Open Journal - Universitas Komputer Indonesia
Not a member yet
    4316 research outputs found

    Perancangan dan Implementasi Sistem Monitoring Amonia, Suhu, dan Kelembaban Pada Kandang Ayam Close House Berbasis Internet of Things

    Full text link
    The poultry industry with a closed-house system has experienced rapid growth, but controlling air quality, especially ammonia (NH3) gas, remains a challenge for farmers. In this research, the authors successfully designed and implemented an IoT-based monitoring system to monitor the air quality of chicken coops in real-time. The system is capable of measuring ammonia levels, temperature, and humidity. The system consists of three parts: node, master, and gateway. In the node section, there are MQ-135 and DHT11 sensors to measure ammonia, temperature, and humidity. Data processing from the sensors uses an ESP32 microprocessor and LoRa E32 module. The measurement results of the sensor are displayed on an LCD and website using Internet of Things technology. The results of this study show that this system is effective in monitoring ammonia levels, temperature, and humidity, thus helping farmers maintain air quality in coops and increase productivity. With this tool, farmers can monitor coop conditions in real-time and take necessary actions.Industri peternakan ayam dengan sistem kandang tertutup (close house) mengalami perkembangan pesat, tetapi pengendalian kualitas udara terutama gas amonia (NH3) menjadi salah datu tantangan oleh peternak. Pada penelitian ini penulis berhasil merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring berbasis IoT untuk memantau kualitas udara kandang ayam secara real-time. Sistem ini mampu mengukur kadar amonia, suhu, dan kelembaban. Sistem ini terdiri dari tiga bagian: node, master, dan gateway. Pada bagian node terdapat sensor MQ-135 dan DHT11 untuk mengukur amonia, suhu, dan kelembaban. Pemrosesan data dari sensor menggunakan sebuah microprocessor ESP32 dan Modul LoRa E32. Hasil pengukuran sensor ditampilkan pada LCD dan website menggunakan teknologi Internet of Things. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini efektif dalam memantau kadar amonia, suhu, dan kelembaban, sehingga dapat membantu peternak menjaga kualitas udara kandang dan meningkatkan produktivitas. Dengan alat ini memungkinkan peternak memantau kondisi kandang secara real-time dan mengambil tindakan yang diperlukan

    Prototipe Alat Ukur Densitas BBM Pertalite Berdasarkan SK DIRJEN MIGAS No. 486 Tahun 2017

    Full text link
    The increasing use of pertalite fuel oil (BBM) directly implies a higher risk of fraud. Therefore, it is necessary to conduct quality testing of pertalite fuel, one of which is density testing. In the density testing of fuel at gas stations, the conventional method is generally still used, which involves manually using a hydrometer and thermometer, and then converting it to the standard temperature of 15°C using the ASTM 53B table. This research is designed to develop a prototype of a pertalite fuel density measuring device to accelerate the duration of density testing. This prototype is designed using a 1 kg load cell sensor, a DS18B20 sensor, and a 300 ml measuring cup integrated with an Arduino UNO. Where, using a push button as a tare button and output in the form of 2 LEDs and a 20x4 I2C LCD, using the mass and volume comparison method. The accuracy and precision of the prototype were obtained at 96,88% and 99,41%, with an average testing duration of 41 s to 56 s faster than the conventional method, which averages 125 s. This prototype was calibrated using standard M1 class weights, thermocouples, and a 25 ml pycnometer. The calibration results of the 1 kg load cell sensor showed an accuracy and precision of 99,72% and 99,98%, respectively, while the calibration results of the DS18B20 sensor showed an accuracy and precision of 99,18% and 99,27%, respectively.Penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) pertalite yang semakin meningkat, secara langsung berimplikasi pada semakin tingginya risiko kecurangan. Oleh karena itu, perlu dilakukan uji kualitas BBM pertalite, salah satunya adalah pengujian densitas. Pada pengujian densitas BBM di SPBU, umumnya masih menggunakan metode konvensional, yaitu menggunakan hidrometer dan termometer secara manual dan perlu dikonversi lagi ke suhu standar 15°C menggunakan tabel ASTM 53B. Penelitian ini dirancang guna mengembangkan prototipe alat ukur densitas BBM pertalite untuk mempercepat durasi pengujian densitas. Prototipe ini dirancang menggunakan sensor load cell 1 kg, sensor DS18B20, dan gelas ukur kapasitas 300 ml yang terintegrasi dengan Arduino UNO. Dimana, menggunakan push button sebagai tombol tara serta ouput berupa 2 buah LED dan LCD 20x4 I2C, menggunakan metode perbandingan massa dan volume. Akurasi dan presisi pada prototipe diperoleh sebesar 96,88% dan 99,41%, dengan durasi pengujian rata-rata 41 s hingga 56 s lebih cepat daripada metode konvensional yaitu rata-rata 125 s. Prototipe ini dikalibrasi menggunakan anak timbangan standar kelas M1, termokopel dan piknometer kapasitas 25 ml. Hasil kalibrasi sensor load cell 1 kg menunjukkan akurasi dan presisi sebesar 99,72% dan 99,98%, serta hasil kalibrasi sensor DS18B20 menunjukkan akurasi dan presisi sebesar 99,18% dan 99,27%

    PENGARUH  WHISTLEBLOWING,  BUDAYA,  DAN  RELIGIUSITAS  TERHADAP  PENCEGAHAN  FRAUD  ORGANISASI  MAHASISWA:  MORAL  SEBAGAI  MODERATOR

    Full text link
    Fraud  in  financial  reporting  in  organisations  often  occurs.  Fraudulent  behaviour  can  harm  the  credibility  and  sustainability  of  an  organisation.  This  study  aims  to  determine  the  effect  of  whistleblowing  system,  organisational  culture,  and  religiosity  on  fraud  prevention  in  financial  reporting  of  student  organisations  at  Ahmad  Dahlan  University,  individual  morality  as  a  moderating  variable.  The  method  of  analysis  used  in  this  study  is  through  analytical  tests  in  the  form  of  outer  model  and  inner  model  and  moderated  regression  analysis  (MRA)  by  utilising  SmartPLS  3.0  software.  The  results  of  this  study  indicate  that  first,  the  whistleblowing  system  has  a  positive  effect  on  fraud  prevention.  Second,  organisational  culture  has  a  positive  effect  on  fraud  prevention.  Third,  religiosity  has  no  effect  on  fraud  prevention.  Fourth,  individual  morals  are  unable  to  moderate  the  relationship  between  the  whistleblowing  system,  organisational  culture  and  religiosity  on  fraud  prevention.  This  research  is  expected  to  provide  an  overview  of  the  influence  of  fraud  behaviour  in  the  financial  reporting  of  student  organisations.  Keywords:  whistleblowing,  organisational  culture,  religiosity,  fraud  preventionFraud  dalam  pelaporan  keuangan  pada  organisasi  sering  terjadi.  Perilaku  fraud  dapat  merugikan  kredibilitas  dan  keberlangsungan  dalam  sebuah  organisasi.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh  whistleblowing  system,  budaya  organisasi,  dan  religiusitas  terhadap  pencegahan  fraud  dalam  pelaporan  keuangan  organisasi  mahasiswa  di  Universitas  Ahmad  Dahlan,  moral  individu  sebagai  variabel  moderasi.  Metode  analisis  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  melalui  uji  analisis  berupa  outer  model  dan  inner  model  serta  moderated  regression  analysis  (MRA)  dengan  memanfaatkan  software  SmartPLS  3.0.  Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  pertama,  whistleblowing  system  berpengaruh  positif  terhadap  pencegahan  fraud.  Kedua,  budaya  organisasi  berpengaruh  positif  terhadap  pencegahan  fraud.  Ketiga,  religiusitas  tidak  berpengaruh  terhadap  pencegahan  fraud.  Keempat,  moral  individu  tidak  mampu  memoderasi  hubungan  whistleblowing  system,  budaya  organisasi  dan  religiusitas  terhadap  pencegahan  fraud.  Penelitian  ini  diharapkan  dapat  memberi  gambaran  mengenai  pengaruh  terjadinya  perilaku  fraud  dalam  pelaporan  keuangan  organisasi  mahasiswa.  Kata  kunci:  whistleblowing,  budaya  organisasi,  religiusitas,  pencegahan  fraud

    Monetary Policy and Bank Performance: An Empirical Study of BI Rate Transmission in the Indonesian Banking Sector

    Full text link
    This study investigates the impact of Indonesia’s benchmark interest rate (BI Rate) as a monetary policy instrument on various aspects of bank performance, including profitability (ROA, ROE, NIM), credit risk (NPL, LLR), operational efficiency (BOPO), and capital adequacy (CAR). Using panel data regression on 41 commercial banks from 2014 to 2024, the study applies the Random Effect Model as determined by the Hausman tests. The results show that BI Rate has a significant and positive effect on NIM, supporting the theory that interest margins tend to widen during periods of rising interest rates. Conversely, BI Rate shows a significant and negative effect on NPL, LLR, and BOPO, which may reflect increased prudence and operational efficiency by banks during monetary tightening. No significant effects are found on ROA, ROE, and CAR, suggesting these dimensions are shaped by other structural or managerial factors. This research contributes to the literature by integrating multiple dimensions of financial and risk performance in one empirical model, offering insights for policymakers and bank managers in strategically navigating interest rate fluctuations. Keywords: Rate; Performance; Monetary; ROA; NI

    ANALISIS TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI DI PT. GARAM MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 2019 DOMAIN, DELIVER, SERVICES & SUPPORT

    Full text link
    PT. GARAM adalah perusahaan BUMN yang bergerak di bidang produksi  garam tertua di Indonesia sebagai agen pembangunan dan tetap konsisten menjaga terjaminnya ketersediaan garam nasional, serta senantiasa berupaya mewujudkan kedaulatan pangan di bidang garam. Untuk mendukung operasionalnya, PT. Garam menggunakan sistem Enterprise Resources Planning (ERP), sehingga memerlukan adanya tata kelola TI agar selaras dengan proses bisnis yang sesuai dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-02/MBU/02/2018 tentang Prinsip Tata Kelola Teknologi Informasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara bahwa tata kelola TI merupakan hal penting untuk diterapkan dan dikelola secara maksimal oleh perusahaan untuk mencapai Good Information Technology Governance (GIG).  Pada praktiknya, framework yang digunakan dalam pengelolaan tata kelola teknologi informasi adalah framework COBIT versi 2019 yang diterbitkan oleh ISACA. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui tingkat level kapabilitas tata kelola TI dan gap yang terdapat dari hasil perhitungan pada Domain Deliver, Services, & Support (DSS) di PT. Garam. Setelah dievaluasi, terdapat beberapa gap dan nilai kapabilitas yang belum tercapai dan dilakukan perumusan rekomendasi untuk menjembatani gap tersebut sehingga dapat membantu meningkatkan level kapabilitas tata kelola TI tersebut.PT. GARAM adalah perusahaan BUMN yang bergerak di bidang produksi  garam tertua di Indonesia sebagai agen pembangunan dan tetap konsisten menjaga terjaminnya ketersediaan garam nasional, serta senantiasa berupaya mewujudkan kedaulatan pangan di bidang garam. Untuk mendukung operasionalnya, PT. Garam menggunakan sistem Enterprise Resources Planning (ERP), sehingga memerlukan adanya tata kelola TI agar selaras dengan proses bisnis yang sesuai dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-02/MBU/02/2018 tentang Prinsip Tata Kelola Teknologi Informasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara bahwa tata kelola TI merupakan hal penting untuk diterapkan dan dikelola secara maksimal oleh perusahaan untuk mencapai Good Information Technology Governance (GIG).  Pada praktiknya, framework yang digunakan dalam pengelolaan tata kelola teknologi informasi adalah framework COBIT versi 2019 yang diterbitkan oleh ISACA. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui tingkat level kapabilitas tata kelola TI dan gap yang terdapat dari hasil perhitungan pada Domain Deliver, Services, & Support (DSS) di PT. Garam. Setelah dievaluasi, terdapat beberapa gap dan nilai kapabilitas yang belum tercapai dan dilakukan perumusan rekomendasi untuk menjembatani gap tersebut sehingga dapat membantu meningkatkan level kapabilitas tata kelola TI tersebu

    KONSEP BIOPHILIC PADA INTERIOR JARDIN CAFÉ BANDUNG

    No full text
    Keberadaan berbagai kafe di Bandung tidak saja menjadi tujuan kuliner tetapi juga tempat bersantai. Daya tarik yang diciptakan kafe seringkali melalui desain yang menarik maupun cita rasa berbagai menu. Kenyataan tersebut yang menyebabkan kafe di Bandung menjadi tempat berkumpul sambil bersantai. Dari banyaknya kafe di Bandung, belum banyak yang menerapkan konsep biofilik, yaitu perancangan yang menekankan kaitan erat antara manusia, alam dan bangunan yang dapat meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan fisik. Satu usaha tempat makan di Bandung yang mengusung konsep biophilic pada interior ruangannya adalah Jardin Café. Konsep tersebut menjadi keunggulan di Jardin Cafe dengan menghadirkan tanaman hidup dan penerapan ruang terbuka yang menghadirkan suasana nyaman, segar dan relaks bagi pengunjung. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan konsep biophilic di Jardin Café yang mempengaruhi suasana dan pengunjung yang berada di dalamnya. Metode kualitatif dan penggunaan teori biofilik digunakan untuk menjawab tujuan penelitian melalui kegiatan observasi dan wawancara pengunjung cafe. Hasil penelitian menghadirkan informasi bahwa kehadiran tanaman sebagai elemen biofilik di dalam Jardin Cafe memberikan dampak positif pada suasana ruang dan pengunjung.   Kata kunci : Desain biofilik, lingkungan relaksasi, kafe, interiorPerkembangan teknologi yang terjadi saat ini berpengaruh terhadap perkembangan pembangunan di Indonesia. Saat ini café menjadi tempatsebagai masyarakat untuk berkumpul selain dari cita rasa makanan dan minuman pelaku usaha juga berfokus interior tempat usahanya. Konsep biophilic merupakan salah satu bentuk penerapan konspen pembangunan yang ramah lingkungan dan peduli terhadap lingkungan. Kota Bandung terkenal dengan banyaknya tempat kuliner. Salah satu usaha tempat makan di Bandung yang mengusung konsep biophilic pada interiorruangannya adalah Jardin Café dengan keunikan tersendiri dari biophilic yang di terapkan. Konsep biophilic pada Jardin café ini dengan memakai tumbuhan asli dan ruangan yang terbuka sehingga tumbuhan yang berada di dalam ruangan dapat bertumbuh dengan baik dan juga menambahsuasana bagi pengunjung. Tujuan penelitian untuk mengetahui dampak biophilic pada suasana  ruangan saat pengunjung berada di dalam Jardin Café. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif berupa observasi dan narasi dari narasumber yang berkunjung. Melalui penelitian ini selama kunjungan ke Jardin café pengunjung merasa nyaman untuk duduk berlama-lama dan menikmati suasana café dikarenakan menerapkan konsep biophilic pada ruangan yang memberikan kesan pada pengguna ruanga

    Mekanisme Pertahanan Diri Sublimasi dan Konsep Ikigai Tokoh Sawada dalam Drama Boku No Ita Jikan

    Full text link
    This study aims to describe the attitude changes experienced by Sawada\u27s character in the ego defense mechanism in the form of sublimation in the drama Boku No Ita Jikan in terms of Sigmund Freud\u27s theory of literary psychology. theory of Sigmund Freud\u27s literary psychology. The research method used is descriptive qualitative, namely by examining data in the form of text and images. Based on the research results from the discussion of all data findings in the drama Boku No Ita Jikan is an ego defense mechanism in the form of sublimation, namely doing socially useful activities to replace uncomfortable feelings. Sawada does activities that are socially useful to replace his uncomfortable feelings. The anxiety that occurs is a push that occurs between the id and superego to the ego, thus forcing the ego to defend itself by making diversions. Keywords: Boku No Ita Jikan, Sublimation, Defense MechanismPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan sikap yang dialami tokoh Sawada dalam mekanisme pertahanan ego bentuk sublimasi dalam drama Boku No Ita Jikan ditinjau dari teori Sigmund Freud. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu dengan menelaah data berupa teks dan gambar. Data tersebut diperoleh berdasarkan teknik simak  dan teknik catat adegan dalam drama yang telah dikaji melalui teori Sigmund Freud .Berdasarkan hasil  penelitian   dari pembahasan seluruh temuan data dalam drama Boku No Ita Jikan ialah mekanisme pertahanan ego bentuk sublimasi yaitu melakukan aktifitas yang bermanfaat secara sosial menggantikan perasaan tidak nyaman. Sawada melakukan aktifitas-aktifitas yang bermanfaat secara sosial menggantikan perasaan tidak nyamannya. Kecemasan yang terjadi merupakan dorongan yang terjadi antara id dan superego kepada ego, sehingga memaksa ego untuk mempertahankan diri dengan melakukan pengalihan. Kata kunci: Boku No Ita Jikan, Sublimasi,  Mekanisme Pertahana

    Characterization Analysis of the Main Character in the Film Hacksaw Ridge (2016)

    Full text link
    In a movie, there are personalities developed by every character. The protagonist in the movie possesses traits that need to captivate the audience\u27s attention. Thus, it is important to outline the attributes of the character\u27s traits. For instance, in the film Hacksaw Ridge, the main character is portrayed with a steadfastness in his beliefs. Desmond Doss’s character engages everyone who views the film, immersing them in the atmosphere and allowing them to experience what the character experiences. The aim of analyzing this main character is to understand the personality or qualities of Desmond Doss. The approach employed in carrying out this research is a qualitative method. The data collected for this study consists of dialogues from the character within the film Hacksaw Ridge. The focus of this study is undoubtedly on the character of the main protagonist himself. From the findings of this study, it is evident that Desmond Doss exhibits commendable traits, including bravery, patience, humor, determination, fairness, humor, and adherence to the Bible. This is illustrated by how the principal character conducts himself and how other characters respond to the main character. Keywords: Film, Character, Main characte

    Dynamics of The U.S.-China Relationship Post-Firewall Malware Attack

    Full text link
    This study analyzes the impact of the Firewall Malware attack on US-China bilateral relations and its implications for global cybersecurity policy. The attack, detected in late 2024, exploited firewall vulnerabilities in US government and private sector systems, leading to significant data breaches. The US attributed the attack to a hacker group allegedly affiliated with the Chinese government, while China denied the allegations, escalating geopolitical tensions and undermining the 2015 US-China Cyber Agreement. Using a qualitative research methodology with a case study approach, this study examines government reports, cybersecurity analyses, policy statements, and media coverage, applying content analysis to assess geopolitical consequences and the effectiveness of international cybersecurity agreements. The findings reveal that the attack intensified US-China tensions, prompting sanctions, policy shifts, and heightened cybersecurity measures. The US reinforced its cyber defence strategies and imposed economic restrictions, while China sought to build alliances to counter the accusations. The study highlights the failure of existing international cybersecurity agreements in preventing state-sponsored cyber threats, emphasizing the urgent need for stronger global cooperation and regulatory frameworks to mitigate cyber conflicts and enhance cybersecurity resilience

    Digital Comic Strip as an Information Media on the Impact of Sleep Call

    Full text link
    Sleep call is a phone or video call activity between two people, usually a couple, that takes place when they are about to sleep. It is not uncommon for sleep calls to be carried out from night until both of them wake up the next morning. This phenomenon, although it has a positive impact on maintaining emotional closeness in the couple\u27s relationship, can also cause various negative impacts such as disturbed sleep patterns, fatigue, and decreased productivity. This design aims to create an effective information media in conveying messages about the impact of sleep calls through comic strip media. Comic strips were chosen as a medium because of their ability to convey messages visually and narratively that are easy to understand and attractive to the target audience, the majority of whom are teenagers to young adults. An informative comic strip can increase audience awareness about the impact of sleep calls and encourage audiences to reconsider habits for good healt

    3,888

    full texts

    4,316

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journal - Universitas Komputer Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇