Bina Manfaat Ilmu: Jurnal Pendidikan
Not a member yet
74 research outputs found
Sort by
PENGARUH PEMBERIAN FEEDBACK TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DITINJAU DARI SIKAP SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian feedback terhadap hasil belajarPendidikan Kewarganegaraan ditinjau dari sikap siswa. Penelitian dilakukan di SMAN 1 dan SMAN 2Babelan Bekasi dengan sampel terdiri dari 80 siswa yang diambil dengan multistage randomsampling. Pengambilan data diperoleh melalui angket dan tes hasil belajar dan dianalisis denganmenggunakan Analysis Varians (ANAVA) dua jalan dengan desain treatment by level 2 x 2. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa: 1) hasil belajar pendi¬dikan kewarganegaraan pada siswa yangdiberi peer feedback lebih tinggi daripada siswa yang diberi teacher feedback, 2) terdapat pengaruhinteraksi antara pemberian feedback terhadap hasil belajar pendidikan kewarganegaraan ditinjaudari sikap siswa, dan 3) hasil belajar pendidikan kewarganegaraan pada kelompok siswa yangmempunyai sikap positif dan diberi peer feedback lebih tinggi daripada yang diberi teacherfeedback. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan guru pendidikan kewarga¬negaraan dalam prosespembelajaran memberikan feedback dengan menggunakan peer feedback.Kata kunci: feedback, sikap siswa, hasil belajar pendidikan kewarganegaraa
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK POKOK BAHASAN LINGKARAN
Pokok bahasan Lingkaran merupakan materi pelajaran kelas VIII-A yang lebih banyak menghafal,sehingga peserta didik jenuh dan pembelajaran menjadi tidak menyenangkan yang berdampak padahasil belajar yang rendah. Salah satu model pembelajaran yang dapat membuat pembelajaranMatematika menjadi menyenangkan dan meningkatkan hasil belajar adalah dengan modelpembelajaran talking stick. Model pembelajaran ini menggunakan tongkat secara bergiliran, pesertadidik yang mendapat tongkat akan diberi pertanyaan dan harus menjawabnya. Penelitiandilaksanakan pada peserta didik kelas VIII-A SMPN 244 yang terdiri dari 36 orang. Waktu penelitianberlangsung selama bulan Januari - Maret 2018 dan dilaksanakan dalam 3 siklus dimana setiapsiklus terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan, tindakan pengamatan, dan refleksi. Hasil dari siklus 1yaitu hasil belajar dengan rata-rata nilai 66 dan ketuntasan belajar 63%. Siklus 2 diperoleh hasilbelajar dengan rata-rata nilai 72 dan ketuntasan belajar 69%, dan pada siklus 3 diperoleh hasilbelajar dengan rata-rata nilai 76 dan ketuntasan belajar 92%. Dari hasil penelitian ini dapatdisimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Talking Stick dapatmeningkatkan hasil belajar Matematika.Kata Kunci: Hasil belajar, Talking Stick, Lingkaran
INTERNALISASI NILAI-NILAI ISLAM PADA KARYAWAN PELABUHAN TANJUNG PRIOK JAKARTA SEBAGAI UPAYA MEMPERBAIKI AKHLAK BUDI PEKERTI
Internalisasi Nilai-nilai Islam Pada Karyawan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Sebagai UpayaMemperbaiki Akhlak Budi Pekerti. Pendidikan luar sekolah adalah setiap kesempatan dimanaterdapat komunikasi yang teratur dan terarah diluar sekolah dan seorang memperoleh informasi,pengetahuan, latihan teratur dan terarah diluar sekolah dan seseorang memperoleh informasi,pengetahuan, latihan maupun bimbingan sesuai dengan usia dan kebutuhan kehidupan, dengantujuan mengembangkan tingkat keterampilan, sikap dan efektif dalam lingkungan keluarga,pekerjaan bahkan lingkungan masyarakat. Masjid sebagai pusat kegiatan umat Islam maka memilikifungsi juga sebagai salah satu tempat pembinaan mental bagi jamaah disekitarnya, termasuk parakaryawan di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi apa yang digunakan guru atau ustadzdalam pembelajaran agama Islam dengan waktu yang terbatas. Sehingga pemilihan materi kajiansangat diperlukan. Demikian juga metode pembelajaran yang tepat agar materi dapat diterimasecara optimal oleh jamaah yang belajar agama disela-sela waktu istirahat merka. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yaitu kombinasi pengamatan lapangandengan kualifikasi data. Peneliti menggambarkan mengenai status suatu pendekatan kualitatif dankemudian dilakukan interprestasi dan penjabaran data dari informasi lapangan yang didapatkan.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa nilai-nilai akhlak karimah telah ditanamkan di masjidpelabuhan, sehingga dapat diaplikasikan oleh karyawan dalam kehidupan sehari-hari termasuk dilingkunagan kerja. Upaya internalisasi nilai-nilai Islam dalam upaya memperbaiki akhlak budi pekertidiantaranya; memberikan keteladanan yang baik dalam bekerja dan bergaul terhadap sesama,memilih materi-materi kajian yang memang sangat dibutuhkan oleh karyawan yakni denganmembuat kurikulum yang disesuaikan, memotivasi mereka agar senantiasa menghadiri majelistaklim pada jam istirahat keja setelah shalat zuhur berjamaah, metode pembelajaran digunakan olehguru atau ustadz untuk mengatasi rasa lelah dan kantuk saat belajar di masjid adalah denganbantuan media LCD proyektor dan adanya sesi tanya jawab, agar terjadi komunikasi dua arahsekaligus sebagai alat evaluasi apakah materi yang disampaikan sudah dipahami oleh jamaahkaryawan pelabuhan.Kata Kunci: Nilai-nilai Islam, Akhlak Mulia, Metode Pembelajara
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING MENGGUNAKAN INSTRUMEN PERFORMANCE ASSESSMENT BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kurangnya keterlibatan siswa dalam prosesbelajar, karena model pembelajaran yang kurang efektif dan efisien.Diperlukan modelpembelajaran yang tepat untuk mengoptimalkan proses pembelajaran dengan penyajianmateri yang menarik dan memaksimalkan keterlibatan siswa. Oleh sebab itu masalah yangdikaji dalam penelitian ini adalah bagaimanakah hasil belajar siswa pada pembelajaraninkuiri terbimbing menggunakan instrumen penilaian kinerja berbasispendekatan ilmiah.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Berbagai teknikpengumpulan data digunakan dalam menghimpun data yang dibutuhkan yaitu teknik testertulis dan data penilaian kinerja menggunakan teknik observasi.Hasil penelitian yangditemukan peneliti yaitupenerapan model inkuiri terbimbing dengan menggunakaninstrumen penilaian kinerja berbasis pendekatan ilmiah mampu meningkatkan hasil belajarsiswa dimana perolehan skorrata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen sebesar81,52 sedangkan kelas kontrol dengan perolehan skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar73,48Kata Kunci: Hasil Belajar, Inkuiri Terbimbing, Performance Assessment, Scientific Approac
HUBUNGAN ANTARA KOMPETENSI PROFESIONAL DAN ETOS KERJA DENGAN EFEKTIVITAS KERJA GURU HINDU DI KECAMATAN SEPUTIH RAMAN KABUPATEN LAMPUNG TENGAH
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kompetensi profesional gurudengan efektivitas kerja guru, hubungan antara etos kerja guru dengan efetivitas kerja gurudan hubungan antara kompetensi profesional dan etos kerja secara bersama-sama denganefektivitas kerja guru yang beragama Hindu di Kecamatan Seputih Raman Lampung Tengah.Penelitian dilakukan terhadap guru-guru yang beragama hindu di tujuh belas sekolah yangada di Kecamatan Seputih Raman, dengan jumlah populasi 90 orang guru denganmenggunakan metode survai. Data yang diperoleh melelui instrumen penelitian yang berupakuesioner dengan sekala Likert, yang terdiri dari 33 item untuk variabel Y, 54 item untukvariabel X1 dan 34 item untuk variabel X2. Hasil uji validitas instrumen terhadap 17 responden melelui perhitungan orthogonlmenunjukan bahwa pada taraf signifikasi ( ) 5% jika nilai korelsi (rhitung) lebih besar dari0,361 (rtebal), sedangkan untuk variabel Y perhitungan reliabilitas Alpha Cronbach, diperolehangka sebesar 0,907, variabel X1 diperoleh angka sebesar 0,946 dan X2 diperoleh angkasebesar 0,937. dengan demikian instrumen tersebut valid dan reliabel sehingga layakdigunakan untuk penelitian dan hasilnya dapat dipercaya. Melalui perhitungan validitas dan reliabilitas diperoleh kuesioner yang valid dan reliabel X1sebanyak 48 butir, X2 sebanyak 32 butir dan Y sebanyak 28 butir. Pengujian persyaratan analisis dilakukan dengan menggunakan uji normalis menggunakanShapiro-Wilk atau dengan rumus Kolmogorov-smirnov dengan taraf signifikasi = 0,05,dengan jumlah responden (n) sebanyak 60 orang. Perhitungan uji normalis dari data variabelkompetensi profesional sebesar 0,120 dan signifikasinya 0,032, sedangkan variabel etos kerjasebesar 0,182 dan signifikasinya 0,000, sedangkan variabel efektivitas kerja guru sebesar0,103 dan signifikasinya sebesar 0,186. Variabel kompetensi profesional dan variabel etoskerja signifikasinya > 0,05, sedangkan variabel efektivitas kerja guru signifikasinya < 0,05. Jadihasil perhitungan data untuk ketiga variabel tersebut berdistribusi normal. Begitu pula ujilinearitas regresi menunjukan hasil perhitungan uji linearitas (F) antara kompetensiprofesional (X1) dengan efektivitas kerja guru (Y) sebesar 49,338 dan signifikasinya 0,000adalah sangat signifikan pada < 0,05 atau 0,01. Uji linearitas (F) antara etos kerja (X2) denganefektivitas kerja guru (Y) sebesar 47,572 dan signifikasinya 0,000 adalah sangat signifikanpada < 0,05 atau 0,01. Berdasarkan hasil perhitungn tersebut pada tiap-tiap variabel adalahlinear. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) terdapat hubungan positif dan signifikan antarakompetensi profesional guru dengan efektivitas kerja guru, dengan koefisien korelasi (ry1)sebesar 0,680 dan persamaan regresi linier : 0,087+0,613X1 serta kontribusi kompetensiprofesional guru terhadap efektivitas kerja guru sebesar 45,4%; 2) terdapat hubungan positifdan signifikan antara etos kerja dengan efektivitas kerja guru, dengan koefisien korelasi (ry2)sebesar 0,643 dan persamaan regresi linear = 13,374+0,761X2 setra kontribusi etos kerjaterhadap efektivitas kerja guru sebesar 40,3%; 3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara kompetensi profesional dan etos kerja secara bersama-sama dengan efektivitas kerjaguru, dengan koefisien korelasi sebesar (ry12) sebesar 0,717 dan persamaan regresi linearganda = 9,152+0,407X1 +0,381X2 serta kontribusi kompetensi profesional dan etos kerjasecara bersama-sama terhadap efektivitas kerja guru sebesar 49,7%.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin intensif kompetensiprofesional dan semakin tinggi etos kerja akan semakin tinggi pula efektivitas kerja gurutersebut. Hal ini menunjukan betapa pentingnya peran kompetensi profesional yang dimilikioleh seorang guru guna bagi peningkatan efektivitas kerja guru, serta betapa perlunyaseorang guru memiliki etos kerja yang tinggi sehingga efektivitas kerja guru akan semakintinggi pula. Oleh karena itu perlu ditingkatkan pelatihan guru-guru dan perlu dilakukan secaraterus menerus, berkesinambungan dan berelevansi. Juga Kepala Sekolah sebagai pimpinanharus selalu melakukan pengawasan dan pembinaan etos kerja guru dengan caramemberikan kebebasan untuk mengaktualisasikan dirinya dan memberikan penghargaansesuai prestasinya, karena secara dominan efektivitas kerja guru diperoleh dari sumbanganefektif etos kerja.Kata Kunci : Kompetensi Profesional, Etos Kerja, Efektivitas Kerja Guru
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI METODE PROBLEM BASED LEARNING DI KELAS VII A SMP NEGERI 289 JAKARTA TAHUN AJARAN 2018/2019
Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPS peserta didik melalui metode Problem Based Learning di kelas VII A SMP Negeri 289 Jakarta.Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan dengan menggunakan II Siklus. Populasi target adalahpeserta didik kelas VII – A berjumlah 36 orang peserta didik. Hasil observasi pada siklus I,peserta didik menunjukkan bahwa peserta didik yang tuntas belajar hanya 15 orang atau41.6 % dengan nilai rata-rata 73.88. Presentase ini belum mencapai indikator kinerja yangditetapkan. Oleh karenanya dilanjutan dengan siklus II. Hasil pada siklus II, aktivitas pesertadidik menunjukan peningkatan, peserta didik semakin terampil menggunakan metodeProblem Based Learning, lebih banyak memberikan kreasi membentuk peta pikiran, giatmengeksploitasi pokok bahan ajar dan membuat rangkuman dari apa yang telah dipelajari.Berdasarkan hasil tes, menunjukan bahwa nilai rata-rata kelas meningkat dari 73.88 menjadi87.50 dan jumlah peserta didik yang tuntas mencapai 34 orang atau 94.44 %. Kata Kunci : Hasil Belajar IPS,Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial, Problem Based Learning
UPAYA GURU MENCEGAH PERILAKU KEJAHATAN SEKSUAL MELALUI PENERAPAN PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK USIA DINI DI PAUD RAJAWALI ENDE KECAMATAN TANJUNG PRIOK KELURAHAN TANJUNG PRIOK
Latar belakang yang menjadi permasalahan adalah semakin banyaknya korban pelecehan seksualyang dialami oleh anak usia dini. Anak – anak yang memiliki pengetahuan tentang seks usia dini akanmengerti bagaimana cara melindungi dirinya dengan baik.Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas yang bersifat kualitatif dengan mengambillatar pada anak kelompok B PAUD Rajawali Ende kec: Tanjung Priok kel: Tanjung Priok Jakarta Utara.Penelitian ini menggunakan 3 siklus dan dalam setiap siklusnya terdiri dari tahapan – tahapankegiatan yang meliputi 1) perencanaan, 2) tindakan, 3) observasi dan 4) refleksi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan seks usia dini yang telah dilaksanakanterbukti dapat meningkatkan pemahaman anak dalam melindungi dirinya sendiri dari perilakukejahatan seksual. Kemampuan anak akan pemahaman seks usia dini pada pra siklus sebesar 24%,siklus 1 sebesar 28%, meningkat ke siklus 2 sebesar 34% dan meningkat lagi pada siklus ke 3 yaitu88%.Kata kunci: Perilaku Kejahatan Seksual, Pendidikan Seks dan Pendidikan Anak Usia Dini
PENGARUH SUPERVISI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP DISIPLIN GURU PNS GUGUS I SAWANGAN DI KECAMATAN SAWANGAN KOTA DEPOK
Abstract The objective of the research is to obtain information about the effect of supervision andwork environment on discipline of teachercluster I elementary school Sawangan Depok city. Theresearch was conducted to all of teacher at Sawangan Depok City by using a survey method withpath analysis applied in testing hypothesis. The number 52 teachers as sample was selected by usingSlovin formula. The research conclude: (1). there is direct effect of supervision on discipline. (2). thereisdirect effect of work environmenton discipline. (3). there is direct effect of supervision on workenvironment. Therefore to enhance discipline of teacher can be carried out by supervision, and workenvironment.Keywords: Supervision, Discipline, and Work Environmen
EFEKTIFITAS E-LEARNING PUSDIKLAT BMKG MENGGUNAKAN MODEL DELONE & MCLEAN
Perkembangan dunia teknologi informasi semakin cepat, tidak ada yang bisa menahanlajunya. Termasuk dalam dunia pendidikan. Pusdiklat BMKG mengembangkan LearningManagement System (LMS) yang merupakan bagian dari e-learning sejak tahun 2011 dengantujuan dapat meningkatkan kompetensi pegawai BMKG yang tersebar diseluruh indonesiadengan cepat dan murah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitaspembelajaran menggunakan e-learning dengan menggunakan variable dari teori kesuksesansistem informasi DeLone & McLean (2003) antara lain Kualitas Sistem, Kualitas Informasi,Kualitas Pelayanan, kemudahan pengguna, Kepuasan pengguna, dan dampak pengguna.Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan penelitian penjelasan denganpendekatan kuantitatif. Perhitungahan dimasukkan kedalam 5 (lima) kategori yaitu kategorisangat efektif, efektif, cukup efektif, kurang efektif dan tidak efektif. Instrumen penelitian inimenggunakan kuesioner. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 170 orang responden.Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dari seluruh variable yang ada masuk kedalamkategori efektif.Keywords: BMKG, e-learning, DeLone & McLean, pusdikla
PENGARUH INSENTIF DAN KINERJA GURU TERHADAP EFEKTIVITAS ORGANISASI DI SDN SEKECAMATAN SAWANGAN, KOTA DEPOK
The purpose of this study was conducted to find out how much organization effectiveness of publicprimary schools throughout the district Sawangan, Depok City. The study involved 100 elementaryschool teachers in the sub-district of Sawangan, Depok City, this study used survey instruments andused path analysis to test the hypothesis. The reason to use path analysis method is because it helpssimplify the process of analyzing data. This study concludes: 1) There is an influence betweenincentive and organization effectiveness, 2) There is influence of teacher performance andorganization effectiveness, 3) There is influence of incentive and teacher performance.Keywords: incentive, teacher performance, organization effectivenes