Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
    1406 research outputs found

    Validitas dan Praktikalitas Website Pembelajaran untuk Memfasilitasi Kemampuan Penalaran Matematis Siswa

    Get PDF
    Indikasi rendahnya kemampuan penalaran matematis siswa kelas XI SMA/MA menggambarkan adanya permasalahan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa website pembelajaran materi limit fungsi aljabar yang valid dan praktis untuk memfasilitasi kemampuan penalaran matematis (KPM) siswa. Bentuk penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan Borg and Gall. Artikel ini membatasi tahap pengembangan produk mulai proses pengembangan draf produk sampai proses uji coba lapangan website pembelajaran materi limit fungsi aljabar, kemudian diakhiri dengan proses diseminasi. Penelitian ini melibatkan siswa MAN 1 Pekanbaru yang terdiri dari enam siswa kelas XII IPS 2 sebagai subjek uji coba terbatas dan 30 siswa kelas XI IPA IT sebagai subjek uji coba lapangan. Website pembelajaran dikembangkan menggunakan software Microsoft FrontPage dan menyediakan beberapa menu, yaitu: 1) Home, 2) KD dan peta konsep, 3) Materi (berisi video pembelajaran, e-modul, serta aplikasi pengolahan hasil belajar), 4) Rangkuman, dan 5) Tim perancang. Kebaruan dari website yang dikembangkan terletak pada penyajian rangkaian kegiatan belajar dalam modul elektronik (e-modul) yang materi pelajarannya disajikan dalam format video. Website pembelajaran yang telah dikembangkan dilakukan validasi oleh tiga orang ahli materi sekaligus ahli media, diperoleh hasil bahwa website pembelajaran materi limit fungsi aljabar telah memenuhi kriteria kevalidan dengan tingkat validitas sangat valid, yaitu dengan persentase rata-rata sebesar 94,21% dan juga telah memenuhi kriteria kepraktisan yang berada ditingkat praktis, sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran matematika

    Pengaruh Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) Terhadap Kemampuan Berfikir Kreatif Matematis Berdasarkan Self-Efficacy

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui ada atau tidak pengaruh pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) terhadap kemampuan berfikir kreatif matematis berdasarkan self-Efficacy pada materi bangun ruang kubus. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen (eksperimen research). Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah kelas V.b yang terdiri dari 24 murid sebagai kelas eksperimen dan kelas V.c yang terdiri dari 24 murid sebagai kelas kontrol.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah cluster random sampling, dimana diambil dua kelas dari seluruh kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan tes untuk mengetahui kemampuan berfikir kreatif matematis murid dan angket untuk mengetahui hasil self-efficacy murid. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis ANOVA Dua Jalur. Hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh bahwa kemampuan berfikir kreatif matematis pada kelas eksperimen mempunyai rata-rata yang lebih baik dibandingkan kelas kontrol, dengan hasil kemampuan berfikir kreatif matematis pada kelas eksperimen kategori tinggi (83,643), sedang (78,125) dan rendah (69,000) dan pada kelas kontrol dalam kategori tinggi (72,000), sedang (60,800) dan rendah (55,167). Berdasarkan analisis data dan pembahasan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan: Terdapat pengaruh pendekatan PMRI terhadap kemampuan berfikir kreatif matematis murid, Terdapat perbedaan kemampuan berfikir kreatif matematis berdasarkan self-efficacy murid dan Tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan self-efficacy terhadap kemampuan berfikir kreatif matematis murid. Manfaat penelitian ini sebagai pemicu rasa keyakinan diri, berfikir kreatif dan murid dapat menguasai materi dengan pengalamana belajar secara langsung

    Developing PISA-like Numerical Problem Using Vaccine Context During Pandemic

    Get PDF
    This is a type of development research with the main stages of preliminary and formative evaluation consisting of self-evaluation, expert review, one-on-one, small group, and field tests, with the goal of producing valid and practical PISA-like numerical problems and having an effect potential in the context of vaccines during the COVID-19 pandemic. The participants in this study were eighth-grade students younger than 15 years old. The qualitative analysis of this study's findings was conducted on the basis of student responses to the field test. This study's data collection methods included walkthroughs, observations, interviews, and tests. This study produced the development of a PISA-like numerical problem with the characteristics of the Change and Relationship content, the vaccine context, and the social analysis context, all of which were valid and applicable. According to the results of the validator's evaluation, the questions are sound in terms of content, structure, and language. Practically illustrated from the results of small group trials where the majority of students can easily comprehend and interpret the material. Based on the results of field trials, it can be concluded that the PISA-like numerical problems in the context of a pandemic vaccine has the potential to improve students' mathematical literacy skills

    Koneksi Matematis Siswa Bergaya Kognitif Field-Independent Pada Pemecahan Masalah

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses koneksi matematis siswa kelas XI SMA bergaya kognitif Field-Independent pada pemecahan masalah turunan fungsi aljabar. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Instrumen Group Embedded Figure Test digunakan dalam memilih dua subjek penelitian, yaitu dua siswa bergaya kognitif Field-Independent. Data penelitian diperoleh dari hasil tes koneksi matematis dan wawancara yang dilakukan pada waktu yang berbeda. Kredibilitas data diperoleh dari triangulasi metode pengumpulan data yaitu tes koneksi matematis dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa bergaya kognitif Field-Independent melakukan aktivitas koneksi pada proses pemecahan masalah, yaitu mengidentifikasi informasi secara detail, mengomunikasikan informasi dengan kalimatnya sendiri, dan menghubungkan pengetahuan matematika yang telah dipahami sebelumnya dalam pemecahan masalah. Siswa mampu mengaplikasikan konsep turunan fungsi dalam menentukan nilai optimum fungsi namun tidak memahami koneksi antara konsep turunan fungsi dan kemiringan garis lurus. Aktivitas koneksi matematis berupa menginterpretasikan jawaban belum ditunjukkan siswa pada tahap memeriksa kembali jawaban

    Pengembangan Modul Matematika Berbasis Pendekatan Metakognitif dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Self-Confidence Matematis Siswa

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan: validitas, praktis, efektif, modul pembelajaran yang dikembangkan menggunakan pendekatan metakognitif, peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan self-confidence matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan Dick & Carey. Hasil penelitian ini: (1) Validasi modul pembelajaran dengan menggunakan pendekatan metakognitif yang dikembangkan berada pada kategori ‘Valid’ dengan nilai rata-rata total sebesar 4,3; (2) Berdasarkan indeks gain ternormalisasi, diperoleh bahwa pada uji coba I terjadi peningkatan nilai sebesar 0,42 dengan kriteria sedang  dan pada uji coba II terjadi peningkatan nilai sebesar 0,52 dengan kriteria sedang ; (3) Berdasarkan hasil pencapaian self-confidence, terjadi peningkatan dari uji coba I ke uji coba II.; (4) Modul pembelajaran berbasis dengan menggunakan pendekatan metakognitif yang dikembangkan memenuhi kriteria keberhasilan kepraktisan modul pembelajaran ditinjau dari hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran. Skor yang diperoleh pada uji coba II adalah 4,47 dengan kategori ‘Baik’

    Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Software Adobe Flash Professional CS6 Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah di Sekolah SMK Tamansiswa Sukadamai

    Get PDF
    Teknologi sangat dibutuhkan dalam setiap aspek, tanpa adanya penggunaan teknologi maka hal ini menyebabkan banyak masalah tidak bisa dipecahkan dengan baik dan sempurna. Adobe Flash Professional CS6  adalah suatu program berbentuk perangkat lunak yang berjalan pada suatu sistem tertentu yang berguna untuk membantu memudahkan proses pembelajaran. Peneltian ini dilakukan untuk: 1) menghasilkan kevalidan, kepraktisan dan keefektifan media Softwere Adobe Flash Professional CS6 yang telah dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah di SMK taman siswa; 2) mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi Persamaan linier dengan media pembelajaran yang dikembangkan. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan. Objek dalam penelitian ini adalah pengembangan media pembelajaran berbasis android yang berupa buku siswa. Penelitian ini dilakukan di SMK Taman Siswa Sukadamai, kelas X semester genap tahun ajaran 2022/2023. Model pengembangan yang akan digunakan adalah model pengembangan Sadiman. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh sudah dihasilkan media Softwere Adobe Flash Professional CS6 yang valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Dengan adanya media pembelajaran pada mata pelajaran persamaan linier ini telah dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah tentang materi mata pelajaran persamaan linier. Media pembelajaran mata pelajaran persamaan linier ini di rancang menggunakan Adobe Flash CS6 sebagai software utama dan dirancang dalam bentuk file .apk yang dapat diinstal di android

    Analisis Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi dalam Pemecahan Masalah Matematika Berbasis Higher Order Thinking Skill (HOTS)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir tingkat tinggi dan pemecahan masalah siswa SMP dalam menyelesaikan soal himpunan, kemampuan yang diharapkan dkuasai oleh siswa yakni kemampuan menyelesaikan soal matematika dengan baik dan benar. Analisis data ini menggunakan tahapan penyelesaian masalah menurut Polya (1973;5), yaitu memahami suatu masalah, menyusun rencana penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian dan memeriksa kembali prosedur dan hasil penyelesaian dan indikator berpikir tingkat tinggi yaitu 1) menganalisis, 2) mengevaluasi, 3) mencipta. Subjek penelitian ini adalah SMP Negeri 3 Sintang kelas VIII B terdiri dari 24 siswa. Instrumen yang digunakan adalah soal tes HOTS dan wawancara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa kesalahan yang dilakukan siswa terbanyak pada indikator dari berpikir tingkat tinggi yaitu mengevaluasi dan mencipta dan indikator pemecahan masalah yaitu memahami masalah. Siswa tidak bisa memahami soal pada materi himpunan. Pada indikator membuat model matematika, memilih strategi penyelesaiaan, menyelesaikan masalah, dan memeriksa kembali hasil jawaban hanya sebagian siswa yang dapat mengerjakan pada tahap ini

    Desain Modul Berorientasi Literasi Matematika dengan Bantuan Aplikasi Wolfram Mathematica untuk Materi Artimatika Sosial

    Get PDF
    Kemampuan literasi matematika salah satu kemampuan yang harus dikuasai oleh siswa. Dalam mengembangkan kemampuan literasi dibutuhkan perangkat pembelajaran berupa modul yang inovatif yang dapat membantu proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan desain bahan ajar berorientasi literasi matematika berbantuan aplikasi Wolfram Mathematica untuk materi aritmatika sosial yang valid, efektif dan praktis. Penelitian menerapkan model penelitian pengembangan, model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE yaitu meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Untuk instrument yang digunakan berupa lembar validasi untuk ahli materi dan ahli media serta angket respon siswa dan guru untuk melihat efektif dan kepraktisan dari modul yang sudah dikembangkan. Hasil penilaian validasi dari ahli media diperoleh skor sebesar 91,7% dan dari ahli materi diperoleh skor sebesar 89,55% yang mana penilaian dari ahli media dan materi berada pada kategori sangat baik. Berdasarkan hasil analisis angket keefektifan dan kepraktisan bahan ajar berbantuan aplikasi Wolfram Mathematica dinyatakan praktis digunakan dalam pembelajaran dengan persentase kelayakan sebesar 90,7% berada pada kategori sangat baik. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbantuan aplikasi Wolfram Mathematica yang dikembangkan memiliki kualitas valid dan praktis serta efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran di kela

    Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masakah dengan Model Pembelajaran Discovery Learning dan Strategi Flipped Classroom

    Get PDF
    Kemampuan pemecahan masalah (KPM) merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh peserta didik baik pada jenjang pendidikan dasar maupun menengah. Berdasarkan hasil pengamatan di SMA YP IPPI Cakung, KPM peserta didik tergolong rendah. Untuk meningkatkan KPM dibutuhkan suatu model yang dapat meningkatkan KPM siswa. Salah satu model yang dapat meningkatkan kemampuan tersebut adalah model pembelajararan discovery learning (DL) dengan strategi flipped classroom. Tujuan penelitian ini adalah upaya meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dengan model pembelajaran DL dan strategi flipped classroom di kelas XI MIPA SMA YP IPPI Cakung. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran DL dengan strategi flipped classroom dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Hal tersebut ditunjukan dengan adanya peningkatan nilai rata-rata tes kemampuan pemecahan masalah yang diberikan setiap akhir siklus. Rata-rata nilai kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas XI MIPA pada tes pendahuluan adalah 48, pada siklus I meningkat menjadi 62, dan pada siklus II meningkat menjadi 72. Pada tes pendahuluan hanya 16% yang melebihi batas KKM. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah pada pokok barisan barisan dan deret aritmetika dan geometri dapat meningkat melalui model pembelajaran DL dan strategi flipped classroom.&nbsp

    Identifikasi Kendala Calon Guru dalam Menerapkan Pembelajaran Matematika Realistik

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan mengidentifikasi kendala mahasiswa dalam menerapkan pembelajaran matematika realistik. Subjek penelitian yaitu 10 mahasiswa pendidikan matematika IAIN Ambon yang merupakan calon guru dan sedang menempuh mata kuliah Microteaching. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan kajian dokumen. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berikut adalah perolehan hasil per indikator: a) Indikator 1 dilakukan oleh 3 subjek; b) Indikator 2 dilakukan oleh 9 subjek; c) Indikator 3 dilakukan oleh 7 subjek; d) Indikator 4 dilakukan oleh 8 subjek, e) Indikator 5 dilakukan oleh 2 subjek. Indikator yang paling sedikit dilakukan yaitu indikator 1 dan 5.  Subjek mengakui kendala dalam memberikan gambaran mengenai masalah kontekstual yang berhubungan dengan topik yang diajarkan. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan subjek tentang kegunaan dari topik tersebut dalam kehidupan. Subjek terlalu terpaku pada hitungan dan prosedur rutin tetapi sangat minim penekanan mengenai konteks dari materi tersebut. Subjek tidak menguasai konteks dari materi sehingga tidak mampu memberikan berbagai masalah kontekstual terkait topik tersebut

    1,364

    full texts

    1,406

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇