Open Journal - Universitas Komputer Indonesia
Not a member yet
    4316 research outputs found

    Evaluasi Website BBMKG Wilayah III Menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ)

    Full text link
    The website of the Center for Meteorology, Climatology, and Geophysics (BBMKG) Region III serves as a tool for BBMKG Region III to fulfill its duty of providing meteorology, climatology, air quality, and geophysics information to the public. Continuous website evaluation needs to be carried out to improve website quality to provide optimal service to the community. One of the user experience evaluation method that can be used is the User Experience Questionnaire (UEQ), utilizing a quantitative survey approach in data collection. In this study, 25 respondents from various departments within BBMKG Region III participated. Benchmark results showed that five evaluation scales are in the good category namely Efficiency with a score of 1.55, Perspicuity with 1.83, Dependability with 1.49, Stimulation with 1.36, and Novelty with 1.35. Only one scale, Attractiveness, is in above average category with a score of 1.53. To increase the Attractiveness scale value, the author suggests refreshing the design/appearance of the website, one of which might be by using a web system development framework such as Laravel. It is hoped that by using this framework, the website\u27s appearance will be more dynamic and attractive, and it will also be easier to update the design in the future. Based on the research results, none of the scales reached the excellent category, indicating that improvements in all aspects are necessary to achieve an excellent level.Website Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III  merupakan salah satu sarana yang digunakan BBMKG Wilayah III untuk melaksanakan kewajibannya dalam memberikan informasi meteorologi, klimatologi, kualitas udara, dan geofisika kepada masyarakat umum. Evaluasi website secara berkelanjutan perlu dilaksanakan dalam peningkatan kualitas website untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Salah satu metode evaluasi pengalaman pengguna yang bisa digunakan adalah metode User Experience Questionnaire (UEQ) dengan pendekatan survei kuantitatif, dalam pengumpulan datanya. Pada penelitian ini melibatkan 25 responden dari pegawai BBMKG Wilayah III dari berbagai bagian. Hasil benchmark menunjukkan lima skala evaluasi berada pada kategori good, yakni skala Efisiensi bernilai 1,55, Kejelasan bernilai 1,83, Ketepatan bernilai 1,49, Stimulasi bernilai 1,36 dan Kebaruan bernilai 1,35. Sedangkan hanya satu yang berada pada kategori above average, yakni Daya Tarik bernilai 1,53. Untuk meningkatkan nilai skala Daya Tarik, penulis menyarankan untuk menyegarkan desain/tampilan website, salah satunya mungkin dengan pemakaian framework pengembangan sistem website contohnya, Laravel. Diharapkan dengan menggunakan framework ini, tampilan website lebih dinamis dan menarik,  selain itu juga lebih memudahkan dalam pembaruan desain di lain waktu. Berdasarkan hasil penelitian, dari semua skala belum ada yang berada dalam kategori excellent sehingga perlu dilakukan perbaikan pada semua aspek jika ingin mencapai level excellent

    STRATEGIC READINESS OF PARTNERSHIP BETWEEN GOVERNMENT AND NON-PROFIT ORGANIZATIONS IN THE WASH IN HCF PROGRAM IN BANDARLAMPUNG CITY

    Full text link
    This article discusses the WASH Program in Healthcare Facilities initiated by one non-profit organization, the Way Seputih Conservation Foundation (YKWS), in collaboration with the Bandarlampung Health Department. This program is beneficial forpreventing the spread of diseases from water, sanitation, and hygiene facilities, while also serving as a campaign platform for clean and healthy living behaviors in the community. The lack of proper sanitation and sufficient clean water is the root cause of various health problems in society. The research methodology employs a qualitative approach using the strategic readinessmethod, which is part of the Public Policy Analysis study. The results indicate that the strategic readiness of the partnership between the Bandarlampung City Government and the Way Seputih Conservation Foundation (YKWS) demonstrates shared commitment, good coordination, sharing of experiences and expertise, and community participation. Additionally, challenges that need to be addressed include policy and funding issues, the need for monitoring and evaluation systems, sustainable management, and collaboration with relevant parties.Artikel ini membahas tentang Program WASH in HCF dipelopori oleh salah satu organisasi nirlaba yaitu Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung. Program ini bermanfaat untuk mencegah terjadinya penularan penyakit dari fasilitas air, sanitasi, dan kebersihan. Sekaligus media kampanye perilaku hidup bersih dansehat di masyarakat. Ketiadaan sanitasi yang layak dan air bersih dalam jumlah yang mencukupi merupakan awal dari munculnyaberbagai persoalan kesehatan di masyarakat. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan kesiapan strategis yang merupakan bagian dari kajian Analisis Kebijakan Publik. Hasil menunjukkan bahwa kesiapan strategis kemitraan antara Pemerintah Kota Bandarlampung dan Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) menunjukkan komitmen bersama, adanya koordinasi yang baik, berbagi pengalaman dan keahlian serta terdapat partisipasi dari masyarakat. Di samping itu tantangan- tantangan yang perlu dihadapi adalah terkait dengan kebijakan dan pendanaan, perlu ada sistem monitoring dan evaluasi, pengelolaan berkelanjutan dan berkolaborasi dengan pihak terkait

    TextGuard: Identifying and Neutralizing Adversarial Threats in Textual Data

    Full text link
    Adversarial attacks inside the text domain pose a serious risk to the integrity of Natural Language Processing (NLP) systems. In this study, we propose "Text-Guard," a unique approach to detect hostile instances in natural language processing, based on the Local Outlier Factor (LOF) algorithm. This paper compares TextGuard\u27s performance against that of more traditional NLP classifiers such as LSTM, CNN, and transformer-based models, while also experimentally verifying its effectiveness on a variety of real-world datasets. TextGuard significantly surpasses earlier state-of-the-art methods like DISP and FGWS, with F1 recognition accuracy scores as high as 94.8%. This sets a new benchmark in the field as the first use of the LOF technique for adversarial example identification in the text domai

    STUDI KELAYAKAN EKONOMI UNDERPASS BUNDARAN CIBIRU

    Full text link
    Bandung merupakan salah satu kota di Indonesia yang sering mengalami kemacetan akibat meningkatnya volume kendaraan dan keterbatasan kapasitas jalan. Salah satu titik rawan kemacetan berada di Bundaran Cibiru, konflik arus kendaraan dari berbagai arah serta desain bundaran yang tidak lagi memadai menyebabkan kepadatan lalu lintas, terutama pada jam sibuk. Untuk mengatasi permasalahan ini, pemerintah mengusulkan pembangunan underpass sebagai simpang tidak sebidang. Penelitian ini mengevaluasi kelayakan ekonomi proyek underpass melalui analisis kinerja lalu lintas dan parameter ekonomi. Analisis lalu lintas membandingkan kondisi eksisting dan simulasi pasca pembangunan dengan meninjau kecepatan rata-rata kendaraan serta tingkat kejenuhan (degree of saturation). Sementara itu, aspek ekonomi dinilai berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan (BOK), Nilai Waktu (Time Value), serta perhitungan Benefit Cost Ratio (BCR) dan Net Present Value (NPV). Hasil penelitian menunjukkan nilai BCR sebesar -14 (<1) dan NPV negatif senilai - Rp 16 triliun, yang berarti proyek ini tidak layak secara finansial. Dengan demikian, diperlukan pertimbangan ulang atau alternatif solusi lain untuk mengatasi kemacetan di Bundaran Cibiru

    EVALUASI NUMERIK DAMPAK KETIDAKSEMPURNAAN PENAMPANG DALAM BATAS TOLERANSI TERHADAP PERILAKU LENTUR DAN GESER BALOK BAJA

    Full text link
    Kinerja balok baja dalam menahan momen lentur dan gaya geser sangat dipengaruhi oleh geometri penampang dan properti materialnya. Dalam perancangan struktur baja, ketidaksempurnaan geometri penampang dalam batas toleransi umumnya tidak diperhitungkan secara eksplisit, meskipun dapat berkontribusi terhadap perubahan perilaku struktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak ketidaksempurnaan penampang dalam batas toleransi terhadap kekuatan dan kapasitas deformasi lentur serta geser pada balok baja berpenampang sayap lebar. Kajian dilakukan secara numerik menggunakan perangkat lunak elemen hingga pada model balok kantilever dengan panjang yang berbeda untuk merepresentasikan kegagalan dominasi lentur dan geser. Variasi model mencakup enam tipe ketidaksempurnaan berdasarkan standar JIS G3192:2008. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketidaksempurnaan penampang yang menghasilkan bentuk asimetris terhadap sumbu lemah (Tipe-1 dan Tipe-2) dapat menurunkan kapasitas rotasi dan daktilitas lentur balok, sehingga tidak dapat digunakan sebagai bagian dari sambungan balok kolom Rangka Momen Khusus sesuai SNI 7860:2020. Selain itu, kedua tipe ketidaksempurnaan ini (Tipe-1 dan Tipe-2) dan ketidaksempurnaan pelat badan web yang tidak lurus (Tipe-6) menurunkan kapasitas deformasi geser balok, hingga 7% di bawah kekuatan geser nominal penampang. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun berada dalam batas toleransi, ketidaksempurnaan geometri penampang dapat berpengaruh terhadap performa struktur

    PERBEDAAN PERSEPSI WARGA KRAMAT PELA TERHADAP CITY BRANDING JAKARTA DI INSTAGRAM PLUS JAKARTA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan persepsi warga Kramat Pela terhadap city branding Jakarta yang dikomunikasikan melalui akun Instagram @plusjakarta berdasarkan lama tinggal. City branding sebagai strategi komunikasi visual kota semakin relevan dengan pemanfaatan media sosial dalam membentuk persepsi publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan teknik analisis Independent Samples T-Test. Sebanyak 100 responden berusia 18–35 tahun yang tinggal di Kelurahan Kramat Pela untuk dijadikan sampel, dengan kriteria pembagian berdasarkan lama tinggal, kurang dari lima tahun dan lima tahun atau lebih. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas dengan hasil yang menunjukkan tingkat keandalan tinggi (Cronbach’s Alpha = 0,934). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan persepsi yang signifikan secara statistik antara kedua kelompok (nilai signifikansi 0,000 < 0,05). Warga yang telah tinggal lebih lama memiliki rata-rata persepsi yang lebih positif terhadap city branding Jakarta. Temuan ini mendukung teori mere exposure dan place attachment, yang menunjukkan bahwa frekuensi paparan dan keterikatan emosional memengaruhi pembentukan persepsi. Penelitian ini merekomendasikan strategi city branding yang disesuaikan dengan karakteristik demografis warga, khususnya durasi tinggal, untuk menciptakan komunikasi yang lebih inklusif dan efektif. Kata Kunci: City Branding, Citra Kota, Persepsi Warga, Plus JakartaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan persepsi warga Kramat Pela terhadap city branding Jakarta yang dikomunikasikan melalui akun Instagram @plusjakarta berdasarkan lama tinggal. City branding sebagai strategi komunikasi visual kota semakin relevan dengan pemanfaatan media sosial dalam membentuk persepsi publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan teknik analisis Independent Samples T-Test. Sebanyak 100 responden berusia 18–35 tahun yang tinggal di Kelurahan Kramat Pela untuk dijadikan sampel, dengan kriteria pembagian berdasarkan lama tinggal, kurang dari lima tahun dan lima tahun atau lebih. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas dengan hasil yang menunjukkan tingkat keandalan tinggi (Cronbach’s Alpha = 0,934). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan persepsi yang signifikan secara statistik antara kedua kelompok (nilai signifikansi 0,000 < 0,05). Warga yang telah tinggal lebih lama memiliki rata-rata persepsi yang lebih positif terhadap city branding Jakarta. Temuan ini mendukung teori mere exposure dan place attachment, yang menunjukkan bahwa frekuensi paparan dan keterikatan emosional memengaruhi pembentukan persepsi. Penelitian ini merekomendasikan strategi city branding yang disesuaikan dengan karakteristik demografis warga, khususnya durasi tinggal, untuk menciptakan komunikasi yang lebih inklusif dan efektif

    ANALISIS SIX SIGMA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK INDUSTRI KABEL

    Full text link
    Product quality plays an important role in the cable industry to meet standards and improve customer satisfaction, but product nonconformity is still an obstacle that affects production efficiency and costs. This study applies the Six sigma method with the DMAIC approach to the Improve stage to identify the causes of nonconformity and provide recommendations for improvement. The results of the study show four categories of Critical to Quality (CTQ) in cable products, with visual nonconformity as the most dominant at 423.167 km. The U control chart analysis shows that the variation of nonconformity per unit is still outside the statistical control limits, indicating that the production process is not yet stable, with a sigma level of 3.982, indicating significant opportunities for improvement. Based on the Pareto analysis, visual nonconformity is the main priority with the main causes coming from man, machine, method, material, and environmental factors. Recommendations for improvement include increased supervision, periodic machine maintenance, and operator training. Implementation of continuous improvement is expected to reduce nonconformity and improve the quality and efficiency of cable production.Kualitas produk berperan penting dalam industri kabel untuk memenuhi standar dan meningkatkan kepuasan pelanggan, namun ketidaksesuaian produk masih menjadi kendala yang memengaruhi efisiensi produksi dan biaya. Penelitian ini menerapkan metode Six sigma dengan pendekatan DMAIC hingga tahap Improve untuk mengidentifikasi penyebab ketidaksesuaian dan memberikan rekomendasi perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan empat kategori Critical to Quality (CTQ) pada produk kabel, dengan ketidaksesuaian visual sebagai yang paling dominan sebesar 423,167 km. Analisis peta kendali u menunjukkan bahwa variasi ketidaksesuaian per unit masih di luar batas kendali statistik, menandakan proses produksi belum stabil, dengan tingkat sigma sebesar 3,982, yang menunjukkan peluang perbaikan yang signifikan. Berdasarkan analisis Pareto, ketidaksesuaian visual menjadi prioritas utama dengan penyebab utama berasal dari faktor manusia, mesin, metode, material, dan lingkungan. Rekomendasi perbaikan meliputi peningkatan pengawasan, perawatan mesin berkala, serta pelatihan operator. Implementasi perbaikan secara berkelanjutan diharapkan dapat mengurangi ketidaksesuaian dan meningkatkan kualitas serta efisiensi produksi kabel

    SISTEM INFORMASI AKUNTANSI LABA

    Full text link
    The purpose of this study is to examine the effect of accounting information system literacy on sales volume, operating costs and product excellence. The shape, packaging and design as well as the excellence of the goods remain prime and the price remains the same, because the quality of the goods remains number one in the eyes of buyers. This study used a sample of 125 food and beverage sub-sector manufacturing companies listed on the IDX from 2020 to 2024. The test tool used was regression analysis which measures the effect of independent variables on dependent variables and uses independent variables to predict dependent variables. The results of the study confirmed that sales volume and operating costs affect accounting information system literacy. Keywords: Sales Volume, Overational Costs, Accounting Information Systems, Profit, Competitive Advantage.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh literasi sistem informasi akuntansi labah mempengaruhi volume penjualan, biaya operasional serta keunggulan produk. Bentuk, kemasan dan desain serta keunggulan barang tetap prima dan harga tetap sama, karena kualitas barang tetap nomor satu di mata pembeli. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 125 perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2024. Alat uji yang digunakan adalah analisis regresi yang mengukur pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dan menggunakan variabel bebas untuk memprediksi variabel terikat. Hasil penelitian menegaskan bahwa volume penjualan dan biaya operasional berpengaruh terhadap literasi sistem informasi akuntansi laba. Kata kunci: Volume Penjualan, Biaya Overasional, Sistem Informasi   Akuntansi, Laba, Keunggulan Bersaing

    Organizational Transformation Toward Agility: Integrating Change Management, Dynamic Capabilities, and MSME Adaptability

    No full text
    This study explores how organizational transformation can enhance the agility of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in West Nusa Tenggara (NTB), Indonesia, by integrating Change Management and Dynamic Capabilities approaches. Facing ongoing disruptions and global uncertainty, MSMEs in NTB struggle with limited financing, outdated technologies, and low digital adoption. Organizational agility is essential for responding quickly to market and technological shifts. Using an explanatory quantitative method, data were gathered from 310 MSME actors via a Likert-scale questionnaire and analyzed with SEM-PLS. The results show that change management significantly impacts agility (β = 0.412) and dynamic capabilities (β = 0.537). Dynamic capabilities also strongly influence agility (β = 0.384) and mediate the relationship between change management and agility. These findings highlight that effective change management strengthens the ability to adapt to external challenges. Practically, the study underscores the importance of internal transformation driven by strategic vision, dynamic resource management, and inclusive decision-making. Theoretically, it offers a new model for MSME resilience in regions facing digital divides. The integration of Change Management and Dynamic Capabilities proves vital for cultivating an agile, adaptive, and competitive MSME landscape in the era of digital transformation. Keywords : Change Management 1; Dynamic Capabilities 2; Organizational Agility 3; MSME Transformation 4; Business Adaptability

    Model Dashboard Pemantauan Pengelolaan Multijurnal

    Full text link
    Pengelola jurnal secara umum menghadapi kendala dalam mengelola pernerbitan jurnal. Di Indonesia, pemerintah telah mendorong penerbitan jurnal di berbagai universitas, sehingga satu universitas dapat mengelola dan menerbitkan lebih dari satu jurnal (multijurnal), dan mencakup berbagai bidang. Hal ini berdampak pada semakin beragamnya permasalahan yang dapat muncul. Dashboard dapat digunakan sebagai alat pemantauan yang efektif untuk berbagai hal, termasuk untuk pengelolaan multijurnal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model dashboard yang mampu menyajikan data-data penting terkait pengelolaan multijurnal. Model dashboard dibuat dengan memanfaatkan Apache Superset. Data yang digunakan sebagai sumber untuk keperluan visualisasi data diekstraksi dari database Open Journal System (OJS) versi 3.1.1 dan ditransformasi menjadi database analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model dashboard yang dikembangkan dapat mempermudah penyajian data dan efektif dalam menampilkan informasi yang relevan terkait berbagai aspek pengelolaan jurnal. Model dashboard ini mampu mendukung pemantauan pengelolaan multijurnal, sehingga dapat membantu upaya peningkatan kualitas pengelolaan jurnal.Pengelola jurnal secara umum menghadapi kendala dalam mengelola pernerbitan jurnal. Di Indonesia, pemerintah telah mendorong penerbitan jurnal di berbagai universitas, sehingga satu universitas dapat mengelola dan menerbitkan lebih dari satu jurnal (multijurnal), dan mencakup berbagai bidang. Hal ini berdampak pada semakin beragamnya permasalahan yang dapat muncul. Dashboard dapat digunakan sebagai alat pemantauan yang efektif untuk berbagai hal, termasuk untuk pengelolaan multijurnal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model dashboard yang mampu menyajikan data-data penting terkait pengelolaan multijurnal. Model dashboard dibuat dengan memanfaatkan Apache Superset. Data yang digunakan sebagai sumber untuk keperluan visualisasi data diekstraksi dari database Open Journal System (OJS) versi 3.1.1 dan ditransformasi menjadi database analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model dashboard yang dikembangkan dapat mempermudah penyajian data dan efektif dalam menampilkan informasi yang relevan terkait berbagai aspek pengelolaan jurnal. Model dashboard ini mampu mendukung pemantauan pengelolaan multijurnal, sehingga dapat membantu upaya peningkatan kualitas pengelolaan jurnal

    3,888

    full texts

    4,316

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journal - Universitas Komputer Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇