Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
975 research outputs found
Sort by
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DALAM UPAYA MENINGKATKAN PEMBANGUNAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Pemerintah menaruh perhatian besar terhadap pembangunan desa dalam upaya meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Alokasi dana desa sangat penting guna pembiayaan pengembangan wilayah tertinggal dalam suatu sistem wilayah pengembangan. Jumlah alokasi dana desa 2017 yang telah ditetapkan pemerintah dalam RAPBN 2017 yaitu sebesar Rp. 60 trilyun. Efektivitas pengelolaan alokasi dana desa menunjukan suatu ukuran tingkat kesesuaian antara hasil yang dicapai dengan hasil yang diharapkan sebagaimana telah terlebih dahulu ditetapkan melalui dokumen perencanaan pembangunan desa
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA
Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray. Model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray ini mempunyai kelebihan yaitu (1) diharapkan siswa akan berani mengungkapkan pendapatnya; (2) Menambah kekompakan dan rasa percaya diri siswa; (3) Kemampuan berbicara siswa dapat ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray terhadap hasil belajar matematika siswa MTsN 12 jombang tahun ajaran2017/2018. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelas VII MTsN 12 Jombang yang terdiri dari 5 kelas. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 61 siswa yaitu 31 siswa kelas kontrol dan 30 siswa kelas eksperimen dengan menggunakan teknik sampel acak (random sampling). Berdasarkan hasil perhitungan uji-t didapatkan nilai dengan taraf signifikansi 5%, nilai adalah 2,001, sehingga nilai yang mengakibatkan H0 ditolak maka H1 diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan antara hasil belajar matematika siswa dengan dan tanpa diterapkan model pembelajaran Two stay Two Stray. Sehingga ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Two stay Two Stray terhadap hasil belajar matematika siswa MTs Tahun Ajaran 2017/2018Kata Kunci: Model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray, Hasil Belajar Matematik
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN KEBUGARAN JASMANI SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 3 JOMBANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan kebugaran jasmani siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Jombang. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel diambil menggunakan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 3 Jombang jumlah 62 peserta didik. Pengambilan data dengan menggunakan tes dan pengukuran. Untuk mengukur status gizi peneliti menggunakan pengukuran antropometri yaitu Indeks Masa Tubuh (IMT) dan recall 24 jam. Untuk mengukur kebugaran jasmani peneliti menggunakan Multistage Fitnes Test (MFT). Pada hasil perhitungan program manual statistik, dengan rumus korelasi product-moment r = -0,437, jadi terdapat korelasi positif antara status gizi dengan kebugaran jasmani siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Jombang tahun pelajaran 2017/2018, dari hasil perhitungan korelasi sprearman , jadi terdapat korelasi yang sangat tinggi antara status gizi dengan kebugaran jasmani siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Jombang tahun pelajaran 2017/2018 dan hasil perhitungan kebermaknaan koefisien korelasi dengan taraf signifikan 5% thitung (3,822) ttabel (2,000) maka H0 ditolak atau H1 diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara status gizi peserta didik dengan kebugaran jasmani siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Jombang tahun pelajaran 2017/2018. Kata Kunci: Kebugaran Jasmani, status giz
Efektifitas Teknik Recovery Dalam Menurunkan Kadar Asam Laktat
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik recovery dalam menurunkan kadar asam laktat dalam darah sebagai salah satu indikator kelelahan yang terjadi selama aktivitas fisik.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain The Randomize Pretest Posttest Control Group Design. Sampel penelitian ini adalah anggota sekolah sepak bola UNBRAW yang berumur 17-19 tahun sebanyak 24 orang. Penelitian ini terdiri dari 4 kelompok, yaitu kelompok kontrol, kelompok recovery aktif, kelompok massase dan kelompok combined recovery. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata penurunan kadar asam laktat dalam darah pada kelompok kontrol sebesar 0.9 ± 0.13 mmol/L, kelompok recovery aktif sebesar 2.2 ± 0.25 mmol/L, kelompok massase sebesar 0.93 ± 0.1 mmol/L, dan kelompok combined recovery 3.03 ± 0.21 mmol/L. Uji ANOVA diperoleh nilai signifikansi kelompok recovery aktif dan combined recovery adalah 0.00 (p 0.05). Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian adalah recovery aktif dan combined recovery dapat menurunkan kadar asam laktat. Kata Kunci: Recovery, Kadar asam lakta
MERONIM DALAM VIDEO PENGANGKATAN GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN MASA JABATAN 2017-2022
Pidato dalam penggunaanya mengandung pesan yang akan disampaikan, namun jika pesan yang disampaikan tidak tersampaikan dan menjadi sebuah kesalahpahaman sehingga terjadi konflik atas pidato tersebut siapa yang harus disalahkan, salah satu konflik yang terjadi di masyarakat indonesia yakni pada pidato mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama yang dalam penggunaan bahasanya terdapat kalimat kontroversi yang besifat mendustakan agama, dari sini pasti kita sudah berpandangan bahwa kesalahan penggunaan bahasa sat berpidato merupakan murni kesalahan seorang yang berpidato, namun bagaimana dengan konflik yang baru ini muncul dalam pidato pengangkatan Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan, kalian akan menemukan jawabanya dalam penelitian ini. peneliti mengambil kajian meronimi dengan objek video pengangkatan Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan memiliki tujuan utama supaya masyarakat lebih memahami struktur leksikal dalam bahasa Indonesia sehingga lebih baik dalam penggunaanya dan peneliti mengambil objek tersebut karena selain pidato ini di duga termasuk mengandung kontroversi di medsos sehingga menjadi viral dengan kata “pribumi” yang di sampaikan Anis Baswedan, pidato ini juga banyak memiliki bentuk makna sebagai kajian penelitian ini.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tahap observasi,kajian pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kata yang memiliki bentuk makna meronim banyak digunakan dalam pidato tentang kenegaraan ataupun kedaerahan bagi pimpinan daerah. Kata Kunci: Automeronim BAGIAN, Automeronim KEPINGAN, Meronim
SIMPLEX AND COMPLEX THINKING THROUGH READING IN JAVANESE FOR CHILDREN AT THE FIFTH GRADE STUDENTS OF ELEMENTARY SCHOOL: PSYCHOLINGUISTIC APPROACH
Dimulai dari isu global tentang penguasaan Bahasa Jawa sebagai bahasa lokal dan sebagai bahasa ibu di Jawa Timur Indonesia kemudian saya memiliki ketertarikan yang besar untuk melakukan penelitian tentang pola pemikiran sederhana dan kompleks yang diamati dari penggunaan kalimat sederhana dan kalimat kompleks di MI Islamiyah Ngoro Jombang. Sekolah ini berada di kota kecil di Jawa Timur Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana betuk kompleksitas dari pemikiran anak-anak dengan cara menggunakan Bahasa Jawa dan seberapa banyak bahasa nasional telah mempengaruhi penggunaan Bahasa Jawa. Saya menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. Saya mencoba menjelaskan data dengan cara deskripsi meskipun saya membutuhkan beberapa angka untuk membantu saya membagi data kalimat sederhana dan kalimat kompleks. Temuan penelitian menunjukkan bahwa anak perempuan lebih banyak menggunakan kalimat kompleks daripada anak laki-laki (78% lebih tinggi daripada 58,6%), anak perempuan berpikir dengan lebih logis daripada anak laki-laki dalam memahami gambar melalui cerita pendek karena anak perempuan menggunakan lebih banyak perluasan dalam membaca, dan mereka memiliki kemampuan membaca lebih baik karena mereka berpikir dengan mempertimbangkan logika wacana.Kata Kunci: Pemikiran Sederhana dan Kompleks, Membaca, Bahasa Jawa, Sekolah Dasar, Psikolinguisti
PENGARUH PELATIHAN SPLIT SQUAT JUMP DAN LATERAL JUMP OVER BARRIER TERHADAP PENINGKATAN POWER OTOT TUNGKAI DAN KEMAMPUAN SMASH BOLAVOLI
Tujuan dari penelitian untuk mengkaji: (1) pengaruh pelatihan Split Squat jump terhadap peningkatan power otot tungkai dan kemampuan smash pada pemain bolavoli; (2)pengaruh pelatihan Lateral Jump Over Barrier terhadap peningkatan power otot tungkai dan kemampuan smashpada pemain bolavoli; (3) perbedaan pengaruh pelatihan Split Squat jump dan Lateral Jump Over Barrier terhadap peningkatan power otot tungkai dan kemampuan smash pada pemain bolavoli. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan “Randomized Control Group Pretest-Posttest Design.”Populasi penelitian ini adalah seluruh anggota putra Ekstrakurikuler Bolavoli SMPN 1 Kalianget berjumlah 30 siswa. Proses pengambilan data pretest dan posttest dilakukan dengan tes vertical jump dan Tessmash dalam permainan bolavoli. Hasil Penelitian data tes awal dan tes diperoleh hasil: (1) latihan pliometrik split squat jumpberpengaruh yang signifikan terhadap meningkatkan power otot tungkai dalam melakukan vertical jump pada pemain bolavoli; (2) latihan plyometriclateral jump over barrier mampu meningkatkan power otot tungkai dalam melakukan vertical jump pada pemain bolavoli SMP Negeri I Kalianget; (3) terdapat perbedaan signifikan pengaruh split squat jump,lateral jump over barrierdan kontrol bolavoli. Latihan plyometriclateral jump over barrier memberikan hasil yang lebih baik (efektif) terhadap kemampuan vertical jumpdan kemampuan smash pada pemain bolavol
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X MAN TAMBAKBERAS JOMBANG DENGAN DAN TANPA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY TAHUN PELAJARAN 2017/2018
Pendidikan sekolah di Indonesia masih menyedihkan bila dilihat dari hasil belajarnya, terutama pada mata pelajaran Matematika. Pada dasarnya matematika sebagai ilmu pengetahuan yang sangat menarik, didalamnya selalu dibahas sebuah permasalahan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Matematika dapat meningkatkan pengetahuan siswa dalam berfikir logis, rasional, kreatif dan kritis. Oleh karena itu, pengetahuan matematika harus dikuasai mulai sedini mungkin oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak perbedaan hasil belajar matematika siswa kelas X MAN Tambakberas Jombang dengan dan tanpa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Penelitian ini melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dalam penelitian ini digunakan instrumen berupa tes untuk mengumpulkan data. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kelas X MIPA MAN Tambakberas Jombang, sedangkan sampelnya adalah kelas X MIPA 1 sebagai kelas uji validasi, kelas X MIPA 6 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 7 sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian dari tes hasil belajar siswa diperoleh nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen 76,70 dan kelas kontrol 63,70. Hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji-t (Independent Sample t-tes. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan perhitungan SPSS 20 for windows. Berdasarkan perhitungan dengan SPSS 20 for windows didapat nilai Sig.(2-tailed) = 0,000. Karena nilai Sig.(2-tailed) = 0,000, berarti 0,000 ≤ 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar matematika siswa kelas X MAN Tambakberas Jombang dengan dan tanpa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray tahun pelajaran 2017/2018. Kata kunci: Model pembelajaran koopertif tipe two stay two stray, Hasil belajar matematika
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN OPEN ENDED PROBLEMS DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION
Kurikulum 2013 merupakan kurikulum dengan pola pembelajaran berpusat pada siswa. Pola pembelajaran ini menyebabkan guru harus berupaya untuk mengembangkan model pembelajaran sesuai pandangan konstruktivisme. Model pembelajaran yang menganut pandangan konstruktivisme antara lain model pembelajaran open ended problems dan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan hasil belajar matematika siswa kelas VII antara yang menggunakan model pembelajaran open ended problems dan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation sehingga dapat dideskripsikan manakah model pembelajaran yang lebih baik untuk digunakan pada materi himpunan. Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif dengan desain eksperimen. Berdasarkan hasil analisis data dengan Independent Sample Test, diperoleh nilai t hitung lebih dari t tabel (2,057 > 1,99897), artinya ada perbedaan hasil belajar matematika siswa kelas VII antara penerapan model pembelajaran open ended problems dan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation di SMPN 4 Kota Mojokerto. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari rata-rata nilai tes hasil belajar siswa kelas VII-E yang lebih tinggi daripada kelas VII-H. Selain itu, berdasarkan perbedaan kedua model pembelajaran yang ditinjau dari proses penerapan model pembelajaran saat di sekolah menunjukkan bahwa model open ended problems lebih baik untuk diterapkan pada materi himpunan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran open ended problems lebih baik dibandingkan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation untuk diterapkan pada siswa kelas VII SMPN 4 Mojokerto tahun pelajaran 2017/2018 pada materi himpunan. Kata kunci: Model Pembelajaran Open Ended Problems, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation, Hasil Belajar Matematik
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI METODE VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE ( VCT ) KELAS V SDN 02 TAMANAGUNG CLURING BANYUWANGI TAHUN PELAJARAN 2016-2017
Proses pembelajaran khususnya Matematika akan lebih efektif dan bermakna apabila siswa berpartisipasi aktif, dengan cara tidak menunjukkan sikap pasif di dalam kelas maupun di luar kelas. Tetapi sampai saat ini masih banyak terdengar keluhan bahwa mata pelajaran Matematika membosankan, tidak menarik, yang cenderung membuat siswa menjadi kurang merespon saat pelajaran berlangsung, bahkan ada siswa yang tidak masuk sekolah dikarenakan ada mata pelajaran Matematika . Kenyataan ini adalah suatu persepsi negatif terhadap Matematika sebagai mata pelajaran umum di sekolah. Tujuan diadakan penelitian tindakan kelas ( PTK ) ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Matematika dengan menggunakan Value Clarification Technique. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus. Dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan mencapai standar ideal. Dari 59 % pada Siklus l, dapat meningkat pada siklus 2 menjadi 70 % dan siklus 3 mencapai 84. %, dan secara klasikal telah mencapai ketuntasan. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran pembelajaran dengan Value Clarification Technique dapat meningkatkan hasil belajar Matemaaatika siswa kelas V dengan ketuntasan mencapai 100%, dengan demikian penerapan pembelajaran dengan Value Clarification Technique efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pelajaran Matematika di SDN 02 Tamanagung Cluring Banyuwangi. Kata kunci : Value Clarification Technique, Hasil Belajar Siswa, Pembelajaran