Jurnal Online Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin
Not a member yet
    3956 research outputs found

    LAILATUL QADAR DALAM PERSPEKTIF AHMAD AL-SHAWI : (Studi Kitab Hasyiah 'Ala Tafsir al-Jalalain)

    Get PDF
    The book Hashiyah 'ala Tafsir al-Jalalain by Ahmad al-Shawi is one of the most popular tafsir books in Indonesia, while Lailatulqadar is a night that is the favorite of the Muslim community every year. This article discusses lailatulqadar according to Ahmad al-Shawi in his interpretation including time, indicators and practices. The results of the research show that with regard to time, indicators, and lailatulqadar practices, al-Shawi not only explains in full the opinions of various scholars, both fiqh, hadith, and Sufism in a naqli manner, but also explains tajribi (experience) and is supported by history. from the scholars. The Tajribi aspect has a Sufistic character, this is possible because al-Shawi is a Sufi expert with a khalwatiyya tradition.Artikel ini membahas tentang lailatul qadar menurut Ahmad al-Shawi dalam tafsirnya yaitu Hashiyah ‘ala Tafsir al-Jalalain. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dan disajikan dengan deskriptif analitis. Sebagai sumber primer penulis menggunakan kitab Hashiyah ‘ala Tafsir al-Jalalain, dan untuk sumber sekunder penulis menggunakan buku-buku, jurnal, majalah seputar lailatul qadar, Imam al-Shawi dan tafsirnya juga karya-karya tafsir lain yang berkaitan dengan masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berkaitan lailatul qadar mencakup waktu, indikator, dan amalannya perspektif al-Shawi yaitu untuk waktu al-Shawi memaparkan secara lengkap pendapat berbagai ulama,  baik fikih, hadis, maupun tasawuf. Adapun perihal tanda, ciri atau indikator malam lailatul qadar, al-Shawi mengutip pendapat para ulama, diantara indikator lailatul qadar itu adalah berkurangnya gonggongan anjing, ringkikan keledai, manisnya air asin, melihat setiap makhluk sujud kepada Allah, dan mendengar segala sesuatu berdzikir kepada Allah. Sementara berkaitan amalan yang dapat dilakukan pada malam lailatul qadar adalah qiyamullail, dan doa yang paling baik adalah permohonan ampunan dan kesejahteraan. Bagi yang tidak mampu melamakan shalatnya maka menurutnya hendaklah ia membaca ayat, surat yang banyak pahalanya  sebagaimana hadis nabi seperti ayat kursi, ayat-ayat terakhir surat al-Baqarah, al-Zalzalah, al-Ikhlas, dan Yasin. Juga, hendaknya memperbanyak istighfar, tasbih, tahmid, tahlil, shalawat, doa-doa lainnya bersedekah, dan memelihara anggota badannya dari perbuatan maksiat. Al-Shawi juga menambahkan bahwa dianggap telah mendapat porsi yang cukup dari lailatul qadar dengan melaksanakan shalat Maghrib, Isya dan Subuh berjamaah. Dia pun berpesan agar amalan-amalan yang demikian itu dilakukan setiap malamnya. &nbsp

    Implementasi Etika Bisnis Islam dalam Praktik UMKM Digital: Studi Kasus Transparansi dan Kejujuran di Platform E-Commerce UMKM Fashion

    No full text
    The ongoing development of the technology industry, known as industry 4.0, all types of activities must now be included in digital, including economic activities where MSMEs have started selling products on E-Commerce. Based on data collected by the Ministry of Communication and Information (Kemenkominfo) from 2017 to 2024 there were 405,000 reports of online transaction fraud. As many as 13.1% or 53,055 accidents occurred in e-commerce directly related to online trading. Business ethics include the concepts of honesty, fairness, accountability, and respect for the rights of Muslim consumers, therefore Islamic business ethics are needed to ensure that companies are run in accordance with Islamic law. The results of this study, namely cases of unilateral cancellation and product non-conformity that occur in MSME practices, show that some business actors have not fully implemented Islamic business ethics consistently. On the other hand, there are also MSMEs who show a high commitment to the principles of shidq and tablīgh, such as conveying product information honestly and openly and providing return services as a form of responsibility. This not only maintains consumer trust, but also has a positive impact on loyalty and business termination in the long term

    Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad: Kajian Naskah Khutbah Israk Dan Mikraj Nabi Muhammad SAW.

    No full text
    The Isra' Mi'raj of Prophet Muhammad saw in historical sources is written in various languages, including Indonesian, Malay, Sundanese, and Javanese. The story of Isra' Mi'raj of Prophet Muhammad saw in the manuscript of the sermon on Isra' and Mi'raj of Prophet Muhammad saw is stored on the British Library Endangered Archives Programme website, and the original manuscript is currently located at Surau Taram (Tuo Taram). This writing aims to identify, provide guidelines for transliteration and text criticism, edit the text and translate the manuscript, and analyze the content of the Isra' Mi'raj of Prophet Muhammad saw in the sermon manuscript. The method used in this research is philological with a historical approach. The research results indicate that the sermon manuscript on Isra' and Mi'raj of Prophet Muhammad saw is the first manuscript to discuss the Isra' and Mi'raj of Prophet Muhammad saw in West Sumatra using the Jawi script (Arabic-Malay). The types of errors found in the text criticism process include substitution errors, additions, lacunae, omissions, interpolations, hypography, and dittography. The content of the sermon text on Isra' and Mi'raj of Prophet Muhammad saw narrates the encounter of angels Jibril and Mikail with Prophet Muhammad saw at the side of the Ka'bah in Hijir until the Prophet departed from Masjidil Haram to Masjidil Aqsa and saw the alam misal (the unseen realm). The content analysis of the text includes contextualization in history and culture and explores the social, ritual, and spiritual values contained within it

    Model Perhitungan Kontribusi Asuransi Pertanian Berbasis Indeks Curah Hujan Banten dengan Metode Black Scholes pada Komoditas Padi

    No full text
    Unpredictable weather changes have a significant impact on the agricultural sector. The rainfall index serves as a measure of rainfall intensity in a given area, indicating the level of risk farmers face in experiencing crop failure. Therefore, Sharia-based agricultural insurance offers an alternative for managing such risks. Insurance and options share similar characteristics. In this study, the Black-Scholes method is used to calculate the premium for Sharia-based insurance based on the rainfall index in Banten Province. Based on the calculations, annual rainfall has a weak correlation, with a correlation value of 0.315. Using percentile data such as the 10th, 25th, and 50th percentiles, the contribution amounts required for each percentile are Rp 865,869, Rp 1,153,873, and Rp 1,973,569, respectively. This study also proposes a Sharia insurance model where the government provides an 80% subsidy on the contribution amount, allowing insurance participants to pay only 20% of the contribution. It also outlines the proportionate distribution of ujrah (operational costs) and the tabarru' fund (charity fund)

    Peran Underwriting Dalam Menyeleksi Resiko Pada Perusahaan Asuransi Syariah

    No full text
    Nilai semangat umat muslim saat ini semakin besar untuk merealisasikan syari`at Islam terutama pada sistem ekonomi yang sedang berkembang salah satunya adalah asuransi syariah. Pada asuransi syariah terdapat proses underwriting untuk menyeleksi kemudian di kelompokan sesuai resiko yang dimiliki, agar kontribusi yang dibayarkan sepadan dengan resiko yang dimiliki peserta. Oleh karena itu peran underwriting sangat berpengaruh bagi perusahaan untuk memastikan kecukupan rate premi dan keadilan sehingga tidak menyebabkan beban klaim lebih besar dari kontribusi yang diberikan oleh tertanggung. Dari pemaparan diatas peneliti tertarik untuk mengkaji Peranan underwriting dalam melindungi Perusahaan terhadap seleksi yang merugikan? Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi Underwriting dalam Menyeleksi Resiko? Dan Bagaimana proses underwriting pada PT. Takaful Keluarga Cabang Serang. Jenis peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data sekunder dan primer berupa observasi, wawancara, dokumentasi dan artikel. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan mengambil kesimpulan.  Faktor-faktor yang mempengaruhi peran underwriting pada PT. Takaful Keluarga dalam menyeleksi suatu resiko untuk menentukan kontribusi adalah faktor usia, jangka waktu pembiayaan dan jumlah pembiayaan. PT. Takaful menyatakan bahwa ada beberapa resiko yang tertolak yaitu diabetes, melahirkan, dan lain-lain tetapi pengajuan polis tertolak bukan berarti akan tertolak selamanya, bisa mengajukan kembali dengan jangka waktu yang di tentukan dengan syarat membawa rekap medis terbar

    ANALISIS KEGAGALAN NARASI POLITIK IDENTITAS YANG DILAKUKAN OLEH TIM SUKSES PASANGAN CALON NOMOR URUT 01 DALAM PEMILU 2024 DI JAWA TIMUR

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegagalan narasi politik identitas dalam kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Anies Baswedan dan Abdul Muhaimin Iskandar, pada Pemilu 2024 di Jawa Timur, khususnya di kalangan pemilih Nahdlatul Ulama (NU). Selain itu, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi komunikasi yang digunakan oleh tim sukses pasangan 01 serta faktor-faktor penyebab kegagalan narasi politik identitas dalam menarik dukungan di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan analisis literatur, penelitian ini mengkaji bagaimana tim sukses pasangan 01 membangun citra keagamaan dan kedekatan dengan NU sebagai strategi kampanye. Namun, hasil menunjukkan bahwa narasi ini tidak efektif, bahkan meningkatkan polarisasi sosial di masyarakat. Beberapa faktor penyebab kegagalan strategi ini meliputi keberagaman sosial masyarakat Jawa Timur, pengaruh tokoh lokal yang mendukung kandidat lain, serta dukungan implisit dari Presiden Jokowi terhadap kandidat pesaing. Temuan ini mengungkap bahwa politik identitas tidak hanya gagal dalam meraih dukungan elektoral tetapi juga berpotensi memperburuk harmoni sosial, yang penting bagi komunikasi politik di Indonesia

    LEGISLATIVE REVIEW PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG OLEH DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DALAM PASAL 22 AYAT 2 UNDANG-UNDANG DASAR 1945 PERSPEKTIF PRINSIP NEGARA KONSTITUSIONAL DAN MASLAHAH MURSALAH

    No full text
    Salah satu peraturan perundang-undangan yang dibentuk dengan mekanisme yang unik yaitu Perppu. Perppu dikeluarkan oleh Presiden dalam keadaan kegentingan yang memaksa. Namun dalam Pasal 22 ayat (2) UUD 1945 dijelaskan bahwa setelah Perppu dikeluarkan oleh Presiden, maka harus dilakukan persetujuan oleh DPR, atau lebih dikenal dengan legislative review. Namun yang menjadi persoalan adalah bagaimana mekanisme pengaturan legislative review oleh DPR berdasarkan Pasal 22 ayat (2) UUD 1945? Kemudian, bagaimanakah praktek legislative review di Indonesia dalam perspektif prinsip negara konstitusional dan dalam perspektif maslahah mursalah? Bagaimanakah indikator yuridis sehingga suatu Perppu diterima atau ditolak menjadi undang-undang? Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan konseptual dan pendekatan perundang-undangan, serta menggunakan jenis penelitian hukum normatif. Penelitian ini berkesimpulan: (1) Pengaturan legislative review oleh DPR berdasarkan Pasal 22 ayat (2) UUD 1945 bahwa proses legislative review suatu Perppu dilakukan oleh DPR melalui proses yang sama dengan pembahasan RUU. (2) dari perspektif negara konstitusional, legislative review tidak bertentangan dengan prinsip negara konstitusional, dalam perspektif maslahah mursalah legisative review tidak bertentangan dengan prinsip menghilangkan bahaya dan menjaga kemanfaatan. (3) Tidak ditemukan adanya indikator yuridis yang pasti sehingga DPR menetapkan atau menolak atau mencabut Perppu, tetapi dalam melakukan legislative review DPR selalu mengembalikan persoalan pada peraturan perundang-undangan dan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 138/PUU-VII/2009

    Praktik Gala Umong dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Masyarakat Perspektif Hukum Ekonomi Syariah

    No full text
    The practice of gala umong carried out in the community is an alternative option in solving the economic problems they face. The fundamental reason for implementing gala umong among the community is because the process of carrying out the contract is very short and does not require a long time. Gala umong, which means pawning rice fields, is a practice often heard in Acehnese society. Gala umong is almost practiced throughout the entire Aceh region, including Gampong Pusu Ingin Jaya, Manggeng District, Southwest Aceh Regency. The practice of gala umong is carried out as an alternative in order to solve the economic problems they face. Gala gatherings are held between neighbors or close relatives. This research explores the practice of gala umong in the community using a descriptive qualitative approach. The results of this research show that the gala umong held in Pusu Ingin Jaya Village had a significant impact on improving the community's economic sector. The positive impact is that rice field owners can earn money in the near future to finance their daily needs, start a business, and pay for educational costs. The negative impact felt by rahin and murtahin is increasing social inequality and reducing farmers' livelihoods due to their rice fields being used as collate The negative impact felt by rahin and murtahin is the increasing social inequality and the reduction of farmers' livelihoods due to their rice fields being used as collateral. When viewed from a sharia economic perspective, the implementation of the gala umong that occurred in Pusu Ingin Jaya Village was not in accordance with the binding elements in it. There are some pledge requirements that have not been fulfilled, namely there is no written evidence and no witnesses.Abstrak   Praktik gala umong yang dilakukan di tengah masyarkat merupakan salah satu pilihan alternatif dalam meneyelesaikan permasalahan ekonomi yang dihadapinya. Alasan fundamental dilaksanakannya gala umong dikalangan masyarakat adalah karena proses pelaksanaan akadnya yang sangat singkat dan tidak memerlukan waktu yang lama. Gala umong merupakan sebutan yang sering terdengar di masyarakat Aceh yang berarti gadai sawah. Gala umong hampir dipraktikkan diseluruh wilayah Aceh termasuk Gampong Pusu Ingin Jaya Kecamatan Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya. Praktik gala umong dilakukan sebagai alternatif dalam rangka menyelesaikan permasalah ekonomi yang dihadapinya. Gala umong dilakukan antar tetangga ataupun kerabat dekat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menelusuri lebih jauh praktik gala umong di kalangan masyarkat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, gala umong yang dilakukan di gampong Pusu Ingin Jaya sangat sangat berdampak pada sektor perekonomian masyarakat. Dampak positifnya adalah para pemilik sawah dapat memperoleh uang dalam waktu dekat untuk membiayai kebutuhan sehari-hari, mudal usaha dan membayar biaya pendidikan. Adapun dampak negatifnya yang dirasakan oleh rahin dan murtahin adalah meningkatnya kesenjangan sosial dan mengurangi mata pencaharian petani akibat sawahnya dijadikan barang jaminan. Apabila dilihat dari perspektif ekonomi syariah pelaksanaan gala umong yang terjadi di gampong Pusu Ingin Jaya belum sesuai dengan unsur yang mengikat didalamnya. Terdapat sebagian dari syarat-syarat gadai yang belum terpenuhi yaitu tidak ada bukti tertulis dan tidak ada saksi.   Kata Kunci: Gadai, Akad Rahn, Gala umon

    Analisis Kepuasan Jamaah Umroh PT Gem Tours Menggunakan GAP Analysis

    No full text
    PT Gem Tours menyadari pentingnya kepuasan jamaah dalam industri umrah untuk mendorong loyalitas dan rekomendasi. Dengan ekspektasi jamaah yang tinggi, terutama dalam aspek spiritual, penelitian ini menggunakan GAP Analysis untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kesenjangan antara harapan jamaah dan layanan yang diberikan. Berdasarkan latarbelakang tersebut penelitian ini memiliki tujuan Untuk menganalisis kualitas tingkat kepuasan pelanggan yang diberikan sesuai dengan harapan atau ekspetasi, tingkat kepuasan pelanggan yang penting dilihat dari dimensi tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy, dan mengetahui prioritas tindakan apa saja yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Metode pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu metodologi kuantitatif, dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggan PT GEM Tours di Kota Serang hampir puas dengan kualitas layanan (85%), namun ada enam atribut yang perlu perbaikan. Atribut di kuadran I dan II—seperti fasilitas kantor dan ketanggapan staf—menjadi prioritas. Analisis IPA menunjukkan layanan hampir memenuhi harapan meski ada sedikit gap negatif

    High Order Thinking Skills Siswa Sekolah Dasar Melalui Pembelajaran Read Answer Discuss Explain And Create Pada Materi Wujud Benda

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas bawah melalui peningkatan RADEC. Penelitian ini merupakan penelitian semu terhadap siswa kelas rendah di provinsi yang terletak di kota Serang, 31 siswa dalam kategori penelitian (RADEC) dan 28 siswa dalam kategori kontrol (konvensional). Soal-soal tes penjelasan diuji oleh para ahli sebagai instrumen HOTS. Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan RADEC dengan cara yang signifikan dapat meningkatkan HOTS di kelas rendah pada skor bentuk soa

    2,946

    full texts

    3,956

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇