Jurnal Online Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin
Not a member yet
3956 research outputs found
Sort by
Integrasi Ilmu Pengetahuan Dan Nilai Islam Menggunakan Pendekatan Studi Islam Interdisipliner: Surah Al-‘Ashr Ayat 1-3
ABSTRACT
The Interdisciplinary Islamic Studies approach plays a central role in responding to the complex dynamics and diversity of Islamic understanding in the midst of the globalization era. This article explores the role of the integration of science and Islamic values as the main foundation of this approach. By analyzing the contribution of this integration in the context of Islamic studies, this research aims to reveal how this approach is able to form a holistic understanding that not only includes academic dimensions, but also Islamic spiritual values. The research methods applied are analytical and qualitative, allowing for an in-depth investigation into the role of the integration of science and Islamic values. The analytical approach is used to understand the impact of the interdisciplinary approach, while the qualitative approach allows for an in-depth exploration of the experiences and views of experts and practitioners involved in interdisciplinary Islamic studies.
Pendekatan Studi Islam Interdisipliner memainkan peran sentral dalam merespons dinamika kompleks dan keragaman pemahaman Islam di tengah era globalisasi. Artikel ini menelusuri peran integrasi ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Islam sebagai landasan utama pendekatan ini. Dengan menganalisis kontribusi integrasi ini dalam konteks studi Islam, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana pendekatan ini mampu membentuk pemahaman holistik yang tidak hanya mencakup dimensi akademis, tetapi juga nilai-nilai spiritual Islam. Metode penelitian yang diterapkan bersifat analitis dan kualitatif, memungkinkan penyelidikan yang mendalam terhadap peran integrasi ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Islam. Pendekatan analitis digunakan untuk memahami dampak pendekatan interdisipliner, sementara pendekatan kualitatif memungkinkan eksplorasi mendalam terhadap pengalaman dan pandangan para ahli dan praktisi yang terlibat dalam studi Islam interdisipliner.
 
Dampak Penggunaan Kecerdasan Buatan Artificial Intelligence dalam Praktik Akuntansi pada Bank Syariah Indonesia
Artificial Intelligence (AI) can be explained as a branch of computer science that focuses on developing computer systems capable of performing tasks that normally require human intelligence. The purpose of this study is to cover the path of using artificial intelligence in accounting practices in Islamic banks, as well as to identify the accounting profession. With a better understanding of the impact and implications, accounting professionals working in the banking sector can prepare themselves effectively for the changes that are taking place and take the necessary steps to optimize the benefits of using AI. The method used in this study is a qualitative descriptive method that focuses on individual observations and this research includes research that is a library research study. The results of this study are that this research identifies the impact of using AI in accounting practices in Islamic banks. The use of AI enables better market analysis and prediction, automation of financial reporting, and detection of anomalous patterns to combat fraud. However, new understanding and skills are needed for bank staff, as well as good regulations to address ethical challenges related to data privacy and algorithm transparency. This research is important for optimizing the application of AI technology in the Islamic banking sector.Artificial Intelligence (AI) dapat dijelaskan sebagai sebuah cabang dari ilmu komputer yang berfokus pada pengembangan sistem komputer yang mampu melakukan tugas-tugas yang biasanya memerlukan kecerdasan manusia. tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki dampak penggunaan kecerdasan buatan dalam praktik akuntansi dalam Bank Syariah, serta mengidentifikasi implikasi terhadap profesi akuntansi. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang dampak dan implikasi ini, para profesional akuntansi yang bekerja pada sektor Bank dapat mempersiapkan diri mereka secara efektif dalam menghadapi perubahan yang sedang terjadi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengoptimalkan manfaat dari penggunaan AI. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah metode deskriptif kualitatif yang menitik beratkan pada pengamatan individu dan penelitian ini termasuk penelitian yang bersifat studi kepustakaan Library Research, hasil dari penelitian ini adalah Penelitian ini mengidentifikasi dampak penggunaan AI dalam praktik akuntansi di Bank Syariah. Penggunaan AI memungkinkan analisis dan prediksi pasar yang lebih baik, otomatisasi pelaporan keuangan, dan deteksi pola anomali untuk mengatasi fraud. Namun, diperlukan pemahaman dan keterampilan baru bagi staf bank, serta regulasi yang baik untuk mengatasi tantangan etika terkait privasi data dan transparansi algoritma. Penelitian ini penting untuk mengoptimalkan penerapan teknologi AI di sektor perbankan syariah.
Kata Kunci: Keuangan, Artificial Intelligence, Akuntans
Analisis Strategi Marketing Mix Melalui Minat Beli Terhadap Keputusan Pembelian Sarimbit Alwa Hijab
The increasing progress of the Muslim fashion world has given rise to increasingly fierce competition in the Muslim design business, thereby stimulating the strength of business actors to really work hard in managing it. The demands of globalization provide many opportunities for the business world to develop into better quality and be able to meet customer demands. The marketing mix is a company strategy to boost consumer interest and purchasing decisions that result in sales. The aim of this research is to determine the influence of the marketing mix on purchasing decisions for Sarimbit Alwa Hijab through interest both directly and indirectly. The research method is quantitative research with data analysis techniques through path analysis. The research results directly show that the marketing mix has a significant positive effect on purchasing interest, the marketing mix has a significant positive effect on purchasing decisions. Purchase interest does not have a significant effect on purchasing decisions. Meanwhile, the indirect influence of the marketing mix through purchasing interest does not have a significant influence on purchasing decisions
AL-MUTARĀDIF DAN AL-MUSYTARAK DALAM AL-QUR’AN : Studi atas Tafsīr Jāmi’ al-Bayān ‘an Ta’wil Āyi Al-Qur’an Karya Aṭ-Ṭabarī
In this paper, we discuss the words al-Mutarādif and al-Musytarak and their application in Tafsir Jāmi’ al-Bayān Fī Ta’wil Al-Qur’an by Aṭ-Ṭabarī. The author is interested in doing this research because he wants to know more about what words are included in the categories of al-Mutarādif and al-Musytarak according to Aṭ-Ṭabarī’s perspective in the application of his book of interpretation.
The objectives of this research are as follows: One, to reveal and explain various words and meanings (words of al-Khauf and Khasy-yah, khalaqa, ja’ala, ḍalāl and rahmah) according to the perspective of Al- Mutarādif and Al-Musytarak. Two, To find out Aṭ-Ṭabarī’s interpretation of the alleged words Mutarādif and Musytarak in the Qur'an (the words al-Khauf and Khasy-yah, khalaqa, ja’ala, rahmah, and ḍalāl). Three, To know the views of aṭ-Ṭabarī regarding Mutarādif and Musytarak in the Qur’an.
In this thesis the author uses a qualitative approach in the form of library research, by examining library books and scientific works in other forms. The primary source in this research is Tafsir Jāmi’ al-Bayān ‘an Ta’wil Āyi Al-Qur’an by Aṭ-Ṭabarī.
The results of this study indicate that, al-Mutarādif is a word that has many words but has one meaning. On the other hand, al-Musytarak is a word that has many or varied meanings. based on what the author examines, the words included in al-Mutarādif are al-Khauf and Khasy-yah, khalaqa, ja’ala. And words that include al-Musytarak are the words rahmah, and ḍalāl.
Penulisan ini membahas permaslahan berkenaan kata al-Mutarādif dan al- Musytarak beserta penerapannya dalam Tafsir Jāmi’ al- Bayān ‘an Ta’wi Āyi Al-Qur’an Karya Aṭ-Ṭabarī. Penulis tertarik untuk melakukan penelitian ini karena ingin mengetahui lebih dalam tentang kata apa saja yang masuk pada kategori al-Mutarādif dan al-Musytarak menurut perspektif Aṭ-Ṭabarī dalam penerapan kitab tafsirnya.
Adapun tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: pertama, Untuk mengungkap dan menjelaskan beragam kata dan makna (kata al-Khauf dan Khasy-yah, khalaqo, ja’ala, ḍalāl dan rahmah) menurut perspektif Al- Mutarādif dan Al-Musytarak. Kedua, Untuk mengetahui penafsiran Aṭ-Ṭabarī terhadap kata-kata yang diduga Mutarādif dan Musytarak dalam Al-Qur’an (kata al-Khauf dan Khasy-yah, khalaqo, ja’ala, rahmah, dan ḍalāl). Tiga, Untuk mengetahui pandangan aṭ-Ṭabarī mengenai Mutarādif dan Musytarak dalam Al-Qur’an.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif berupa penelitian pustaka (Library Research), dengan meneliti buku-buku kepustakaan serta karya-karya ilmiah dalam bentuk lainnya. Sumber primer dalam penelitian ini adalah Tafsīr Jāmi’ al-Bayān ‘an Ta’wil Āyi Al-Qur’an Karya Aṭ-Ṭabarī.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, al-Mutarādif adalah lafażnya banyak tapi memiliki satu makna. Sebaliknya, al-Musytarak adalah satu kata yang memiliki makna yang banyak atau beragam. berdasarkan yang penulis teliti, kata yang termasuk al-Mutarādif yaitu al-Khauf dan Khasy-yah, khalaqo, ja’ala. Dan kata yang termasuk al-Musytarak adalah kata rahmah, dan ḍalāl.
Kedudukan Teori Ilmu Manajemen Dan Menganalisa Teori Manajemen Pendidikan
Dalam perspektif Islam, kedudukan ilmu sangat agung dan mulia. Ayat Al-Qur’an dan hadis Rasulullah ﷺ telah banyak menjelaskannya. Demikian pula para ulama yang telah banyak menegaskan urgensi ilmu dalam karya-karya mereka. Ilmu adalah komponen terpenting yang harus dimiliki setiap manusia. Tak ada satu pun peran dan fungsi yang dapat dilakukan oleh seseorang tanpa bekal ilmu. Demikian pula halnya dalam dunia pendidikan, bekal kompetensi berupa ilmu adalah hal mendasar yang harus dimiliki oleh seorang pendidik. Seorang yang berilmu (ahlu al-ilm) harus memiliki adab yang dengannya ia akan dapat bersikap dengan tepat dalam menyikapi segala sesuatu. Betapapun tingginya kadar keilmuan yang dimiliki, tidak menjadikannya takabbur dengan mengandalkan logika semata dalam memahami hakikat sesuatu. Dengan adab Islami pula mereka mendapatkan kedudukan mulia di sisi Alla
Keterkaitan Antara Administrasi, Manajemen, Dan Kepemimpinan
Administrasi serta organisasi merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Semua elemen ini adalah wadah untuk mempermudah dalam mencapai apa yang menjadi cita-cita sebuah organisasi. Administrasi bersifat konsep menentukan tujuan dan kebijaksanaan umum secara menyeluruh sedangkan manajemen sebagai subkonsep yang bertugas melaksanakan semua kegiatan untuk mencapai tujuan dan kebijaksanaan yang sudah tertentu pada tingkat administrasi. Pekerjaan itu sangatlah sulit jika dikerjakan sendiri, sehingga solusinya adalah pembagian tugas dan tanggung jawab dalam menyelesaikannya. Pendidikan akan dapat memiliki kualitas yang baik apabila manajemen dan administrasinya diterapkan dengan baik. Pemimpin yang menguasai ilmu manajemen dan administrasi dengan baik serta mampu menerapkannya dalam organisasi maka akan meningkatkan daya guna dari potensi yang dimiliki. Manajemen adalah efisiensi menaiki tangga keberhasilan; kepemimpinan menentukan apakah tangganya bersandar pada dinding yang benar. Manajer memiliki pengaruh hanya dalam batasan formal, yang artinya dia akan memiliki pengaruh ketika dia secara formal diberikan jabatan seorang manajer.Kalau pemimpin memiliki pengaruh luas, kharismatik, dan energik dalam berpikir, bahkan ketika pemimpin itu sudah tidak jadi pemimpin lagi, pendapat-pendapatnya akan tetap di pertimbangkan dan diutamakan
Implementation of the Use of Instagram @gramatika_arab in Developing Arabic Language Skills for Students of Arabic Language Education of UIN Sunan Kalijaga
Instagram is one of social media equipped with various features and used as a medium of information and communication. One of its functions is to make it easier for Arabic learners to access Instagram accounts that provide several audio-visual-based Arabic content. This research is a qualitative content analysis with Instagram @gramatika_arab as the subject. Data sources in this study consist of primary data sourced from Instagram @gramatika_arab and secondary data in the form of several scientific journals relevant to this study. The data collection method used is the documentation method while data analysis is carried out during the research. The results showed that Instagram @gramatika_arab become one of the accounts providing audio-visual based Arabic content that is widely accessed by Arabic language learners, especially for students of state islamic universities in Indonesia. It is even accessed by several other countries such as Malaysia, Thailand, and Morocco. Content in the form of Arabic quizzes, pamphlets, and handwriting can attract and facilitate Arabic learners in understanding the material. In addition, Arabic language learners can easily access these contents anytime and anywhere.
Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya dan Efikasi Diri Terhadap Disiplin Belajar Mahasiswa: Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya dan Efikasi Diri Terhadap Disiplin Belajar Mahasiswa
This research was conducted using a quantitative approach through observation and questionnaire data collection techniques on a sample of 59 from a population of 64 students. The questionnaire consisted of 30 items derived from 3 research variables. The validity test results of the 30 items were declared valid with a significance value of <0.05. The results of the reliability test carried out on 30 items from 3 variables were declared reliable with a Cronbach's Alpha value > 0.6 and the three variables were normally distributed with a significance value of 0.000 < 0.05. Based on the results of data analysis, the results obtained were: there was no influence between the Peer Environment on Learning Discipline with a significance result of 0.145 > 0.05. There is no influence of Self-Efficacy on Learning Discipline with a significance result of 0.173 > 0.05. There is a simultaneous influence of the Peer Environment Variable and the Self-Efficacy Variable on the Learning Discipline Variable with a significance value of 0.000 <0.05. Peer Environment and Self-Efficacy simultaneously influence Student Learning Discipline by 38.3%.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui teknik pengumpulan data observasi dan angket pada sampel 59 dari populasi 64 Mahasiswa. Angket terdiri dari 30 item yang berasal dari 3 variabel penelitian diperoleh hasil uji validitas dari ke 30 item dinyatakan valid dengan nilai signifikansi < 0,05. Hasil uji reliabilitas yang dilakukan pada 30 item dari 3 variabel dinyatakan reliabilitas dengan nilai Cronbach’s Alpha > 0,6 serta ketiga variabel tersebut berdistribusi normal dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil : tidak terdapat pengaruh antara Lingkungan Teman Sebaya terhadap Disiplin Belajar dengan diperoleh hasil signifikansi 0,145 > 0,05. Tidak terdapat pengaruh Efikasi Diri terhadap Disiplin Belajar dengan diperoleh hasil signifikansi 0,173 > 0,05. Terdapat pengaruh secara simultan Variabel Lingkungan Teman Sebaya dan Variabel Efikasi Diri terhadap Variabel Disiplin Belajar dengan diperolehnya nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Lingkungan Teman Sebaya dan Efikasi Diri secara simultan mempengaruhi Disiplin Belajar Mahasiswa sebesar 38,3%
Revolusi Ekonomi Daulah Umayyah: Kebijakan Umar Bin Abdul Aziz dan Filosofi Kesejahteraan Islam
This research discusses the economic revolution that occurred during the leadership of Umar bin Abdul Aziz in the Umayyad Daulah, with a focus on economic policies based on Islamic welfare principles. Umar bin Abdul Aziz is known as a leader who brought significant reforms in the economic system through various policies, such as equal distribution of zakat, elimination of unfair taxes, control of corruption, and redistribution of resources. These policies succeeded in creating social balance, reducing poverty levels, and improving relations between groups in society. Through a literature approach, this research analyzes how Umar bin Abdul Aziz's policies reflect the Islamic welfare philosophy which integrates material, social, moral and spiritual aspects. The research results show that Islamic economic principles, if applied consistently, are able to create sustainable justice and prosperity. In conclusion, Umar bin Abdul Aziz's economic policies provide a concrete example of how Islamic values can be implemented in government to achieve broader social welfare
Maksimalisasi Potensi Zakat Melalui Peningkatan Kesadaran Masyarakat Dalam Membayar Zakat
Kesadaran masyarakat merupakan suatu hal yang penting terhadap pelaksanaan zakat, tanpa peran serta masyarakat yang bertindak sebagai muzakki pengelolaan zakat tidak akan berjalan secara optimal, terkhusus kepada kegiatan penghimpunan.Penelitian ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi zakat melalui peningkatan kesadaran masyarakat Kp. Sodong 1 Kabupaten Tangerang dalam membayar zakat. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat Kp. Sodong 1 Kabupaten Tangerang dalam membayar zakat dalam membayar zakat yaitu terdapat 2 cara meliputi sisi internal dan eksternal. Adapun dari sisi internal meliputi meningkatkan religiusitas masyarakat, kemudian dari sisi eksternal, yaitu pengelolaan zakat yang baik dan akuntabel, dan peran pemerintah dalam pengelolaan zakat