EJournal Sekolah Tinggi Islam Blambangan (STIB) Banyuwangi
Not a member yet
138 research outputs found
Sort by
Urgensi Motivasi Dalam Mengembangkan Minat Belajar Siswa Kelas 5H KMI di Pondok Modern Gontor Kampus 4 Darul Muttaqien Banyuwangi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hal-hal berikut: 1) peran wali kelas sebagai motivator dalam mengembangkan minat belajar siswa 5H KMI. 2) Alasan mengapa motivasi wali kelas dapat mengembangkan minat belajar siswa kelas 5H KMI. 3) Tingkat urgensi motivasi wali kelas dalam mengembangkan minat belajar siswa kelas 5H KMI tahun ajaran di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 4 Banyuwangi. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan secara deskriptif. Adapun jenis penelitian yang digunakan peneliti yaitu Field Research. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan reduksi data, display data, triangulasi, dan penarikan kesimpulan. Dari analisis data yang dilakukan oleh peneliti ditemukan bahwa 1) Peran wali kelas sebagai motivator dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas 5H KMI di Pondok Modern Gontor Kampus 4 Banyuwangi adalah dengan memberi motivasi berupa nasihat kepada anak-anak agar mereka selalu semangat dan dapat menimbulkan sebuah motivasi belajar dalam diri mereka yang akan menciptakan minat yang cukup besar dalam proses belajar mengajar dikelas, 2) Alasan yang mendasar mengapa motivasi wali kelas dapat menimbulkan dan mengembangkan minat belajar siswa kelas, karena diantara motivasi dan minat belajar memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lain yang dimana motivasi adalah sebagai tenaga pendorong atau penggerak, sedangkan minat adalah suatu kunci yang menentukan arah perbuatan yang dilakukan oleh seseorang setelah mendapatkan motivasi. 3) Adapun tingkat urgensi motivasi wali kelas dalam mengembangkan minat belajar siswa kelas 5H KMI di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 4 Banyuwangi ialah sangat penting
Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru
Abtrak Supervisi akademik dirasa cukup urgen dalam menemukan titik terang kelemahan lembaga pendidikan. Temuan yang didapat menjadi tanggungjawab pengelola pendidikan untuk terus memperbaiki demi tercipta budaya pendidikan baik. Pada penelitian ini didapat kesimpulan bahwa supervisi akademik yang dilakukan di dilakukan pada SD Negeri 5 Sumbermulyo sebagai berikut; pertama Rapat dewan guru, rapat ini dilakukan untuk menyusun langkah-langkah strategis dan persiapan pelaksanaan supervise. Workshop / lokakarya dilakukan sebagai upaya peningkatan kompetensi dewan guru dan tenaga administrasi, Bacaan terpimpin, yaitu menfasilitasi agar bacaan dapat berjalan terpadu sehingga lebih efektif, Buletin Board dengan mengumpulkan karya tulis yang berkaitan sekolah, dan Karyawisata melalui normalisasi lingkungan yang berpotensi menjadi tempat-tempat wisata
Deradikalisasi dalam Keluarga untuk Menangkal Ekstrimisme dan Radikalisme pada Mahasiswa
Extremism and radicalism are becoming one of our country's most pressing issues.When one radical group's goals are not achieved, violence symptoms become commonplace.The primary target audience for radical groups that spread extremism is children.As a result, the government is taking preventative measures, including through educational establishments, teachers, and curriculum, to raise a younger generation with a more nationalistic outlook as well as a more tolerant and moderate attitude.
In an effort to combat extremism and radicalism, deradicalization can be accomplished through the provision of adequate explanations regarding Islam, the promotion of dialogue in Islamic religious education, the monitoring of activities and materials related to religious assistance, and the introduction and implementation of multicultural education.A solution to the problem of radicalism that targets today's younger generation is to strengthen the Islamic education curriculum in educational institutions based on Islamic moderation
Upaya Guru MI Tarbiyatus Shibyan dalam Meningkatkan Kompetensi Siswa pada Pembelajaran Masa Pandemi Covid-19
Abstrak Covid-19 berdampak pada segala sektor kehidupan, dari ekonomi, politik, kesehatan, sosial, hingga pendidikan. Pendidikan di Indonesia selama Pandemi Covid-19 mengalami adaptasi cukup beragam, mulai dari pembatasan sosial hingga penutupan sementara kegiatan belajar mengajar, sebab dikhawatirkan terjadi perkumpulan atau kontak secara langsung yang memicu klaster baru. Salah satu dari hal manarik adalah proses belajar mengajar di MI Tarbiyatus Shibyan yang berposisi di daerah cukup pelosok, dan MI tersebut menurut pertimbangan kondisi geografi memungkinkan mengalami banyak kendala, diantaranya adalah pemanfaatan tehknologi. Penelitian ini mencoba mengupas secara mendalam tentang apa saja upaya guru MI Tarbiyatus Shibyan dalam meningkatkan Kompetensi Siswa selama Pandemi Covid-19. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan jenis penelitian lapangan. Metode pengumpulan data menggunakan tehknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan reduksi, display, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis memperoleh kesimpulan; pertama Upaya Guru Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatus Shibyan untuk meningkatkan kompetensi siswa yaitu melakukan analisis terhadap kondisi siswa. Upaya analisis ini dimaksudkan mengetahui perkembangan dan pertumbuhan siswa. Dengan demikian, langkah berikutnya dapat diputuskan, apakah materi dapat dilanjutkan atau perlu pengulangan materi dengan strategi dan media yang berbeda untuk pemerataan kemampuan siswa menguasai pelajaran. Kedua, Problematika yang dihadapi oleh tenaga kependidikan MI Tarbiyatus Shibyan sebagai berikut; pertama problem yang berkaitan dengan finansial, Kedua problem yang berkaitan dengan materi pembelajaran., Ketiga, problem yang berkaitan dengan sarana dan prasarana. Dan ke empat problem yang berkaitan dengan kompetensi penggunaan teknologi informasi. Pelaksanaan pembelajaran pada masa pandemi covid-19 di Madrasah Ibtidaiyah dilakukan secara jarak jauh yang dikenal dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan kombinasi pembelajaran secara daring (online) dan pembelajaran luring (luar jaringan)
Jual Beli Online dengan Menggunanakan Sistem Dropshipping dalam Perspektif Hukum Islam
Abstract: Over time, e-commerce has developed very rapidly in terms of innovative buying and selling transactions, one of which is a dropshipping buying and selling transaction model. This transaction model invites several ikhtilaf scholars regarding the validity of the transaction. Therefore, it is necessary to observe more deeply about its legal status, bearing in mind that in buying and selling, the object of sale and purchase (المبيع) must at least be owned by the seller in advance, both in muamalah fiqh law and in statutory regulations, because in positive law nothing is explicitly stated. directly regulates the sale and purchase of dropship. To answer the problems that exist in this study, the researchers used a descriptive qualitative research method. Data collection techniques in this study used interviews and observation. Then the data obtained were analyzed using data verification. Based on the results of the discussion, buying and selling with the dropship system in the view of Islamic law is permissible if the contract uses a wakalah contract
Integrasi Pengembangan Kemampuan Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik di Pesantren
the students in pesantren are not only taught religious knowledge, but how the practice of religious science can also be reflected in the attitudes and behaviors of students in their daily activities. The system in pesantren seeks to synergize between cognitive, affective, and psychomotor abilities. The method used is a qualitative research method, with a type of library approach. The data retrieval method uses documentation, and data analysis uses content or content analysis. Based on the results of the study and analysis, it can be formulated that Pesantren is an Islamic educational institution in Indonesia that is able to integrate cognitive, affective, and psychomotor abilities through systems. Among the development of cognitive abilities taught in Pesantren is moral science, in addition to the form of lessons, a rule is also regulated that forces students to practice the rules of pesantren which is a squeeze of the values of religious science
Peran Organisasi IPNU IPPNU Pimpinan Ranting Gintangan Dalam Pembinaan Kepribadian Remaja di Desa Gintangan Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi
Ayu Cantika Kurniawati. Peran Organisasi IPNU IPPNU Pimpinan Ranting Gintangan dalam Pembinaan Kepribadian Remaja di Desa Gintangan Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi,. Progam Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Sekolah Tinggi Islam Blambangan (STIB) Banyuwangi, yang dibimbing oleh Hadiqoh Asmuni, S.Pd.I., M.Pd. dan Hendro Juwono, ST., MM. Penelitian ini memiliki tiga tujuan yaitu : (1) Untuk mengetahui peran IPNU IPPNU dalam rangka meningkatkan kepribadian remaja di Pimpinan Ranting Desa Gintangan Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi. (2) Untuk mengetahui apa saja faktor penghambat dan pendukung pembinaan kepribadian remaja IPNU IPPNU di Pimpinan Ranting Desa Gintangan Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi. (3) Untuk mengetahui dampak pembinaan kepribadian remaja dalam Organisasi IPNU IPPNU di Pimpinan Ranting Desa Gintangan Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian dalam skripsi ini menggunakan metode pendekatan Kualitatif, jenis penelitian deskriptif, dan untuk memperoleh data yang berkaitan dalam penelitian ini penulis menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisi data dalam penelitian ini menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, data display, dan kesimpulan. Dalam mengetahui kevaliditasan data dalam penelitian ini penulis menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian adalah sebagai berikut, (1) pembinaan kepribadian remaja di IPNU dan IPPNU Pimpinan Ranting desa Gintangan Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi memberikan arahan dan nasihat yang baik untuk menjadikan para anggota atau kadernya memiliki pribadi yang condong ke kepribadian muslim, melalui rutinan dan pelatihan yang didalamnya lebih fokus untuk tunduk dan patuh dalam memperbaiki diri serta melakukan hal kebaikan, (2) Faktor pendukung dalam pembinaan kepribadian remaja IPNU dan IPPNU desa Gintangan adanya lingkungan yang mendukung, baik dari lingkungan masyarakat maupun tempat dari pelaksanaan pembinaan. Adanya dukungan dari orang tua untuk mengikuti kegiatan atau agenda yang diselenggarakan oleh pengurus IPNU dan IPPNU Pimpinan Ranting desa Gintangan. Serta sarana dan prasarana yang sangat memadai sehingga kegiatan pembinaan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Sedangkan faktor hambatan pembinaan kepribadian remaja yaitu kurangnya kekompakkan dan kesadaran diri dari remaja IPNU dan IPPNU desa Gintangan dalam mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh pengurus dikarenakan sebagian dari anggotanya masih duduk dibangku sekolah dan sebagian lainnya sudah bekerja. (3) Dampak pembinaan kepribadian ini berdampak pada kepribadian muslim yang kreatif dan semangat dalam menjalani hidup bermasyarakat seperti lebih rajin dalam beribadah, kemampuan mengimami tahlil saat Rutinan atau pengajian, bahkan bisa menjadi MC dalam sebuah acara
Minuman Alkohol dan Agama : Studi pada Remaja di Surabaya
Praktik konsumsi minuman alkohol memiliki makna tersendiri bagi para remaja. Sekalipun mereka memahami dan mempraktikan aturan agama mereka, namun para remaja memiliki pengetahuan tersendiri tentang minuman alkohol. Melalui pengetahuan mereka, seolah-olah dapat lolos dari aturan agama mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengalaman mengkonsumsi alkohol dan prakti keagamaan remaja di Surabaya. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan teori interaksinonlisme simbolik untuk mengetahui presepsi tentang konsumis alkohol; mencari tahu tentang konsumsi alkohol, sehingga meloloskan diri dari aturan agama. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa para remaja memiliki makna tentang konsumsi alkohol, seperti simbol kebahagiaan, penlampiasan, pencair suasana, rasa syukur, dan kebersamaan. Para remaja memberikan alasan bahwa konsumsi alkohol bukan urusan halal atau haramnya, selama tidak merugikan orang lain. Stigma masyarakat tentang alkohol adalah penyimpangan sosial dan agama dikarenakan digunakan secara rusuh, sehingga merugikan orang lain
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di SMK Aswaja Kecamatan Cluring
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan peran kepemimpinan kepala sekolah SMK Aswaja Kecamatan Cluring dalam meningkatkan mutu pendidikan. Metode penelitian adalah kualitatif, jenis penelitian adalah lapanga. Metode mendapat data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi, analisis data menggunakan reduksi, display, dan conclution., berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peran kepemimpinan kepala sekolah SMK Aswaja Kecamatan Cluring paling tidak ada dua yang dominan, pertama sebagai pendidik bil hal dan membudayakan disiplin dan integritas. Dua peran tersebut memberi implikasi luar biasa terhadap kemajuan lembaga SMK Aswaja Kecamatan Cluring selama memimpin. Perubahan siswa-siswi dan guru SMK Aswaja Kecamatan Cluring dalam kemimpinan kepada sekolah nampak berkualitas dan peningkatan secara kuantitas.
 
The Portraits Of Two Different Social Milieus Depicted In The Pariban: Idola Dari Tanah Jawa Movie
The movie of “Pariban: Idola dari Tanah Jawa” shows the setting of a metropolitan city, Jakarta and the beauty of Samosir Island in North Sumatra. The use of language uttered by the main character, Halomoan Brandon Sitorus who lives in Jakarta is totally different from his relatives who live in his hometown, North Sumatera. In this scientific article, the author aims to observe how the camera works and the dialogue contributes to our understanding of Halomoan’s life in his hometown on the contrary to his life in the city. In order to help the author doing this analysis, Mise En Scene approach from Manon de Reeper and Theory of Representation from Stuart Hall are used for this study. The result of this study shows that this film represents the portraits of two different social milieux, Jakarta and Samosir Island