Trijurnal E-Journal Universitas Trisakti
Not a member yet
11312 research outputs found
Sort by
PENYULUHAN: PENGENALAN FAKTOR RISIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER DAN PENCEGAHANNYA
Kebersihan jalan raya tidak bisa dilepaskan dari petugas yang membersihkan. Jenis pekerjaan tersebut tidak terlepas dari risiko berbagai penyakit yang ditimbulkan akibat pekerjaan tersebut. Salah satu penyakit yang dimaksud adalah penyakit jantung koroner (PJK) masih menjadi penyebab tertinggi penyebab kematian di Indonesia. Oleh karena itu diperlukan pemahaman tentang faktor-faktor yang menyebabkan PJK bagi petugas pembersih sarana umum (PPSU) dalam hal ini penyapu jalan agar dapat mencegah timbulnya penyakit tersebut. Saat penyuluhan peserta diberikan pretest, dilanjutkan pemberian materi penyuluhan, dan diikuti dengan tanya jawab dan posttest. Hasil yang didapatkan adalah terjadi kenaikan pemahamana sebanyak 37.5%. Masih pelru dilakukan tindak lanjut penyluhan berikutnya agar peserta dapat lebih memahami bagaimana memelihara kesehatannya terkait sistem kardiovaskula
PELATIHAN DIGITALISASI DAN PEMASARAN PRODUK USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM)
Sebagian besar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. (UMKM) tidak memahami dan menggunakan media sosial dan platform penjualan daring. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan dan literasi digital terkait penggunaan Teknologi Informasi (TI) dan perangkat TI. Walaupun para pelaku UMKM dapat masuk atau bergabung dalam suatu media sosial atau platform penjualan daring, pelaku UMKM mengalami kesulitan dalam memasarkan produk barang/jasa. Hal ini disebabkan karena perubahan pemasaran konvensional menjadi elektronik (daring), di mana penjual dan pembeli tidak bertatap muka secara langsung. Sehingga informasi barang/jasa harus disajikan dalam bentuk tulisan, gambar, dan potongan video/animasi. Tujuan dari PkM ini adalah memberikan arahan dan pelatihan terkait teknik pemasaran dan penjualan secara daring, serta digitalisasi produk/jasa UMKM. Metode yang digunakan adalah pelatihan kepada para pelaku UMKM di Jakarta Barat secara daring. Hasil kegiatan berupa: bertambahnya wawasan dan keahlian pelaku UMKM untuk mengidentifikasi dan mengatasi masalah mendasar di usaha masing-masing, dan mempraktikkan penggunaan aplikasi sederhana untuk mendigitalisasi produk/jasa UMKM. Simpulan dari PkM ini adalah sebagian besar peserta kegiatan ini (86,36%) telah berhasil memahami dan mempraktekkan teknis digitalisasi produk/jasa UMKM, serta mencoba memasarkan produk/jasa mereka melalui media sosial dan menjualnya melalui platform e-Commerce
PELATIHAN PEMASARAN UNIT USAHA CATERING BUMDES MELALUI BRANDING DESA DAN BUMDES PADA DESA PULOTONDO, KECAMATAN NGUNUT, KABUPATEN TULUNGAGUNG
Pemasaran digital dan strategi branding kini menjadi kebutuhan utama bagi unit usaha desa, khususnya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), untuk meningkatkan daya saing produk lokal. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Pulotondo, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, dengan fokus pada peningkatan kapasitas pemasaran digital unit usaha catering milik BUMDes setempat. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan jangkauan pasar dan kurangnya identitas visual produk. Metode pelaksanaan kegiatan dibagi dalam tiga tahap: persiapan (observasi dan wawancara), pelaksanaan (pelatihan tatap muka terkait digital marketing, social commerce, dan branding visual), dan pelaporan. Sebanyak 9 peserta dari tim pengelola catering mengikuti pelatihan yang difasilitasi oleh tim dosen dan mahasiswa. Materi pelatihan mencakup penggunaan media sosial (Instagram, TikTok), platform social commerce (WhatsApp Business, Shopee), hingga pembuatan tautan terintegrasi melalui Linktree. Evaluasi melalui kuesioner menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman, keterampilan, dan kepuasan peserta terhadap kegiatan ini. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa branding desa dan pemanfaatan digital marketing secara langsung meningkatkan visibilitas usaha catering serta memperluas jangkauan pasarnya. Hambatan teknis seperti keterbatasan koneksi internet dapat diatasi dengan kerja sama dan antusiasme tinggi dari para mitra. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap pemberdayaan ekonomi lokal dan peningkatan kapasitas manajerial pelaku usaha desa
PENGARUH BIAYA TARIF PAJAK, KONDISI KEUANGAN DAN KEMUDAHAN PAJAK TERHADAP KEPATUHAN PAJAK PADA SEKTOR UMKM
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya tarif pajak, kondisi keuangan dan kemudahan pajak terhadap kepatuhan wajib pajak pada sektor UMKM. Metode analisis dengan analisis kuantitafif dan teknik survei. Populasi penelitian yaitu pelaku UMKM dengan usaha minimal kurang dari setahun dan memiliki NPWP serta sudah terdaftar sebagai wajib pajak. Jumlah sampel yaitu 384 pelaku UMKM dengan menyebarkan kuisioner. Teknik analisis yang diterapkan yaitu regresi linier berganda dengan software SPSS. Hasil penelitian bahwa secara parsial variabel biaya pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan pajak sedangkan, variabel kondisi keuangan dan kemudahan pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan pakak. Selanjutnya keseluruhan variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan pajak
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, PERTUMBUHAN ASET, TINGKAT UTANG, TERHADAP PROFITABILITAS
Studi ini dilakukan untuk mengkaji dampak ukuran perusahaan, pertumbuhan aset, struktur aset, tingkat utang dan likuiditas terhadap profitabilitas. Dinamika ekonomi yang fluktuatif memicu persaingan bisnis ketat, mendorong perusahaan untuk memaksimalkan profitabilitas demi kelangsungan usaha. Profitabilitas, sebagai indikator kinerja krusial, dipengaruhi oleh variabel-variabel pertumbuhan ekonomi dan teknologi, serta faktor internal seperti efisiensi operasional. Kinerja keuangan, yang dievaluasi melalui analisis rasio, menjadi tolak ukur utama pencapaian perusahaan. Masa pandemi COVID-19 menyoroti pentingnya profitabilitas, di mana beberapa sektor terdampak parah, sementara yang lain mampu bertahan atau bahkan mencatat kenaikan penjualan namun penurunan laba. Variabel independen yang diuji meliputi ukuran perusahaan, pertumbuhan aset, struktur aset, tingkat utang dan likuiditas. Studi ini mengadopsi pendekatan kuantitatif, menggunakan analisis regresi untuk memproses data sekunder yang berasal dari laporan keuangan perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2024. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa struktur aset dan likuiditas tidak memiliki dampak pada profitabilitas. Sebaliknya, ukuran perusahaan, pertumbuhan aset, dan tingkat utang terbukti memiliki pengaruh positif terhadap profitabilitas
KAJIAN YURIDIS TERHADAP ALIH FUNGSI RUANG TERBUKA HIJAU DI KAWASAN PERKOTAAN
Dinamika pembangunan di Indonesia yang semakin masif dalam beberapa dekade terakhir telah membawa berbagai konsekuensi terhadap keberadaan RTH di beberapa kota. Dalam hal ini, fenomena alih fungsi RTH menjadi area terbangun terus menunjukkan arah yang mengkhawatirkan. Peningkatan aktivitas pembangunan di kotakota besar telah memicu perubahan dinamika penggunaan lahan. Dengan luas lahan yang relatif tetap namun permintaan yang terus bertambah, alih fungsi lahan, terutama Ruang Terbuka Hijau (RTH), menjadi sulit dihindari. Alih fungsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan perkotaan memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan kualitas hidup. Beberapa dampak utama meliputi peningkatan suhu lingkungan (urban heat island), penurunan kualitas udara, berkurangnya daerah resapan air, dan peningkatan risiko banjir. Selain itu, alih fungsi RTH juga dapat mengancam keberadaan flora dan fauna, serta mengurangi ruang publik yang penting untuk kegiatan rekreasi dan interaksi sosial. Pemerintah Daerah memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan perkotaan, termasuk mencegah dan mengatasi alih fungsi RTH. Pemerintah harus memastikan minimal 30% wilayah perkotaan menjadi RTH, dan bertanggung jawab atas penyediaan, pemeliharaan, dan penegakan hukum terkait RTH publik. Di samping itu, Pemerintah Daerah juga memiliki tanggung jawab terhadap alih fungsi Ruang Terbuka Hijau di kawasan perkotaan, yakni: menegakkan hukum terhadap pelanggaran alih fungsi RTH, termasuk memberikan sanksi yang tegas bagi pelanggar. Sanksi tersebut dapat berupa peringatan tertulis, pembatasan kegiatan pembangunan, atau penghentian sementara atau permanen. Pemerintah Daerah juga harus melakukan pengawasan terhadap pemanfaatan lahan, termasuk memastikan bahwa lahan yang dialihfungsikan tidak merusak lingkungan dan memenuhi ketentuan tata ruang
PENERAPAN SURAT DAKWAAN SUBSIDAIR DALAM KEMATIAN ANAK: Application Of Subsidiary Indictment In Child Death Cases
The indictment is a crucial part of the criminal justice process, because it plays a role in directing the course of the case examination in court. In cases involving children as defendants, the preparation of the indictment must be prepared by considering the principles of child protection as stated in Law No. 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System (UU SPPA). This study focuses on a juvenile criminal case involving a juvenile defendant who was charged with committing abuse resulting in death. The indictment prepared by the prosecutor includes Article 340, Article 338, and Article 351 Paragraph (3) of the Criminal Code with an alternative indictment. The identification problem studied in this study is the Application of Subsidiary Indictments in Cases of Child Death Based on the Criminal Procedure concerning the Juvenile Justice System. The research method used is the normative legal method with a descriptive-analytical approach. The research data was obtained through a literature study of primary, secondary, and tertiary legal materials analyzed qualitatively. The results of the study indicate that although the application of subsidiary charges provides flexibility in the evidentiary process, in the context of juvenile justice, an approach that emphasizes restorative justice is needed
PENERAPAN ARSITEKTUR MODERN PADA PERENCANAAN DAN PERANCANGAN MIXED-USE BUILDING DI CIBADUYUT, KOTA BANDUNG
Industri pariwisata di Indonesia telah berkembang dengan pesat. Salah satu bentuk aktivitas wisata yang berkontribusi terhadap industri pariwisata nasional, yaitu wisata yang bergerak dalam kegiatan Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition. Industri pariwisata ini telah memberikan dampak positif, seperti meningkatnya pendapatan daerah melalui tingginya jumlah wisatawan yang datang untuk berbelanja ataupun menginap. Disamping itu, peningkatan jumlah wisatawan menimbulkan kemacetan dan tingginya kepadatan penduduk di Kota Bandung. Salah satu upaya dalam menanggapi permasalahan tersebut, yaitu melalui perencanaan dan perancangan kawasan mixed-use dengan fungsi mall dan hotel yang terintegrasi dengan fasilitas gedung konvensi. Perancangan mixed-use building berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, No. 354, Bojongloa Kidul, Bandung, Jawa Barat, 40235. Perancangan mixed-use building dapat dilakukan melalui pendekatan arsitektur modern dengan menerapkan karakteristik arsitektur modern yang efektif dan efisien secara pengolahan ruang dan desain. Prinsip arsitektur modern yang diterapkan pada perancangan mixed-use building, yaitu penerapan prinsip perancangan ruangan dan bangunan yang mengacu pada fungsinya dan menyesuaikan dengan kebutuhan atau pola aktivitas penghuni, transparansi dan bukaan yang luas, dan roof gardens.
ANALISIS KETERKAITAN MASYARAKAT TERHADAP RAINWATER HARVESTING SEBAGAI UPAYA PENERAPAN GREEN BUILDING PADA KAWASAN PERUMAHAN
Penelitian ini mengeksplorasi sejauh mana keterlibatan masyarakat dalam penerapan sistem pemanenan air hujan (rainwater harvesting) sebagai alternatif penyediaan air bersih di lingkungan perumahan, dengan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis pada persepsi dan kesiapan warga. Latar belakang studi ini berkaitan dengan meningkatnya pembangunan perumahan yang berdampak pada tingginya kebutuhan air bersih. Sistem rainwater harvesting dinilai sebagai solusi berkelanjutan yang sejalan dengan prinsip green building dan konservasi sumber daya air. Pengumpulan data dilakukan melalui metode kombinasi, yakni wawancara mendalam menggunakan teknik snowball sampling dan penyebaran kuesioner dengan metode stratified proportional random sampling. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25 dengan teknik Multidimensional Scaling (MDS) berbasis skala nonmetrik untuk mengungkap faktor preferensi masyarakat. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor hemat biaya dan akses terhadap air bersih menjadi pendorong utama adopsi sistem ini, sementara pengetahuan teknis dan kualitas air masih menjadi hambatan. Studi ini memberikan kontribusi penting dalam memahami dinamika sosial penerimaan teknologi hijau di skala komunitas perumaha
DAPATKAH KETAHANAN PANGAN MENURUNKAN TINGKAT KEMISKINAN ANTAR PROVINSI DI INDONESIA?
This study was conducted with the aim of analyzing food security (aspects of availability, affordability and utilization) affect the poverty rate between provinces in Indonesia; analyzing the effect of infrastructure in the fields of education, health, roads, electricity and clean water on the poverty rate between provinces in Indonesia; analyzing the effect of social safety networks on poverty rates between provinces in Indonesia and analyzing the effect of financial inclusion on poverty rates between provinces in Indonesia. The research design used is causality research, the sample design use purposive sampling with the number of cross section 34 provinces and time series period 2019-2024. The analytical tool used is panel regression. The findings show that food security is proven to be able to reduce poverty levels in Indonesia, the provision of infrastructure for electricity, water is proven to have a significant effect in reducing poverty levels. Social safety nets have been shown to significantly reduce poverty levels in Indonesia. Infrastructure in the fields of education, health and roads has not been able to reduce poverty rates between provinces in Indonesia. Financial inclusion has not been able to reduce poverty rates between provinces in Indonesia