Jurnal Ilmiah Online STIE Muhammadiyah Bandung
Not a member yet
2602 research outputs found
Sort by
ANALISIS E-WOM DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG WISATAWAN KE DUNIA FANTASI ANCOL
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan temuan dari pengaruh electronic word of mouth (e-WOM) dan harga terhadap pilihan untuk mengunjungi Dunia Fantasi, Ancol. Penelitian ini menggunakan strategi korelasional deskriptif secara kuantitatif. Dengan menggunakan teknik pemilihan purposive sampling, 66 responden dipilih untuk pengambilan sampel berdasarkan persyaratan bahwa mereka adalah pengunjung yang pernah ke Dunia Fantasi, Ancol. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data, dan versi perangkat lunak SPSS terbaru digunakan untuk pemrosesan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa e-WOM secara signifikan memengaruhi keputusan wisatawan untuk bepergian ke Dunia Fantasi, Ancol. Biaya perjalanan juga memiliki pengaruh besar pada pilihan wisatawan. Pengalaman yang dimiliki pengunjung di Dunia Fantasi, Ancol, adalah yang memotivasi mereka untuk menulis ulasan dan memengaruhi pilihan wisatawan lain. Berdasarkan hasil penelitian, strategi untuk meningkatkan kunjungan ke Dunia Fantasi meliputi optimalisasi media sosial untuk meningkatkan interaksi, mendorong wisatawan memberikan ulasan, serta menarik minat pengguna platform di media sosial dalam memilih destinasi wisata. Selain itu, pemberian promosi harga tiket wisata, peningkatan kualitas fasilitas, dan kolaborasi dengan komunitas atau mitra bisnis dapat memperluas jangkauan promosi secara efektif. Penelitian ini menyoroti pentingnya kontribusi dari faktor e-WOM dan harga dalam memengaruhi keputusan wisatawan berkunjung sekaligus memberikan rekomendasi strategis untuk pengelola Dunia Fantasi dalam meningkatkan daya tarik dan kepuasan pengunjung. Diharapkan, strategi yang diberikan dapat menciptakan pengalaman wisata yang lebih baik, meningkatkan loyalitas pengunjung, serta mendukung pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan
PENGARUH KUALITAS PRODUK, KUALITAS PELAYANAN DAN KEPERCAYAAN PELANGGAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA INDOMARET FRESH RAYA JATI SIDOARJO
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui model dari pengaruh kualitas produk, kualitas pelayanan dan kepercayaan pelanggan terhadap kepuasan pelanggan pada Indomaret Fresh Raya Jati Sidoarjo. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori (exsplanatory research). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsumen yang pernah berkunjung dan melakukan pembelian di Indomaret Fresh Raya Jati Sidoarjo. Teknik pengambilan sampel dalam hal ini penelitian menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan penyebaran kuesioner dan diukur dengan skala likert 1-5. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan bantuan Software IBM SPSS Statistics Version 25 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada Indomaret Fresh Raya Jati Sidoarjo, kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada Indomaret Fresh Raya Jati Sidoarjo, dan kepercayaan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada Indomaret Fresh Raya Jati Sidoarjo
PERAN LEVERAGE DALAM MEMODERASI PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN, NILAI PERUSAHAAN DAN ESG TERHADAP PROFITABILITAS
Dalam memutuskan untuk berinvestasi, investor cenderung melihat kinerja keuangan, di mana investor dapat mengetahui sejauh mana tingkat perkembangan keberhasilan suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan dividen, nilai perusahaan dan ESG dan di moderasi oleh leverage pada perusahaan indeks papan utama pada Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018-2023. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diakses melalui website resmi Bursa Efek Indonesia dengan jumlah populasi sebanyak 206 perusahaan dan sampel berjumlah 104 perusahaan yang diseleksi menggunakan metode purposive sampling. Moderated Regression Analysis (MRA) untuk data panel digunakan sebagai metode analisis data untuk mencapai tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan dividen tidak berpengaruh terhadap profitabilitas, nilai perusahaan dan ESG berpengaruh positif terhadap profitabilitas. Leverage dapat memperlemah pengaruh nilai perusahaan terhadap profitabilitas yang menggambarkan bahwa jika perusahaan memprioritaskan pembayaran utang atau bunga utang, hal ini bisa mengurangi sumber daya yang tersedia untuk investasi atau pengembangan usaha yang lebih menguntungkan. Namun leverage tidak dapat memoderasi pengaruh kebijakan dividen dan ESG terhadap profitabilitas
PENGARUH RETURN ON ASSET DAN EARNING PER SHARE TERHADAP HARGA SAHAM PADA PT SURYA CITRA MEDIA TBK TAHUN 2013-2023
Manfaat dari pengkajian ini untuk melihat bagaimana Return on Asset dan Earning per Share berdampak pada harga saham PT Surya Citra Media Tbk dari tahun 2013 hingga 2023. Data hasil olahan didapat melalui catatan keuangan dan ditelaah secara kuantitatif melalui metode deskriptif, uji t, uji f, dan R² yang disesuaikan. Hasil menunjukkan bahwa ROE berpengaruh secara subjektif terhadap harga saham (thitung 3,266 > ttabel 2,306; sig. 0,011 < 0,05), sementara EPS tidak berpengaruh (thitung 0,023 < ttabel 2,306; sig. 0,983 < 0,05). Secara bersamaan, ROA dan EPS berpengaruh terhadap harga saham. Kemampuan model untuk menjelaskan variabel dependen ditunjukkan oleh nilai R² adjustable sebesar 84,3%. Faktor lain di luar penelitian menyumbang 15,7% dari nilai tersebut
PERAN PERCEIVED IMAGE DAN TRUST BEAUTY INFLUENCER TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KOSMETIK OLEH GEN-Z
Penelitian ini menganalisis pengaruh beauty influencer di aplikasi TikTok terhadap keputusan keputusan untuk melakukan pembelian produk kosmetik oleh kalangan Gen-Z. Dengan semakin populernya TikTok sebagai platform pemasaran, beauty influencer memainkan peran penting dalam membentuk preferensi dan perilaku konsumen. Metode yang digunakan adalah regresi, dengan pengumpulan data secara survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden wanita yang aktif menggunakan TikTok. Hasil analisis menunjukkan bahwa Perceived Credibility dan Brand Attitude tidak berpengaruh signifikan terhadap Purchase Intention, sementara Perceived Image dan Trust terbukti berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa citra positif dan tingkat kepercayaan yang dimiliki oleh influencer memiliki peran penting dalam mempengaruhi keputusan pembelian kosmetik oleh Gen-Z. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pemasar dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif melalui TikTok dengan memanfaatkan influencer yang memiliki citra baik dan dipercaya oleh audiens
EKSPLORASI SENTIMEN MASYARAKAT TENTANG PINJOL MELALUI DATA TWITTER
Fenomena pinjaman online (pinjol) telah menimbulkan persoalan sosial yang signifikan di masyarakat, mulai dari tekanan finansial, gangguan psikologis, hingga intimidasi akibat praktik penagihan yang agresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sentimen masyarakat terhadap layanan pinjol dengan memanfaatkan data media sosial Twitter sebagai cerminan opini publik yang bersifat alami dan spontan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif berbasis text mining dengan algoritma IndoBERT untuk klasifikasi sentimen. Data awal berupa 19.326 tweet dikumpulkan dalam periode 1 Januari hingga 30 Juli 2025. Untuk keperluan simulasi dan visualisasi, digunakan sampel representatif sebanyak 100 tweet dengan proporsi yang merefleksikan distribusi sentimen pada data asli. Hasil klasifikasi sentimen menunjukkan dominasi sentimen negatif (70,2%), diikuti sentimen netral (15,3%) dan positif (6,5%). WordCloud mengungkapkan kata-kata dominan seperti “galob”, “tagih”, dan “debt collector” dalam sentimen negatif, serta kata “terbantu” dan “solusi” dalam sentimen positif. Temuan ini mengindikasikan bahwa persepsi negatif terhadap pinjol masih sangat kuat, mencerminkan rendahnya kepercayaan publik terhadap layanan keuangan digital, khususnya yang tidak terdaftar secara resmi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi, literasi digital, serta pendekatan perlindungan konsumen sebagai langkah strategis dalam membangun ekosistem pinjaman online yang lebih etis dan berkelanjutan di Indonesia
INTEGRASI SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOAL 14 MELALUI PRAKTIK BLUE ACCOUNTING PADA PT. PELNI (PERSERO)
This study aims to analyze the integration of Sustainable Development Goal (SDG) 14: Life Below Water into accounting practices and sustainability reporting of PT PELNI (Persero). The research employed a qualitative descriptive approach with a case study method using content analysis of annual and sustainability reports from 2019 to 2023. The findings reveal that PT PELNI implemented various initiatives such as mangrove planting, coral reef restoration, ship waste management, emission reduction, and coastal community education. These programs can be classified as blue expenses aligned with SDG 14 indicators and the Global Reporting Initiative (GRI) standards. Although there has been significant progress in narrative disclosure, transparency, and quantification of activities over time, the classification of blue expenses has not been explicitly presented in official reports. The evaluation shows that narrative integration and data transparency are adequate, while financial classification and indicator mapping remain partial. This study recommends the development of a blue expense classification system, integration of SDG–GRI–cost–output mapping into sustainability reporting, and improvement of data auditability. Therefore, PT PELNI has the potential to become a pioneer in applying blue accounting within Indonesia’s maritime sector.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi Sustainable Development Goal (SDG) 14: Life Below Water dalam praktik akuntansi dan pelaporan keberlanjutan PT PELNI (Persero). Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi kasus berbasis analisis isi pada dokumen laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan periode 2019–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT PELNI telah melaksanakan sejumlah program seperti penanaman mangrove, revitalisasi terumbu karang, pengelolaan limbah kapal, pengurangan emisi, serta edukasi masyarakat pesisir. Program-program ini dapat diklasifikasikan sebagai blue expense yang relevan dengan indikator SDG 14 dan standar Global Reporting Initiative (GRI). Meskipun terdapat peningkatan narasi, transparansi, dan kuantifikasi aktivitas dari tahun ke tahun, klasifikasi keuangan blue expense belum secara eksplisit disajikan dalam laporan resmi. Evaluasi menunjukkan bahwa dimensi integrasi narasi dan transparansi data sudah cukup baik, namun klasifikasi dan pemetaan indikator masih parsial. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan sistem klasifikasi blue expense, integrasi pemetaan SDG–GRI–biaya–output dalam laporan keberlanjutan, serta peningkatan auditabilitas data. Dengan demikian, PT PELNI berpotensi menjadi pionir dalam penerapan blue accounting di sektor maritim Indonesia
ANALISIS KEBIJAKAN PERSEDIAAN BAHAN KEBERSIHAN GEDUNG TELKOM NON-BUILDING MANAGEMENT (BM) AREA KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN EOQ
Managing cleaning material inventory is crucial to ensure adequate stock availability without incurring excessive storage and ordering costs. This study aims to examine the use of the Economic Order Quantity (EOQ) method in managing cleaning material inventory in the Telkom Non-Building Management (BM) Building in the Bandung. The EOQ method is used to determine the optimal quantity to minimize total inventory costs (including ordering and storage costs). The analysis results indicate that the application of EOQ can optimize the cleaning agents’procurement with better cost efficiency than conventional ordering methods.
Keywords: Economic Order Quantity (EOQ), inventory, cleaning materials, inventory costs, operational management.Pengelolaan persediaan bahan kebersihan sangat penting untuk memastikan ketersediaan barang yang memadai tanpa menimbulkan biaya penyimpanan dan bahan pemesanan yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti penggunaan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam pengelolaan persediaan bahan kebersihan di Gedung Telkom Non-Building Management (BM) Area Kota Bandung. Metode EOQ digunakan untuk menentukan jumlah pemesanan optimal untuk meminimalisasi total biaya persediaan (mencakup biaya pemesanan dan penyimpanan). Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan EOQ dapat mengoptimalkan pengadaan bahan kebersihan dengan efisiensi biaya yang lebih baik dibandingkan metode pemesanan konvensional.
Kata Kunci: Economic Order Quantity (EOQ), persediaan, bahan kebersihan, biaya persediaan, manajemen operasional
PENGARUH DEBT COVENANT, UKURAN PERUSAHAAN, INTENSITAS MODAL DAN KEPEMILIKAN INSTUTISIONAL TERHADAP KONSERVATISME AKUNTANSI PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI 2020-2023
Konservatisme akuntansi menjadi sebuah prinsip mendasar pada penyusunan laporan keuangan yang menekankan sikap kehati-hatian dengan mengakui potensi kerugian lebih cepat dibandingkan keuntungan, sehingga meningkatkan keandalan informasi bagi pemangku kepentingan eksternal. Studi ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh debt covenant, ukuran perusahaan, intensitas modal, serta kepemilikan institusional terhadap konservatisme akuntansi di perusahaan sektor pertambangan yang tercatat di BEI periode 2020–2023. Data pada studi ini diambil dari laporan keuangan yang sudah diaudit, diambil dari laman resmi BEI maupun laman masing-masing perusahaan. Jumlah sampel mencakup 32 perusahaan dengan total 128 observasi data panel, yang ditetapkan melalui purposive sampling. Variabel konservatisme akuntansi dievaluasi melalui metode “Conservatism Based on Accrued Items” (CONACC), sedangkan analisis data dilangsungkan melalui tahapan regresi linier berganda melalui SPSS. Temuan penelitian menjabarkan bahwa “intensitas modal berpengaruh signifikan terhadap konservatisme akuntansi, sedangkan debt covenant, ukuran perusahaan, dan kepemilikan institusional tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan.” Oleh karena itu, intensitas modal dapat diidentifikasi sebagai faktor dominan yang mendorong implementasi prinsip konservatisme akuntansi pada perusahaan pertambangan, menegaskan pentingnya pengelolaan modal dalam kebijakan akuntansi yang konservatif
PENGARUH SOSIAL MEDIA DAN PENGALAMAN MEREK TERHADAP LOYALITAS MEREK MELALUI KEPERCAYAAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemasaran media sosial dan pengalaman merek terhadap loyalitas merek melalui kepercayaan merek sebagai variabel intervening, dengan studi pada konsumen brand fashion H&M. Fenomena loyalitas merek dalam industri fast fashion menjadi isu penting karena persaingan yang semakin ketat, terutama dengan adanya peran media sosial dan pengalaman merek dalam membangun hubungan konsumen. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei. Sampel penelitian sebanyak 168 responden diperoleh melalui purposive sampling, yaitu konsumen yang pernah berbelanja produk H&M dan mengikuti akun media sosial merek tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner terstruktur, sedangkan analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan software AMOS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan merek, namun tidak memiliki pengaruh langsungnya terhadap loyalitas. Sebaliknya, pengalaman merek berpengaruh positif baik terhadap kepercayaan maupun loyalitas merek. Kepercayaan merek terbukti menjadi prediktor paling kuat dalam meningkatkan loyalitas, serta berperan penting sebagai variabel mediasi yang menghubungkan pengaruh pemasaran media sosial dan pengalaman merek terhadap loyalitas. Dengan demikian, loyalitas konsumen H&M lebih banyak dibentuk melalui penguatan kepercayaan yang didasari pengalaman nyata dan interaksi positif di media sosial. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya strategi pemasaran berbasis digital yang tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi, tetapi juga membangun interaksi yang autentik. Selain itu, konsistensi pengalaman konsumen yang menyenangkan, kredibilitas merek, serta nilai keberlanjutan yang dijunjung H&M menjadi faktor kunci dalam menciptakan kepercayaan dan loyalitas jangka panjang