Jurnal Ilmiah Online STIE Muhammadiyah Bandung
Not a member yet
    2602 research outputs found

    EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MBTI SEBAGAI TOLAK UKUR PENERIMAAN KARYAWAN

    Get PDF
    Dengan bertambahnya jumlah angkatan kerja, persaingan kerja menjadi semakin ketat sehingga menyebabkan perusahaan harus lebih selektif dalam proses rekrutmen dan mencari tenaga kerja yang berkualitas melalui metode seleksi yang berbeda-beda. Salah satu kriteria seleksi yang paling umum digunakan oleh banyak perusahaan terkemuka adalah Myers-Briggs Personality Index (MBTI). Namun ada pertanyaan apakah penggunaan MBTI sebagai kriteria perekrutan masih berguna. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah tes MBTI masih efektif dalam merekrut pegawai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka terhadap 7 jurnal, 4 jurnal nasional dan 3 jurnal internasional. Data diperoleh dengan menggunakan database jurnal seperti Google Scholar, Scopus dan Web of Science. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MBTI dikaitkan dengan variabel lain yang diteliti, dengan ukuran sampel berkisar dari lemah hingga kuat. Beberapa menunjukkan hanya signifikan pada dikotomis MBTI tertentu. Hasilnya menunjukkan bahwa 5 literatur menyatakan Test MBTI efektif digunakan sebagai tolak ukur penerimaan karyawan, namun 2 artikel menyebutkan bahwa Tes MBTI minim terbukti reabilitas juga validitasnya, akan tetapi memiliki manfaat untuk proses rekrutmen

    PROFITABILITAS BPR MALANG : PENGARUH PERPUTARAN KAS, PERPUTARAN PIUTANG DAN NON PERFORMING LOAN

    Get PDF
    Kenaikan suku bunga kredit dikhawatirkan dapat menyebabkan kemunduran bagi BPR karena kesulitan dalam menarik nasabah untuk menggunakan layanan yang mereka tawarkan. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang akan mempengaruhi profitabilitas Perusahaan Bank Perkreditan Rakyat. Dengan analisis ini, perusahaan dapat menilai dan memperhatikan kegiatan operasional mereka untuk mencegah penurunan profitabilitas. Metode penelitian ini ialah kuantitatif deskriptif dengan alat analisis yaitu SPSS 25 dan dengan sampel sebanyak 120 data dari 30 BPR yang terdaftar di OJK. Temuan dalam penelitian ini menunjukan bahwa untuk perputaran kas tidak memiliki pengaruh positif terhadap profitabilitas sementara untuk perputaran piutang dan NPL memiliki pengaruh signifikan terhadap ROA secara individual. Ditemukan juga ketiga variabel tersebut memiliki pengaruh secara simultan terhadap ROA

    ANALISIS IMPLEMENTASI LEAN MANUFACTURING DENGAN METODE 5S PADA STARTUP MANUFAKTUR DI INDONESIA

    Get PDF
    Startup manufaktur di Indonesia menghadapi tantangan operasional yang masih harus sepenuhnya efisien dan efektif. Untuk bersaing dengan kompetitor, startup manufaktur di Indonesia harus menerapkan strategi yang efektif dan efisien, terutama pada operasional pergudangan yang sering kali tidak diutamakan dalam kegiatan operasionalnya sehingga mengakibatkan berbagai pemborosan. Lean Manufacturing digunakan untuk mengidentifikasi dan menghilangkan pemborosan dalam proses bisnis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, studi kasus deskriptif, dan metode purposive sampling untuk menentukan informan yang terlibat dalam pelaksanaan survei. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan dengan metode analisis tematik, dengan unit analisis berupa lingkungan fisik salah satu startup manufaktur di Indonesia dan keterlibatan anggota di dalamnya. Hasil penelitian mengidentifikasi berbagai pemborosan yang diperoleh melalui diagram Fishbone, dengan temuan utama berupa penataan material yang tidak rapi, kuantitas material yang tidak terkontrol, penempatan mesin dan peralatan yang tidak efisien, kurangnya SOP, dan kurangnya pemahaman anggota terhadap prosedur baru. Lean Manufacturing diimplementasikan dengan metode 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke) untuk menghilangkan pemborosan. Tindakan perbaikan meliputi pengkategorian dan pembuangan material yang tidak diperlukan, pengklasifikasian dan penempatan material, pemberian label dan penandaan, penataan ulang mesin dan peralatan, pembuatan dan penerapan SOP, pemberian poster motivasi, dan sosialisasi SOP baru kepada anggota. Implementasi Lean Manufacturing dengan menerapkan metode 5S di salah satu startup maufaktur di Indonesia menunjukkan bahwa proses operasional dapat ditingkatkan menjadi lebih efektif dan efisien. Penerapan langkah-langkah tersebut telah membuat proses operasional perusahaan rintisan manufaktur menjadi lebih Lean dengan menghilangkan pemborosan dan meningkatkan kinerja Gudang

    APAKAH PELAKU UMKM DI DAERAH TERTINGGAL MEMAHAMI DAN MEMPRAKTIKKAN ENVIRONMENTAL MANAGEMENT ACCOUNTING?

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk memotret keterlibatan UMKM di daerah tertinggal dalam Environmental Management Accounting (EMA). Peneliti akan mengukur keterlibatan dengan pemahaman terhadap EMA dan praktik EMA di UMKM di daerah tertinggal. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan penyebaran kuesioner pada 62 UMKM yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan studi dokumen terkait topik. Pemilihan UMKM karena peningkatan UMKM turut menyumbang peningkatan masalah lingkungan. Secara khsusus UMKM di daerah tertinggal juga dekat dengan masalah kekurangan modal, serta membutuhkan investor yang untuk penambahan modal. Salah satu upaya menarik investor di era modern ini adalah tanggungjawab pada lingkungan. Analisis data dilakukan dengan proses reduksi data, analisis dan penyajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51,6% pelaku UMKM tidak memahami tentang EMA, tidak memahami unsur fisik dan moneter dalam operasional UMKM. Ketidakpahaman ini karena tidak pernah ada sosialisasi yang tentang green accounting hingga EMA kepada para pelaku UMKM. Pemahaman pelaku UMKM pada tanggungjawab social justru merujuk pada penanaman pohon bukan pada alokasi biaya lingkungan berdasarkan EMA yang diukur dengan moneter maupun fisik. UMKM masih mengutamakan profit. Terkait praktik, pelaku UMKM di daerah tertinggal 66,1% persen belum menerapkan EMA, yang dibuktikan dari tidak memiliki Sertifikat Environmental Management System  dan 61,3 % tidak mengalokasikan biaya lingkungan dari usahanya. Mayoritas tidak memberikan biaya lingkungan sebagai persentase dari total biaya operasional perusahaan yang dapat dibagi menjadi beberapa kategori seperti biaya pencegahan, deteksi lingkungan, biaya kegagalan internal, dan biaya kegagalan eksternal.This research aims to capture the involvement of MSMEs in disadvantaged areas in Environmental Management Accounting (EMA). Researchers will measure engagement by understanding EMA and EMA practices in MSMEs in underdeveloped areas. The research uses descriptive quantitative methods. Data was collected by distributing questionnaires to 62 MSMEs in East Nusa Tenggara Province and studying documents related to the topic. The choice of MSMEs is because the increase in MSMEs also contributes to an increase in environmental problems. In particular, MSMEs in underdeveloped areas are also close to the problem of lack of capital and require investors to increase capital. One of the efforts to attract investors in this modern era is environmental responsibility. Data analysis was carried out using a process of data reduction, analysis, and presentation. The research results show that 51.6% of MSME players do not understand EMA, and do not understand the physical and monetary elements of MSME operations. This lack of understanding is because there has never been any outreach about green accounting to EMA to MSMEs. MSME actors' understanding of social responsibility refers to planting trees, not to the allocation of environmental costs based on EMA which is measured in monetary or physical terms. MSMEs still prioritize profit. Regarding practice, 66.1% of MSMEs in underdeveloped areas have not implemented EMA, as evidenced by not having an Environmental Management System Certificate and 61.3% not allocating environmental costs to their business. The majority do not provide environmental costs as a percentage of a company's total operating costs which can be divided into categories such as prevention costs, environmental detection, internal failure costs, and external failure costs

    ANALISIS MANAJEMEN KEUANGAN DAN PEMBIAYAAN PADA PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN DAN UKM DI PEKON SINAR PETIR

    Get PDF
     Pembangunan ekonomi daerah adalah salah satu prioritas utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Salah satu metode yang dinilai efektif untuk mencapainya adalah dengan memajukan kewirausahaan dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Pekon Sinar Petir merupakan salah satu daerah yang sedang berkembang di sektor kewirausahaan dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Di Pekon Sinar Petir, banyak pelaku usaha kecil dan menengah masih mengalami kesulitan dalam menerapkan praktik manajemen keuangan yang efektif, disebabkan oleh kurangnya pengetahuan atau akses terbatas terhadap teknologi dan sistem informasi keuangan yang memadai. Dalam konteks ini, manajemen keuangan dan pembiayaan menjadi elemen krusial yang berpengaruh terhadap keberlangsungan dan pertumbuhan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik manajemen keuangan yang diterapkan oleh pelaku usaha di Pekon Sinar Petir serta mengeksplorasi sumber-sumber pembiayaan yang tersedia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif  data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen terkait manajemen keuangan dan pembiayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UKM di Pekon Sinar Petir masih menghadapi kendala dalam manajemen keuangan. Serta terdapat hasil tentang bagimana tantangan dalam manajemen keuangan, pelaku usaha di Pekon Sinar Petir mampu memanfaatkan potensi lokal dan sumber daya yang ada untuk mendukung pengembangan usaha mereka. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pengembangan kebijakan yang mendukung kewirausahaan di tingkat local khususnya Pekon Sinar Petir

    PENGARUH LITERASI KEUANGAN, FINANCIAL TECHNOLOGY, DAN GAYA HIDUP TERHADAP PERILAKU KEUANGAN GURU TK

    Get PDF
    Profesi guru menawarkan potensi untu pendapatan gaji yang menjanjikan, terutama adanya sertifikasi yang diberikan kepada guru PNS, P3K, GTT, maupun honorer. Namun, perbedaan status kepegawaian memengaruhi kestabilan penghasilan, yang pada akhirnya menciptakan pola pengeluaran yang berbeda-beda. Fokus kajian ini pada guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal di Kapanewon Tempel, yang merupakan anggota Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak (IGTK). Tujuannya untuk mengidentifikasi bagaimana literasi keuangan, financial technology, dan gaya hidup memengaruhi perilaku keuangan guru. Penelitian ini melibatkan 55 responden dan data dikumpulkan melalui kuesioner online yang disusun menggunakan Google Formulir. Data dianalisis menggunakan SPSS 21. Informasi ini menyiratkan bahwa literasi keuangan, teknologi keuangan, dan gaya hidup memiliki dampak positif terhadap perilaku keuangan guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal di Kapanewon Tempel

    PENGARUH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN DAN GOOD GOVERNANCE TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERITAH DAERAH

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan dan Good Governance memengaruhi kualitas laporan keuangan pemerintah daerah di Sulawesi Tengah. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 70 pegawai bagian keuangan di BPKAD. Teknik sampel yang digunakan adalah sampel jenuh, di mana seluruh anggota populasi dilibatkan sebagai responden. Dengan memilih analisis regresi linier berganda sebagai metode untuk menganalisis data dan menguji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Selain itu, Good Governance juga memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah

    FAKTOR DETERMINAN INDEKS DESA MEMBANGUN

    Get PDF
    Desa merupakan satuan pemerintahan terkecil yang memiliki peranan mendasar bagi penyelenggaraan negara. Pemerintahan desa diharapkan dapat menjalankan urusan pemerintahan umum desa dan layanan kepada masyarakat dengan cara yang sesuai dengan kebutuhan desa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji faktor determinan indeks desa membangun yang meliputi pengaruh dana desa, penggunaan dana infrastruktur, dan penggunaan dana pemberdayaan di desa-desa Kecamatan Kemangkon. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Purbalingga, Kantor Kecamatan Kemangkon, dan Balai Desa yang ada di Kecamatan Kemangkon, dengan menggunakan metode sensus. Alat analisis yang digunakan penelitian ini yaitu SEM-PLS. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa Dana Desa, Dana Infrastruktur dan Dana Pemberdayaan Masyarakat tidak  berpengaruh terhadap Indeks Desa Membangun

    ANALISIS RASIO LIKUIDITAS, SOLVABILITAS DAN PROFITABILITAS PADA KOPERASI SERBA USAHA LINCHEN

    Get PDF
    Analisis keuangan sangat dibutuhkan dalam suatu perusahaan. Berdasarkan penelitian sebelumnya, kinerja keuangan pada saat pandemi COVID-19 masih dikatakan kurang sehat. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini adalah menganalisis rasio keuangan guna memperoleh informasi tentang kinerja keuangan Koperasi Serba Usaha Linchen saat COVID-19 dan setelah COVID-19. Metode yang digunakan yakni deskriptif kuantitatif mengenai kinerja keuangan melalui rasio likuiditas, rasio solvabilitas, dan rasio profitabilitas. Didapatkan data berupa laporan posisi keuangan dan Sisa hasil usaha (SHU) tahun 2020 & 2021 untuk periode saat pandemi COVID-19 dan tahun 2022 & 2023 untuk periode setelah pandemi COVID-19. Hasil penelitian menunjukan bahwa pandemi COVID-19 sangat mempengaruhi kinerja keuangan Koperasi Serba Usaha Linchen. Hal ini dilihat dari pengukuran rasio likuiditas (current ratio), rasio solvabilitas (debt ratio), dan rasio profitabilitas (return on equity) yang dianggap kurang baik pada saat pandemi yang diakibatkan karena kegiatan operasional yang kurang maksimal. Namun setelah pandemi COVID-19 kinerja keuangan mengalami perkembangan yang cukup signifikan sehingga dinilai sangat baik. Oleh karena itu, Koperasi Serba Usaha Linchen harus meningkatkan kegiatan operasional sehingga kinerja keuangan tetap meningkat. Rekomendasi implementatif yang harus dilakukan oleh pihak Koperasi Serba Usaha Linchen untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja keuangan yakni mengurangi hutang jangka panjang dan pembiayaan kegiatan operasional, serta mampu menyusun anggaran pendapatan belanja dan mengawasi pelaksanaannya secara berkala

    PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSAKSIONAL, KEPUASAN KERJA, KETIDAKJELASAN PERAN DIMEDIASI OLEH KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN RS. EFARINA ETAHAM GROUP

    Get PDF
    Penelitian ini difokuskan pada menganalisis pengaruh Kepemimpinan Transaksional, Kepuasan Kerja, dan Ketidakjelasan Peran dengan mediasi Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Pegawai di Rumah Sakit Efarina Etaham Group. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan 169 responden dari pegawai Rumah Sakit Efarina Etaham Group. Analisis data dilakukan menggunakan kombinasi Structural Equation Modeling (SEM) dan software AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemimpinan Transaksional, Kepuasan Kerja, Ketidakjelasan Peran, dan Komitmen Organisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai secara parsial, dengan nilai CR untuk masing-masing variabel: Kepemimpinan Transaksional 3.801, Kepuasan Kerja 5.237, Ketidakjelasan Peran 7.518, dan Komitmen Organisasi 9.384 terhadap Kinerja Pegawai. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa faktor-faktor Kepemimpinan Transaksional, Kepuasan Kerja, Ketidakjelasan Peran, dan Komitmen Organisasi berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai di Rumah Sakit Efarina Etaham Group. Hasil analisis deskriptif menunjukkan nilai terendah pada variabel Kepemimpinan Transaksional, yang mengindikasikan perlunya perhatian lebih dari pihak terkait untuk meningkatkan aspek tersebut agar dapat menciptakan rasa kebersamaan dan kepemilikan terhadap organisasi, yang pada akhirnya diharapkan mampu meningkatkan kinerja dan mendukung pencapaian visi dan misi Rumah Sakit Efarina Etaham Group.   Kata kunci : Kepemimpinan; Kepuasan; Ketidakjelasan; Komitmen; Kinerja

    1,691

    full texts

    2,602

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Online STIE Muhammadiyah Bandung
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇