Trijurnal E-Journal Universitas Trisakti
Not a member yet
    11312 research outputs found

    DAMPAK PENARIKAN DIRI AMERIKA SERIKAT DARI PARIS AGREEMENT 2015 TERHADAP PENDANAAN KELOMPOK LEAST DEVELOPED COUNTRIES: The Impact of the United States’ Withdrawal from the Paris Agreement 2015 on Funding for the Least Developed Countries

    Get PDF
    The United States\u27 withdrawal from the 2015 Paris Agreement, under Donald Trump\u27s administration, for the second time has caused uncertainty for global climate governance, particularly in relation to funding for the Least Developed Countries (LDCs). The research questions are: what factors caused the United States to withdraw from the 2015 Paris Agreement, and what impact did the United States\u27 withdrawal from the 2015 Paris Agreement have on the climate funding scheme for LDCs? The research method employed is a normative juridical and descriptive analytical approach, utilizing secondary data, and the data are analyzed qualitatively. The results of the discussion and conclusions show that the United States is one of the largest contributors to the Green Climate Fund (GCF) and a key actor in climate finance negotiations, having a strategic process for the sustainability of mitigation and adaptation projects in LDCs. The uncertainty of the United States\u27 commitment, both due to its withdrawal from this agreement and the lack of an explicit statement regarding its contribution within the framework of the New Collective Quantified Goal on climate finance (NCQG), will have implications for increased funding risks and hamper energy transition efforts and the strengthening of climate adaptation capacity in LDCs

    PERLINDUNGAN HUKUM DALAM ASPEK PENGAMANAN DATA NASABAH PERBANKAN DALAM SISTEM LAYANAN INFORMASI KEUANGAN

    Get PDF
    Perkembangan digitalisasi sektor perbankan mendorong penggunaan Sistem Layanan Informasi Keuangan sebagai instrumen pengelolaan dan pertukaran data debitur yang memiliki implikasi hukum terhadap hak nasabah. Data nasabah yang tercatat dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan digunakan sebagai dasar penilaian kelayakan kredit sehingga berpengaruh langsung terhadap akses pembiayaan dan posisi hukum nasabah dalam sistem perbankan. Permasalahan hukum dalam penelitian ini berfokus pada bentuk perlindungan hukum bagi nasabah perbankan terhadap data yang dikelola dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan serta tanggung jawab hukum bank atas ketidakakuratan data tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan doktrin hukum yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data nasabah dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan merupakan objek perlindungan hukum yang pengelolaannya wajib tunduk pada prinsip kehati-hatian, asas perlindungan konsumen, dan tata kelola bank yang baik. Kelalaian bank dalam pencatatan atau pelaporan data dapat dikualifikasikan sebagai perbuatan melawan hukum yang menimbulkan tanggung jawab keperdataan. Kesimpulan penelitian menegaskan perlunya penguatan tanggung jawab bank dan optimalisasi mekanisme pemulihan hak nasabah guna menjamin kepastian hukum dan perlindungan konsumen jasa keuangan

    Pendampingan Pemasaran Briket Arang Kulit Batang Sagu Untuk Komoditas Ekspor Dalam Sebagai Upaya Peningkatan perkenomian Di Desa Sagu Sungai Tohor Kabupaten Kepulauan Meranti

    No full text
    Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Sagu Sungai Tohor, Kabupaten Kepulauan Meranti, yang dikenal sebagai salah satu sentra industri sagu terbesar di Riau. Aktivitas pengolahan sagu menghasilkan limbah kulit batang sagu dalam jumlah besar, yang memiliki potensi tinggi untuk dikonversi menjadi briket arang bernilai ekonomi. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas briket arang kulit batang sagu agar memenuhi standar komoditas ekspor serta memperkuat pemasaran produk melalui pendekatan teknologi dan manajemen usaha. Pendampingan mencakup: pelatihan proses karbonisasi dan pembriketan kulit batang sagu, peningkatan mutu produk sesuai standar SNI dan kebutuhan pasar ekspor, serta pelatihan strategi pemasaran digital dan jaringan distribusi. Sebelum kegiatan, produksi briket dilakukan secara konvensional dan belum memenuhi standar kualitas internasional. Melalui program ini, UMKM lokal difasilitasi untuk meningkatkan kapasitas teknis, kualitas produk, serta kompetensi pemasaran sehingga briket arang sagu berpotensi menjadi komoditas ekspor unggulan daerah dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dari bulan Agustus hingga akhir November 2025.. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan arang kulit batang sagu menjadi biopelet sebagai bahan bakar dirumah tangga atau skala lebih besar di skala industri pengganti bahan bakar di boiler . Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menjadi sumber pendapatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat disamping dapat mengatasi permasalahan dari limbah kulit batang sagu yang mencemari lingkunga

    ANALISIS DEFORMASI PERMUKAAN DAERAH BOGOR MENGGUNAKAN METODE PS-INSAR DENGAN DATA SENTINEL-1: ANALYSIS OF GROUND SURFACE DEFORMATION IN BOGOR AREA USING THE PS-INSAR METHOD WITH SENTINEL-1 DATA

    Get PDF
    Deformasi permukaan merupakan fenomena geologi yang memerlukan pemantauan berkelanjutan, terutama di wilayah dengan pertumbuhan infrastruktur pesat seperti Bogor, Jawa Barat. Penelitian ini menganalisis pola deformasi permukaan di daerah Bogor menggunakan metode Persistent Scatterer Interferometric Synthetic Aperture Radar (PS-InSAR) dengan memproses 102 citra satelit Sentinel-1A/B periode Februari 2017 hingga April 2025. Pemrosesan PS-InSAR berhasil mengidentifikasi 6.687 titik PS yang tersebar di wilayah penelitian. Analisis spasial menunjukkan pola deformasi heterogen dengan subsiden tanah maksimum mencapai -8,95 mm/tahun di zona urban selatan, sementara pengangkatan hingga +3,12 mm/tahun terdeteksi di bagian utara. Integrasi dengan data geologi dan hidrogeologi menunjukkan bahwa deformasi permukaan dikontrol oleh mekanisme konsolidasi endapan vulkanik Kuarter yang belum terkompaksi sempurna, dikombinasikan dengan subsiden tekanan air pori akibat ekstraksi airtanah intensif dan pembebanan antropogenik. Kurva deret waktu mengungkapkan tren subsiden linear berkelanjutan dengan modulasi musiman yang konsisten dengan siklus hidrogeologi. Penelitian ini menunjukkan bahwa PS-InSAR sangat efektif untuk pemantauan deformasi permukaan dalam region urban vulkanik dan memberikan data baseline penting untuk mitigasi becncana geologi. Ground surface deformation is a crucial geological phenomenon requiring continuous monitoring, particularly in rapidly urbanizing regions with complex geology like Bogor, West Java. This study analyzed ground surface deformation patterns in the Bogor area using the Persistent Scatterer Interferometric Synthetic Aperture Radar (PS-InSAR) method by processing 102 Sentinel-1A/B satellite images from February 2017 to April 2025. PS-InSAR processing successfully identified 6,687 PS points distributed across the study region. Spatial analysis reveals heterogeneous deformation patterns with maximum subsidence reaching -8.95 mm/year in the southern urban zone, while uplift up to +3.12 mm/year is detected in the northern area. Integration with geological and hydrogeological data indicates that surface deformation is controlled by consolidation mechanisms of incompletely compacted Quaternary volcanic deposits, combined with pore pressure reduction from intensive groundwater extraction and anthropogenic loading. Time-series curves reveal continuous linear subsidence trends with consistent seasonal modulation with hydrogeological cycles. This research demonstrates that PS-InSAR is highly effective for surface deformation monitoring in volcanic urban regions and provides critical baseline data for geological hazard mitigation

    KAJIAN DAYA DUKUNG LAHAN BERDASARKAN RENCANA POLA RUANG RTRW 2012 – 2032 KOTA TANGERANG

    Get PDF
    Kota Tangerang memiliki posisi yang strategis sebagai kota penyangga yang menyebabkan terjadinya pertumbuhan penduduk, sehingga membuat Kota Tangerang menjadi pusat investasi. Akibatnya, terjadi perluasan kawasan permukiman dari 7.712 hektar (2021) menjadi 7.953 hektar (2024), yang telah melampaui rencana RTRW tahun 2012–2032 yaitu 7.453 hektar yang menandakan terjadinya oversupply kawasan perumukiman. Peningkatan kawasan permukiman sebagai lahan terbangun berdampak pada penurunan lahan non terbangun, yang sebetulnya memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dari padatnya aktivitas kota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya dukung lahan Kota Tangerang pada tahun 2032  berdasarkan RTRW. Metode yang digunakan bersifat kuantitatif, yaitu dengan menganalisis daya dukung lahan melalui perbandingan antara ketersediaan lahan berdasarkan RTRW dan kebutuhan lahan yang dihitung dari proyeksi jumlah penduduk tahun 2032. Hasil menunjukkan bahwa pada tahun 2032, kebutuhan lahan untuk permukiman dan kegiatan ekonomi masih dapat terpenuhi, namun kebutuhan ruang terbuka tidak terpenuhi. Kondisi ini menunjukkan bahwa perencanaan ruang untuk lahan non terbangun belum sepenuhnya mengutamakan aspek keberlanjutan lingkungan yang berisiko menurunkan kualitas lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa daya dukung lahan di Kota Tangerang diproyeksikan akan terlampaui pada tahun 2032 akibat ketidakseimbangan antara lahan terbangun dan non terbangun

    Pemberdayaan Pedagang Baduy Untuk Membuat “Jazanduy” (Jajanan Bergizi Anak Baduy) Sebagai Upaya Penurunan Angka Stunting Di Baduy, Lebak, Banten

    Get PDF
    Stunting in Indonesia remains a chronic nutritional problem among children that requires immediate attention. Various efforts have been made to address this issue. The prevalence of stunting among children in the Baduy area remains high, one of the contributing factors being inadequate nutritional intake, particularly from snacks sold in the community. Baduy street vendors play a crucial role in selling these snacks. This community service program (PKM), conducted from September to November 2025, targeted the local vendors as participants. The educational intervention on JAZANDUY (Nutritious Snacks for Baduy Children) produced positive and statistically significant results (p<0.005). The program also generated several outputs, including a recipe booklet, video documentation, scientific publication, and eco-friendly packaging design. This initiative effectively improved the knowledge and skills of Baduy vendors in providing healthy snacks, potentially contributing to reducing stunting rates and strengthening the local economy

    UKURAN PERUSAHAAN MENINGKATKAN KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN SEKTOR ENERGI

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh Biaya Lingkungan, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, dan Ukuran Perusahaan terhadap Kinerja Keuangan. Populasi dalam penelitian adalah perusahaan sektor energi yang tercatat di BEI (Bursa Efek Indonesia) tahun 2021–2023. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan menggunakan program EViews. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil analisa menunjukan bahwa, Biaya Lingkungan tidak berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan tidak berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan, dan Ukuran Perusahaan berpengaruh positif terhadap Kinerja Keuangan. Implikasi penelitian adalah untuk mengembangkan literatur tentang teori pemangku kepentingan, legitimasi, dan sinyal serta memberikan saran kepada perusahaan dan investor tentang kegunaan dalam menerapkan Biaya Lingkungan, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, dan Ukuran Perusahaan dalam meningkatkan Kinerja Keuangan bagi keberlanjutan perusahaan

    PENGARUH PENGUNGKAPAN KINERJA ESG TERHADAP RISIKO IDIOSINKRATIK

    Get PDF
    Studi ini dilakukan guna mengeksplorasi hubungan antara transparansi pengungkapan kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola atau ESG dan tingkat risiko idiosinkratik perusahaan. Sumber data studi ini berasal dari 101 perusahaan pada subsektor produksi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2023–2024. Dari total 202 observasi awal, sebanyak 16 observasi teridentifikasi sebagai outlier sehingga dikeluarkan dari sampel, dan jumlah observasi akhir yang dianalisis menjadi 186. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, sedangkan metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengungkapan kinerja ESG berpengaruh negatif dan signifikan terhadap risiko idiosinkratik perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa transparansi kinerja ESG berperan penting dalam menurunkan tingkat risiko idiosinkratik yang dihadapi perusahaan

    PEMANFAATAN SENSOR INFRARED SEBAGAI PENGENDALIAN INTERNAL BERBASIS ERM PADA RISIKO KENDARAAN DUMP TRUCK DI PT BUMA

    No full text
    Industri pertambangan memiliki tingkat risiko operasional yang tinggi, khususnya pada aktivitas hauling yang melibatkan dump truck berukuran besar. Keterbatasan visibilitas kendaraan, kondisi lingkungan kerja yang dinamis, serta faktor human error menjadi penyebab dominan terjadinya kecelakaan kerja yang berpotensi menimbulkan fatalitas dan gangguan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi sensor inframerah sebagai penguatan pengendalian internal operasional berbasis Enterprise Risk Management (ERM) dalam mengelola risiko keterbatasan visibilitas dump truck di PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan pihak manajemen operasional dan unit manajemen risiko yang dipilih secara purposive, serta dianalisis secara deskriptif menggunakan kerangka COSO ERM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko keterbatasan visibilitas dan human error tergolong sebagai risiko operasional yang tidak dapat ditoleransi (intolerable risk). Meskipun BUMA telah menerapkan berbagai sistem pengendalian dan teknologi keselamatan, masih terdapat celah pengendalian pada area blind spot kendaraan. Pemanfaatan sensor inframerah berperan sebagai risk treatment yang bersifat preventif dan detektif, serta relevan dengan lima komponen COSO ERM. Integrasi sensor inframerah dengan sistem manajemen risiko perusahaan berpotensi menurunkan tingkat risiko sisa (residual risk), meningkatkan keselamatan kerja, dan mendukung keberlanjutan operasional perusahaan

    EDUKASI AKTIVITAS FISIK DAN OLAHRAGA DI MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI COVID-19

    Get PDF
    Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) had affected all daily life including physical activity. People still confuse about physical activity and sport, then pandemic make these worse. Several health protocols that implemented in order to prevent COVID-19 transmission had limited community movement and activities. The aim of this community service was sharing latest information in physical activity during pandemic. Community counseling was conducted online using Zoom platform. The target of community counseling was university students, sport exciter, and general population. As many as ninety persons participated in online community counseling. The participants were active in asking and discussing during two hours online event

    1,964

    full texts

    11,312

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Trijurnal E-Journal Universitas Trisakti
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇