Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
1406 research outputs found
Sort by
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Logaritma Menggunakan Tahapan Kesalahan Kastolan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya siswa yang melakukan kesalahan dalam menjawab soal, sehingga dapat menjadi petunjuk untuk mengetahui seberapa jauh siswa menguasai materi Materi logaritma dipilih untuk penelitian ini karena logaritma memiliki sifat-sifat yang harus dipahami oleh siswa sehingga dapat dengan mudah menemukan kesalahan yang dilakukan siswa. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal logaritma. Subjek penelitian adalah kelas X MIPA 2 sebanyak 21 orang di SMAN 1 Bangkinang Kota tahun pelajaran 2020/2021. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Analisis dilakukan dengan memberikan tes tertulis sebanyak 5 butir soal. Analisis soal menggunakan tahapan kesalahan Kastolan yang terdiri dari kesalahan konseptual, kesalahan prosedural, dan kesalahan teknik. Hasil penelitian menujukkan bahwa persentase kesalahan yang paling banyak dilakukan siswa yakni 38,1% terjadi pada jenis kesalahan prosedural. Hal ini ditandai dengan siswa masih belum menguasai setiap langkah-langkah dalam penyelesaian hingga ke penyelesaian akhir atau dalam bentuk paling sederhana
Meta Analisis: Efektivitas Model Pembelajaran Problem Solving dan Problem Based Learning Ditinjau Dari Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika SD
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya pengaruh model pembelajaran Problem Solving dan Problem Based Learning ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah matematika sekolah dasar dengan cara menganalisis hasil penelitian 20 artikel sebelumnya yang di publikasi pada Google Cendekia. Jenis penelitian ini adalah meta analisis. Adapun langkah dalam penelitian meta analisis antara lain, (1) Mengumpulkan data, (2) Menghitung Effect Size setiap artikel, (3) Mengidentifikasi ada tidaknya perbedaan dampak yang ditimbulkan terhadap subjek, (4) Menarik kesimpulan. Dari analisis 20 artikel, berdasarkan uji Ancova membuktikan bahwa fhitung > ftabel yakni (5,960 > 3,59) dan nilai signifikasinya (0,026 < 0,05) yang membuktikan bahwa terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara pengaruh dalam penggunaan model pembelajaran Problem Solving dan Problem Based Learning ditinjau dari peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SD. Selain itu pengaruh kedua model dapat dilihat dari hasil Effect Size. Pada model pembelajaran Problem Solving sebanyak 5 artikel dalam kategori kecil dan 5 artikel dalam kategori besar. Sedangkan model pembelajaran Problem Based Learning sebanyak 6 artikel dalam kategori kecil dan 4 artikel dalam kategori sedang
Analisis Sociomathematical Norms Peserta Didik dalam Pembelajaran Daring SMKN 39 Jakarta
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis orma sosiomatematik terhadap peserta didik yang berlangsung ketika pembelajaran daring matematika. Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik SMKN 39 Jakarta. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan penyebaran angket melalui Google Form dan Wawancara melalui Zoom Meeting. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 3 peserta didik yang berkreteria tinggi dalam norma sosiomatematik, terdapat 25 peserta didik yang berkreteria sedang atau standart, dan terdapat 2 peserta didik yang berkreteria rendah. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kualitas interaksi yang terbentuk dalam pembelajaran daring juga mengalami penurunan, dimana peserta didik hampir tidak melaksanakan diskusi secara daring dan presentasi. Namun dapat kita lihat bahwa peserta didik yang kreteria norma sosiomatematiknya tinggi lebih percaya diri untuk menarik kesimpulan. Maka norma sosiomatematik sangat berkenaan dengan hubungan antar individu, matematika dan masyarakat yang menekankan, bahwa pemahaman dan keyakinan peserta didik dapat ditimbulkan atai dimunculkan saat proses interaksi diskusi dalam pembelajaran, namun karena interaksi yang terjadi mengalami penurunan dalam esensi, maka pemahaman dan keyakinan peserta didik juga mengalami penurunan. Selain itu norma sosiomatematik yang dimiliki peserta didik sangat berpengaruh terhadap tingginya maupun rendahnya hasil pemahaman yang di peroleh pada saat pembelajaran matematika berlangsung
Pengembangan Media Baret Berbasis Android untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) validitas, (2) kepraktisan dan , (3) efektivitas pada media mobile learning berbasis android. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development. Pada penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian adalah guru, 25 siswa kelas X Akuntansi SMK Hassina dan para validator. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu lembar validasi ahli materi dan ahli media untuk memperoleh hasil uji validitas media serta angket respon guru dan siswa untuk mengukur kepraktisan dari media dan tes kemampuan pemahaman konsep matematis siswa untuk memperoleh hasil efektif dari media. Hasil penilaian kelayakan oleh validator menunjukkan bahwa media mendapat penilaian sebesar 88,33 % dari ahli media dan 84,61 % dari ahli materi, sehingga sangat valid dan layak untuk diuji cobakan. Hasil uji coba diperoleh respon yaitu 84,615% dari guru dan 86,363% dari siswa, sehingga produk termasuk kedalam kategori sangat praktis. Kemudian hasil analisis tes siswa berdasarkan pedoman penskoran pemahaman konsep matematis diperoleh skor total awal sebesar 253 dan skor total akhir sebesar 574. Berdasarkan uji N-Gain diperoleh hasil rata-rata sebesar 72,55% dengan kategori tinggi
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika dengan Model Discovery Learning Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik SMP Kabupaten Kampar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis (KPMM) peserta didik dan menerapkan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013. Perangkat ini menghasilkan perangkat pembelajaran dengan model discovery learning untuk meningkatkan KPMM peserta didik. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D dengan instrumen validitas berupa lembar validasi silabus, RPP, dan LKPD serta instrumen praktikalitas berupa angket respon peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket dan observasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis kevaliditan dan analisis kepraktisan. Dari hasil pengolahan data diperoleh rata-rata hasil validitas silabus yaitu 96,67%; RPP yaitu 92,68%; LKPD yaitu 96,08%. Rata-rata hasil angket respon peserta didik pada uji coba terbatas adalah 94,04% dengan kategori sangat praktis. Dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah valid dan praktis sebagai upaya meningkatkan KPMM peserta didik
Efektivitas Model Pembelajaran Anchored Instruction dalam Pembelajaran Matematika Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
Pembelajaran konvensional dengan metode ceramah yang digunakan oleh sebagian guru SMP Al-Amin Surabaya membuat kemampuan berpikir kritis siswa kurang terlihat menonjol. Maka peneliti melakukan penelitian menggunakan model pembelajaran Anchored Instruction yang memiliki tujuan untuk mengetahui efektif tidaknya penerapan model pembelajaran Anchored Instruction dalam pembelajaran matematika terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Keefektifan penelitian ini ditinjau dari 4 variabel sebagai berikut: (1) kemampuan guru, (2) aktivitas siswa, (3) hasil belajar siswa, dan (4) respon siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan angket. Tes yang digunakan adalah tes esai yang berjumlah 3 soal untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa terhadap materi perbandingan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa kemampuan guru mendapatkan nilai konversi 3,47 yang berkategori baik, aktivitas siswa mendapatkan persentase 78,89% yang berkategori aktif, hasil belajar siswa mencapai ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 83,33%, dan respon siswa positif dimana respon siswa persentase sebesar 82,16% yang berkategori positif. Dari hasil penelitan tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Anchored Instruction dalam pembelajaran matematika efektif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa
Peningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Kemandirian Siswa Melalui Pembelajaran Matematika Realistik
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian siswa melalui pembelajaran matematika realistik. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A Tahun Pembelajaran 2020/2021. Instrumen yang digunakan dalam pengambilan data adalah tes dan angket dengan teknik analisis data yang dilakukan adalah dengan menggunakan uji regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan pada hasil uji F sebesar 0,662 > 0,05 dan nilai F hitung 0,418 < 3,32, Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian siswa terhadap pembelajaran matematika realistik
Pengaruh E-Learning Berbantuan Google Classroom Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis
E-learning merupakan sistem pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi seperti google classroom. Berdasarkan studi pendahuluan pemecahan masalah matematis masih rendah karena pembelajaran berpusat pada pendidik membuat jenuh sehingga materi yang diberikan sulit dipahami dan, tenaga pendidik belum terbiasa dengan sistem pembelajaran jarak jauh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembelajaran E-learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas VII SMP Al-Huda Jati Agung dengan metode quasi eksperimen desain. Populasi penelitian ini peserta didik kelas VII dengan menggunakan teknik Cluster Random Sampling didapat sampelnya yaitu kelas VIII A kelas eksperimen dengan pembelajaran E-learning dan kelas VIII B kelas kontrol pembelajaran konvensional.Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa soal tes. Hasil analisis data terdapat pengaruh pembelajaran E-learning berbantuan google classroom terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik karena memudahkan peserta didik berinovasi mencari sumber belajar tidak hanya terpaku pada pendidik. Maka disimpulkan terdapat pengaruh pembelajaran E-learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis
Pengembangan Model E-Book Interaktif Berbasis Pembelajaran Induktif untuk Melatihkan Kemampuan Penalaran Aljabar Siswa SMP
Pembelajaran daring selama masa pandemi di jenjang sekolah menengah pertama masih mengalami beberapa kendala yag sebagian besar berasal dari siswa. Siswa seringkali mengalami kecemasan selama pembelajaran daring dengan faktor yang memicu kecemasan siswa selama pembelajaran daring adalah kesulitan memahami materi, kesulitan mengerjakan tugas-tugas, ketersediaan dan kondisi jaringan internet, dan fasilitas. Sehingga dibutuhkan sebuah media pembelajaran yang dapat memfasilitasi siswa untuk lebih aktif dan interaktif dalam mengikuti proses pembelajaran. E-book interaktif menjadi solusi untuk sebagai media pembelajaran agar siswa lebih aktif dan interaktif selama proses pembelajaran. E-book interaktif dikembangkan dengan model 4D (Define, Design, Development dan Dissemination) dan dibuat dengan aplikasi kotobee. Aplikasi kotobee dipilih karena mempunyai keunggulan dapat menyisipkan video, audio, gambar dan berbagai bentuk kuis yang dapat langsung dipakai oleh siswa dan keluar hasilnya. Pada konten e-book interaktif ini menggunakan pendekatan pembelajaran induktif untuk melatihkan kemampuan penalaran aljabar siswa SMP. Berdasarkan penilaian dari ahli materi, ahli media, praktisi dan respon siswa, e-book ini dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan. Pada tahap diseminasi, e-book ini digunakan pada salah satu kelas SMP di Kabupaten Karawang dan memperoleh hasil yang efektif dalam melatih kemampuan penalaran aljabar siswa SMP
Pengembangan Bahan Ajar Problem Based Learning untuk Pembelajaran Daring dengan Platform Edmodo
Pandemi Covid-19 atau yang dikenal sebagai virus korona secara global, membuat semua aktivitas yang mengundang khalayak ramai dihentikan. Salah satunya adalah kegiatan belajar-mengajar yang dilakukan di sekolah. Untuk mensiasati kejadian tersebut, pemerintah mengeluarkan pengumuman untuk melakukan pembelajaran secara online atau daring yang disebut dengan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh). Penggunaan LMS (Learning Management System) sangat membantu guru untuk mengajar secara daring atau online. Selama pandemi, guru mengajar melalui aplikasi Whatsapp dan menggunakan buku sebagai bahan ajar. LMS yang dipilih dalam penelitian ini adalah Edmodo. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kevalidan dari penggunaan bahan ajar PBL untuk pembelajaran daring dengan platform Edmodo dan mengetahui bagaimana respon siswa saat menggunakan bahan ajar untuk pembelajaran daring. Desain penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Subjek penelitian ini adalah 10 siswa SMP BCK Cilegon. Hasil dari penelitian ini yaitu: (1) bahan ajar hasil pengembangan ini dinyatakan cukup valid oleh ahli materi dengan persentase 81,25% dan ahli media dengan persentase 79,17%, dan (2) penggunaan bahan ajar mendapat respon yang positif dari siswa