Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)Not a member yet
4139 research outputs found
Sort by
Studi Komputasional Sistem Refrigerasi Cascade R290/R404A pada Reefer Container ½ Ton
Reefer Container konvensional pada umumnya menggunakan siklus kompresi uap satu tingkat dimana suhu yang dihasilkan sekitar -20˚C. Maka dari itu untuk peningkatan suhu yang lebih baik dan efisiensi sistem sendiri dalam penelitian ini dilakukan yaitu pengubahan sistem refrigerasi dari satu tingkat atau single-stage menjadi cascade dimana pada sistem tersebut merupakan penggabungan sistem kompresi uap satu tingkat menjadi dua dengan dua jenis refrigeran, dua kompressor dan ditambahkan Heat Exchanger dimana pada HE (Heat Exchanger) terdapat kondensor LS (Low Stage) dan evaporator HS (High Stage). Sistem cascade sendiri dapat mencapai suhu yang lebih rendah dibandingkan konvensional atau single-stage. Pada sistem refrigerasi cascade juga memiliki efisiensi sistem pendinginan yang lebih baik COP (Coefficient of Perfomance) akan tetapi konsumsi energi yang dihasilkan lebih tinggi dikarenakan pengaruh daya kompresor yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem refrigerasi konvensional atau single-stage. Penelitian ini ditujukan untuk menentukan parameter desain yang lebih optimal dan baik. Untuk sistem refrigerasi konvensional menggunakan refrigeran R404A dan sistem refrigerasi cascade menggunakan refrigeran R290 untuk HS (High State) dan R404A untuk LS (Low State) dengan parameter pada evaporator -20˚C dan temperatur kondensor 35˚C kemudian pada Heat Exchanger Low Stage -5˚C dan pada High Stage -10˚C, serta menganalisa konsumsi energi dan biaya tarif nilai ekonomi tiap sistem refrigerasi per hari dan per bulan. Untuk parameter yang telah ditetapkan sebelumnya akan disimulasikan dengan software Pack Calculation Pro dan didapatkan nilai COP (Coefficient of Perfomance) untuk sistem refrigerasi konvensional R404A sebesar 1,71 dan untuk sistem cascade R290/R404A sebesar 2,03. Sedangkan untuk konsumsi energi total pada konvensional R404A sekitar 8176,3 kWh dan untuk cascade R290/R404A sebesar 19235,2 kWh. Kemudian untuk tarif biaya listrik sistem cascade lebih mahal dengan total tarif sebesar Rp 21,442,246.8 per tahunnya dibandingkan konvensional sebesar Rp 9.114.448,66 dengan perbedaan tarif sekitar Rp 12,327,798.19
Identifikasi Faktor-Faktor yang Berpengaruh pada Pengembangan Kawasan Wisata Kota Lama Surabaya
Kota Surabaya merupakan kota yang cukup tua yang bahkan sudah ada sebelum zaman kolonial. Tidak mengherankan bahwa di Surabaya banyak bangunan peninggalan zaman kolonial. Peninggalan tersebut masih belum diimbangi dengan pengelolaan yang baik. Berdasarkan pengamatan masih adanya bangunan bersejarah yang tidak terawat atau bahkan sampai rusak. Selain itu masih sering terlihat bahwa bangunan tersebut kosong dan belum termanfaatkan dengan baik. Adanya keterbatasan dalam aksesibilitas ke wisata Kota Lama Surabaya seperti kurangnya fasilitas pendukung transportasi wisata. Keterbatasan sarana akomodasi yang menunjang pengembangan kawasan wisata. Selain itu terdapat keterbatasan fasilitas pelayanan wisata. Belum adanya peran kelembagaan yang maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh pengembangan kawasan wisata Kota Lama Surabaya sebagai kawasan wisata sejarah. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan content analysis. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan cara wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa akan menjadi jawaban dari tujuan penelitian ini yaitu mengetahu faktor-faktor yang berpengaruh pengembangan kawasan wisata Kota Lama Surabaya sebagai kawasan wisata sejarah
Optimalisasi Single-Effect Evaporator pada Proses Produksi Kalsium Klorida
Tantangan utama dalam proses produksi CaCl2 adalah penggunaan energi melalui konsumsi steam yang cukup tinggi saat proses pemekatan CaCl2 melalui proses evaporasi. Pada suatu industri kalsium klorida, proses evaporasi dilakukan menggunakan Single-Effect Evaporator (SEE). Adapun steam dalam proses evaporasi disupply dari utility pada temperatur steam 134oC dan tekanan 1 atm dengan konsumsi steam mencapai 4,528 ton/jam. Oleh karena itu, efisiensi sangat diperlukan untuk mengurangi konsumsi steam untuk mendukung proses penghematan energi. Adapun proses efisiensi dan optimasi pada unit evaporator akan dilakukan melaui 2 skenario untuk mendapatkan hasil terbaik dalam proses efisiensi konsusmi steam. Skenario 1 untuk efisiensi dan optimasi unit evaporator dengan penambahan MVR dan skenario 2 untuk efisiensi dan optimasi unit evaporator melalui pre-heating bahan masuk dan penambahan MVR. Hasil paling optimal dicapai pada skenario 2 yang dapat menuruntukan beban konsusim steam mencapai 80% dari kondisi eksisiting. Selain itu dari analisa ekonomi skenario 2 juga lebih menguntungkan perusahan karena menurunkan nilai BEP, POT dan meningkatkan RoR yang cukup baik dibandingkan eksisting dan skenario 1. Sehingga dengan mempertimbangkan beberapa aspek analisis yang ada, skenario 2 merupakan langkah yang efisien dan optimasi unit evaporator pada proses produksi kalsium klorida (CaCl2)
Implementasi Perhitungan Operasi Matematika Sederhana pada Jetson Nano untuk Aplikasi Smart Whiteboard
Dalam era modern revolusi industri 4.0 saat ini, hampir seluruh kegiatan manusia terkait dengan pemanfaatan teknologi informasi sebagai kebutuhan dalam berbagai kegiatan dan layanan. Salah satu contohnya dalam dunia pendidikan. Media pembelajaran interaktif sebagai salah satu media pembelajaran di dunia pendidikan yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi sehingga mempermudah seorang pendidik dalam menyampaikan materi atau informasi kepada siswa. Salah satu bentuk menggunakan teknologi sebagai media pembelajaran adalah Smart Whiteboard. Dalam pembuatan Smart Whiteboard membutuhkan suatu sistem yang dapat mendeteksi dan mengklasifikasi apa yang ditulis pada papan tulis salah satunya adalah menghitung suatu operasi matematika. Untuk dapat mendeteksi dan mengklasifikasi objek digunakan metode yaitu deep learning. YOLO (You Only Look Once) adalah salah satu jenis metode dalam deep learning yang dikembangkan dengan algoritma untuk mendeteksi objek dalam waktu nyata berdasarkan CNN (Convolutional Neural Network). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan implementasi sistem yang dapat mendeteksi angka dan operator aritmatika dan menghitung operasi aritmatika pada tulisan pada papan tulis Jetson Nano. Adapun untuk sistem tersebut, jenis YOLO yang digunakan adalah YOLOv4-tiny dengan menggunakan framework Darknet. YOLO dipilih karena akurasi dan kecepatannya. Sistem deteksi bekerja dengan cara mendeteksi huruf, angka, dan operator aritmatika yang ditulis tangan, dan jika suatu operasi matematika terbentuk, hasilnya akan dihitung. Hasil dari penelitian ini adalah suatu sistem yang dapat mendeteksi operasi matematika menggunakan gambar, video yang direkam, atau video dalam waktu nyata
Pembuatan Modul Ajar Digital pada Pembelajaran di Sekolah Menengah Pertama dengan Menggunakan Metode Design Thinking
Berdasarkan Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 Pasal 3 Ayat 1, banyak beban tanggung jawab yang dikerjakan guru, di antaranya menyediakan media pembelajaran yang tepat dan melakukan penilaian. Di sisi lain, teknologi semakin berkembang. Telah tersedia berbagai materi, media pembelajaran, modul ajar, dan platform yang dapat dimanfaatkan dalam melaksanakan pembelajaran. Namun, Rencana Pembelajaran (RP) yang dibuat sulit diimplementasikan dalam pembelajaran. Diperlukan modul ajar digital yang disesuaikan RP agar guru dapat menjalankan pembelajaran sesuai RP dengan sistematis. Dalam mewujudkan modul ajar digital, diterapkan Design Thinking untuk memahami kesulitan guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan RP serta memberikan solusi yang tepat. Proses diawali dengan empathize, define, ideate, prototype, dan test. Hasil yang didapatkan adalah profil beachhead A, enam kesulitan pengguna, persona, dan empathy map. Kemudian digambarkan dalam user journey map dan diprioritisasikan dengan matriks effort-to-impact. Dirumuskan enam solusi dengan proporsi nilai dan spesifikasinya. Solusi diwujudkan dalam bentuk prototype modul ajar digital dengan platform NEARPOD dan game edukasi. Pengujian prototype modul ajar digital terhadap dua kelompok menghasilkan tiga feedback yang menandakan kesulitan telah tersolusikan dan enam feedback yang menandakan munculnya kesulitan baru yang dijadikan sebagai potensi pengembangan modul ajar digital
Pra Desain Pabrik Bioavtur dari Crude Palm Oil (CPO) dengan Metode Hydroproccesed Ester and Fatty Acid
Avtur merupakan salah satu bahan bakar terpenting untuk industri penerbangan di dunia. Dalam berkembangnya teknologi, avtur menjadi salah satu pencipta emisi CO2. Oleh karenanya ada sebuah inovasi untuk menciptakan bioavtur sebagai subtitusi bahan bakar penerbangan di dunia. Penggunaan biofuel sebagai bahan bakar penerbangan (bioavtur) masa depan berpotensi memiliki keberlanjutan yang baik (sustainable). Keberlanjutan produksi biofuel akan berakibat pada keberlanjutan usaha reduksi emisi CO2 sepanjang siklusnya (carbon neutral cycle). Biofuel diharapkan memberikan pengurangan dan antisipasi siklus emisi CO2 hingga 80% jika dibandingkan dengan bahan bakar fosil. Pertimbangan utama produksi biofuel khususnya bioavtur adalah ketersediaan bahan baku, biaya, dan keberlangsungannya (sustainability).Indonesia berpotensi memproduksi bioavtur endiri dari bahan baku produk pertanian khas Indonesia yaitu CPO. Maka, disusunlah Pra- Desain Pabrik Bioavtur dari CPO dalam upaya menjadikan bioavtur sebagai bahan bakar yang dapat mensubtitusikan bahan bakar konvensional di dunia penerbangan dengan kapasitas 250.000 Kiloliter/tahun yang beroperasi secara kontinu 24 jam selama 330 hari pertahun. Pabrik direncanakan akan berlokasi di Dumai, Riau. Proses pembuatan bioavtur terbagi menjadi tiga bagian proses utama, yaitu Pre-treatment, Proses utama (HEFA) dan pemurnian Untuk memproduksi bioavtur sebanyak 250.000 Kiloliter/tahun, diperlukan operating expenditures (OPEX) sebesar Rp 147.806.316.597 dengan capital expenditures (CAPEX) sebesar Rp 642.835.986.860. Sumber dana investasi berasal dari modal sendiri sebesar 20% dan modal pinjaman 80%. Berdasarkan Analisa ekonomi, IRR pabrik ini sebesar 40% dengan bunga sebesar 8% per tahun dan laju inflasi 5,2%. Sedangkan POT selama 8 tahun,dan NPV bernilai Rp 14.076.849.222. Dengan melihat aspek penilaian Analisa ekonomi tersebut maka dapat dikatakan bahwa pabrik bioavtur dari CPO ini layak didirikan
Penerapan Desain Lintasan UAV yang Hemat Energi untuk Deteksi Kebakaran Hutan
Kebakaran hutan merupakan masalah serius yang dapat menyebabkan berbagai kerugian. Teknik pendeteksian kebakaran hutan dini yang andal sangat diperlukan untuk mencegah kebakaran hutan. Wireless sensor network (WSN) yang digunakan didalam hutan harus bisa mengirim data secara realtime, tetapi tantangannya adalah WSN yang didalam hutan memiliki batasan jarak dalam mengirim data karena menggunakan sumber daya yang kecil dan juga bertujuan untuk keawetan dari WSN itu sendiri. Sehingga dibutuhkan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) sebagai mobile collector yang memiliki mobilitas yang tinggi. Tetapi UAV sendiri memiliki kekurangan yaitu sumber daya yang digunakan untuk terbang adalah baterai yang memiliki energi yang terbatas. Pada proses penelitian ini, akan diteliti beberapa variabel yang dapat mempengaruhi besar konsumsi energi pada UAV seperti ketinggian UAV, luas hutan, desain lintasan UAV dan jumlah konsumsi baterai dari UAV saat diterbangkan sebagai mobile collector. Data ini akan diukur dan dibandingkan menggunakan software MATLAB. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat merancang dan menerapkan desain lintasan UAV yang hemat energi agar penggunaan UAV sebagai mobile collector bisa lebih optimal dan mengetahui berapa besar pengaruh desain lintasan UAV sebagai mobile collector untuk mendeteksi kebakaran hutan
Perbandingan Indeks NDVI Tanaman Mangrove di Muara Sungai Kalimireng, Gresik Menggunakan Kamera Multispektral dan Citra Sentinel-2
Hutan mangrove memiliki fungsi penting sebagai penyerap karbon cukup baik di bumi, peran ini memiliki dampak positif bagi ekosistem kehidupan. Informasi hutan mangrove dapat diperoleh melalui data penginderaan jauh. Teknologi penginderaan jauh memiliki efisiensi yang tinggi untuk keperluan monitoring hutan mangrove, akan tetapi reso-lusi spasial citra yang rendah kurang efektif untuk pemantauan wilayah kurang dari 100 hektar. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan teknologi kamera multispektral pada hutan mangrove wilayah perairan Kalimireng, Gresik sebagai moni-toring hutan mangrove yang selanjutnya dibandingkan dengan citra satelit Sentinel-2A. Dengan teknologi penginderaan jauh ini, jenis dan kerapatan mangrove dapat diestimasi berdasar-kan nilai NDVI. Berdasarkan hasil pengambilan foto udara menggunakan kamera MAPIR 3 Survey nilai indeks NDVI berkisar di antara -0,140704−0,985896, sedangkan nilai NDVI pada Sentinel-2A berkisar di antara -0,196931–0,64069. rentang tersebut diklasifikasikan menjadi 5 kelas untuk MAPIR dan 4 kelas untuk Sentinel-2A. Klasifikasi dibagi menjadi lahan tidak bervegetasi, kehijauan sangat rendah, kehijauan rendah, kehi-jauan sedang, kehijauan tinggi. Hasil akurasi dari kedua citra memiliki OA 75 % untuk kamera MAPIR sedangkan 73,33% untuk Sentinel-2. Hasil korelasi dengan 50 titik menunjukkan korelasi positif antara kamera multispektral dan citra satelit Sentinel-2A. Nilai uji akurasi menentukan bahwa luas mangrove didapatkan dari kelas kehijauan tinggi untuk MAPIR dan kelas kehijauan sedang untuk Sentinel-2A, masing-masing luas mangrove adalah 41.065 ha untuk kamera MAPIR dan 36.097 ha untuk Sentinel-2A
Pengembangan Obat Regeneratif Berbasis Nano Kitosan Oligosakarida untuk Bone Substitute dan Terapinya untuk Efisiensi Pengobatan
Patah tulang merupakan diskontinuitas atau kerusakan struktur jaringan tulang, tulang rawan atau epifisis dan merupakan masalah kesehatan baik di Indonesia maupun dunia. Tulang adalah jaringan komposit yang terdiri dari matriks organik, mineral anorganik, sel, dan air. Untuk mengatasi masalah penyembuhan yang terjadi padah patah tulang digunakan material bone substitute sebagai salah satu metode untuk mengoptimalkan proses penyembuhan pada tulang. Proses In-Vitro digunakan untuk mengetahui bagaimana pengaruh bidegradibilitas dan bioresorbable. Proses In-Vitro dilakukan dengan mencelupkan bone substitute pada larutan saline. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui performa biodegradasi dan bioresorbable material bone cement dengan variasi komposisi serta memprediksi optimasi treatment melalui pengamatan in-vivo. Dalam penelitian ini digunakan menggunakan variasi sampel bone cement, yakni: Cs3Hap37, Cs4Hap36, dan Cs5Hap35. Variasi bone filler menggunakan variasi sampel, yakni: Cs2Hap20, Cs2Hap30, dan Cs2Hap40. Dari immersion test didapatkan jika bone substitute mempunyai sifat biodegradasi dan bioresorbable dengan mampu terdegradasi pada larutan saline. Hasil penimbangan berat specimen semua sampel menunjukkan tren peningkatan setiap minggunya. Dari pengujian FTIR ditemukan peak baru setelah 3 minggu perendaman. Berdasarkan uji UV-Vis terlihat adanya peak setelah perendaman pada minggu pertama
Re-Desain Interior Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo Yang Informatif dan Aesthetics Dalam Pelayanan Secara Terpadu
Perpustakaan merupakan sebuah media atau fasilitas yang berfungsi sebagai tempat mencari refrensi, membaca buku, dan juga sebagai fasilitas rekreasi, serta di titik lain perpustakaan juga berfungsi sebagai media pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia terutama. Sebagai negara berkembang Indonesia masih mempunyai nilai yang cukup rendah terutama dari parameter indeks alibaca itu sendiri dan permasalahan ini sudah berlangsung lama dan belum ada peningkatan signifikan selama permasalahan itu ada. Dari beberapa kajian dan pemantauan terdapat banyak sekali faktor yang mempengeruhi rendahnya indeks alibaca di Indonesia terutama pada faktor fasilitas yang digunakan dimana masih kurang optimal misalnya pada kasus ini adalah perpustakaan. Perpustakaan di Indonesia kurang optimal guna memenuhi penilaian baik baik dari jumlah maupu kualitas perpustakaan itu sendiri Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo sebagai perpustakaan tingkat kabupaten yang ada di Sidoarjo merupakan satu-satunya perpustakaan di Sidoarjo, dan dengan informatif dan definitif dalam pelayanan secara terpadu dalam desain interior harapannya fasilitaas ini bisa menjadi dukungan dalam upaya menghasilkan sumber informatif dan definitif terutama di Jawa Timur