Jurnal Ilmiah Online STIE Muhammadiyah Bandung
Not a member yet
2602 research outputs found
Sort by
PENGARUH SIKAP DAN PENDIDIKAN KEUANGAN DI KELUARGA TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN DENGAN PENGETAHUAN KEUANGAN SEBAGAI MODERASI
Pengelolaan keuangan yang baik merupakan salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki oleh mahasiswa, terutama dalam menghadapi berbagai kebutuhan akademik maupun non-akademik yang memerlukan pengeluaran finansial. Sayangnya, tidak semua mahasiswa memiliki kemampuan untuk mengatur keuangan secara bijak dan terencana. Kondisi ini mendorong perlunya pemahaman lebih dalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sikap keuangan dan pendidikan keuangan di keluarga terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa, dengan mempertimbangkan pengetahuan keuangan sebagai variabel moderasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, dan diperoleh sebanyak 150 responden sebagai sampel penelitian. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara parsial maupun simultan, sikap keuangan dan pendidikan keuangan di keluarga berpengaruh positif terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa. Artinya, semakin baik sikap keuangan seseorang serta semakin tinggi pendidikan keuangan yang diterima dari keluarga, maka semakin baik pula perilaku pengelolaan keuangannya. Namun demikian, hasil juga menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan tidak mampu memoderasi hubungan antara sikap keuangan dan perilaku pengelolaan keuangan. Kesimpulannya, meskipun sikap dan pendidikan keuangan mendukung pengelolaan keuangan, rendahnya pengetahuan keuangan dapat melemahkan pengaruh positif tersebut
PENGARUH BEBAN KERJA TERHADAP KESELAMATAN PASIEN PADA PERAWAT DI RSUD INCHE ABDOEL MOEIS SAMARINDA
Karyawan dari berbagai kelompok profesional dan non-profesional bekerja di rumah sakit dan merawat pasien sepanjang waktu. Perawat merupakan salah satu profesi yang paling lama bekerja dalam pemberian layanan. Masalah beban kerja keperawatan mempunyai implikasi luas dan harus menjadi perhatian bagi organisasi perawatan kesehatan, khususnya profesi keperawatan. Kinerja buruk perawat dapat disebabkan dari beban kerja yang melebihi kemampuan perawat dan berdampak pada komunikasi yang buruk terhadap pasien, kurang baiknya komunikasi antara pasien dan staf perawat, yang dapat memengaruhi keadaan pasien dan dengan demikian kualitas layanan perawatan. Hal ini mengurangi keselamatan pasien dan dapat menyebabkan hasil yang buruk bagi pasien. Berdasarkan data RSUD Ince Abdul Moeis Samarinda, tercatat sebanyak 67 insiden keselamatan pasien pada tahun 2020, yang meliputi 67 insiden bukan cedera (KTC), 62 insiden hampir cedera (KNC), dan 62 insiden hampir cedera (KNC). Terjadi 97 kecelakaan. Ada 120 kejadian tidak diharapkan (KPC) dan 120 kejadian tidak diharapkan (AE). Oleh karena itu, Penelitian dilaksanakan untuk menganalisis pengaruh beban kerja perawat terhadap keselamatan pasien di RSUD Ince Abdul Moeis Samarinda, mengidentifikasi faktor yang memengaruhi beban kerja perawat terhadap keselamatan pasien, dan memberikan serta menemukan solusi dari permasalahan yang terjadi. Penelitian dilaksanakan dengan tujuan melihat pengaruh beban kerja terhadap keselamatan pasien pada perawat di RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda. Metode kuantitatif pendekatan cross sectional digunakan dalam menguji hipotesis penelitian. Sampel penelitian yang digunakan sebanyak 118 responden. Alat ukur penelitian penelitian menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa berdasarkan hipotesis yang dibangun hipotesis ditolak, tidak adahubungan beban kerja terhadap keselamatan pasien pada perawat di RSUD Inche Abdoel Moeis. Kesimpulan dari Penelitian tidak adanya pengaruh signifikan antara beban kerja terhadap keselamatan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah I.A Moeis Samarinda
ANTHROPOMORPHIC AI AND ADVERTISING APPEAL INCREASING EXPLORATION OF PURCHASE INTENTION IN MEDIATION CONSUMER PREFERENCE
Making a product as top of mind in consumers' minds was a long process that involves various things, including currently many companies were using artificial intelligence programs to support the process of introducing products to consumers. This research involved 172 consumers whom stay in Tasikmalaya City and used quantitative data with the PLS-SEM analysis tool as the data analysis tool used. The research results reveal that humanistic artificial intelligence has no effect on increasing exploration of purchasing interest which was mediated by consumer preferences. Furthermore, the advertising approach has an effect on increasing exploration of purchasing interest which was mediated by consumer preferences. Together, humanistic artificial intelligence and an advertising approach have an effect on increasing the exploration of purchasing interests mediated by consumer preferences
ANALISIS KINERJA DAN KEPUASAN KERJA TENAGA KERJA DI PROYEK KONSTRUKSI BENDUNGAN TEMEF – NTT
Sumber Daya Manusia (SDM) mencakup kualifikasi, pengalaman, keterampilan, pengetahuan, dan keahlian anggota organisasi, yang merupakan elemen penting dalam keberhasilan proyek konstruksi. SDM adalah manusia dengan kemampuan terpadu, baik dalam pola pikir maupun daya fisik. Manajemen SDM (MSDM) efektif diperlukan dalam proyek konstruksi untuk mengatasi tantangan seperti fluktuasi tenaga kerja, kurangnya pelatihan, dan minimnya perhatian terhadap kesejahteraan pekerja. Sektor konstruksi, dengan kontribusi 9,86% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional pada Triwulan III Tahun 2023, memainkan peran signifikan dalam perekonomian dan pembukaan lapangan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor internal dan eksternal tenaga kerja terhadap kinerja tenaga kerja dengan kepuasan kerja sebagai mediator. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM). Penelitian ini menggunakan kuesioner yang disebar kepada 80 responden yang selanjutnya diolah dengan bantuan SmartPLS 3.0. Variabel yang dianalisis meliputi Kinerja Tenaga Kerja (Y1), Kepuasan Kerja (Y2), Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) (X1), Lingkungan Kerja (X2), dan Kompetensi (X3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan dari Kesehatan dan Keselamatan Kerja (X1) dan Kompetensi (X3) terhadap kinerja tenaga kerja, dengan kepuasan kerja sebagai mediator. Namun, lingkungan kerja (X2) berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja tenaga kerja. Manajemen SDM yang efektif, dengan fokus pada kesehatan dan keselamatan kerja serta pengembangan kompetensi, sangat penting untuk meningkatkan kinerja tenaga kerja dalam proyek konstruksi. Meski lingkungan kerja juga berperan, namun faktor ini memerlukan perhatian lebih lanjut untuk mengoptimalkan kontribusi nya terhadap kinerja tenaga kerja
PENGARUH BEBAN KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA BANK BRI UNIT LUWU
Di era digitalisasi sebagian karyawan harus bisa memantau pekerjaanya di luar jam kerja. Hal ini terkait dengan banyaknya pekerjaan yang harus dicapai untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Fenomena kinerja yang terjadi pada karyawan Bank BRI Unit Luwu, adalah sebagian karyawan cenderung pulang lebih lambat dari jam kerja normal, yaitu pukul 17.00 Wita. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa pengaruh variabel independen yaitu beban kerja dan motivasi kerja terhadap variabel dependen yaitu kinerja karyawan pada Bank BRI Unit Luwu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengkaji satu permasalahan dari fenomena serta melihat kemungkinan kaitan atau hubungan-hubungan antar variabel dalam permasalahan yang ditetapkan. Selain itu, teknik pengumpulan data adalah menggunakan kuesioner. Jumlah populasi dalam penelitian ini 65 orang karyawan. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis Aplikasi SPSS 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja dan motivasi kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Bank BRI Unit Luwu. Selain itu, beban kerja dan motivasi kerja berpengaruh secara positif dan signifikan secara keseluruhan terhadap kinerja karyawan
BAGAIMANA TATA KELOLA PERUSAHAAN, KARAKTERISTIK PERUSAHAAN DAN KUALITAS AUDIT EKSTERNAL MEMPENGARUHI PENGHINDARAN PAJAK ?
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara tata kelola perusahaan, karakteristik perusahaan, dan kualitas audit eksternal dengan penghindaran pajak pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di BEI selama tahun 2020-2022. Tata kelola perusahaan dibagi menjadi 4 variabel, yaitu jumlah komite audit, kepemilikan manajerial, jumlah komisaris independen, dan jumlah dewan direksi. Karakteristik perusahaan dibagi menjadi 4 variabel, yaitu profitabilitas, ukuran perusahaan, leverage, dan umur perusahaan. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dan diperoleh 41 perusahaan sektor energi yang sesuai dengan kriteria. Data penelitian dianalisis dengan uji regresi linier berganda. Penelitian ini menentukan bahwa penghindaran pajak tidak dipengaruhi secara signifikan oleh kepemilikan manajerial, umur perusahaan, dan jumlah komite audit. Sementara itu, leverage perusahaan, kualitas audit eksternal, dan jumlah dewan direksi memiliki pengaruh positif terhadap penghindaran pajak. Kemudian, profitabilitas perusahaan, ukuran perusahaan, dan jumlah dewan komisaris independen memiliki pengaruh negatif terhadap penghindaran pajak. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan lebih banyak sektor perusahaan sebagai objek penelitian dan menambah periode tahun yang digunakan sebagai objek penelitian. Kemudian, menggunakan pengukuran penghindaran pajak selain ETR, yaitu metode CETR
MODELING PURCHASING DECISIONS : COMPETITIVE STRATEGIES OF LOCAL COFFEE SHOP BRANDS IN BALI
This research discusses the phenomenon of how consumers choose coffee shops and how local brand coffee shops compete with national coffee shops. This trend shows that more and more na-tional brand coffee shops are entering Bali and how local brand coffee shops compete with their advantages. Therefore, this research aims to model purchasing decisions: the competitive strategy of local coffee shop brands in Bali. Thelresearch methodlused was quantitative data analysis with 252 consumers who made transactions at three local brand coffee shops in Bali. The data was analyzed using Confirmatory Factor Analysis (CFA) in the SPSS version 25 program. The results of the data analysis showed that from the 40 indicators that were initially tested, two main factors were formed that could explain the decision to purchase local coffee shop brands in Bali, namely "Brand immersion and Value Proposition" The results of this research indicate that these factors play an important role in understanding the reasons for consumer purchasing decisions in order to optimize the competitive strategy of local coffee shop brands in Bali. Therefore, these factors can be used as a basis for optimizing marketing and service strategies for local brand coffee shop business actors in Bali.Penelitian ini membahas fenomena bagaimana konsumen memilih coffee shop dan bagaimana coffee shop brand lokal bersaing dengan coffee shop nasional. Tren ini menunjukan bahwa semakin banyak coffee shop brand nasional masuk ke Bali dan bagaimana coffee shop brand lokal bersaing dengan keunggulan yang dimilikinya. Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan Keputusan pembelian : strategi bersaing coffee shop brand lokal di Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis data kuantitatif dengan 252 konsumen yang bertransaksi di tiga coffee shop brand lokal di Bali. Data dianalisis dengan menggunakan Con-firmatory Factor Analysis (CFA) dalam program SPSS versi 25. Hasil analisis data menunjukan bahwa dari 40 indikator yang awalnya diuji, terbentuk dua faktor utama yang dapat menjelaskan keputusan pembelian coffee shop brand lokal di Bali, yaitu "Brand immersion dan Value Proposi-tion" Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa faktor - faktor ini memainkan peran penting dalam mengetahui alasan keputusan pembelian konsumen guna mengoptimalkan strategi bersaing coffee shop brand lokal di Bali. Oleh karena itu, faktor - faktor ini dapat digunakan sebagai landasan untuk mengoptimalkan strategi pemasaran dan layanan bagi pelaku usaha coffee shop brand lokal di Bali.
 
PENGARUH ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP KINERJA KEUANGAN UMKM DI KOTA PONTIANAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh orientasi kewirausahaan dan teknologi informasi terhadap kinerja keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan penyebaran kuesioner kepada 393 responden yang dipilih secara acak dari populasi UMKM di Kota Pontianak. Variabel yang diteliti meliputi orientasi kewirausahaan yang diukur dengan indikator proaktif, inovasi, keberanian mengambil risiko, dan fleksibilitas, serta teknologi informasi yang diukur dengan penggunaan perangkat lunak manajemen, media sosial, dan e-commerce. Sedangkan variabel dependen yang digunakan adalah kinerja keuangan UMKM yang diukur berdasarkan profitabilitas, pertumbuhan pendapatan, dan efisiensi biaya operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi kewirausahaan dan teknologi informasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Orientasi kewirausahaan, yang mencakup sikap inovatif dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan pasar, terbukti meningkatkan kinerja keuangan UMKM, sedangkan pemanfaatan teknologi informasi meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas jangkauan pasar. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa pengelolaan kewirausahaan yang inovatif dan pemanfaatan teknologi informasi yang optimal dapat meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM. Oleh karena itu, disarankan agar UMKM di Kota Pontianak meningkatkan orientasi kewirausahaan dan memanfaatkan teknologi informasi secara maksimal untuk memperbaiki kinerja keuangan mereka
SUSTAINABILITY PRACTICES CULTURE : SEBUAH TINJAUAN PUSTAKA SISTEMATIS (SLR)
Artikel ini membahas pentingnya budaya dalam praktik keberlanjutan di berbagai organisasi dan masyarakat. Praktik keberlanjutan yang mencakup pengelolaan sumber daya alam secara bijaksana, pengurangan dampak negatif terhadap lingkungan, serta penciptaan kesejahteraan sosial dan ekonomi untuk generasi mendatang, semakin penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan krisis sumber daya alam. Meskipun banyak penelitian yang menunjukkan bahwa faktor budaya berperan besar dalam penerimaan praktik keberlanjutan, gap dalam literatur terkait hubungan budaya dan keberlanjutan masih besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai budaya mempengaruhi adopsi dan implementasi praktik keberlanjutan. Metodologi yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), dengan memfilter 201 artikel yang relevan, yang kemudian diseleksi menjadi 14 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan fokus penelitian. Temuan utama menunjukkan bahwa budaya yang mendukung keberlanjutan berperan penting dalam meningkatkan kesadaran dan penerapan kebijakan keberlanjutan yang lebih efektif. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa pengaruh budaya terhadap keberlanjutan dapat mempercepat atau menghambat upaya tersebut tergantung pada nilai-nilai yang dianut, seperti orientasi jangka panjang dan penghargaan terhadap ekologi
SOCIAL MEDIA MARKETING DAN KEPUTUSAN PEMBELIAN : ANALISIS MEDIASI BRAND AWARENESS DAN MODERASI CUSTOMER ENGAGEMENT
Penelitian ini membahas pengaruh Social Media Marketing (SMM), Brand Awareness (BA), dan Customer Engagement (CE) terhadap keputusan pembelian konsumen. Dalam era digital yang semakin berkembang, pentingnya strategi pemasaran yang tepat melalui media sosial menjadi kian signifikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi untuk mengeksplorasi hubungan antara SMM dan keputusan pembelian, serta peran mediasi yang dimainkan oleh BA dan pengaruh moderasi yang dihasilkan oleh CE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMM memiliki dampak positif yang signifikan terhadap keputusan pembelian, di mana BA bertindak sebagai variabel intervening yang memperkuat pengaruh SMM, sementara CE juga berkontribusi dalam meningkatkan efektivitas SMM. Dengan demikian, pemilik usaha disarankan untuk mengoptimalkan strategi pemasaran menggunakan media sosial dan menciptakan konten yang menarik serta membangun hubungan yang baik dengan konsumen untuk meningkatkan penjualan. Hasil ilmiah ini memberikan wawasan berharga bagi produsen dan pemasar dalam merumuskan strategi yang lebih efektif dalam mempengaruhi preferensi dan keputusan pembelian konsumen