IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Manado Open Journal Systems
Not a member yet
878 research outputs found
Sort by
Peran Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Dalam Membentuk Karakter Remaja Di Masjid Al- Muttaqin Kelurahan Singkil Satu Kecamatan Singkil Kota Manado
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk pembinaan yang dilakukan oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia terhadap remaja masjid Al-Muttaqin, dan untuk mengetahui apa saja kegiatan yang dilakukan BKPRMI sebagai upaya untuk membentuk karakter terhadap Remaja Masjid di Kelurahan Singkil Satu Kota Manado.Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Metode pegumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik pegelolahan dan analisis datanya melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dan pengujian keabsahan data menggunakan uji kreadibilitas dengan teknik triangulasi.Hasil penelitian ditemukan bahwa BKPRMI Kecamatan Singkil berperan sagat penting dalam membentuk karakter remaja ditengah perkembangan teknologi dan pergaulan bebas. Adapun bentuk pembinaan karakter yang diberikan kepada remaja masjid al-muttaqin dengan melaksanakan program tadzkir keliling setiap minggu di masjid-masjid yang berbeda, merekomendasikan narasumber, atau menjadi fasilitator di diskusi-diskusi bersama remaja dan juga sebagai mc, atau pembawa materi dalam kegiatan yang diadakan, kemudian dengan mengagendakan aksi kemanusiaan dalam hal ini pengumpulan dana korban bencana dilakukan dengan Aksi di jalanan. Dan kegiatan yang dilaksanakan dalam membentuk karakter remaja masjid Al-Muttaqin dilakukan melalui kegiatan tadzkir tiap minggu, kajian ke-Islaman serta peringatan hari besar Islam, pengkaderan dan bakti sosial. Kata Kunci : Peran, BKPRMI, Karakter Remaja
PROBLEMATIKA STRES AKADEMIK MAHASISWA TAHUN PERTAMA: BAGAIMANA KETERHUBUNGANNYA DENGAN KONSEP DIRI?
ABSTRACTBeing a student is the most dreamed-of thing, especially for first-year students who have just entered the world of lectures. However, when living life in the world of lectures it is not uncommon to find difficulties in the process. These obstacles make students tend to experience stress. The stress experienced by these students is certainly influenced by a variety of different stressors. Therefore, this study aims to determine the correlation between self-concept and academic stress of first-year students at UKSW. In the study, a correlational quantitative method was used. A total of 302 first-year students at UKSW became participants using the incidental sampling technique. Data collection used Self Concept Scale (α = 0.894) and Academic Stress Scale (α = 0.900). The results prove that the hypothesis is rejected, meaning that self-concept is not significantly negatively related to the academic stress of first-year students at UKSW.Keywords: Self-Concept, Academic Stress, First-year Students. ABSTRAKMenjadi mahasiswa adalah hal yang paling diimpikan khususnya bagi mahasiswa tahun pertama yang baru memasuki dunia perkuliahan. Namun, ketika menjalani kehidupan di dunia perkuliahan tidak jarang ditemukan kesulitan dalam prosesnya. Hambatan tersebut membuat mahasiswa cenderung rentang mengalami stres. Stres yang dialami mahasiswa tersebut tentunya dipengaruhi oleh berbagai macam stressor yang berbeda. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara konsep diri dengan stres akademik mahasiswa tahun pertama di UKSW. Pada penelitian, menggunakan metode kuantitatif korelasional. Sebanyak 302 orang mahasiswa tahun pertama di UKSW yang menjadi pastisipan dengan menggunakan teknik insidental sampling. Pengumpulan data menggunakan Self Concept Scale (α = 0,894) dan Academic Stress Scale (α = 0,900). Hasil penelitian membuktikan bahwa hipotesis ditolak, artinya konsep diri tidak berhubungan negatif signifikan dengan stres akademik mahasiswa tahun pertama di UKSW.Kata Kunci : Konsep Diri, Stres Akademik, Mahasiswa tahun pertama
Tradisi Mangundu Mantu Masyarakat Tanamon dalam Konsepsi Hukum Islam
This article discusses the mangundu mantu custom from the perspective of Islamic law in Tanamon Village, Sinonsayang District, South Minahasa Regency. The main problem is how are the customary procession of mangundu mantu in Tanamon Village and the view of Islamic law regarding the mangundu mantu custom from the perspective of Islamic law. This study uses descriptive qualitative research methods where researchers will go directly to the field to conduct interviews, observations, and documentation with those who know and understand the mangundu mantu custom and what Islamic law’s perspective is regarding the mangundu mantu business in Tanamon Village, Sinonsayang District, South Minahasa Regency. The research results in this thesis discuss the custom of mangundu mantu, a ceremony for welcoming the bride who comes to the house or sabuah (canopy as a gathering place for the groom's family). In carrying out the wedding procession for the Bantik community in Tanamon Village, the main party is held at the bride's house. After that, the bride and groom (both women and men) go to the groom's house, if the house is far away, they can use a vehicle, but at a distance of approximately 200 meters, the bride and groom must go down together with the bridal procession. Then wait for the groom's family to take turns pulling the bride by shaking hands and giving gifts in the form of money or other valuables and walking step by step until they are correct at the entrance to the groom's house. Keywords: Islamic law; Mangundu Mantu; Tradition. ABSTRAK Artikel ini membahas tentang adat mangundu mantu dalam perspektif hukum Islam di Desa Tanamon Kecamatan Sinonsayang Kabupaten Minahasa Selatan. Masalah utamanya adalah bagaimana prosesi adat mangundu mantu di Desa Tanamon serta pandangan hukum Islam tentang adat mangundu mantu dalam perspektif hukum Islam. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dimana peneliti akan terjun langsung ke lapangan untuk melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi. Kepada mereka yang mengetahui dan menguasai masalah adat mangundu mantu serta bagaimana perspektif hukum Islam tentang adat mangundu mantu di Desa Tanamon Kecamatan Sinonsayang Kabupaten Minahasa Selatan. Hasil penelitian dalam skripsi ini membahas tentang adat mangundu mantu adalah suatu upacara penyambutan pengantin wanita yang datang ke rumah atau sabuah (kanopi sebagai tempat berkumpulnya keluarga mempelai pria). Dalam pelaksanaannya prosesi pernikahan masyarakat Bantik Desa Tanamon, pesta utamanya dilaksanakan dirumah mempelai wanita. Setelah itu, kedua mempelai (baik wanita dan pria) pergi ke rumah mempelai pria, jika rumahnya jauh bisa menggunakan kendaraan tetapi pada jarak kurang lebih 200 meter kedua mempelai harus turun bersama dengan iring-iringan pengantin. Kemudian menunggu keluarga mempelai pria yang secara bergantian menarik mempelai wanita dengan berjabatan tangan dan memberikan hadiah berupa uang maupun barang berharga lainnya dan berjalan selangkah demi selangkah hingga tepat di pintu masuk ke rumah mempelai pria
Using Google Forms as an Online Learning Assessment Tool for Non-EFL Students
This research investigates the use of Google Forms as an online learning assessmenttool for non-EFL students at Institute Technology Business AAS Indonesia and toknow the strengths and limitations of Google Forms in assessing English students’learning. This is descriptive qualitative research. The method of collecting data in thisresearch used observation. The analysis shows that Google Forms is a practical,effective, and easy learning assessment tool for English lecturers in mid-term testsand final tests in English courses. We can use Google Forms by first logging into aGoogle account, making a learning assessment title, setting the initial learningassessment, deciding on question type, making questions, making answer keys anddefault scores, copying a URL link test, sharing, scoring, and analyzing the result. Wecan set a time limit for taking questions/quizzes on Google Forms so students canwork on test questions on time. Google Forms offers benefits that help us to createEnglish tests. It is free to use, easy to use, integrated with Google Sheets, can beeasily used and shared, and data presentation from respondents can be presented invarious forms, open source, saving cost, saving time and energy, storing datasecurely, integrated add-ons, having short URLs, having many choices of quiz menus,having auto-summary and real-time survey results. However, Google Forms haslimitations including limited design and font choices, limited export options only toGoogle Sheets and PDF, no email notifications, no editing/modification history, andGoogle Forms cannot be used in online discussion forums. However, the pros anddownsides of using Google Forms as an online assessment tool were not discussedin depth by the researchers. In this scenario, the researcher intends to carry out astudy on Google Forms by enrolling in the teaching site's 'English 2' course.Keywords: assessment tool, Google Form, online learning assessmen
Dwangsom: Investigate the Conceptual Basis of Religious Court on Child Custody Rulings
This study aims to investigate the philosophical underpinnings of the law regarding the issue of religious court judges' decisions regarding the right to control and care for children. Various Religious Court decisions cannot be obeyed voluntarily by the party controlling the child (the Defendant) because the mother provides the finest care for children under 12. Based on the decision of the party entitled to care for the child (Plaintiff), and according to the survey, several respondents found the decision to be hollow (illusion). It is a normative study with a conceptual approach that is then descriptively and qualitatively analyzed. Initially, the application of Dwangsom in child support cases was psychological pressure on the Defendant to voluntarily carry out the provisions of the decision and psychological protection for the child, according to the results. Despite this, Dwangsom must be provided upon request. Second, a court decision grants a Dwangsom petition, effectively legalizing the practice in cases of religious child-rearing. Thirdly, the Judge's approval of the Plaintiff's request to establish Dwangsom positively affects the renewal of Islamic family law in Indonesia because numerous decisions regarding child support are not made voluntarily
PEMODELAN STRUCTURAL EQUATION MODELING (SEM) PADA MEKANISME DISTRESS MAHASISWA NON-SAINS TERHADAP MATA KULIAH STATISTIKA
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan apakah academic help-seeking dapat menjadi faktor mitigasi atau memediasi antara sikap terhadap statisika dan distress, dalam konteks kapasitas belajar (faktor non-kognitif) pada mahasiswa ilmu sosial di perguruan tinggi. Menggunakan teori keseimbangan disonansi dari Cooper & Smith (2001), penelitian ini akan menjelaskan bagaimana academic help-seeking sebagai variabel mediator atau yang dapat memitigasi dinamika hubungan antara sikap terhadap statistika dengan distress. Survey dilakukan yang berisi instrument dan serangkaian analisa psikometri (analisis faktor: validitas dan reliabilitas) untuk mahasiswa psikologi yang mengambil mata kuliah statistika tahun akademik ganjil 2023/2024. Menggunakan structural equaiton modeling (SEM), hubungan antara sikap terhadap statistika dengan distress; dan apakah tingkat academic help-seeking menjadi mediator. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara sikap terhadap statisik dengan distress. Academic help-seeking dinyatakan memediasi antara sikap terhadap statistika dengan distress, artinya hubungan negatif yang signifikan dengan academic help-seeking dan hubungan negatif signifikan antara academic help-seeking dengan distress. Implikasi dari penelitian ini bagi program studi dan dosen, pentingya tingkat academic help-seeking mahasiswa sebagai strategi coping untuk melawan distress ketika mempelajari mata kuliah satatistika atau mata kuliah lainnya. Ini dapat mempersiapkan mahasiswa mencapai kesuksesan akademik. Kata Kunci: Sikap, Academic help-seeking, distress, mediator, Structural equation Modeling (SEM)
THE URGENCY OF HALAL LABELS IN COSMETICS AGAINST MUSLIM CONSUMER PREFERENCES IN PEKALONGAN
Abstrak: Penelitian ini memfokuskan pada orientasi tindakan dari konsumen Muslimah di Pekalongan terhadap pemilihan kosmetik berlabel halal. Metode dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Adapun hasil temuan dari penelitian ini adalah konsumen muslimah di Pekalongan menyadari nilai-nilai keagamaan salah satunya sebagai bentuk syariat islam dan memaknai kosmetik berlabel halal sebagai kosmetik yang aman untuk kulit karena tidak menimbulkan iritasi, mereka selektif dalam memilih kosmetik dikarenakan kulitnya sensitive. Label halal yang ditemukan pada produk kosmetik label halal menjadi sebuah representasi simbolik Islam. Proses internalisasi dengan adanya faktor pengaruh dari lingkungan (teman-teman informan) yang menggunakan produk kosmetik berlabel halal sehingga mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli produk kosmetik berlabel halal. Setelah adanya persepsi tersebut maka timbullah keyakinan dan sikap masyarakat dengan adanya label halal, dan pada akhirnya keyakinan dan sikap tersebut mempengaruhi pembelian masyarakat.Abstract: The Urgency of Halal Labels in Cosmetics Against Muslim Consumer Preferences in Pekalongan. This study focuses on the orientation of the actions of Muslim cusumers in the Pekalongan towards the selection of cosmetics labeled halal. The method in this study is to use a qualitative method with a phenomenological approach. The findings of this study are Muslim consumers in Pekalongan are aware of religious values, one of which is a form of Islamic law and interpret cosmetics labeled halal as cosmetics that are safe for the skin because they do not cause irritation, they are selective in choosing cosmetics because their skin is sensitive. Halal labels found on cosmetic products with halal labels become a symbolic representation of Islam. The internalization process with the influence of environmental factors (friends of informants) who use cosmetic products labeled halal so that it affects consumer decisions to buy cosmetic products labeled halal. After this perception, people's beliefs and attitudes arise with the existence of a halal label, and in the end these beliefs and attitudes affect people's purchases
Tantangan Regulasi dan Nilai Islami dalam Praktik Jual Beli Tradisional di Pasar Girian, Kota Bitung
Penelitian ini bertujuan untuk memahami praktik jual beli tradisional di Pasar Girian serta mengidentifikasi tantangan regulasi dan nilai Islami yang terkait dengan transaksi jual beli menggunakan takaran liter bagi pedagang rempah-rempah. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan melakukan penelitian lapangan (field research) di Pasar Girian, Kota Bitung. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara dengan pedagang dan pembeli, serta analisis dokumen terkait regulasi dan ajaran Islam terkait jual beli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli di Pasar Girian umumnya dilakukan secara langsung atau bertatapan muka antara penjual dan pembeli. Meskipun demikian, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, termasuk kurangnya pemahaman pedagang tentang takaran yang sesuai standar dan kekurangan pemeriksaan terhadap alat takar yang digunakan. Lebih penting lagi, praktik jual beli tersebut belum sepenuhnya mematuhi prinsip-prinsip hukum Islam terkait transaksi jual beli
APPLICATION OF STATE SHARIA SECURITIES IN THE BAI AD-DAYN AGREEMENT AND GOVERNMENT PROJECT FINANCING
In this article, the author tries to provide an in-depth overview of the implementation of the bay ad-dayn agreement on Sharia Bonds and State Sukuk or State Sharia Securities as well as government project financing by State Sharia Securities. State Sharia Securities abbreviated as SBSN or State Sukuk are State securities issued based on sharia principles, as evidence of the share of participation in SBSN assets, both in rupiah and foreign currencies. In its issuance, SBSN requires an underlying asset that reflects the share of ownership of the asset / benefit / service that is the basis for the issuance of SBSN. The existence of underlying assets serves as a real transaction that is the basis for issuing SBSN, and is one of the main aspects that distinguishes the issuance of debt securities and sukuk. Keywords: Bai Ad-Dayn Agreement, Sharia Bonds, Application of Bai Ad-dayn Agreement on Sharia Bonds, State Sukuk/SBSN, Underlying Assets, Government Project Financing Through SBSN.
NILAI-NILAI NON MATERI PADA PRAKTIK AKUNTANSI RUMAH TANGGA: STUDI ETNOMETODOLOGI ISLAM
Abstrak: Mengungkap Nilai-Nilai Non Materi di balik Praktik Akuntansi Rumah Tangga: Studi Etnometodologi Islam. Penelitian ini berangkat dari permasalahan tentang minimnya kajian tentang akuntansi dalam lingkup rumah tangga yang syarat dengan nilai-nilai non materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai non materi dari cara mahasiswa yang telah menikah mempraktikkan akuntansi rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnometodologi Islam. Terdapat lima tahapan analisis data yaitu amal, ilmu, iman, informasi wahyu dan ihsan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga praktik akuntansi rumah tangga yaitu; pertama pendapatan untuk membiayai kebutuhan rumah tangga bersumber dari pertama, pendapatan suami; kedua, pendapatan bersumber dari pemberian orang tua, para orang tua tetap memberikan uang kepada anak mereka meskipun anaknya telah menikah; ketiga pendapatan dari usaha sampingan. Ketiga pendapatan ini syarat dengan nilai non materi berupa tanggung jawab, kasih sayang, dan tolong menolong. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pada praktiknya akuntansi merupakan pengetahuan yang bukan sebatas pada materi (uang) namun syarat dengan nilai non materi berupa emosional dan spiritual Abstract: Revealing the Non-Material Values Behind Household Accounting Practices: An Islamic Ethnomethodology Study. This research departs from the problem of the lack of studies on accounting in households with non-material values. This study aims to reveal non-material values from how married students practice household accounting. This study uses an Islamic ethnomethodological approach. There are five data analysis stages: charity, knowledge, faith, revelation, and good deeds information. The results of the study show that there are three household accounting practices, namely; first, income to finance household needs comes from first husband's income; secondly, income comes from parental gifts; parents still give money to their children even though their children are married; the third is income from a side business. These three incomes are conditional on non-material values in the form of responsibility, compassion, and mutual help. The results of this study prove that in practice, accounting is the knowledge that is not limited to material (money) but conditions with non-material values in the form of emotional and spiritual Kata Kunci: household accounting, students, Islamic ethnomethodology