Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
    1406 research outputs found

    Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Adobe Flash Menggunakan Model Thinking Aloud Pair Problem Solving untuk Meningkatkan Kemampuan Spasial dan Resiliensi Matematis

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan:  1) kevalidan, kepraktisan dan keefektifan media pembelajaran berbasis Adobe Flash yang telah dikembangkan dengan pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving; 2) peningkatan kemampuan spasial siswa yang diajarkan dengan media pembelajaran berbasis Adobe Flash yang telah dikembangkan menggunakan pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving; 3) pencapaian resiliensi matematis siswa yang diajarkan dengan media pembelajaran berbasis Adobe Flash yang telah dikembangkan menggunakan pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan (Developmental Research) dengan menggunakan model pengembangan Tessmer tipe formative evaluation. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 3 Percut Sei Tuan kelas VIII-1 dan VIII-2 yang masing-masing berjumlah 30 siswa tahun Ajaran 2021/2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Media pembelajaran matematika berbasis Adobe Flash menggunakan model pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving untuk meningkatkan Kemampuan Spasial dan Resiliensi Matematis siswa yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif; 2) Peningkatan kemampuan spasial siswa menggunakan media pembelajaran yang dikembangkan pada materi kubus dan balok pada uji coba I (field test I) berada pada kategori rendah dengan skor 0,13, sedangkan pada uji coba II (field test II) peningkatan berada pada kategori sedang dengan skor 0,34; 3) Skor rata-rata pencapaian resiliensi matematis siswa menggunakan pengembangan media pembelajaran berbasis Adobe Flash pada materi kubus dan balok berada pada kategori tinggi

    Pengaruh Outdoor LearningMath dengan Pendekatan Math City Mapterhadap Kemampuan Pemecahan Masalah pada Kelas XII SMK YAPIM Pinang Awan

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pembelajaran luar kelas (Outdoorlearning) dengan menggunakan pendekatan MCM (Math City Map) pada siswa kelas XII SMK’s YAPIM Pinang Awan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Sugiyono (2010) menjelaskan bahwa metode penelitian eksperimen dapat diartikan sebagai metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan. Dalam penelitian ini siswa kelas XII1 sebagai kelas Kontrol dan kelas XII2 sebagai kelas eksperimen.Pada analisis uji gain, diperoleh hasil bahwa nilai indeks gain <g> kelas kontrol sebesar 65,62 yang termasuk dalam kriteria sedang dan untuk kelas eksperimen diperoleh <g> sebesar 73,45 yang termasuk dalam kriteria tinggi. Hal ini membuktikan bahwa peningkatan kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Pada analisis uji t diperoleh bahwa thitung (2,272) > ttabel (1,990). Artinya, Ho ditolak dan Ha diterima yaitu Outdoor Learning Math Dengan Pendekatan Math City Map berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah. Berdasarkan hipotesis penelitian, jika nilai Sig. (2-tailed) < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti bahwa ada pengaruh yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah pada kelas eksperimen (Outdoor LearningMathDengan Pendekatan Math City Map) dan kelas kontrol (menggunakan metode pembelajaran ceramah). Dapat disimpulkan penerapan Outdoor Learning Math Dengan Pendekatan Math City Map berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalahpada Kelas XII SMK’S YAPIM Pinang Awa

    Analisis Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Siswa ditinjau dari Gender

    Get PDF
    Kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika adalah kemampuan berpikir dalam menyelesaikan masalah matematika yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari dan dapat diselesaikan melalui prosedur penyelesaian yaitu memahami masalah, membuat rencana, melaksanakan rencana dan memeriksa kembali jawaban. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan kajian tentang kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika siswa yang ditinjau dari gender. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMAN 1 Mollo Selatan sebanyak 15 siswa yang terdiri dari 8 siswa perempuan dan 7 siswa laki-laki. Metode penelitian yang digunakan adalah deskripsi kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi untuk mendapatkan kajian mendalam terkait kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita. Teknik analisis data mengikuti model Miles dan Huberman dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa laki-laki maupun perempuan sama-sama mencapai tiga dari lima indikator kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika yaitu menuliskan aspek yang diketahui, menuliskan aspek yang ditanyakan dan membuat model matematika. Siswa laki-laki maupun perempuan mampu menceritakan kembali semua informasi yang terdapat pada soal menggunakan kata-kata sendiri. Dalam proses penyelesaian berdasarkan tahapannya, siswa perempuan menuliskan langkah-langkah penyelesaian soal secara jelas dan lengkap sedangkan siswa laki-laki menuliskan secara singkat

    Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Website Menggunakan Pendekatan Problem-Solving pada Materi SPLTV Kelas X

    Get PDF
    Pemecahan masalah merupakan tujuan pembelajaran matematika. Pendekatan problem-solving adalah pendekatan yang dapat mengembangkan kemampuan pemecahan masalah. Namun, di masa pandemi atau new normal, kemampuan pemecahan masalah siswa belum maksimal dikembangkan. Media pembelajaran berbasis web menggunakan pendekatan problem-solving adalah solusi dalam masalah ini. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan media web menggunakan pendekatan problem-solving yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan langkah-langkah ADDIE. uji kevalidan dilakukan dengan uji validasi media dan materi, uji kepraktisan dilakukan dengan memberikan angket respon kepada guru dan siswa dan uji keefektifan dilakukan dengan pengamatan kemampuan guru mengelola pembelajaran, aktivitas siswa dan ketuntasan belajar siswa secara klasikal. Penelitian ini menghasilkan media web menggunakan pendekatan problem-solving yang valid, praktis dan efektif. Dikatakan valid karena berdasarkan hasil analisis media diperoleh skor rata-rata 3,58 dan hasil analisis materi diperoleh skor rata-rata 3,62. Ini menunjukkan bahwa media web layak digunakan. Dikatakan praktis karena persentase respon guru sebesar 86,7% dan persentase respon siswa sebesar 80,8%. Dikatakan efektif karena kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dan aktivitas siswa pada pembelajaran 1 berapa pada kategori baik dan pada pembelajaran 2 berada pada kategori sangat baik, serta ketuntasan belajar siswa secara klasikal tercapai. &nbsp

    Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Pendekatan Kontekstual Menggunakan Hypercontent untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Disposisi Matematis Siswa

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah: (1) menganalisis validitas, kepraktisan dan efektivitas perangkat pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual menggunakan hypercontent yang dikembangkan terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah MTs Negeri 3 Tapanuli Selatan; (2) menganalisis peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui perangkat pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual menggunakan hypercontent yang dikembangkan; (3) menganalisis peningkatan Disposisi Matematis siswa melalui perangkat pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual menggunakan hypercontent yang dikembangkan. penelitian ini dikategorikan ke dalam jenis penelitian pengembangan (development & research) dengan menggunakan model pengembangan Thiagarajan, yaitu model 4-D. Penelitian ini dilakukan di MTs Negeri 3 Tapanuli Selatan pada semester genap tahun ajaran 2021/2022 pada materi aritmatika sosial. Hasil penelitian diperoleh bahwa : 1) Validitas Perangkat pembelajaran berbasis masalah yang dikembangkan termasuk kategori valid, dengan  nilai rata-rata dari para ahli yang berada pada kategori tinggi; 2) Perangkat pembelajaran berbasis masalah yang dikembangkan temasuk kategori praktis dengan penilaian para ahli diperoleh bahwa: (1) perangkat dapat dipergunakan dengan sedikit revisi dan hasil pengamatan; (pembelajaran berbasis masalah yang dikembangkan masing masing termasuk dalam kategori efektif dengan indikator; (2) Kemampuan pemecahan masalah siswa menggunakan perangkat pembelajaran berbasis masalah yang dikembangkan meningkat

    Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Interaktif Berbasis Articulate Storyline untuk Memfasilitasi Kemandirian Belajar Siswa pada Materi Transformasi Geometri Kelas IX SMP/MTs

    No full text
    This research is a development research (R&D) with the aim of producing an interactive mathematics learning media based on Articulate Storyline that meets the valid and practical requirements to assist grade IX students of SMP/MTs in understanding geometry transformation material and facilitating student learning independence. This development research uses the Borg and Gall development model which consists of ten stages, but in this study only reached stage seven, namely: (1) potential and problems; (2) data collection; (3) product design; (4) design validation; (5) design revision; (6) product trial; and (7) product revision. Researchers explore potentials and problems through interviews, observations, questionnaires, and literature studies. Learning media and guidebooks were validated by three validators. The instrument used was a learning media validation questionnaire and a learning media guide book validation questionnaire. The average value of learning media validation is 3.37 with a very valid category and the average value of guide book validation is 3.52 with a very valid category. The learning media was tested on six students of class IX SMP, the instruments used were student response questionnaires and student learning independence questionnaires. The product trial result was 0.96 with a very practical category and very well facilitated student learning independence of 84.33%

    Tren Media Pembelajaran Matematika dalam Jurnal Pendidikan Matematika di Seluruh Indonesia

    Get PDF
    Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak dapat dihindari dari kehidupan sehari-hari. Media pembelajaran adalah alat untuk menyampaian pesan dari guru sebagai pemberi pesan ke peserta didik sebagai penerima. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media pembelajaran apa yang efektif digunakan di era revolusi industri 4.0. Penelitian ini merupakan penelitian studi literature. Data yang dianalisis merupakan sejumlah artikel dari beberapa jurnal pendidikan matematika yang telah terindeks SINTA, sejak tahun 2015 hingga 2022, dengan focus utama penelitian adalah media pembelajaran matematika. Ada 15 aspek yang menjadi instrument penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa media yang efektif digunakan adalah media pembelajaran berbasis digital. Sehubung dengan temuan penelitian ini ada beberapa rekomendasi media pembelajaran yang tepat digunakan pada saat proses pembelajaran yaitu menggunakan komputer, internet, e-learning, media soSial, aplikasi game, dunia virtual dan augmented reality

    Analisis Kesulitan Siswa dalam Pembelajaran Daring pada Materi Geometri Kelas VII SMP Kota Pekanbaru

    Get PDF
    Penerapan pembelajaran daring membuat siswa mengalami kesulitan dalam melakukan pembelajaran matematika terutama pada materi geometri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan yang dialami siswa selama pembelajaran daring berlangsung pada materi geometri kelas VII siswa SMP/MTs. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VII sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan mengisi angket yang telah disediakan menggunakan aplikasi google form. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu didapatkan bahwa kesulitan yang dialami siswa dalam pembelajaran matematika pada materi geometri saat pembelajaran daring berlangsung dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Upaya yang dapat ditawarkan untuk mengatasi kesulitan yang dialami siswa ini dapat berupa, (a) guru dapat memberikan metode pembelajaran yang menyenangkan dan dapat menambah minat siswa dalam belajar, (b) memperbanyak latihan soal yang berkaitan dengan materi yang dipelajari, dan lain sebagainya

    Preservice Mathematics Teachers’ Performance and Challenges on Video-Based Microteaching Amid Pandemic

    Get PDF
    Microteaching adalah kegiatan belajar dan mengajar bagi calon guru untuk mengembangkan ketrampilan mengajar dan sebagai media latihan untuk berinteraksi dengan siswa. Microteaching memberikan pengalaman mengajar kelas dalam skala kecil sebelum mengajar kelas yang sesungguhnya. Namun, karena situasi pandemi COVID-19 saat ini, pelaksanaan microteaching bergeser dari mode tatap muka di laboratorium microteaching ke mode pembelajaran jarak jauh dari rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja, kesulitan, dan tantangan calon guru matematika dalam microteaching berbasis video. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan melibatkan 54 calon guru matematika di IAIN Kediri. Pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara yang dilakukan pada bulan Februari-April 2021. Berdasarkan hasil penelitian, 24,07% calon guru matematika menunjukkan kinerja dalam kategori sangat baik, 20,37% dalam kategori baik, 29,63% dalam kategori sedang, dan 25,93% dalam kategori kurang baik. Terindikasi bahwa kesulitan kinerja hampir ditemukan pada semua aspek observasi, namun paling banyak ditemukan pada aspek pemberian apersepsi dan motivasi, penerapan pendekatan saintifik, dan penutupan pembelajaran, dan. Lebih lanjut terungkap bahwa calon guru matematika mengalami 3 tantangan besar, yaitu pedagogis dan psikologis, infrastruktur, dan teknis dalam membuat rekaman video microteaching

    Kemampuan Berpikir Kreatif Berdasarkan Tipe Adversity Quotient pada Pembelajaran Matematika

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mengkaji kemampuan berpikir kreatif berdasarkan tipe Adversity Quotient (climber, camper, dan quitter) pada pembelajaran matematika. Metode yang digunakan yaitu Systematic literature review. Tahap penelitian yang dilakukan yaitu menentukan topik penelitian, menentukan kriteria pencarian jurnal, melakukan pencarian jurnal, meyeleksi beberapa jurnal, melakukan kajian, dan menuliskan kajian dalam bentuk tulisan sesuai dengan format yang telah ditetapkan. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa siswa dengan tipe climber memiliki usaha yang tinggi dalam menyelesaikan permasalahan dengan berbagai kemungkinan solusi dan strategi baru. Siswa dengan tipe camper memiliki kemauan untuk berusaha untuk menemukan berbagai kemungkinan solusi dan strategi baru tetapi cepat puas dengan hasil yang dicapai. Siswa denga tipe quitter mudah menyerah ketika menemukan kesulitan. Beberapa hasil penelitian mengungkapkan kemampuan berpikir kreatif belum dicapai secara optimal khususnya pada siswa dengan tipe camper dan climber

    1,364

    full texts

    1,406

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇