Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
975 research outputs found
Sort by
Tracing Racism towardsthe Blacks onTHE HELP (2011): A Critical Discourse Analysis
Social problem is a social condition that harms people in a society. One of socialproblem that still exist in this world is racism. One of the films that deal with racism is TheHelp film. There are two statements of the problem in this present research; (1) whatare the types of racism found in The Help film, and (2) how do the black people resist racism in The Help film. Furthermore, to answer the first research question particularly used racism theory by Ruth Wodak (2001) and to answer the second research question in which the ways of black people resist racism, the researchers conducted resistance theory by James Scott (1990). The researchers employed Critical Discourse Analysis as the approach. In addition, the researchers employed qualitative research design. Then, in analyzing the data the researchers organized, coded, described and interpreted the data based on the context and the situation. In the findings, the researcher analyzed the data in some quotation from the script. Furthermore, the researchers concluded that the most dominant type of racism is everyday racism. However, for the hidden transcript and public transcript types of resistance, it only found the hidden transcript in the film
PENGARUH MODIFIKASI LEMPAR TANGKAP TERHADAP HASIL BELAJAR SHOOTING UNDER RING PERMAINAN BOLABASKET PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMK NEGERI I JOMBANG
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh modifikasi lempar tangkap terhadap hasil belajar shooting under ring permainan bolabasket pada peserta didik kelas X SMK Negeri I Jombang tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode eksperimen, dan desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cluster Random Sampling yang memilih sampel dari kelompok-kelompok unit yang kecil. Hasil analisis data yang diperoleh yaitu dengan nilai t sebesar 7,142 yang kemudian dibandingkan dengan ttabel pada taraf signifikan 0,05 dan derajat kebebasan df= N-1=35, didapat nilai ttabel sebesar 1.689. Sehingga thitung 7,142 > ttabel 1,689 yang berarati thitung tidak berada pada penerimaan Ho, maka H1 diterima. Dari hasil analisis data diatas, dapat disimpulkan bahwa Ada Pengaruh Modifikasi Lempar Tangkap Terhadap Hasil Belajar Shooting Under Ring Permainan Bolabasket Pada Peserta Didik Kelas X SMK Negeri I Jombang Tahun Pelajaran 2017/2018. Kata Kunci: modifikasi lempar tangkap, shooting under rin
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN SISWA SMA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA BERDASARKAN GENDER
Penalaran merupakan aspek penting dalam matematika. Penalaran merupakan salah satu standar proses dalam pembelajaran matematika. Kemampuan penalaran yang dimiliki setiap individu berbeda. penelitian ini menggunakan gender sebagai variabel tambahan. Ada ahli yang berpendapat bahwa seseorang bergender feminine lebih baik dalam bernalar daripada seseorang bergender maskuline dalam pembelajaran, namun ada ahli yang berpendapat sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran siswa SMA dalam menyelesaikan soal matematika berdasarkan gender. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah dua orang siswa SMA kelas X MIPA. Subjek penelitian adalah seorang siswa yang memiliki gender maskuline dan seorang siswa yang memiliki gender feminine. Metode pengumpulan data melalui metode angket, metode tes, dan wawancara. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar angket emosional dan intelektual siswa, lembar tes kemampuan penalaran matematika, dan pedoman wawancara. Keabsahan data menggunakan triangulasi waktu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1.) subjek yang memiliki gender feminine menuliskan unsur yang diketahui beserta notasi dan mampu mengungkapkan secara lisan. Subjek feminine menggunakan rumus deret aritmatika. Subjek feminine tidak menuliskan secara rinci solusi jawaban. Subjek memiliki kemampuan penalaran matematika, namun kurang baik karena memenuhi dua indikator yang ditentukan dari total empat indikator yang ditentukan. Subjek feminine menggunakan penalaran deduktif. 2.) subjek yang memiliki gender maskuline menuliskan secara lengkap unsur yang diketahui dalam soal. Subjek maskuline tidak menuliskan sesuatu yang ditanyakan secara lengkap. Subjek maskuline menjawab dengan benar menggunakan rumus barisan dan deret aritmatika. Kesimpulan yang dituliskan benar dengan argumen yang tepat. Subjek maskuline menggunakan penalaran deduktif dan penalaran induktif. Kata Kunci: Penalaran, Gende
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA PADA MATERI NEGOSIASI MELALUI METODE PEMBELAJARAN TWO-STAY TWO-STRAY SISWA KELAS X TKR SMK SULTAN AGUNG 1 TEBUIRENG JOMBANG TAHUN PELAJARAN 2018
Berdasarkan hasil observasi di kelas X TKR 7 SMK Sultan Agung 1 Tebuireng Jombang terdapat permasalahan mengenai keterampilan berbicara peserta didik yaitu banyak peserta didik yang tidak percaya diri untuk berbicara di depan umum karena merasa gugup dan malu. Selain itu, karena kurangnya persiapan dalam hal materi disebabkan oleh peserta didik yang kurang memperhatikan pembelajaran. Hal ini terjadi pada saat kegiatan praktik negosiasi, sehingga mengakibatkan ada peserta didik yang memeroleh nilai terendah yaitu 60.Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu (1) untuk mengetahui penerapan suatu metode pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan berbicara pada materi negosiasi peserta didik kelas X TKR 7 SMK Sultan Agung 1 Tebuireng Jombang tahun pelajaran 2018 – 2019, (2) untuk meningkatkan keterampilan berbicara materi negosiasi melalui metode pembelajaran pada peserta didik kelas X TKR 7 SMK Sultan Agung 1 Tebuireng Jombang tahun pelajaran 2018 – 2019.Oleh karena itu, peneliti mencoba meningkatkan keterampilan berbicara peserta didik melalui metode pembelajaran Two-Stay Two-Stray. Metode pembelajaran tersebut sangat berpengaruh untuk melatih kemampuan dan keterampilan peserta didik dalam berbicara dengan cara berinteraksi karena menerapkan sistem pembelajaran kelompok yang bertujuan agar peserta didik dapat saling bekerja sama antar peserta didik lain.. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) penerapan metode pembelajaran Two-Stay Two-Stray mampu meningkatkan percaya diri peserta didik dan memberikan suasana pembelajaran yang menyenangkan, (2) keterampilan berbicara pada materi negosiasi peserta didik kelas X TKR 7 SMK Sultan Agung 1 Tebuireng Jombang tahun pelajaran 2018 – 2019 mengalami peningkatan, terlihat dari hasil rata-rata kelas yang meningkat pada pra siklus hanya 65,90, siklus I mulai mengalami peningkatan menjadi 67,63, dan siklus II meningkat menjadi 81,18.
ANALISIS WACANA PADA BERITA NONTON FILM SAKINAH, MAHASISWA UIN YOGYAKARTA BERI PUJIAN (ANALISIS MIKROSTRUKTURAL)
This study aims to describe 1) the form of cohesion contained in the news Watching Sakinah Movies, UIN Yogyakarta Give Praise Students and 2) describing the forms of coherence contained in the news Watching Sakinah Film, Students of UIN Yogyakarta Give Praise. The subjects used in this study were news of watching Sakinah film, UIN Yogyakarta students giving praise, and the objects used were sentences containing grammatical cohesion, a form of lexical cohesion. The approach used in this study is a qualitative descriptive approach. The data in this study are sentences in the news of Watching Sakinah Movies, This student is a method of literature study. While the method of data analysis in this study is descriptive method analysis method, the method used to analyze and describe cohesion markers and analyze markers of coherence. Test The results of the study show that in the news of watching Sakinah films, UIN Yogyakarta Beri Pujian students have varied markers of cohesion and coherence in the Tebuireng Online news discourse. Cohesion markers were found to reference (3), substitution (1), ellipsis (2), conjunction (3), collocation (1), and markers of coherence found cause-effect relationships (2), relationship coherence suggestions — goals (1), coherence temporal relations (1), and coherence of causal relationships (1)
PENINGKATAN KETERAMPILANMEMBACA PUISI MELALUI MEDIA GAMBARPADA SISWA KELAS I SDN PESANTREN TEMBELANG JOMBANG
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan lafal dan intonasi siswa dalam membaca puisi, serta mengetahui tingkatan antusias dan semangat siswa kelas I SDN Pesantren Tembelang. Untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca puisi peneliti menggunakan media gambar untuk merangsang imajinasi anak. Pembacaan puisi dapat menjadikan siswa menjadi insan yang percaya diri dan berani serta bertanggungjawab. Membaca puisi sama halnya dengan mengindahkan hasil karya sastra orang lain, selain itu dapat dikatakan menghargai hasil karya dalam bentuk mengungkapkan perasaan orang, baik dalam berbicara, membaca ataupun menyampaikan secara langsung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan lafal dan intonasi siswa dalam membaca puisi sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar maupun hasil belajar. Nilai rata-rata keterampilan membaca puisi pada pra siklussebesar 56,8 dengan ketuntasan sebesar 36,4% atau jumlah siswa yang tuntas sebanyak 4 siswa.Pada siklus I nilai rata-rata sebesar 71,6 dengan ketuntasan sebesar63,6% atau 7 siswa yang tuntas. Pada siklus II mengalami peningkatan jumlah siswa yang memenuhi tuntas yaitu sebanyak 10 siswa atau 90,9% dengan nilai rata-rata sebesar 86,7. Aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar70% meningkat menjadian dapati 85% pada siklus II. Kata kunci : hasil belajar, lafal dan intonasi, media gamba
PENGARUH PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MOTIVASI BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI STKIP PGRI JOMBANG
Pendidikan kewirausahaan dapat membentuk pola pikir, sikap, dan perilaku pada mahasiswa menjadi seorang wirausahawan (entrepreneur) sejati sehingga mengarahkan mereka untuk memilih berwirausaha sebagai pilihan karir. Namun, pengaruh tersebut perlu dikaji lebih lanjut apakah dengan adanya mata kuliah kewirausahaan dapat melahirkan minat berwirausaha bagi mahasiswa. Oleh karena, itu perlu adanya penelitian untuk mengidentifikasi faktor yang mendorong minat berwirausaha mahasiswa mengingat pentingnya kewirausahaan bagi kesejahteraan ekonomi dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap motivasi berwirausaha mahasiswa program studi pendidikan ekonomi STKIP PGRI Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif kausal dengan pendekatan kuantitatif. Variabel penelitian ini adalah pendidikan kewirausahaan sebagai variabel bebas, motivasi berwirausaha sebagai variabel terikat. Penelitian ini merupakan penelitian populasi dengan responden mahasiswa pendidikan ekonomi angkatan 2012 yang berjumlah 88 orang. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berwirausaha, ditunjukkan oleh nilai F-hitung 4,619 dengan nilai signifikansi 0,035 dan 2 0,05
PENINGKATAN PEMBELAJARAN DASAR GERAK RENANG MELALUI PENDEKATAN PENGGUNAAN ALAT BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN STKIP PGRI JOMBANG TAHUN AJARAN 2015
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peralatan yang tepat yang digunakan pada mahasiswa pemula yang belajar menguasai dasar gerak renang. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan jasmani dan kesehatan stkip pgri jombang angkatan 2015 sebanyak 21 mahasiswa. Obyek penelitian ini berupa alat (pelampung yang dapat diikat ke tubuh), yang digunakan untuk menguasai keterampilan renang dasar. Penelitian ini dilaksanakan di kolam renang stkip pgri Jombang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan (action research). Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I, 18 mahasiswa (69.23%) dapat berenang gaya bebas. Siklus II, 20 mahasiswa (76.92%) dapat berenang gaya punggung. Siklus III, 20 mahasiswa (88.76%) dapat berenang gaya bebas dan 19 mahasiswa (80.46%) dapat berenang gaya punggung. Peralatan yang digunakan (pelampung yang dapat diikatkan ke tubuh) dapat membantu mempercepat penguasaan keterampilan renang dasar bagi mahasiswa pemula. Kata Kunci: Mahasiswa, alat pelampung, renang dasar
TERRARIUM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN LAB MINI UNTUK MELATIH KETERAMPILAN GURU TKIT Al MISHBAH PADA TEMA LINGKUNGAN ALAM
Lingkungan alam merupakan salah satu tema materi pelajaran yang ada TKIT Al Mishbah. Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu kelas yaitu sentra alam. Selama proses pembelajaran, guru mengajak siswa melakukan kegiatan di luar ruangan dengan tujuan mengajarkan kepada siswa tentang ekosistem. Proses pembelajaran ini di rasa sulit bagi para guru karena lingkungan sekolah yang sempit sehingga dibutuhkan media pembelajaran yang lebih praktis yaitu terrarium. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan bagi guru TKIT Al Mishbah menciptakan eksosistem mini dalam suatu media kaca agar mempermudah guru dalam mengajarkan Lingkungan Alam. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama 4 hari mulai 25 juni sampai 28 juni 2019. Metode pelaksanan kegiatan ini dilakukan dengan cara tutorial terbimbing. Tim Pengabdian memberikan pelatihan dengan cara memberikan tutorial pembuatan terrarium. Kemudian guru membuat sendiri dengan bimbingan dari tim pengabdian. Pembuatan terrarium meliputi pembuatan terrarium ekosistem gurun, terrarium hutan hujan tropis, dan terrarium savana. Hasil dari pengabdian ini, keseluruhan respon guru terhadap pembuatan terrarium sangat positif. Hal ini disebabkan rasa ingin tahu peserta tentang terrarium. Hal ini diperoleh dari angket respon keterampilan guru. Pelatihan terrarium ekosistem sebagai media pembelajaran Lab Mini dapat membuat guru TKIT Al Mishbah memahami konsep ekosistem serta lebih terampil membuat media pembelajaran Lab Mini Tema Lingkungan Ala
MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERORIENTASI LITERASI MATEMATIKA
Model pembelajaran adalah suatu perencanaan atau suatu pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran dikelas atau pembelajaran dalam tutorial. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam kurikulum saat ini adalah model pembelajaran Problem Based Learning. Disamping itu rendahnya minat membaca dan menulis membuat siswa enggan dalam menghadapi permasalahan matematika terutama pada beberapa soal cerita matematika. Perlu adanya penerapan suatu metode sebagai alternatif siswa dalam hal membaca dan menulis guna mendapatkan hasil belajar yang maksimal Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar matematika dengan dan tanpa menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBI) berbasis literasi Matematika .Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperiment model quasi ekasperimental desain dengan bentuk two group post-test only desain. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X IPA-2 sebagai kelas eksperimen dan X IPA-4 sebagai kelas kontrol, dengan menggunakan uji independent sample test dengan taraf signifikan 5%.Berdasarkan uji hipotesis diperoleh nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,007. Hal ini berarti nilai probabilitas , maka Ho ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan hasil belajar matematika siswa kelas X IPA dengan dan tanpa menggunakan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI)berbasis literasi matematika di SMAN 4 Jember. Berdasarkan hasil analisis angket respon siswa dapat disimpulkan bahwa dari 32 siswa yang mengisi angket, rata – rata persentase respon siswa terhadap semua aspek berada di atas 80%. Artinya setiap aspek direspon positif oleh siswa. Sehingga dapat disimpulkan model pembelajaran Problem Based Instruction berbasis Literasi matematika baik untuk diterapkan di dalam proses pembelajaran matematika siswa kelas X IPA SMAN 4 Jember pada materi persamaan linie