Jurnal Online Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin
Not a member yet
    3956 research outputs found

    ETIKA KOMUNIKASI DI ERA DIGITAL : (TINJAUAN HADITS TENTANG ADAB BERBICARA)

    No full text
    This study examines communication ethics in the digital era from the perspective of Islamic teachings, focusing on the influence of digital communication on language values ​​and morals. Using qualitative methods with literature studies, this study analyzes hadiths related to social ethics, as narrated by Abu Daud, to emphasize the importance of maintaining speech and behavior in interactions. The phenomenon of the crisis in understanding ethics in the use of language on social media shows that people's understanding of ethics and linguistic values ​​is still low. The findings show that good communication ethics are needed to prevent negative practices such as cyberbullying, hoaxes, and hate speech, as well as to build a more ethical online environment. In addition, the hadith that reminds us of the dangers of uttering sentences without careful thought emphasizes the need for caution in conveying information. Therefore, this study provides recommendations to improve the understanding of communication ethics among social media users, in order to create more constructive and meaningful interactions in communication.Penelitian ini mengkaji etika komunikasi di era digital dari perspektif ajaran Islam, dengan fokus pada pengaruh komunikasi digital terhadap nilai dan moral berbahasa. Menggunakan metode kualitatif dengan studi literatur, penelitian ini menganalisis hadits-hadits yang berkaitan dengan etika bersosialisasi, seperti hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud, untuk menekankan pentingnya menjaga lisan dan perilaku dalam berinteraksi. Fenomena krisis pemahaman etika dalam penggunaan bahasa di media sosial menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat mengenai etika dan nilai kebahasaan masih rendah. Temuan menunjukkan bahwa etika komunikasi yang baik sangat diperlukan untuk mencegah praktik negatif seperti cyberbullying, hoaks, dan ujaran kebencian, serta untuk membangun lingkungan online yang lebih etis. Selain itu, hadits yang mengingatkan kita tentang bahaya mengucapkan kalimat tanpa pemikiran yang matang menekankan perlunya kehati-hatian dalam menyampaikan suatu informasi. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan pemahaman etika komunikasi di kalangan pengguna media sosial, demi terciptanya interaksi yang lebih konstruktif dan bermakna dalam berkomunikasi

    DEHUMANISASI TEOLOGI MUSTADH’AFIN DALAM SURAT AL-A’RAF PERSPEKTIF SAYYID QUTHB : (STUDI KITAB TAFSIR FÎ ZHILÂL AL-QURÂN)

    No full text
                This scientific article examines Shaikh Sayyid Qutb's interpretation of the mustadh'afin verses contained in Surah al-A'raf through his work entitled Fȋ Zhilâl al-Qurân, addressing the main point in this research analyzing mustadh'afin theology. The mustadh'afin in surah al-A'raf verses 75, 137, and 150 are embodied in the followers of the Prophet Salih and Prophet Musa who experienced oppressive behavior, the shackles of people's freedom of expression, and torture from tyrannical rulers. Using the book Fȋ Zhilâl al-Qurân in this research aims to reveal the theological perspective so that it is translated into a paradigm of resistance for the oppressed. This research uses the library research method with data presentation techniques, namely analytical descriptive. Therefore, this research uses primary sources from the book Fȋ Zhilâl al-Qurân and secondary sources that are relevant to the research that will be discussed in this research. Analyzing mustadh'afin theology universally and based on the interpretation of Shaykh Sayyid Qutb provides a main focus in this research, so that the discussion maintains its focus and does not expand or lead to narrow and specific discussions.            Artikel ilmiah ini meneliti penafsiran Syaikh Sayyid Quthb terhadap ayat-ayat mustadh’afin yang terdapat pada surat al-A’raf melalui karyanya yang termaktub dengan judul Fȋ Zhilâl al-Qurân, menyikapi poin besarnya pada penelitian ini menganalisis teologi mustadh’afin. Kaum mustadh’afin pada surat al-A’raf ayat 75, 137, dan 150 yang terejawantahkan pada umatnya Nabi Shalih dan Nabi Musa yang mendapatkan perilaku penindasan, terbelenggunya kebebasan rakyat untuk berekspresif, dan penyiksaan dari penguasa tirani. Menggunakan kitab Fȋ Zhilâl al-Qurân pada penelitian ini bertujuan untuk mengungkap perspektif teologi agar terejawantahkan ke dalam suatu paradigma perlawanan kaum yang tertindas. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan teknik penyajian data, yaitu deskriptif analitis. Oleh sebab itu, penelitian ini menggunakan sumber primer kitab Fȋ Zhilâl al-Qurân dan sumber sekundernya yang relevansi terhadap penelitian yang akan dibahas pada penelitian ini. Menganalisis teologi mustadh’afin secara universal dan berdasarkan penafsiran Syaikh Sayyid Quthb memberikan suatu fokus utama dalam penelitian ini, sehingga pembahasan terjaga kefokusannya dan tidak melebar atau mengarahkan kepada pembahasan yang mengerucut dan spesifik

    Fenomena Baru di Malioboro: Eksplorasi Live Streaming Musik Jalanan

    No full text
    The purpose of this study is to examine the new phenomenon of live streaming music performances on Malioboro Street, Yogyakarta, Indonesia. Originating in China in 2023, the practice is quickly gaining popularity, changing the socio-cultural and economic landscape of the area. Through the use of platforms like TikTok, street musicians can now reach a global audience, generating tips and virtual donations. This study investigates the positive and negative impacts of these trends. These include increased revenues for musicians, increased cultural exposure, and potential challenges related to regulations and intellectual property rights. The study concludes by emphasizing the need for a collaborative approach involving the government, civil society, and the private sector to ensure sustainable development and empowerment of street music communities

    Strengthening Arabic Language Skills: Effective Learning Strategies for Students in Dormitories

    No full text
    This study aims to identify effective learning strategies used in Arabic language learning for university students in IAIN Palangka Raya dormitories. Qualitative research methodology was applied through in-depth interviews, participatory observation, and documentation analysis. The results show that the use of communication-based learning strategies, the creation of an Arabic-speaking environment, task-based approaches, and intensive guidance and mentoring are very effective in improving students' Arabic language skills. Students who communicate in Arabic on a daily basis show a significant increase in speaking ability. An environment filled with Arabic language elements supports continuous learning, while task-based approaches and contextualized learning increase student engagement and motivation. Technology provides additional flexible resources, and extracurricular activities and collaboration between students build a supportive learning community. The combination of these various strategies creates a comprehensive and effective learning approach, which can be applied in other educational institutions to improve Arabic language acquisition. This research fills a gap in the literature by providing specific insights into effective learning strategies in a boarding school context, offering practical guidelines for other educational institutions

    Pengaruh Sosial dan Ekonomi Terhadap Keputusan Penggunaan Pinjaman Online Peer To Peer Lending

    No full text
    Perkembangan teknologi informasi dan internet yang sangat pesat mendorong revolusi industri. Membuat berbagai macam aspek bertransformasi ke era digital, salah satunya industri keuangan. Transformasi ini lah yang akhirnya melahirkan platfom fintech pinjaman online peer to peer lending. Kemudahan transaksi inilah menakibatkan banyak dari kalangan masyarakat terkhususnya mahasiswa mengunakannya. Penelitian ini mengunakan metode analisis regresi linier berganda di mana metode ini digunakan untuk mengetahui pengaruh sosial dan ekonomi terhadap keputusan penggunaan pinjmana online yang ditampilkan dalam bentuk persamaan regresi. Hasil dalam penelitian secara parsial dapat dibuktikan dengan hasil X1 nilai T hitung > T tabel atau nilai sig < a yaitu sebesar 7,484 > 1.664 atau 0,000 < 0,05. Untuk variabel X2 nilai T hitung > T tabel atau nilai sig < a yaitu sebesar 2,653 > 1.664) atau 0,01 < 0,05, artinya variabel independen yang terdiri dari faktor sosial (X1) dan faktor ekonomi (X2) berpengaruh terhadap variabel dependen yaitu keputusan penggunaan (Y). Sedangkan secara simultan dibuktikan dengan nilai F hitung  127,312 > F tabel 3,114 yang artinya berpengaruh. Dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,766 atau 76%. Sedangkan 24% sisanya dipengaruh oleh faktor lainnya yang tidak diteliti

    The Students' Perspective of Quizizz As English Language Assessment Media

    Get PDF
    Quizizz is an educational game application that has gained popularity as a learning tool in recent years. The aim of this study is to find out students' perspectives on using Quizizz as an English language assessment media. Subjects in this study were two 6th grade elementary school students with the initials FA and MA. This research approach used descriptive Qualitative Research with observation and interviews. This study found that students had positives perspective towards Quizizz as English language assessment. Next, found out that students enjoyed using Quizizz, finding it fun and interesting. They also felt that Quizizz made it easier for them to take tests and increased their interest in learning English. The study also found that Quizizz helped to increase students' knowledge of English. The study concludes that Quizizz is an effective and enjoyable platform for language assessment, providing an engaging and interactive learning experience

    METODE MEMAHAMI ISLAM

    Get PDF
    Method is a scientific discipline that provides instruction about the methods and processes of scientific inquiry. Methods for understanding Islam must be seen from various points of view. For example, if we look at Islam from one point of view, we will only see one aspect of its long-term phenomenon. Even though we can see it correctly, it is not enough to understand Islam as a whole. Because Islam has many aspects and dimensions, each person can find the perspective that best suits his or her field. In other words, all Muslim intellectuals must use the scientific disciplines they have to understand Islamic teachings originating from the Koran and al-Sunnah. The method of understanding Islam is a term that refers to the way a person understands, knows and comprehends Islamic teachings. This article is a library research method, namely research whose object of study uses library data in the form of books, journals, articles as data sources. This research was carried out by reading, reviewing and analyzing various existing literature. By using this method, you can find out more deeply about the discussion of a topic.Metode adalah disiplin ilmu yang memberikan instruksi tentang metode dan proses penyelidikan keilmuan. Metode untuk memahami Islam harus dilihat dari berbagai sudut pandang. Misalnya, jika kita melihat Islam dari satu sudut pandang, kita hanya akan melihat satu aspek dari gejalanya yang bersegi panjang. Meskipun kita dapat melihatnya dengan tepat, itu tidak cukup untuk memahami Islam secara keseluruhan. Karena Islam memiliki banyak aspek dan dimensi, setiap orang dapat menemukan perspektif yang paling sesuai dengan bidangnya. Dengan kata lain, semua intelektual muslim untuk menggunakan disiplin ilmu yang mereka miliki untuk memahami ajaran Islam yang berasal dari al-Qur’an dan al-Sunnah. Metode memahami Islam adalah istilah yang mengacu pada cara seseorang memahami, mengetahui, dan memahami ajaran Islam. Artikel ini yaitu metode penelitian kepustakaan (library research), yakni penelitian yang obyek kajiannya menggunakan data pustaka berupa buku-buku, jurnal, artikel sebagai sumber datanya. Penelitian ini dilakukan dengan membaca, menelaah, dan menganalisis berbagai literatur yang ada. Dengan menggunakan metode ini, dapat mengetahui lebih dalam mengenai pembahasan suatu topik

    SALAFI POLITIK DALAM FASE TRANSISI DEMOKRASI DAN PEMBANGUNAN POLITIK ISLAM STUDI KASUS: TRANSISI POLITIK DI MESIR 2011-2013

    No full text
    The doctrine of salafisme generally believes that involvement in practical politics constitutes bid’ah and falls into the category of hizbiyah which is prohibited in Islam. However, the political transition phase in Egypt in 2011 showed that salafi groups could be involved in islamic politics and again significant votes in the parliamentary elections, as well as being active in the post election political development process. This research aims to show how the salafi groups, effort as an apolitical religious organization are actively involved as an Islamic political force and have a influence on the democratic transition in Egypt. The results of the research show that there have been effort to salafi the Egypt in constitution as wheel as quite sharp conflict in the public sphere of Islamic politics between salafi group and other religious groups, especially traditional Islamic circles (Al-azhar) In formulating concepts and guidelines for Egypt in state life in the transition phase toward democracy.Doktrin Salafisme pada umumnnya meyakini bahwa keterlibatan dalam politik praktis adalah termasuk bid’ah dan masuk dalam kategori hizbiyah yang terlarang dalam Islam. Namun fase transisi politik di Mesir pada tahun 2011 menunjukkan bahwa kelompok Salafi dapat terlibat dalam politik Islam dan memperoleh suara yang cukup signifikan dalam pemilu parlemen, serta aktif dalam proses pembangunan politik pasca pemilu. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bagaimana upaya kelompok salafi sebagai sebuah organisasi keagamaan yang apolitik, terlibat aktif sebagai sebuah kekuatan politik Islam dan memberikan pengaruh bagi transisi demokrasi di Mesir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi upaya salafisasi terhadap konstitusi Mesir serta konflik yang cukup tajam dalam ruang publik politik Islam antara kelompok Salafi dengan kelompok keagamaan lain, terutama kalangan Islam Tradisional (al-Azhar) dalam merumuskan konsep dan pedoman kehidupan bernegara Mesir dalam fase transisi menuju demokrasi

    Kepemimpinan Profetik Pada Era Digital

    Get PDF
    Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak dapat kita hindari, dan hal ini menjadi tantangan baru bagi kepemimpinan di Lembaga Pendidikan. Kepemimpinan mempunyai peran yang penting untuk mencapai tujuan sebuah organisasi, namun tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi seringkali menjadi kendala untuk merealisasikan tujuan tersebut, sehingga seorang pemimpin dituntut untuk dapat menyelaraskan perkembangan yang terjadi dengan gaya kepemimpinannya. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep pemikiran dan prinsip-prinsip dalam kepemimpinan profetik apabila diterapkan pada era digital saat ini di lembaga-lembaga Pendidikan, dan untuk memahami apakah yang dimaksud dengan era digital. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan artikel ini yaitu metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan yang digunakan dalam penulisan makalah ini adalah studi Pustaka (library research). Kepemimpinan profetik adalah kepemimpinan yang menerapkan karakter kepemimpinan para nabi, terutama Nabi Muhammad SAW. Adapun sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin profetik, di antaranya adalah memiliki karakter shidiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan), fathanah (cerdas), istiqamah (konsisten/teguh pendirian), mahabbah (cinta, kasih-sayang), dan shaleh/ma’ruf (baik, arif, bijak). Digitalisasi pada sistem pendidikaan saat ini selaras dengan sifat-sifat yang dicontohksn oleh Rasulullah SAW, sehingga penerapan kepemimpinan profetik di lembaga-lembaga Pendidikan pada era digital saat ini sangat relevan dan hendaknya dikembangkan menjadi suatu ketetapan apabila lembaga Pendidikan ingin mengembangkan lembaga pendidikannya dengan metode digital

    Bagaimana Kepemimpinan Dalam Peningkatan Mutu Sekolah/Madrasah?

    Get PDF
    Guru adalah penggerak perubahan dalam perbaikan sekolah. Selama beberapa dekade terakhir, penelitian tentang kepemimpinan sekolah mengembangkan basis pengetahuan yang diinformasikan secara teoretis yang menunjukkan bahwa kepemimpinan berkontribusi pada peningkatan pembelajaran siswa melalui tindakan strategis yang berfokus pada perubahan konstelasi proses sosiokultural, struktural, dan akademik. Sebagai pimpinan pendidikan, kepala sekolah memiliki tugas dan tanggung jawab yang cukup berat. Kepala sekolah melalui peran dan tanggung jawabnya mendelegasikannya kepada pembantu dan bagian lain. Kepemimpinan kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan meliputi: gaya kepemimpinan instruktif, gaya kepemimpinan konsultatif, gaya kepemimpinan partisipatif, gaya kepemimpinan delegatif, dan mutu pendidikan melalui proses penentuan proses in-put dan out-put (lulusan)

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇