Jurnal Online Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin
Not a member yet
3956 research outputs found
Sort by
The Final Destination: The Purpose of Human Life in the Perspective of the Qur'an (Thematic Interpretation Studies): Studi Tafsir Tematik
The purpose of human life has been a profound question and has dominated human thought throughout history. In the Islamic tradition, the Qur'an gives a broad view of man's ultimate goal. This article delves into the Qur'anic view of man's ultimate destination, highlighting its essence, meaning, and philosophical implications in human life. The discussion begins by explaining the concept of the afterlife, which is the culminating point of the human journey according to the Qur'an, where individuals are faced with accountability for their deeds in the world. Next, it explores the Qur'anic view of the purpose of human life, leading to the awareness of obedience to Allah, spiritual enhancement, and eternal happiness in the Hereafter. Through its teaching on the afterlife, the Qur'an provides a moral and ethical foundation for human behavior, inspiring good action and doing justice, compassion, and devotion to others. Thus, through this article, we can understand how the Qur'an provides a powerful guide on the purpose of human life, as well as how the concept of this final destination influences attitudes, values, and actions in the daily lives of Muslims.Tujuan hidup manusia merupakan pertanyaan yang mendalam dan mendominasi pemikiran manusia sepanjang sejarah. Dalam tradisi Islam, Alqur’an memberikan pandangan yang luas tentang tujuan akhir manusia. Artikel ini menggali pandangan Alqur’an tentang destinasi akhir manusia, menyoroti esensi, makna, dan implikasi filosofisnya dalam kehidupan manusia. Diskusi dimulai dengan menjelaskan konsep akhirat, yang merupakan titik puncak dari perjalanan manusia menurut Alqur’an, di mana individu dihadapkan pada pertanggungjawaban atas perbuatan mereka di dunia. Selanjutnya, mengeksplorasi pandangan Alqur’an tentang tujuan hidup manusia, yang mengarah pada kesadaran akan ketaatan kepada Allah, peningkatan spiritual, dan kebahagiaan abadi di akhirat. Melalui pengajaran tentang akhirat, Alqur’an memberikan landasan moral dan etis bagi perilaku manusia, mengilhami tindakan yang baik dan berbuat adil, menebar kasih sayang, dan pengabdian kepada sesama. Dengan demikian, melalui artikel ini, kita dapat memahami bagaimana Alqur’an memberikan panduan yang kuat tentang tujuan hidup manusia, serta bagaimana konsep destinasi akhir ini memengaruhi sikap, nilai, dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari umat Isla
Analisis Implementasi Penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (Ppk-Blu) Terhadap Efektivitas Penganggaran Pada Uin Smh Banten
To improve the quality of service at UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, one of the efforts made by the university is the implementation of the Public Service Agency (BLU) system. Universities across Indonesia are required to implement this public service agency system. UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten is one of the universities in Banten Province that has implemented the Financial Management Pattern of Public Service Agency (PPK BLU). This study aims to examine the impact of PPK BLU implementation at UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. The goal is to determine whether there is a significant impact on financial performance, service performance, and quality and benefits for students before and after the implementation of PPK BLU at UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Based on the analysis, it was found that overall, PPK BLU significantly affects financial performance, service performance, as well as quality and benefits for the community after the implementation of PPK BLU
Pengaruh Tanaman Pengusir Nyamuk terhadap Penurunan Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Masyarakat
This study aims to evaluate the effectiveness of the "One Home One Repellherb" program in increasing public knowledge and reducing the incidence of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in Pekauman Village using a pre-test post-test design with a control group. Using a post-test pre-test design with a control group, the study involved 100 households. The results showed a significant increase in public knowledge about the control of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in the group participating in the program with an increased understanding of preventive measures. In addition, there was a decrease in dengue cases in the experimental group compared to the control group. This program has proven to be effective in encouraging changes in community behavior towards more independent, sustainable, and long-term impact Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) control efforts
TRANSFORMASI KAMPANYE PARTAI POLITIK MELALUI MEDIA SOSIAL: TINJAUAN ANTARA MANFAAT, DAMPAK DAN SOLUSI
Berbagai aktivitas telah dimanfaatkan oleh teknologi, salah satunya adalah komunikasi melalui media sosial yang telah menjadi alat efektif untuk promosi, termasuk untuk kampanye partai politik. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi dan menganalisis manfaat, dampak negatif, serta solusi tentang kontribusi media sosial menjadi strategi kampanye partai politik. Penelitian ini adalah kepustakaan (library research), dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh sumber “Google Scholar”, “ScienceDirect”, dan “DOAJ”. Temuan diskusi dalam artikel ini menyoroti: Pertama, mengindetifikasi manfaat media sosial untuk berkampanye yang meliputi memudahkan interaksi secara langsung dengan masyarakat; memudahkan penyebaran infomasi dengan cepat; memudahkan untuk memonitor opini publik; memudahkan jangkauan biaya lebih efisien; dan meningkatkan citra maupun brand awareness. Kedua, dampak negatif media sosial untuk berkampanye yaitu dapat menyebabkan penyebaran informasi palsu (hoaks); menyebabkan polarisasi sosial; menyebabkan serangan pribadi; dan menyebabkan adanya manipulasi opini publik. Ketiga, solusi untuk mengatasi dampak negatif saat kampanye diantaranya memberikan penguatan pendidikan literasi digital; memberikan penguatan regulasi maupun hukum; memberikan edukasi untuk mendorong etika dalam kampanye; dan memberikan transparansi dana kampanye kepada publik. Dengan demikian, pelaksanaan kampanye partai politik dengan pengunaan media sosial atau media digital lainnya dapat berjalan dengan efektif. Supaya tidak adanya kampanye hitam (black campaign) yang saling menjatuhkan lawan politik. Sehingga ini mempertahankan integritas demokrasi, meningkatkan akuntabilitas, dan mendorong partisipasi pemilih yang lebih cerdas tanpa menggunakan kekerasan
Digitalisasi Karya Ilmiah, Kompleksitas Dan Ketimpangan
Pendidikan adalah proses yang luas dan kompleks yang melibatkan transfer pengetahuan, keterampilan, nilai, dan budaya dari satu generasi ke generasi berikutnya. Lebih dari sekadar pembelajaran di sekolah, pendidikan mencakup pengalaman belajar sepanjang hidup, baik formal maupun informal, yang terjadi di berbagai konteks seperti keluarga, masyarakat, dan tempat kerja. Kebijakan pendidikan nasional memegang peranan penting dalam mengarahkan perkembangan dan peningkatan sistem pendidikan suatu negara, dengan tujuan menciptakan masyarakat yang lebih cerdas, inklusif, dan berdaya saing. Namun, dengan munculnya revolusi industri keempat, digitalisasi dalam pendidikan menjadi semakin penting. Pendidikan digital memfasilitasi proses pembelajaran yang lebih efektif dan efisien melalui penggunaan teknologi digital, termasuk platform online dan media interaktif. Selain itu, digitalisasi karya ilmiah dalam konteks pendidikan nasional juga membawa dampak positif dengan memperluas akses terhadap pengetahuan ilmiah dan memfasilitasi kolaborasi antar peneliti. Namun, implementasi digitalisasi menghadapi beberapa kompleksitas, terutama terkait infrastruktur, keterampilan, dan akses. Oleh karena itu, diperlukan rekomendasi untuk mengatasi disparitas dalam digitalisasi karya ilmiah, seperti meningkatkan infrastruktur teknologi dan memberikan pelatihan keterampilan digital bagi pendidik dan peneliti. Selain itu, kebijakan yang mendukung aksesibilitas dan inklusivitas dalam pendidikan digital juga penting untuk memastikan bahwa semua individu memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan dan pengetahuan
Implementasi Kebijakan Kurikulum Merdeka Di Provinsi Banten
Dua kegiatan pembelajaran utama dalam kurikulum merdeka adalah kegiatan kokurikuler seperti proyek penguatan profil siswa Pancasila, yang mengacu pada standar kompetensi lulusan yang harus dimiliki peserta didik dan kegiatan intrakurikuler yang mengacu pada capaian pembelajaran yang harus dicapai siswa pada setiap mata pelajaran (Amalia, Sulastri, and Nurjayadi, n.d.). Ketimpangan akses dan kesenjangan digital menjadi masalah serius yang dapat menghambat implementasi kurikulum Merdeka. Efektivitas kurikulum dipengaruhi tidak hanya oleh desainnya tetapi juga oleh manajemen perubahan dan taktik yang digunakan untuk membantu unit pendidikan dan guru dalam mempraktikkannya, oleh karena itu perencana kebijakan harus menyadari kompleksitas. Kesenjangan atau ketimpangan digital dan akses yang tidak merata adalah masalah utama yang mungkin menghambat penerapan kurikulum Merdeka (Armando, Faizah, and Prawesti 2023). Kurikulum Merdeka berpotensi menjadi sarana pengajaran inovatif yang meningkatkan sistem pendidikan Indonesia, khususnya di Provinsi Banten, sesuai analisis yang dilakukan. Kurikulum Merdeka, yang menekankan pada pertumbuhan kreativitas, kemandirian, dan kewirausahaan siswa, dapat berkontribusi pada produksi generasi yang lebih siap untuk memenuhi tantangan kontemporer. Namun masih ada kendala dengan implementasi Kurikulum Merdeka, seperti kesiapan guru dan infrastruktur yang memadai. Dengan demikian, untuk menuai manfaat sebesar-besarnya bagi pendidikan Indonesia, Kurikulum Merdeka harus terus dinilai dan ditingkatka
Bagaimana Peran Kepemimpinan dalam Peningkatan Mutu Sekolah/Madrasah?
Guru adalah penggerak perubahan dalam perbaikan sekolah. Selama beberapa dekade terakhir, penelitian tentang kepemimpinan sekolah mengembangkan basis pengetahuan yang diinformasikan secara teoretis yang menunjukkan bahwa kepemimpinan berkontribusi pada peningkatan pembelajaran siswa melalui tindakan strategis yang berfokus pada perubahan konstelasi proses sosiokultural, struktural, dan akademik. Sebagai pimpinan pendidikan, kepala sekolah memiliki tugas dan tanggung jawab yang cukup berat. Kepala sekolah melalui peran dan tanggung jawabnya mendelegasikannya kepada pembantu dan bagian lain. Kepemimpinan kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan meliputi: gaya kepemimpinan instruktif, gaya kepemimpinan konsultatif, gaya kepemimpinan partisipatif, gaya kepemimpinan delegatif, dan mutu pendidikan melalui proses penentuan proses in-put dan out-put (lulusan)
Tahapan Dan Scenario Kebijakan Pendidikan Makro, Messo, Dan Mikro
Secara umum, tahapan dan skenario kebijakan pendidikan makro, meso, dan mikro mencakup berbagai aspek yang saling terkait. Pada tingkat makro, kebijakan pendidikan mencakup kerangka kerja nasional yang meliputi undang-undang, peraturan, dan standar pendidikan yang berlaku di seluruh negara. Kebijakan makro ini menjadi landasan bagi pembentukan kebijakan pada tingkat meso dan mikro. Namun, meskipun kerangka kerja makro telah ditetapkan, masih terdapat tantangan dan kesenjangan yang perlu diatasi. Salah satu masalah yang sering muncul adalah kesenjangan aksesibilitas pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan, serta antara kelompok sosial ekonomi yang berbeda. Selain itu, kualitas pendidikan juga menjadi perhatian utama, termasuk kurangnya ketersediaan fasilitas dan tenaga pendidik yang berkualitas. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah metode penelitian kualitatif yaitu penelitian literatur atau analisis literatur. Analisis literatur dalam metode kualitatif biasanya berfokus pada pemahaman mendalam tentang konsep, teori, dan prinsip yang terkait dengan topik penelitian. Hasil yang diperoleh yaitu diperlukan solusi yang komprehensif dan terkoordinasi di berbagai tingkatan kebijakan. Pada tingkat meso, pemerintah daerah dan lembaga pendidikan regional dapat mengembangkan program-program khusus yang sesuai dengan kebutuhan lokal dan mampu meningkatkan aksesibilitas dan mutu pendidikan. Sementara itu, pada tingkat mikro, lembaga pendidikan seperti sekolah dan madrasah perlu mengimplementasikan kebijakan yang mendukung pengembangan potensi individu serta memastikan adanya lingkungan belajar yang inklusif dan berdaya saing. Salah satu cara untuk merencanakan strategi secara efektif adalah dengan menggunakan analisis SWOT, yang menggambarkan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi oleh sebuah organisasi. Selain itu, CBA digunakan untuk membandingkan biaya dan manfaat dari berbagai alternatif dalam pengambilan keputusan
Analisis Efektivitas dan Keamanan Terhadap Kepuasan Menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Pada UMKM Halal Binaan KPwBI Provinsi Banten
The Indonesian government is currently promoting the digitalization of the payment system through QRIS with halal MSMEs as one of the targets of its implementation. QRIS was introduced as an easy, fast, and safe non-cash payment tool. The purpose of the study was to measure consumer satisfaction by looking at the effectiveness and security of using QRIS. The type of quantitative research with a sample of 75 halal MSMEs fostered by KPwBI Banten Province that use QRIS. The results of the analysis found that effectiveness and security have a significant effect on consumer satisfaction in the use of QRIS in halal MSMEs fostered by KPwBI Banten Province both simultaneously and partially. The influence formed by 85% shows that the research model is very accurate and has a high level of explanation in measuring the level of satisfaction using effectiveness and security. QRIS has been proven to be effective and safe for use by halal MSMEs fostered by KPwBI Banten Province in increasing consumer satisfaction
ANALISIS KISAH KHAULAH BINT SA’LABAH DALAM QS. AL-MUJADALAH AYAT 1-4 PRESPEKTIF TAFSIR AL-MUNIR WAHBAH AZ-ZUHAILI: Biografi Mufassir Wahbah al-Zuhaili,Penafsiran Wahbah Az-Zuhaili terhadap Qs. Al-Mujadalah ayat 1-4,Analisis Kisah Khaulah Bint Sa’labah dalam Tafsir Al-Munir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kisah Khaulah bint Sa’labah yang termuat dalam Qs. Al-Mujadalah ayat 1-4 melalui perspektif Tafsir Al-Munir karya Wahbah Az-Zuhaili. Kisah Khaulah bint Sa’labah menjadi salah satu peristiwa penting dalam Al-Qur’an yang mengilustrasikan keadilan dan kasih sayang Allah terhadap hamba-Nya, terutama dalam isu yang berkaitan dengan zihar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi, mengkaji ayat-ayat Al-Qur’an, tafsir, dan literatur pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wahbah Az-Zuhaili dalam Tafsir Al-Munir menjelaskan kisah ini sebagai bentuk pembelaan Allah terhadap kaum perempuan yang mengalami ketidakadilan, sekaligus menekankan pentingnya dialog antara hamba dan Tuhannya. Kisah Khaulah tidak hanya menunjukkan penghargaan Islam terhadap hak-hak perempuan, tetapi juga menjadi dasar hukum untuk mengatasi praktik zihar yang dianggap sebagai kezaliman dalam Islam. Penelitian ini memperkuat pemahaman tentang pentingnya interpretasi tafsir dalam menggali nilai-nilai keadilan sosial yang terkandung dalam Al-Qur’an.Abstract. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kisah Khaulah bint Sa’labah yang termuat dalam Qs. Al-Mujadalah ayat 1-4 melalui perspektif Tafsir Al-Munir karya Wahbah Az-Zuhaili. Kisah Khaulah bint Sa’labah menjadi salah satu peristiwa penting dalam Al-Qur’an yang mengilustrasikan keadilan dan kasih sayang Allah terhadap hamba-Nya, terutama dalam isu yang berkaitan dengan zihar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi, mengkaji ayat-ayat Al-Qur’an, tafsir, dan literatur pendukung lainnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wahbah Az-Zuhaili dalam Tafsir Al-Munir menjelaskan kisah ini sebagai bentuk pembelaan Allah terhadap kaum perempuan yang mengalami ketidakadilan, sekaligus menekankan pentingnya dialog antara hamba dan Tuhannya. Kisah Khaulah tidak hanya menunjukkan penghargaan Islam terhadap hak-hak perempuan, tetapi juga menjadi dasar hukum untuk mengatasi praktik zihar yang dianggap sebagai kezaliman dalam Islam. Penelitian ini memperkuat pemahaman tentang pentingnya interpretasi tafsir dalam menggali nilai-nilai keadilan sosial yang terkandung dalam Al-Qur’an