Jurnal Online Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin
Not a member yet
    3956 research outputs found

    TAX AWARENESS: FACTORS INFLUENCING STUDENT INTEREST TO PARTICIPATE IN TAX BREVET TRAINING (ISLAMIC ECONOMIC PERSPECTIVE)

    No full text
    This research seeks to investigate the elements that determine student interest in tax brevet training, particularly from an Islamic economic perspective. It examines how quality motivation, educational expense perceptions, and career incentive affect student engagement in such training programs. This research uses a quantitative methodology to examine student interest in tax brevet training from an Islamic economic perspective. Students interested in tax brevet training programs are surveyed for the study. The survey questions examine how quality motivation, educational expense perception, and career motivation affect their interest in such training. This study found that quality motivation strongly affects student interest in tax brevet training, suggesting that perceived quality and benefits motivate participation. Perceptions of educational expense and professional incentive do not affect student interest

    Bagaimana Kepemimpinan Pada Lembaga Pendidikan Negeri?

    Get PDF
    Kepemimpinan merupakan faktor utama dalam mencapai tujuan suatu lembaga pendidikan. Kepemimpinan pendidikan merupakan sikap yang ada pada diri seorang pemimpin dalam menjalankan tugasnya dalam sebuah lembaga pendidikan. Seorang pemimpin harus memeiliki jiwa kepemimpinan yang nantinya akan dicontoh oleh orang orang yang dibawahnya. Selain itu, pemimpin adalah orang yang memiliki keterampilan dan kelebihan dalam berbagai bidang, sehingga mampu untuk membawa orang-orang yang di bawah kepemimpinannya untuk bersama-sama melakukan suatu kegiatan yang telah direncanakan demi mencapai tujuan yang akan dituju. Intinya, seorang pemimpin harus mempunyai kualitas kepemimpinan yang baik karena itu menentukan arah keberhasilan lembaga pendidikan. Lembaga pendidikan di Indonesia sendiri terdiri atas lembaga pendidikan negeri dan lembaga pendidikan swasta. Kepemimpinan pada lembaga pendidikan negeri baik pada tingkat sekolah atau pada perguruan tinggi pada dasarnya diperoleh melalui proses yang telah ditentukan oleh peraturan pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepemimpinan pendidkan pada lembaga pendidikan Negeri

    Manajemen Perpustakaan Dalam Meningkatkan Minat Baca Peserta Didik Smk Negeri 3 Kota Serang

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengelolaan manajemen perpustakaan, pengembangan koleksi buku, faktor pendukung dan penghambat serta peningkatan minat baca peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perpustakaan, yaitu pustakawan, koleksi, manajemen pengelolaan dan meningkatkan minat baca siswa SMKN 3 Kota Serang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan perencanaan, pengadaan, pemakaian, penginventarisasian, penghapusan, faktor penghambat dan penunjang perpustakaan di  SMKN 3 Kota Serang . Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan memakai metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui penafsiran deskriptif, uji keabsahan data, perpanjangan keikutsertaan, dan auditing. Perencanaan perpustakaan dilakukan dengan musyarawah, pengorganisasian dilakukan dengan pemilihan dan disepakati secara bersama, pelaksanaan dilakukan sesuai dengan rencana dan sesuai tugasnya masing- masing serta pengawasan dilakukan tiap hari seperti pengawasan layanan sirkulasi dan kebersihan, kerapihan dan kedisiplinan. Pengembangan koleksi dilakukan dengan musyawarah dan pengajuan dari pemustaka, faktor pendukung adalah fasilitas yang cukup memadai, faktor penghambatnya bahwa pustakawan yang tersedia bukan lulusan dari bidangnya

    Efektifitas Penerepan Media Pembelajaran Flannelgraph Terhadap Minat Proses Pembelajaran Al-Qur’an Hadits Di MTs Al-Khairiyah Kotasari ( Studi Eksperimen )

    Get PDF
    Robi Ibrohim. 171210022. 2022. Efektivitas Penerapan Media Pembelajaran Flannelgraph Terhadap Minat Belajar Al Qur’an Hadits (Studi Eksperimen Di Mts Al Khairiyah Kotasari Cilegon).  Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui minat belajar siswa kelas eksperimen dalam proses pembelajaran  Al-Qur’an Hadits di MTs AL-Khairiyah Kota Sari Cilegon, Untuk mengetahui minat belajar siswa kelas kontrol dalam pembelaran Al-qur’an Hadits di MTs AL-Khairiyah Kota Sari Cilegon, Untuk mengetahui Perbedaan hasil perlakuan antara kelas eksperimen dengan kelas control terhadap minat belajar siswa/I  pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui tes dan dokumentasi. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah : Minat belajar siswa dalam pembelajaran  Al-Qur’an Hadits di MTs AL-Khairiyah Kota Sari Cilegon di kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata sebesar 67,16. Hal tersebut menunjukan minat belajar siswa dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadits pada kelas eksperimen yang diterapkan media pembeljaran flannelgraph cukup baik.Minat belajar siswa dalam pembelajaran  Al-Qur’an Hadits di MTs AL-Khairiyah Kota Sari Cilegon di kelas kontrol diperoleh nilai rata-rata sebesar 61,6 . Hal tersebut menunjukan minat belajar siswa dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadits pada kelas kontrol yang tidak diterapkan media pembeljaran flannelgraph kurang baik.Minat belajar siswa dalam pembelajaran  Al-Qur’an Hadits di MTs AL-Khairiyah Kota Sari Cilegon pada kelas eksperimen dan kelas kontrol menunjukan adanya perbedaan. Hal itu dibuktikan dari hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji t pada data minat belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol yang menunjukan nilai  = 6,70 dan  = 1,994 karena tidak berada pada interval  maka  ditolak sedangkan  diterima. Dan hal ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan minat belajar siswa antara kelas eksperimen yaitu proses pembelajaran yang diterapkan media pembeljaran flannelgraph dan kelas kontrol yaitu proses pembelajaran yang tidak diterapkan media pembeljaran flannelgraph

    Pelaksanaan Fungsi Manajemen Dalam Lembaga Pendidikan

    Get PDF
    Manajemen pendidikan merupakan alat yang diperlukan untuk mencapai tujuan pendidikan. Penerapan prinsip-prinsip manajemen dalam bidang pendidikan merupakan salah satu unsur pendidikan manajemen internal. Perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian kegiatan di bidang pendidikan merupakan bagian dari manajemen pendidikan. Fungsi manajemen merupakan bagian mendasar dari setiap kegiatan dan akan selalu menjadi bagian dari proses manajemen. Manajer internal akan menggunakannya sebagai acuan dalam melakukan aktivitas untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen merupakan komponen fundamental yang akan selalu ada dan mendarah daging dalam proses manajemen. Fungsi-fungsi ini akan berfungsi sebagai panduan bagi manajer saat mereka melakukan aktivitas untuk mencapai tujuan. Pada abad ke-20, seorang industrialis Prancis bernama Henry Fayol adalah orang pertama yang memperkenalkan fungsi manajemen. Fungsi manajemen belum sepenuhnya dilaksanakan di lembaga pendidikan secara keseluruhan, sering kali terjadi kesalahan atau kekurangan dalam lembaga pendidikan Konsekuensinya, lembaga pendidikan harus menerapkan fungsi manajemen untuk meningkatkan kualitasnya. Hal ini agar lembaga pendidikan bisa memberikan hak belajar mengajar yang berkualitas. Maka dari itu memahami pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen pendidikan diperlukan. Tujuh fungsi manajemen, (Rahman, 2020), yaitu: Planning (perencanaan), Organizing (pengorganisasian), Staffing (penentuan staf), Directing (pengarahan), Coordinating (pengkoordinasian), Reporting (pelaporan)

    KOMUNIKASI DAKWAH DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0. DALAM PERSPEKTIF ISLAM

    No full text
    Sebagai dampak dari pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menghantarkan pada sebuah era yang dikenal dengan era revolusi industry 4.0. hal ini ditandai dengan bermunculan berbagai hasil inovasi tentang media komunikasi dakwah yang mampu dan berhasil menembus batas geografis, sosialis dan politis secara intens. Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkap bagaimana komunikasi dakwah di era revolusi industry 4.0. dalam perspektif Al-Qur’an, baik metode, materi, sarana maupun tujuan dakwah. Hasil dari pembahasan mengungkapkan bahwa Kemajuan komunikasi dakwah sebagai akibat dari adanya keterkaitan globalisasi dan komunikasi dakwah yang lahir pada era industry 4.0 akan terus mengalami kemajuan dan perkembanagan. Seorang muslim sebagai manusia modern harus mampu mengikuti dan memanfaatkan laju perkembangan tersebut dalam hal melakukan komunikasi dakwah, namun demikian sebagaimana telah dijelaskan bahwa komunikasi dakwah dalam hal materi, metode, sarana maupun tujuan harus tetap sesuai dengan Al-Qur’an dan Al-Hadits sebagai sumber utama ajaran Islam

    Sinergi Tokoh Masyarakat dan Agama dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Keagamaan di Kampung Serdang Lor, Kota Serang

    Get PDF
    Serdang Lor Village, Serang City, Banten, is an example of strong synergy between social and religious figures in improving the quality of education and religion. This research explores their roles and contributions in formulating, implementing, and evaluating such programmes. Data was collected through focus group discussions with community and religious figures, as well as field observations. The findings show that this synergy has improved the quality of education and religion in the village. Serdang Lor Village, Serang City, Banten, is one of the examples of a community that demonstrates strong synergies between public figures and religions in improving the quality of education and religion. This article examines the role and contribution of people and religions in formulating, implementing, and evaluating educational and religious programmes in Serdang Lor Village. Data is collected through focus group discussions with people and religion figures, as well as field observations. The findings of the research show that social and religious figures play an important role in: 1) Identifying the needs of education and religion of communities; 2) Formulating programmes that meet those needs; 3) Motivating and mobilizing communities to participate in such programs; 4) Monitoring and evaluating the effectiveness of such programmes. The synergy between the social and religious figures has been conclusively effective in enhancing the quality of education and religion in the Serdang Lor Village. Their roles were found to be very significant through studies that involved focus group discussions with the community and religious figures, as well as field observations. They are involved in identifying community needs, formulating appropriate programs, motivating public participation, and regularly monitoring and evaluating the programs. This collaboration not only improved children's interest in learning and community participation, but also strengthened religious understanding and gotong royong spirit. The effectiveness of this synergy is based on public beliefs, effective communication, and the high commitment of both public and religious figures involved.Serdang Lor Village, Serang City, Banten, adalah contoh sinergi yang kuat antara tokoh sosial dan agama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan agama. Penelitian ini mengeksplorasi peran dan kontribusi mereka dalam merumuskan, menerapkan, dan mengevaluasi program tersebut. Data dikumpulkan melalui diskusi kelompok fokus dengan tokoh masyarakat dan agama, serta pengamatan lapangan. Temuan menunjukkan bahwa sinergi ini telah meningkatkan kualitas pendidikan dan agama di desa. Serdang Lor Village, Serang City, Banten, adalah salah satu contoh komunitas yang menunjukkan sinergi yang kuat antara tokoh publik dan agama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan agama. Artikel ini mengkaji peran dan kontribusi orang dan agama dalam merumuskan, menerapkan, dan mengevaluasi program pendidikan dan agama di Desa Serdang Lor. Data dikumpulkan melalui diskusi kelompok fokus dengan orang dan tokoh agama, serta pengamatan lapangan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tokoh sosial dan agama memainkan peran penting dalam: 1) mengidentifikasi kebutuhan pendidikan dan agama masyarakat; 2) merumuskan program yang memenuhi kebutuhan tersebut; 3) memotivasi dan memobilisasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam program tersebut; 4) memantau dan mengevaluasi efektivitas program tersebut. Sinergi antara tokoh-tokoh sosial dan agama telah terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan agama di Desa Serdang Lor. Peran mereka ditemukan sangat signifikan melalui studi yang melibatkan diskusi kelompok fokus dengan komunitas dan tokoh agama, serta pengamatan lapangan. Mereka terlibat dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, merumuskan program yang tepat, memotivasi partisipasi publik, dan secara teratur memantau dan mengevaluasi program. Kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan minat anak-anak dalam belajar dan partisipasi masyarakat, tetapi juga memperkuat pemahaman agama dan roh royong gotong. Efisiensi sinergi ini didasarkan pada keyakinan publik, komunikasi yang efektif, dan komitmen tinggi dari kedua tokoh publik dan agama yang terlibat

    ANALISIS YURIDIS TERHADAP IMPLEMENTASI PERMENDAG NO 1 TAHUN 2022

    Get PDF
    Ketidakstabilan harga minyak goreng sering kali menimbulkan keresahan dimasyarakat. Naik-turunnya harga minyak membuat masyarakat khawatir karena harga lebih sering naik dari pada turun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait perbandingan harga minyak dari tahun 2020 sampai 2022 dan dihubungkan dengan respon pemerintah yang dituangkan dalam sebuah kebijakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan melakukan analisis deskriptif terhadap kebijakan-kebijakan Menteri Perdagangan dan dikaitkan dengan berita-berita yang memaparkan harga minyak goreng dari tahun 2020 sampai 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah telah berupaya dalam menangani harga minyak goreng yang tidak stabil. Hal ini dapat kita lihat dari beberapa evaluasi kebijakan Menteri Perdagangan yang semakin ketat dalam mengatur terkait minyak goreng di Indonesia. Walaupun masih terdapat beberapa oknum yang tidak mematuhi peraturan yang telah di tetapkan namun hanya sebagian kecil sehingga dapat dikatakan PERMENDAG berhasil menekan harga minyak goreng di Indonesia

    ANALISIS UNSUR PERBUATAN MELAWAN HUKUM PADA UNDANG-UNDANG TENTANG PERLINDUNGAN DATA PRIBADI

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian adalah untuk Untuk menganalisis makna dari unsur melawan hukum pada undang-undang No. 27 tahun 2022 dan untuk menemukan maksud unsur melawan hukum yang diatur pada pasal 67 ayat (2) dan (3) dalam undang-undang No. 27 tahun 2022 apakah sudah sesuai dengan prinsip kebijakan hukum pidana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Pertama, bahwa data pribadi tiap warga negara indonesia adalah hal yang wajib dilindungi oleh pemerintah negara indonesia sebagai pemegang kendali peraturan di indonesia, namun menurut penulis dalam penelitian ini, pada pasal 67 ayat 2 dan 3 undang-undang No. 27 tahun 2022 tentang perlindungan data pribadi ditemukan unsur yang dapat menimbulkan over kriminalisasi pada pelaku yang tidak sengaja melakukan perbuatan melawan hukum dalam unsur melawan hukum mengungkapkan dan menggunakan data pribadi miliknya. Kedua, Pasal 67 ayat 2 dan 3 undang-undang tentang perlindungan data pribadi dinilai menghadirkan kekaburan hukum, antara lain; UU PDP yang tidak menjelaskan lebih rinci apa yang dimaksud dengan “perbuatan melawan hukum”, kemudian dampak kebingungan pada masyarakat karena sifatnya yang multitafsir sehingga pasal 67 ayat (2) dan (3) menjadi tidak efektif yang jelas menjadi tidak pastinya hukum tersebut

    Exploration of Frugal Living in Facing the Flexing Phenomenon in the Millennial Generation (Sharia Economic Concept)

    No full text
    This research aims to explain the exploration of Frugal living as an alternative in dealing with the flexing phenomenon in the millennial generation, with a sharia economic approach. The flexing phenomenon, which reflects the behavior of showing off or displaying wealth proudly, has become a trend among millennials, especially on social media. This can lead to overconsumption, financial imbalance, and neglect of ethical financial principles. This research uses qualitative data type, using a phenomenological approach to understand the subjective meaning of various phenomena of the millennial generation who tend to flex. Rendom data collection is from scientific articles, understanding and information from various online media. The data collected will be analyzed from the perspective of Islamic economics, which includes the principles of justice, empowerment, and financial balance. The research shows that it is a meaningful alternative for the millennial generation in dealing with the flexing phenomenon. The application of Islamic economic principles in providing a deeper understanding of economic benefits and the importance of managing finances wisely can also strengthen awareness of balanced economic benefits and have a positive impact on the financial well-being of individuals and society as a whole. It is hoped that this research can serve as a foothold for policy measures in mitigating excessive flexing practices and promoting more ethical and sustainable consumption behavior in the millennial generatio

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇