Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
    975 research outputs found

    ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF UNTUK PENINGKATAN JIWA WIRAUSAHA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI STKIP PGRI JOMBANG

    Get PDF
    Kreatifitas sangat berpengaruh terhadap kehudipan manusia di era modern pada saat ini. Manusia dituntut untuk lebih kreatif untuk menghadapi tantangan di masa depan yang lebih baik karena dengan kreatifitas, rata-rata manusia dapat menciptakan sesuatu yang baru yang bernilai jual. Berpikir kreatif dapat memunculkan ide-ide kreatif yang mana mendorong manusia untuk membuat produk baru dan kesempatan kerja bagi orang lain. Alasan itulah yang membuat peneliti melakukan penelitian yang menganalisa tentang adanya hubungan antara kemampuan berpikir kreatif dengan jiwa wirausaha. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa program studi pendidikan ekonomi yang telah menempuh matakuliah Kewirausahaan yaitu angkatan 2015.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini, peneliti sebagai instrumen utama yang mempunyai peranan penting dalam melakukan penelitan. Peneliti berwenang dalam memperoleh data dan menentukan cara dalam pemerolehan data. Peneliti menggunakan kuisioner untuk mengetahui kemampuan berpikir siswa. Kemudian, peneliti juga melakukan wawancara untuk menggali lebih dalam tentang kemampuan siswa.Hasil penelitian ini adalah mahasiswa Program studi pendidikan ekonomi angkatan 2015 mempunyai kemapuan berpikir kreatif dan jiwa wirausaha yang cukup bagus. Keseluruhan dari penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa ada hubungan yang saling mempengaruhi antar kemampuan berpikir kreatif dengan jiwa wirausaha. Mahasiswa yang mempunyai kemampuan berpikir kreatif yang tinggi, maka dia juga mempunyai jiwa wirausaha yang tinggi pul

    PENGARUH MODEL PROBLEM SOLVING LEARNING TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR MATA PELAJARAN PPKN PADA PESERTA DIDIK DI MAN 1 NGANJUK

    Get PDF
    Problem Solving Learning merupakan salah satu model pembelajaran yang dapatmeningkatkan kemandirian belajar pada peserta didik. Model ini dapatditerapkan pada mata pelajaran PPKn yang memiliki tujuan agar peserta didikdapat terbiasa menghadapi dan memecahkan masalah secara terampil sertadapat mengembangkan kemampuan berfikir kritisnya. Melalui penerapan modelini diharapkan salah satu permasalahan pembelajaran selama ini yaitu lemahnyatingkat berfikir kritis dapat diatasi dengan meningkatkan kemandirian belajarpeserta didik.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah adakah pengaruh model ProblemSolving Learning terhadap kemandirian belajar mata pelajaran PPKn pada pesertadidik di MAN 1 Nganjuk.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atautidak adanya pengaruh model Problem Solving Learning terhadap kemandirianbelajar mata pelajaran PPKn pada peserta didik di MAN 1 Nganjuk.Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah termasuk dalam jenispenelitian kuantitatif yang menggunakan metode eksperimen dengan bentukPre-Experimental Designs bentuk desain penelitiannya berupa eksperimen OneGroup Pretest-Posttest Design. Variabel bebas (X) dari penelitian ini adalahmodel Problem Solving Learning dan variabel terikat atau (Y) yaitu kemandirianbelajar. Populasi dari penelitian adalah peserta didik kelas XI di MAN 1 Nganjuk.Sampel penelitian dalam penelitian ini adalah kelas XI AGAMA 1 MAN 1 Nganjuk.Hasil penelitian dan analisis data yang menggunakan SPSS dengan rumus regresilinier sederhana/ regresi linier tunggal maka, peneliti memperoleh hasil dariadanya pengaruh model Problem Solving Learning terhadap kemandirian belajarmata pelajaran PPKn pada peserta didik di MAN 1 Nganjuk. Melalui pengujianhipotesis dari Uji F dengan menggunakan SPSS dapat diketahui bahwa nilai Fsebesar 30,971 dengan melihat tingkat signifikansi sebesar 0,000 <0.05 makaapabila tingkat sigifikansi < 0,05 maka hasil model regresi tersebut dapatmenunjukkan ada pengaruh variabel Model Problem Solving Learning (X)terhadap variabel Kemandirian Belajar (Y). Berdasarkan hasil penelitian inipeneliti dapat menyimpulkan semakin baik penerapan model Problem SolvingLearning dalam proses pembelajaran maka dapat meningkatkan kemandirianbelajar menjadi lebih optima

    PENERAPAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (PMRI) UNTUK MATERI POKOK BANGUN RUANG SEDERHANA DI KELAS IV MI BUSTANUL ULUM MLARAS SUMOMBITO

    Get PDF
    Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) merupakan suatu pengembangan teori pembelajaran dalam pendidikan matematika dengan tujuan  untuk meningktakan kualitas pendidikan. PMRI juga menekankan untuk membawa matematika pada pengajaran bermakna dengan mengkaitkannya dalam kehidupan nyata sehari-hari yang bersifat realistik. Siswa disajikan masalah-masalah kontekstual, yaitu masalah-masalah yang berkaitan dengan situasi realistic. Dalam penelitian diharapkan dengan adanya penerapan PMRI dapat memicu atau mendorong siswa untuk dapat lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas IV MI Bustanul Ulum Mlaras Sumobito Tahun Ajaran 2009/2010. Data dalam penelitian dianalisis menggunakan analisis deskriptifdengan tujuan mendeskripsikan hasil belajar siswa, aktifitas siswa dalam pembelajaran. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar mengalami peningkatan menjadi 75,6 dan aktifitas siswa selama proses pembelajaran mengalami peningkatan, untuk Siswa senang menyelesaikan permasalahan secara kelompok sebesar 87,5%, menyelesaikan masalah dengan berbagai cara sebesar 80% dan membuat kesimpulan sebesar 85%

    NILAI-NILAI SOSIAL DAN NILAI-NILAI RELIGI PADA UPACARA ADAT KUNGKUM SINDEN DI DESA MADE KUDU JOMBANG

    Get PDF
    Upacara adat kungkum sinden adalah suatu upacara adat/tradisi yang lahir dari cerita rakyat yang tumbuh dan berkembang sampai saat ini. Selain itu juga memang ada runtutan kesejarahan sehingga banyak yang masih meyakini hingga saat ini meskipun perkembangan zaman semakin maju masyarakat made masih meyakini dan melastarikannya. Ritual adat tersebut setiap tahunnya dilaksanakan oleh masyarakat desa made sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur. Ritual adat tersebut dilaksanakan pada setiap bulan sebelah yang diyakini masyarakat desa made sebagai bulan penuh rahmat. Tradisi upacara kungkum sinden  merupakan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat  Desa  Made  Kecamatan  Kudu Kabupaten Jombang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui komponen nilai-nilai sosial dan komponen nilai-nilai religi  dari upacara adat kungkum sinden. Alasan pemilihan topik karena kajian tentang sosial dan religi dalam upacara adat kungkum sinden menarik untuk dibahas di era globalisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu dengan melekukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Dengan teknik triangulasi sumber hasil dari penelitian ini diketahui dalam upacara adat kungkum sinden terdapat 5 komponen nilai sosial yaitu: nilai religi, nilai gotong royong, nilai moral, nilai silaturahmi, dan nilai estetika dan 5 komponen nilai religi yaitu : emosi keagamaan, sistem keyakinan, sistem ritual dan upacara adat, peralatan ritual dan upacara, serta umat agam

    IMPLEMENTASI MODEL BANTUAN HUKUM TERHADAP KAUM MARGINAL DI KAMPUNG PEMULUNG KOTA SURABAYA BERBASIS KEADILAN

    Get PDF
    Pemberian bantuan hukum bagi kaum marginal di Kota Surabaya terasa sulit dan belum mencapai rasa keadilan. Ada dua faktor penyebabnya yaitu faktor pembentukan hukum (adanya multitafsir atas rumusan substansi dan prosedur dari UU 16/2011) dan faktor rendahnya penegakan hukum (belum dapat dirasakan secara merata oleh kaum marginal). Tujuan penelitian ini adalah menerapkan model bantuan hukum melalui pendampingan  jejaring personal terhadap kaum marginal yang berhadapan dengan hukum di kampung pemulung kota Surabaya untuk mencapai rasa keadilan. Penelitian socio legal ini, menggunakan metode pendekatan research and development pada lingkungan masyarakat penerima pinjaman lunak binaan Seksi Kewanitaan Masjid Ummul Mu’minin Surabaya yang berada di kampung pemulung  (makam Rangkah) kota Surabaya. Hasil penelitian ini adalah implementasi  model bantuan hukum terhadap kaum marginal yang berhadapan dengan hukum di kampung pemulung kota Surabaya, khususnya tentang izin tinggal melalui pendampingan personal akan dapat menjadi alternatif solusi untuk mencapai keadilan sosial. Rekomendasi Pemerintah Kota Surabaya diharapkan memberikan alternatif tempat tinggal yang layak huni  yang terjangkau pada masyarakat kampung pemulung nantinya apabila dilakukan relokas

    KAJIAN PENERAPAN ALGORITMA WELCH-POWELL PADA PERMASALAHAN PENJADWALAN PELAJARAN DI SMK

    Get PDF
    Matematika memiliki peranan penting bagi kehidupan. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak terlepas dari adanya campur tangan matematika. Dalam ilmu matematika terdapat banyak cabang yang mempunyai banyak manfaat salah satunya adalah teori graph. Salah satu aplikasi teori graph yang dapat diterapkan dalam dunia pendidikan adalah penjadwalan pelajaran menggunakan pewarnaan graph. Pewarnaan graph terdiri dari tiga bagian yaitu pewarnaan titik, pewarnaan sisi dan pewarnaan region. Pewarnaan titik graph adalah teknik mewarnai titik-titik pada graph sehingga tidak ada titik-titik yang bertetangga yang saling berhubungan dengan minimal sebuah sisi memiliki warna yang sama.Teknik pewarnaan titik graph dapat diaplikasikan dalam penjadwalan pelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, angket, dan pengamatan. Data yang dianalisis adalah hasil wawancara dengan informan, angket yang didiisi oleh guru, dan pengamatan/observasi pembagian jam mengajar guru.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Algoritma Welch-Powell dapat digunakan untuk menyusun desain jadwal pelajaran di SMK Tarbiyatunnasyi’in Diwek Jombang. Karena dengan menggunakan penerapan metode tersebut jadwal pelajaran tidak mengalami tumpang tindih sehingga kegiatan belajar tidak terganggu dengan adanya perubahan jadwal sewaktu-waktu

    KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU DI TK IT NUR AL IZHAR KEBONSARI

    Get PDF
    Setiap kepala sekolah dihadapkan pada tantangan untuk melaksanakan pengembangan pendidikan secara terarah, sistematis, berencana dan berkesinambungan. Dalam mewujudkan proses dan hasil pendidikan yang berkualitas, kepala sekolah memiliki peran dalam mengembangkan profesionalisme guru dikarenakan guru merupakan komponen yang berhadapan langsung dengan peserta didik dan agar terwujudnya guru profesiona sesuai harapan sekolah. Tujuan penelitian adalah; 1) Untuk mendeskripsikan kepemimpinan kepala sekolah dalam pengembangan profesionalisme guru di TK IT Nur Al Izhar Kebonsari, 2) Untuk mendeskripsikan pengembangan profesionalisme guru di TK IT Nur Al Izhar Kebonsari. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan desain penelitian menggunakan penelitian etnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis data kualitatif model Miles dan Huberman yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa; 1) kepemimpinan kepala sekolah dalam pengembangan profesionalisme guru di TK IT Nur Al Izhar Kebonsari menerapkan kepemimpinan demokratis. dengan memberikan kebebasan guru untuk meningkatkan kompetensinya. 2) Pengembangan profesionalisme guru di TK IT Nur Al Izhar Kebonsari dilakukan dengan memfasilitasi guru pada pelatihan, dan bimbingan teknis, serta mengikutsertakan guru pada kegiatan diluar sekolah yaitu kegiatan kolektif Gugus dan IGTKI, dan kesertaan guru pada forum ilmiah berupa workshop dan seminar. Kepemimpinan kepala sekolah sebagai penentu keberhasilan suatu lembaga pendidikan dengan memaksimalkan seluruh komponen pendidikan terutama guru agar terciptanya guru yang professional sehingga dapat meningkatkan mutu pendidika

    PENGEMBANGAN MODUL MATA KULIAH PENDIDIKAN SAINS SD BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MAHASISWA PGSD STKIP PGRI TULUNGAGUNG

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peraturan kurikulum 2013 dimana pembelajaran harus ada esensi pendekatan ilmiah atau pendekatan saintifik (scientific approach). Pendekatan pembelajaran saintifik adalah pembelajaran yang merujuk pada teknik-teknik investigasi atas fenomena atau gejala memperoleh pengetahuan baru atau mengoreksi, dan memadukan pengetahuan sebelumnya. Pembelajaran yang diharapkan dapat didukung dengan bahan ajar yang sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013 yaitu modul berbasis pendekatan saintifik. Modul merupakan bahan ajar cetak yang dirancang untuk dapat dipelajari secara mandiri oleh peserta pembelajaran. Modul disebut juga media untuk belajar mandiri karena di dalamnya telah dilengkapi petunjuk untuk belajar sendiri. Artinya, pembaca dapat melakukan kegiatan belajar tanpa kehadiran pengajar secara langsung. Bahasa, pola, dan sifat kelengkapan lainnya yang terdapat dalam modul ini diatur sehingga ia seolah-olah merupakan bahasa pengajar atau bahasa dosen yang sedang memberikan pengajaran kepada mahasiswa-mahasiswanya, maka dari itu media ini sering disebut bahan instruksional mandiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development dengan menggunakan model pengembangan Four D. Model pengembangan  4D  terdiri atas 4 tahap  yaitu:  Define (Pendefinisian),  Design (Perancangan),  Develop  (Pengembangan)  dan  Disseminate  (Penyebaran). Instrumen yang digunakan yaitu angket untuk ahli materi, ahli media, angket audiensi, dan soal tes. Hasil penelitian ini adalah dari ahli media diperoleh jumlah skor penilaian adalah 112 dengan prosentase 93,3% termasuk kriteria valid. Untuk penilaian dari ahli materi diperoleh jumlah skor penilaian adalah 38 dengan prosentase 95% termasuk kriteria valid. Berdasarkan hasil Pre-Test dan Post-Test mahasiswa, menunjukkan bahwa hasil Post-test mahasiswa lebih baik dibandingkan Pre-testnya. Prosentase ketuntasan belajar mahasiswa mencapai 89,1%. Kesimpulannya modulberbasis pendekatan saintifik ini mampu memberikan efek positif terhadap hasilbelajar mahasisw

    VISUALISASI KEARIFAN LOKAL TRADISI SAPARAN WARAK MELALUI FILM DOKUMENTER

    Get PDF
    Kearifan lokal memiliki hubungan yang erat dengan kebudayaan tradisional pada suatu tempat, dimana terkandung suatu pandangan maupun aturan agar masyarakat lebih memiliki pijakan dalam menentukan suatu tindakkan seperti prilaku masyarakat sehari- hari.  Kearifan lokal itupun tercermin dalam pelaksanaan tradisi saparan yang dilakukan oleh warga Warak setiap tahunnya. Tradisi ini biasanya disertai prosesi bersih makam, bersih kali, bersih punden dan doa di punden Warak, Kenduri, Selametan dan puncak acara adalah pagelaran wayang kulit. Disetiap prosesi upacara Saparan terdapat nilai-nilai yang merupakan kearifan lokal setempat yang menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Warak. Dengan menggunakan adaptive strategy, film dokumenter ini dapat menvisualisasikan kearifan lokal yang terkandung di dalam tradisi saparan dengan lebih detail. Dan dengan sinematografi yang menarik pada proses pengambilan gambarnya, maka informasi dan pesan yang hendak disampaikan kepada masyarakat Warak pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya dapat diterima dengan bai

    PEMANFAATAN KOHE UNTUK BUDAYA LELE ORGANIK DI WONOSALAM KABUPATEN JOMBANG

    Get PDF
    Motivasi dan minat para pertani di Kecamatan Wonosalam  sangat tinggi untuk maju akan tetapi dalam berproduksi belum dapat mengoptimalkan potensi yang ada. Seperti melimpahnya terkait  kotoran sapi yang belum dimanfaatkan untuk dapat diolah menjadi pakan lele organik.  Sehingga agar peternak lebih produktif maka perlu dilakukan pemanfaatkan kotoran sapi untuk diolah  sehingga dapat dipakai sebagai pakan  lele yang  aman dan sehat  dikonsumsi. Ikan lele adalah salah satu komoditi yang sangat diminati masyarakat untuk memenuhi kebutuhan konsumsinya. Masalah terbesar dalam budi daya lele adalah biaya makan yang tinggi untuk itulah maka diperlukan adanya terobosan baru dalam penyediaan pakan lele yaitu dengan memanfaatkan kotoran sapi  untuk  pakan lele organik yang aman dan  dikonsumsi. Program ini berhasil apabila didukung dengan teknologi tepat guna yang memadai  untuk merubah kotoran sapi menjadi pakan lele. Terkait dengan program tersebut maka dalam mengatasi ketersediaan pakan lele dilakukan pelatihan kepada kelompok mitra. Banyak keuntungan yang diperoleh yaitu dari limbah air budidaya lele organik dapat dijadikan pupuk sehingga tanah menjadi subur untuk dijadikan area pertanian atau perkebunan termasuk untuk memupuk rumput sebagai pakan sapi

    659

    full texts

    975

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal STKIP PGRI Jombang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇