Jurnal Ilmiah Online STIE Muhammadiyah Bandung
Not a member yet
2602 research outputs found
Sort by
PENGARUH DANA BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN DAN PERSENTASE PENDUDUK MISKIN TERHADAP ANGKA MORBIDITAS KABUPATEN/KOTA DI JAWA TIMUR
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan persentase penduduk miskin terhadap angka morbiditas di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur selama periode 2019–2022. Berdasarkan hasil uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier, estimasi model data panel dilakukan menggunakan metode fixed effect model. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel BOK tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap angka morbiditas. Sebaliknya, variabel persentase penduduk miskin menunjukkan pengaruh signifikan dengan hubungan negatif. Hal ini dapat disebabkan oleh rendahnya pemanfaatan fasilitas kesehatan oleh masyarakat. Berdasarkan data BPS tahun 2022, hanya 39,66% penduduk yang memanfaatkan layanan rawat jalan di fasilitas kesehatan. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan infrastruktur kesehatan, yang pendanaannya dapat berasal dari dana perimbangan, guna mendorong optimalisasi penggunaan layanan kesehatan oleh masyarakat
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERDASAR SAK EMKM : FAKTOR BISNIS DAN PEMILIK UMKM
Tantangan utama bagi pelaku UMKM adalah berkaitan dengan pengelolaan keuangan dan pembukuan yang belum selaras dengan kaidah akuntansi yang ada di Indonesia. Penulis melakukan penelitian dengan tujuan menguji pengaruh faktor bisnis dan pemilik UMKM pada penyusunan laporan keuangan berdasar SAK EMKM. Kajian dilakukan terhadap pelaku UMKM di Bandar Udara Internasional Yogyakarta (YIA). Faktor bisnis diukur menggunakan ukuran bisnis dan omzet, sedangkan faktor pemilik UMKM diukur menggunakan tingkat pendidikan dan pemahaman akuntansi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup yang disebarkan kepada 100 responden dan dianalisa memanfaatkan regresi linear berganda. Temuan diperoleh bahwasanya ukuran bisnis serta omzet tidak berpengaruh terhadap penyusunan laporan keuangan berdasar SAK EMKM. Baik perusahaan UMKM dengan omzet rendah maupun tinggi tidak kemudian menjadikan pemilik UMKM merasa perlu guna membuatkan laporan keuangan yang berdasar SAK EMKM. Tingkat pendidikan dan wawasan akuntansi secara parsial berdampak pada peyusunan laporan keuangan berdasar SAK EMKM. Pemilik UMKM dengan pendidikan lebih tinggi lebih memperhatikan pengelolaan keuangan untuk keberlangsungan bisnisnya. Selanjutnya, pemilik UMKM dengan pemahaman akuntansi yang cukup akan menggunakan pemahamannya guna mencatat laporan keuangan selaras dengan SAK EMKM
TANTANGAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI MELALUI METODE PEMBAYARAN QRIS BAGI UMKM DAN KONSUMEN
This study aims to determine how the application of the QRIS payment method is currently being implemented by MSMEs, as well as to identify various obstacles and barriers faced by MSMEs in developing and using the QRIS payment method. Data were obtained through in-depth interviews with several informants involved in the implementation of QRIS. The data analysis process was carried out using the open coding method, where interview transcripts were processed into a table, numbered sequentially, and highlighted based on relevant keyword categories. The categories analyzed included the development of QRIS as a payment method, positive impacts, and negative challenges faced in its use. The results indicate that although QRIS provides ease in transactions, challenges related to technology adoption still need to be addressed. Positive responses from consumers and MSME actors show great potential for the development of QRIS as a more inclusive and efficient payment system. This study is expected to provide insights into the development of QRIS and its contribution to enhancing financial inclusion in Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan metode pembayaran QRIS pada pelaku UMKM saat ini, serta untuk mengidentifikasi berbagai kendala dan hambatan yang dihadapi oleh UMKM dalam mengembangkan dan menggunakan metode pembayaran QRIS. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan sejumlah informan yang terkait dengan implementasi QRIS. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan triangulasi untuk memverifikasi keakuratan data melalui berbagai perspektif dan sumber. Triangulasi dalam analisis data terkait erat dengan open coding sebagai proses awal untuk mengidentifikasi pola dan kategori utama dari hasil wawancara, observasi, atau dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun QRIS memberikan kemudahan dalam transaksi, tantangan terkait adopsi teknologi masih perlu diperhatikan. Respon positif dari konsumen dan pelaku UMKM menunjukkan potensi besar bagi pengembangan QRIS sebagai sistem pembayaran yang lebih inklusif dan efisien. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan terkait perkembangan QRIS dan kontribusinya dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia
PENGARUH TINGKAT PENDAPATAN DAN RISK TOLERANCE TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI DENGAN MEDIASI LITERASI KEUANGAN DI LINGKUNGAN BANK BJB CABANG BUAH BATU
Studi ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi bagaimana pendapatan dan toleransi risiko memengaruhi keputusan investasi dengan mempertimbangkan peran listerasi keuangan sebagai penghubung tidak langsung. Dalam proses pengambilan keputusan investasi, perilaku investor sangat dipengaruhi oleh dua hal krusial: kecukupan pendapatan dan kemampuan mengelola risiko. Disisi lain, literasi keuangan (kemampuan memahami instrumen keuangan) dianggap sebagai faktor penengah yang memperkuat keterkaitan antara pendapatan, risk tolerance, dan keputusan investasi. Metode survei digunakan sebagai teknik penngumpulan data dalam penelitian kuantitatif ini. Responden yang memiliki pengalaman berinvestasi di berbagai instrumen keuangan diminta untuk mengisi kuesioner guna memperoleh data yang diperlukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan statistik Structural Equation Modelling (SEM) untuk menguji hubungan antara pendapatan, toleransi risiko, keputusan investasi, dan literasi keuangan. Temuan menunjukkan bahwa tolereansi risiko dan pendapatan memiliki dampak signifikan terhadap keputusan investasi. Lebih lanjut, literasi keuangan berfungsi sebagai variabel mediasi, menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan keuangan yang lebih tinggi memperkuat pengaruh pendapatan dan toleransi risiko terhadap pilihan investasi
ANALISIS PENGARUH KUALITAS PRODUK, PROMOSI DAN FOOD QUALITY TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN MEMBELI PRODUK BISKUIT MAYORA ROMA MELALUI KEPERCAYAAN DI GRESIK
Studi ini diarahkan untuk menelusuri dampak dari kualitas produk, intensitas promosi, dan mutu pangan terhadap keputusan konsumen dalam memilih biskuit merek Roma, dengan kepercayaan konsumen berperan sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam kerangka desain eksplanatori, dengan melibatkan 100 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Pengolahan dan analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian mengungkap bahwa ketiga faktor utama—kualitas produk, promosi, dan mutu makanan—secara signifikan dan positif memengaruhi tingkat kepercayaan konsumen, yang pada gilirannya memicu terbentuknya keputusan pembelian. Kepercayaan terbukti memainkan peran mediasi yang sangat kuat dan menjadi faktor dominan dalam proses pembelian. Nilai R-square sebesar 0,689 menunjukkan bahwa model ini mampu menjelaskan 68,9% variasi dalam keputusan pembelian. Temuan ini mempertegas bahwa membangun kepercayaan melalui perbaikan kualitas dan strategi promosi yang tepat sasaran merupakan kunci dalam memperkuat keterikatan konsumen terhadap produk
PENGARUH STRUKTUR MODAL, LIKUIDITAS DAN PROFITABILITAS TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN INDEKS IDX-80 PERIODE 2020-2023
Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis pengaruh struktur permodalan, tingkat likuiditas, dan tingkat profitabilitas terhadap nilai saham pada perusahaan yang tergabung dalam indeks IDX-80 untuk periode 2020-2023. Variabel bebas yang digunakan meliputi struktur permodalan yang diukur melalui rasio utang terhadap ekuitas yaitu Debt to Equity Ratio (DER), likuiditas yang direpresentasikan dengan rasio lancar atau Current Ratio (CR), serta profitabilitas yang diwakili oleh rasio pengembalian ekuitas atau Return on Equity (ROE). Adapun variabel terikat dalam penelitian ini adalah harga penutupan saham. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui teknik purposive sampling, sehingga didapatkan 49 perusahaan, sampel selama jangka waktu empat tahun dengan total 196 data penelitian. Analisis data dilakukan dengan memanfaatkan perangkat lunak EViews 13 melalui analisis regresi linier berganda. Hasil analisis data memperlihatkan bahwa DER, CR, dan ROE berkontribusi positif terhadap harga saham namun tidak signifikan, baik secara individual maupun simultan. Temuan dari penelitian ini memberikan kontribusi tambahan dalam memperkaya literatur dan untuk pihak manajemen maupun bagi investor dalam memahami harga saham
PENGARUH GREEN ACCOUNTING DAN CARBON EMISSION DISCLOSURE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2021-2023
Penelitian ini bertujuan dalam mengetahui apakah good corporate governance bisa memoderasi pengaruh green accounting dan carbon emission disclosure terhadap nilai perusahaan. Metode yang diterapkan dalam studi ini yaitu kuantitatif melalui penerapan data sekunder yang diambil dari sumber resmi pada situs BEI dan situs perusahaan terkait. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI selama periode 2021-2023. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, sampel pada penelitian ini berjumlah 14 dengan total unit analisis 42 sampel. Analisis data penelitian menggunakan SPSS versi 21. Temuan studi mengungkapkan bahwa green accounting berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan, carbon emission disclosure tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, good corporate governance bisa memoderasi pengaruh green accounting terhadap nilai perusahaan, sedangkan good corporate governance tidak bisa memoderasi pengaruh carbon emission disclosure terhadap nilai perusahaan
MODEL PEMATAAN SOSIAL EKONOMI DAN TANTANGAN KESEJAHTERAAN NELAYAN KECIL DI KABUPATEN SERUYAN
Kabupaten Seruyan memiliki potensi perikanan yang cukup besar, dengan total produksi mencapai 21.521,67 ton pada tahun 2022. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi sosial ekonomi nelayan kecil di Kabupaten Seruyan, menganalisis tantangan yang mereka hadapi, serta mengembangkan model pemetaan sosial ekonomi yang dapat merepresentasikan tingkat kesejahteraan mereka secara komprehensif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis, melalui pengumpulan data primer dan sekunder yaitu nelayan kecil, perangkat desa, pemerintah daerah, serta pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nelayan kecil di Kabupaten Seruyan menghadapi permasalahan utama berupa akses pasar yang terbatas, rendahnya literasi keuangan, penggunaan teknologi penangkapan tradisional, serta keterbatasan modal dan akses kelembagaan. Faktor sosial seperti rendahnya pendidikan dan keterbatasan kapasitas adaptasi terhadap perubahan juga memperburuk kondisi mereka. Model pemetaan sosial ekonomi dalam penelitian ini diharapkan mampu menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan dan program pemberdayaan yang lebih tepat sasaran, berkeadilan, dan berkelanjutan.Seruyan Regency has significant fisheries potential, with a total production of 21,521.67 tons in 2022. However, this potential has not yet fully improved the welfare of small-scale fishers. This study aims to identify the socio-economic conditions of small fishers in Seruyan Regency, analyze the challenges they face, and develop a socio-economic mapping model that comprehensively represents their level of welfare. The research employs a qualitative method with a descriptive-analytical approach, using both primary and secondary data collected from small fishers, village officials, local government, and other related stakeholders. The findings reveal that small fishers in Seruyan Regency face major issues such as limited market access, low financial literacy, traditional fishing technology, and restricted access to capital and institutional support. Social factors such as low educational levels and limited adaptive capacity to change further worsen their situation. The socio-economic mapping model developed in this study is expected to serve as a foundation for local governments in formulating empowerment policies and programs that are more targeted, equitable, and sustainabl
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI, KEMAMPUAN MENYUSUN LAPORAN KEUANGAN DAN PERILAKU KEWIRAUSAHAAN TERHADAP KINERJA UMKM KULON PROGO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan teknologi informasi, kemampuan menyusun laporan keuangan, serta perilaku kewirausahaan terhadap kinerja UMKM di Kabupaten Kulon Progo melalui pendekatan kuantitatif. Dengan melibatkan 100 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling dengan margin kesalahan 10%, data diolah menggunakan analisis regresi berganda pada perangkat SPSS 21 untuk melihat sejauh mana variabel-variabel tersebut memengaruhi kinerja usaha. Hasil studi mengungkapkan bahwa meskipun kemampuan menyusun laporan keuangan tidak memberikan dampak yang signifikan, namun pemanfaatan teknologi informasi dan perilaku kewirausahaan terbukti memiliki pengaruh positif dalam meningkatkan kinerja UMKM. Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan pelaku usaha di Kulon Progo sangat bergantung pada penguasaan teknologi yang dipadukan dengan mentalitas kewirausahaan yang kuat, dimana penerapan teknologi yang tepat mampu memperluas kapasitas perilaku usaha yang secara langsung mendorong peningkatan kinerja usaha.
ngalami peningkatan
ANTESEDEN KINERJA KARYAWAN PADA KARYAWAN GENERASI Z DI JABODETABEK
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana stres di tempat kerja, komitmen terhadap organisasi, dan niat untuk keluar dari pekerjaan mempengaruhi kinerja karyawan Generasi Z yang berada di Jabodetabek. Latar belakang studi ini didorong oleh banyaknya individu dari Generasi Z yang kini bergabung dalam dunia kerja. Data diperoleh melalui kuesioner daring yang diisi oleh 161 responden dengan metode purposive sampling, dengan syarat responden adalah generasi Z yang bekerja di Jabodetabek. Untuk analisis, digunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan perangkat lunak AMOS 24. Temuan pada penelitian berkesimpulan bahwa bahwa stres di tempat kerja dapat memberikan dampak yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan, yang menunjukkan bahwa jika stres dapat dikelola, itu dapat meningkatkan produktivitas. Di sisi lain, stres kerja juga berkontribusi pada niat untuk keluar dari pekerjaan, di mana karyawan yang mengalami stres tinggi cenderung ingin berpindah pekerjaan. Komitmen terhadap organisasi terbukti meningkatkan kinerja karyawan yang akhirnya dapat mengurangi niat untuk keluar perusahaan. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa niat untuk keluar berperan sebagai mediator dalam hubungan antara stres kerja dan kinerja, serta antara komitmen terhadap organisasi dan kinerja karyawan. Selain itu, niat untuk keluar memiliki dampak langsung pada kinerja karyawan, sehingga meskipun mereka ingin meninggalkan perusahaan tapi tetap menunjukkan performa terbaiknya sebelum meninggalkan perusahaan