknik analisis kritis Hasil perencanaan siklus 1 70,58% dan siklus 2 83,52%. Pelaksanaan disesuaikan dengan perencanaan yang telah disusun. Pelaksanaan siklus 1 mengalami kendala pada kesiapan ruang, alat pembelajaran dan media pembelajaran, pemberian motivasi, menguasai kelas, dan pada kendala alokasi waktu. Pelaksanaan siklus 2 berjalan dengan baik, semua aspek pada perencanaan oleh guru dengan baik. Hasil pelaksanaan siklus 1 70,90% dan siklus 2 87,27%. Nilai sikap siswa dalam mengikuti proses pembelajaran pada siklus 1 78,95% dan siklus 2 94,37%. Rata-rata nilai siswa pada siklus 1 mencapai 61,86 dan siklus 2 meningkat menjadi 76,51. Berdasarkan penelitian ini disarankan agar guru dapat menerapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe Concept Sentence untuk meningkatkan nilai siswa dalam keterampilan menulis. Guru juga harus memperhatikan  model yang sesuai dengan karakteristik siswa

    IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui implementasi model PjBL.  Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis & McTaggart dengan tahapan: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi yang dilaksnakan sebanyak 2 siklus. Prosedur penelitian dengan tahapan: persiapan, pelaksanaan, analisis data menggunakan analisis data deskriptif kualitatif, dan penarikan kesimpulan. Penelitian dilaksanakan pada kelas XI di salah satu satu sekolah di Kota Makassar. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: 1) Penerapan model pembelajaran project based learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa dilihat dari peningkatan hasil belajar matematika siswa mengalami peningkatan dari rata-rata 81,50 pada siklus I meningkat menjadi 88,25 pada siklus II, nilai median meningkat dari 82 menjadi 84, standar eror menurun dari 1,12 menjadi 0,84, nilai terendah 70 meningkat menjadi 78, nilai tertinggi dari 92 menjadi 95, dan rentang skor menurun dari 22 menjadi 17; 2) Distribusi frekuensi dan persentase tingkat capain skor hasil belajar dari siklus I ke siklus II diperoleh bahwa terjadi peningkatan kategori hasil belajar siswa pada kategori tinggi meningkat dari 61,11% menjadi 63,88% dan kategori sangat tinggi juga mengalami peningkatan dari 11,11% menjadi 30,56%; dan 3) Hasil pengamatan proses pelaksaan penelitian diuraikan peningkatan aktifitas siswa dari siklus I ke siklus II bahwa dalam hal kehadiran siswa meningkat dari 83,33% menjadi 97,22%, siswa yang memperhatikan penjelasan guru meningkat dari 76,85% menjadi 92,59%, siswa yang berpartisipasi dalam proyek meningkat dari 75% menjadi 97,22%, siswa yang mempersentasikan hasil pekerjaan proyeknya meningkat dari 25,93% menjadi 43,52%, dan siswa yang bertanya/memberi tanggapan sebesar 21,30% pada siklus I meningkat menjadi 29,63% pada siklus II

    Hubungan Kemampuan Spasial Matematis dengan Minat Belajar Siswa pada Materi Geometri

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kemampuan spasial matematis dengan minat belajar siswa dalam belajar materi geometri. Metode penelitian ini merupakan penelitian korelasi dan ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singkawang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII H yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berdasarkan teknik pengukuran dan teknik komunikasi tidak langsung, yaitu menggunakan tes kemampuan spasial matematis pada materi geometri yang berbentuk uraian dan angket minat belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah Korelasi Pearson Product Momen (PPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat kemampuan spasial matematis pada materi geometri tergolong tinggi dengan nilai rata-rata keseluruhan 60, (2) minat belajar siswa pada materi geometri tergolong tinggi dengan nilai rata-rata keseluruhan 82, (3) terdapat hubungan kemampuan spasial matematis dengan minat belajar siswa pada materi geometri dengan kontribusi sebesar 69%. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kemampuan spasial matematis dengan minat belajar siswa pada materi geometri.Kata Kunci:Kemampuan Spasial Matematis; Minat Belajar; Geometri The Relationship of Mathematical Spatial Ability with Students' Learning Interest on GeometryABSTRACTThe purpose of this study is to determine the relationship of mathematical spatial ability with students' interest in learning geometry. This research method was a correlation and ex post facto research with a quantitative approach. The population in this study was all grade VIII students of SMP Negeri 4 Singkawang. The sampling technique in this study was purposive sampling. The sample in this study was class VIII H students totaling 26 students. The data collection technique in this study was based on measurement techniques and indirect communication techniques, namely using mathematical spatial ability tests on geometric in the form of descriptions and questionnaires of interest in learning. The data analysis technique used was analysis of the average value and Pearson Product Moment Correlation (PPM). The results showed that (1) the level of mathematical spatial ability in geometry was relatively high with an overall average score of 60, (2) students' interest in learning geometry was relatively high with an overall average score of 82, (3) there was a relationship between mathematical spatial ability and students' interest in learning geometry with a contribution of 69%. So it can be concluded that there was a relationship between mathematical spatial ability and students' interest in learning geometry

    MANTRA BETANGAS MASYARAKAT MELAYU SAMBAS (KAJIAN SEMIOTIK)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem tanda yang ada pada mantra dengan kajian semiotik berupa simbol, ikon, dan indeks. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif, data berupa kutipan mantra yang mengandung simbol, ikon, dan indeks. Sumber data yaitu informan kunci/penutur mantra. Teknik pengumpulan data berupa teknik observasi langsung, wawancara terstuktur, dan studi dokumentasi, dengan menggunakan alat pengumpulan data panduan observasi, panduan wawancara, dan alat dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data berupa meningkatkan ketekunan, triangulasi sumber, dan kecukupan referensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mantra betangas masyarakat Melayu Sambas terdapat tanda-tanda yang khas yang memiliki makna yang berbeda, yakni berupa simbol, ikon, dan indeks. Simbol merupakan tanda yang berdasarkan kesepakatan, peraturan, atau perjanjian yang disepakati bersama, tanda ini meliputi kata kecantikan wajah yang selalu bersih, dan manis sebagaimana jeruk manis yang segar .Ikon merupakan suatu tanda yang mirip dengan objek atau memiliki ciri yang sama dengan apa yang dimaksud atau diwakilinya, tanda ini meliputi Terangnya purnama juga menjadi ikon dari cahaya yang bersinar di malam yang gelap. Indeks merupakan tanda yang memiliki hubungan sebab akibat dengan apa yang diwakilinya, tanda ini meliputi air yang mengalir membersihkan pipi, wajah, menjadikan bersih sehingga cerah sebagaimana cahaya rembulan yang bersinar menyinari malam

    Pengembangan Perangkat Penilaian Hasil Belajar dalam Pembelajaran Tematik Integratif dengan Pendekatan Saintifik di Kelas V Sekolah Dasar

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan perangkat penilaian yang layak untuk pembelajaran tematik-integratif kelas V SD, (2) mengetahui kepraktisan perangkat penilaian yang dikembangkan, dan (3) mengetahui keefektifan perangkat penilaian di kelas V SD pada subtema Komponen Ekosistem. Prosedur pengembangan perangkat penilaian didasari oleh penelitian dan pengembangan (Research and Development) model ADDIE. Tahapan model ADDIE merupakan Analysis, Design, Develop, Impelentation, dan Evaluation. Subjek penelitian ini adalah guru dan peserta didik SDK Bhaktyarsa Maumere, SDK Maria Ferrari, SDI Iligetang, SDI Wailiti. Jumlah responden guru berjumlah 5 orang dan siswa berjumlah 127 orang. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perangkat penilaian hasil belajar yang dikembangkan telah memenuhi kriteria layak digunakan dengan skor maskimal yang diperoleh adalah 95, (2) perangkat penilaian hasil belajar yang dikembangkan telah memenuhi kriteria praktis berdasarkan respon guru dan peserta didik dengan skor maksimum 27, (3) perangkat penilaian hasil belajar yang dikembangkan telah memenuhi kriteria efektif berdasarkan ketuntasan hasil belajar siswa yaitu > 60%.Kata Kunci: Perangkat Penilaian; Pembelajaran Tematik Integratif; Sekolah DasarDevelopment of Learning Outcomes Assessment Tool in Integrative Thematic Learning with a Scientific Approach in Grade V Elementary SchoolABSTRACTThis study aims to: (1) produce appropriate assessment tools for thematic-integrative learning for fifth grade elementary school, (2) determine the practicality of the assessment tools developed, and (3) determine the effectiveness of assessment tools in fifth grade elementary school on the sub-theme of Ecosystem Components. The procedure for developing the assessment tool was based on the ADDIE Research and Development model. The stages of the ADDIE model were Analysis, Design, Develop, Implementation, and Evaluation. The subjects of this study were teachers and students of SDK Bhaktyarsa Maumere, SDK Maria Ferrari, SDI Iligetang, SDI Wailiti. The number of teacher respondents amounted to 5 people and students amounted to 127 people. Data collection techniques used were questionnaires, observations, and interviews. The data analysis technique used was descriptive analysis. The results showed that (1) the learning outcome assessment tool developed had met the criteria for proper use with the maximum score obtained was 95, (2) the developed learning outcome assessment tool had met the practical criteria based on teacher and student responses with a maximum score of 27, (3) the learning outcomes assessment tool developed has met the effective criteria based on the completeness of student learning outcomes > 60%

    The Analysis of Students’ Interest in A State Vocational High School (SMKN) 3 Based on Ethnics in Singkawang

    Get PDF
    This research aims to find out the students' interest in studying in State Vocational High School 3 of Singkawang based on ethnics that live in Singkawang which area consists of Dayak, Malay, Madura, and Chinese. The qualitative method was used in this research. The subjects of this study were 5 students from each ethnic which the total of them are twenty students who were considered able to represent and provide the data needed by researchers. The object of the study was students' learning interests based on Dayak, Malay, Madura, and Chinese ethnics. In this study, sampling techniques were used purposive sampling techniques. The data analysis in this study used the Miles and Huberman model by collecting data at the time the learning process takes place, and after completion of data collection within a certain period. The results of this study showed that students' learning interests based on ethnics were: (1) students who come from the Dayak ethnic tend to be more enthusiastic and interested in learning if the teachers who teach are from the same ethnic and have a tendency to only be interested in certain lessons in their field; (2) most students from the Malay ethnic have a high interest in learning in all the lessons in their field and a tendency to like teachers who have different ethnics; (3) Madura students have a higher learning interest when they were taught by teachers from the same ethnic and most students only interested in certain lessons, (4) most students from Chinese ethnic do not mind the ethnic background of the teacher who teaches and they have very high enthusiasm and interest in pursuing their field

    Front Cover

    No full text

    The Designing of a Learning Theory to Promote a Classroom Pedagogy for Moodle Self-Directed Learning

    Get PDF
    The higher education institutions across the world have changed their teaching and learning methods due to the Covid19 pandemic. They are now using different learning management systems like Moodle. The implication of the sudden transition to online learning is that students now have to become more independent, and self-directed in their learning. The aim of this paper is therefore to develop a Moodle (Modular Object Oriented Dynamic Learning Environment) Self-Directed Learning Theory. It explores some of the learning aspects related to the development of students towards Moodle self-directed learning and proposes a framework of skills that lecturers and teachers can use as a guide to increasing student responsibility. This study is situated within the theory of Instrumental Genesis (IG). The researchers employed the design-based research method when developing this learning theory. The process of developing this learning framework involved a literature review of Moodle and self-directed learning theories. The study of the learning theories revealed various Moodle and self-directed perspectives which were used to develop this learning theory. The outcome of this study is a learning theory that will hopefully promote self-directed learning within the context of Moodle teaching and learning

    The Development of Interactive Learning Multimedia Based on The Website for Mathematics’ Subject in Junior High School

    Get PDF
    This research aims to develop interactive learning media based on the website for mathematics subjects in junior high school. The research and development (R&D) method was applied to this research to achieve that goal and the model used is ADDIE. ADDIE model consists of five phases: (1) Analyze, (2) Design, (3) Develop, (4) Implement, and (5) Evaluate. The research was conducted in grade 8 students of SMPS Kristen Makedonia Ngabang with 27 participants and six people for a validity test based on media design experts, media experts, and mathematics content experts. Questionnaire instruments and attitude scales were used to analyze the quantitative and qualitative data. Overall, according to the data analysis (with the frequency range of 1 to 5), it is found that the media design has met very valid criteria with an average value of 4,76. Nonetheless, the analysis result of empirical assessment for individual, small group, and field try procedures for 27 students in SMPS Kristen Makedonia Ngabang grade 8 expressed that the students are very happy to use interactive learning multimedia based on the website with an average value of 6,27 with the frequency range of 1 to 7. Furthermore, according to the result of the effectiveness attitude questionnaire towards media and the pre-treatment and post-treatment analysis that involved 30 students, there was a significant difference as , (). Therefore, the interactive learning multimedia based on the website for mathematics subjects in junior high school can be implemented for mathematics-related topics in junior high school

    2,303

    full texts

    2,407

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Online Journal System-Kumpulan Jurnal STKIP Singkawang ((Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Singkawang)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇