Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)Not a member yet
4139 research outputs found
Sort by
Meningkatkan Produktivitas Belajar dan Bermain Anak Berkebutuhan Khusus
Pendidikan merupakan kebutuhan dasar setiap manusia untuk menjamin keberlangsungan hidup agar lebih bermartabat. Setiap warga Negara Indonesia berhak mendapat pendidikan, tak terkecuali yang berkebutuhan khusus. Sekolah inklusi merupakan salah satu bentuk perwujudan pendidikan tanpa diskriminasi karena anak-anak berkebutuhan khusus dan anak-anak reguler dapat memperoleh pendidikan yang setara. Dalam penyelenggaraan sekolah inklusi di Indonesia, masih belum optimal. Hal tersebut salah satunya disebabkan oleh ketersediaan sarana dan prasarana secara optimal. Guna mengatasi permasalahan tersebut diperlukan fasilitas penunjang yang dapat menciptakan suasana pembelajaran menyenangkan, dan sesuai dengan karakter anak. Pengoptimalan dan pembaruan fasilitas perlu terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pengguna. Berdasarkan studi yang telah dilakukan, pengaplikasian konsep Modern Interaktif dan Ramah Anak menjadi salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas belajar dan bermain anak termasuk yang berkebutuhan khusus. Metode perancangan desain interior menggunakan metode design thinking, yang didasari oleh kebutuhan aktivitas pengguna. Dari perancangan tersebut dihasilkan desain interior berupa konsep bentuk visual diantaranya pengolahan layout, elemen pembentuk ruang dan gambar perspektif. Pengaplikasian partisi, papan sensori, dan wall padding membuat desain ruang pendidikan inklusi lebih kondusif, interaktif dan aman. Perancangan desain interior ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengelola sekolah inklusi di Surabaya yang berfokus pada fasilitas ruang belajar dan bermain
Prediksi Harga Minyak Mentah Dunia Menggunakan Support Vector Regression Berbasis Genetic Algorithm, Particle Swarm Optimization, dan Grid Search
Minyak bumi berperan besar dalam perekonomian global karena hasil olahannya sering digunakan dalam kehidupan sehari hari. Harga minyak dunia dapat naik turun tergantung tingginya permintaan global dan kebijakan yang dikeluarkan Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC). Jika harga minyak naik maka dapat menimbulkan inflansi dan menurunkan daya beli konsumen. Sebaliknya, harga minyak yang turun dapat merugikan negara produsen minyak dan industri pengelola minyak. Oleh sebab itu, prediksi terhadap harga minyak mentah dunia menjadi penting sebagai upaya untuk mengelola volatilitas pasar dan dampaknya terhadap ekonomi global. Penelitian ini dilakukan untuk memprediksi harga minyak dunia mengunakan Support Vector Regression (SVR) dengan metode optimasi Genetic Algorithm (GA), Particle Swarm Optimization (PSO), dan Grid Search (GS) untuk mendapatkan parameter optimal. Data yang digunakan adalah OPEC Basket Price harian periode 2003 – 2023. Analisis SVR dilakukan menggunakan kernel linear, polynomial, dan Radial Basis Function (RBF), dimana kernel terbaik selanjutnya akan dioptimasi sehingga dihasilkan parameter cost (C), gamma (γ), dan epsilon (ε) yang optimal berdasar nilai RMSE yang terkecil. Hasil penelitian diperoleh bahwa kernel RBF merupakan yang terbaik dengan RMSE sebesar 2,120208 dengan nilai parameter C sebesar 1, γ sebesar 0,0001, dan ε sebesar 0,0001. Dari optimasi yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa metode SVR-GA memiki RMSE terkecil yaitu sebesar 2,119924 dengan nilai parameter C sebesar 0,9314789, γ sebesar 0,00008454813, dan ε sebesar 0,00006456384. Meski tidak terlalu signifikan, metode optimasi Genetic Algorithm mampu mengoptimasi parameter SVR kernel RBF pada prediksi harga minyak mentah dunia
Pengaruh Employee Resilience dan Perceived Organizational Support Terhadap Employee Performance Pada Proyek Infrastruktur
PT Wijaya Karya merupakan salah satu perusahaan yang menerapkan tujuan pembangunan berkelanjutan dan mengimplementasikan aspek people, planet, dan profit. Salah satu cara dalam mendukung kinerja perusahaan adalah melalui Sumber Daya Manusia. Karyawan yang ditempatkan di proyek diharapkan memberikan performa yang unggul dan memiliki ketahanan dalam menghadapi tantangan, ketidakpastian, dan perubahan yang teratur. Kemampuan ketahanan karyawan dan persepsi mereka terhadap dukungan organisasi berdampak pada kesejahteraan subjektif yang dirasakan serta kemampuan mereka dalam mencapai kinerja yang optimal. Maka daripada itu, tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh employee resilience dan perceived organizational support terhadap subjective wellbeing dan employee performance pada karyawan proyek Divisi Infrastruktur PT Wijaya Karya Persero Tbk. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif kausalitas deskriptif dengan menggunakan metode survei dan mengumpulkan data melalui kuesioner. Data yang berhasil dikumpulkan sebanyak 135 responden melalui penyebaran kuesioner secara online dan offline. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik Partial Least Square-Structural Equation Modelling (PLS-SEM) dan diuji dengan menggunakan software SMART-PLS 3.2.9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel employee resilience dan subjective wellbeing berpengaruh terhadap employee performance. Sedangkan, variabel perceived organizational support hanya berpengaruh terhadap subjective wellbeing namun tidak berpengaruh terhadap employee performance. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan SDM, khususnya karyawan proyek pada Divisi Infrastruktur PT Wijaya Karya
Work dan Play pada Resor Pantai untuk Gaya Hidup Digital Nomad
Fenomena gaya hidup digital nomad semakin populer sejak munculnya pandemi Covid-19, yang memungkinkan orang untuk bekerja dari mana saja dan mendorong beberapa individu untuk menjalani gaya hidup berpindah-pindah tempat tinggal. Digital nomad adalah orang yang mengadopsi gaya hidup bekerja dari jarak jauh sambil menikmati kebebasan untuk bepergian dan menjelajahi tempat baru. Perancangan ini mengusulkan pembangunan sebuah resor pantai yang berlokasi langsung di tepi Pantai Seseh. Desain ini bertujuan menciptakan lingkungan yang mengaburkan batasan antara aktivitas kerja dan rekreasi, menawarkan tipe-tipe ruang baru yang menyatu dengan kedua aspek tersebut. Resor pantai ini menggabungkan aktivitas bekerja dan bermain dengan berbagai tingkat intensitas, memperhatikan kebutuhan dan preferensi penghuni. memberikan lingkungan yang harmonis dan ideal bagi pengalaman hidup dan bekerja di tepi pantai
Evaluasi Kualitas Layanan Perguruan Tinggi Menggunakan Metode HEISQUAL (Studi pada Mahasiswa Program S1 dan D4 Institut Teknologi Sepuluh Nopember)
Perguruan tinggi semakin mengalami perubahan akibat globalisasi. Dalam menghadapi persaingan, Perguruan Tinggi perlu mengadopsi pendekatan customer-oriented dengan mengetahui bagaimana pelanggan mempersepsikan kualitas dan kepuasan. Dalam konteks Perguruan Tinggi, mahasiswa sebagai penentu utama keberhasilan layanan. Kepuasan mahasiswa dalam hal layanan pendidikan merupakan hal yang sangat abstrak dan hasilnya dapat sangat bervariasi, tergantung pada persepsi individu. Untuk mengukur dan meningkatkan kualitas pelayanan perlu dilakukan evaluasi yang valid dan andal. Sehingga, penelitian ini mengevaluasi kualitas layanan perguruan tinggi studi pada program S1 dan D4 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur kualitas layanan ITS, memberikan rekomendasi perbaikan yang bisa diberikan untuk meningkatkan kualitas layanan ITS. Penelitian ini menggunakan metode HEISQUAL yang instrumennya secara komperehensif digunakan untuk mengukur kualitas pelayanan secara khusus di Perguruan Tinggi dengan mempertimbangkan aspek operasional maupun teknis dari sudut pandang mahasiswa. Peneliti menggunakan metode analisis Importance-Performance Analysis (IPA). Pengumpulan data dilakukan dengan media kuesioner fisik dan online dengan jumlah responden terkumpul sebanyak 726. Setelah data terkumpul, selanjutnya dilakukan screening data dan uji outlier dan didapatkan 449 data yang diolah ke tahap analisis. Selanjutnya dilakuan analisis deskriptif, dan IPA. Berdasarkan analisis IPA terdapat 14 indikator yang masuk ke kuadran I yani dengan tingkat kepentingan yang tinggi dan penilaian yang rendah
Inovasi Proses Produksi Bone Graft dari Komposit Hidroksiapatit Cangkang Rajungan dan Polikaprolakton Skala Industri
Kebutuhan akan bone graft di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan, terutama seiring dengan meningkatnya pencangkokan gigi atau guided bone regeneration (GBR). Namun, sebagian besar bahan cangkok tulang komersial tidak memenuhi sifat-sifat ideal bone graft, terutama untuk kasus cacat atau atrofi tulang yang besar dan vertikal. Oleh karena itu, penggunaan hidroksiapatit sebagai material implan menjadi pilihan, meskipun rentan terhadap kerapuhan (brittle), sehingga diperlukan modifikasi struktur dengan pembentukan komposit PCL/HAp. Polimer Polikaprolakton (PCL) dipilih karena tahan korosi, degradasi lambat, biokompatibel, dan tergolong dalam kategori medical grade. Pabrik direncanakan berlokasi di Cirebon dengan kapasitas produksi harian sebesar 2 ton hidroksiapatit, yang sebagian akan digunakan untuk memproduksi 29 ribu buah implan gigi setiap hari untuk pemasaran asia pasifik. Inovasi ini meliputi analisis neraca massa dan energi, serta konsiderasi spesifikasi alat. Diestimasikan produksi bone graft mendapat break event point sebesar 15,48%
Analisis Kapabilitas Proses Penulisan Berita Media Resmi Televisi Institut Teknologi Sepuluh Nopember
ITS TV merupakan salah satu media publikasi resmi milik perguruan tinggi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berbasis audio dan visual. ITS TV memiliki program unggulan yang paling banyak diajukan oleh civitas academica ITS, yaitu News. Program News merupakan sumber pembe-ritaan aktual kegiatan di ITS yang memiliki standar kualitas produksi berupa SOP, di mana naskah berita harus memenuhi beberapa kriteria. Namun tidak jarang reporter melakukan ke-salahan dalam pembuatan naskah berita, sehingga dapat me-nyebabkan program gagal tayang. Selama ini standar kualitas yang ditetapkan dalam hal penulisan naskah dibedakan men-jadi empat jenis cacat. Bobot setiap jenis cacat adalah 40% untuk Kelas A (sangat serius), 30% untuk Kelas B (serius), 20% untuk Kelas C (cukup serius) dan 10% untuk Kelas D (tidak serius). Selain itu, analisis kualitas hanya dilakukan secara des-kriptif, belum pernah dilakukan kapabilitas proses. Analisis kapabilitas sangat penting untuk melihat seberapa baik proses berlangsung. Hasil analisis kapabilitas menyatakan proses pe-nulisan naskah berita telah kapabel pada fase I dan II karena indeks kapabilitas lebih dari 1, dan dengan menggunakan peta Demerit proses terkendali secara statistik. Dalam hal ini, telah terjadi peningkatan kualitas pemberitaan di ITS TV karena indeks kapabilitas pada fase I sebesar 2,068 menjadi 2,281 pada fase II. Jenis cacat yang paling sering terjadi baik pada fase I maupun II adalah kesalahan penulisan kaidah kebahasaa
Konsep Second Home dalam Hunian Pesantren melalui Behavior Setting Design
Sarana pendidikan nonformal pondok pesantren di Indonesia menarik dan mengalami peningkatan dari masa lampau hingga sekarang. Namun, kesesakan dalam hunian (crowded) sering terjadi pada pesantren golongan menengah ke bawah yang berdampak pada masalah ruang personal dan privasi pengguna. Salah satu pondok pesantren yang mengalami permasalahan tersebut adalah pondok pesantren Darunnajah di Kabupaten Trenggalek yang difokuskan pada santri laki laki. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan penyelesaian rancangan dengan metode contextualisme yang berfokus pada pendekatan arsitektur perilaku (behavior setting). Perilaku penghuni, terutama santri, dalam beraktivitas dan belajar menjadi aspek penting dalam mengurangi masalah kesesakan dan menghadirkan rancangan arsitektur yang mempertimbangkan kenyamanan penghuni. Selain santri, elemen utama yang mendukung kenyamanan hunian pesantren antara lain pengelola, pengurus, pengajar, masyarakat sekitar, hingga wali santri. Rancangan menggunakan rorce based framework sebagai alur berpikir untuk menghasilkan alur rancangan yang sesuai. Dengan mempertimbangkan force interaction dan place, kriteria desain dirancang untuk menjawab permasalahan yang ada. Konsep second home dipilih dengan memprioritaskan penghuni sebagai pertimbangan utama hadir untuk mengatasi permasalahan crowded pada hunian pesantren. Penataan massa mengikuti zoning dan fungsi massa yang menjadikan existing masjid sebagai guidline. Site terdiri dari dua fungsi : kegiatan pembelajaran dan kegiatan peningkatan skill serta pemenuhan kebutuhan hunian segi penunjang. Dengan konsep second home tersebut, penataan program ruang pondok pesantren menghasilkan penataan yang mempertimbangkan interaksi pada ruang personal dan ruang bersama yang dihadirkan dalam santri corner dan collaborative space. Hal ini menjawab kenyamanan dan privasi penghuni dengan perkembangkan dan kebutuhan pendidikan manusia di masa depan
Analisis Kecepatan Lalu Lintas Arah Jalan Raya Kertajaya Indah - ITS pada Hari/Jam Kerja dalam Menentukan Lama Waktu Optimal Lampu Lalu Lintas
Kondisi lalu lintas dapat memiliki beberapa masalah, contohnya adalah kemacetan. Untuk mengurangi kemacetan, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memasang lampu lalu lintas. Namun, kemacetan masih sering terjadi terutama pada hari/jam kerja. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk membentuk model matematika arus lalu lintas menggunakan konsep fluida yang inkompresibel dan unsteady state. Konsep fluida ini menerapkan hukum konservasi massa, persamaan momentum, dan persamaan hukum fisika lain yang masih berkaitan. Model matematika yang didapatkan diselesai-kan secara numerik menggunakan metode beda hingga skema Keller-Box. Kemudian, dilakukan simulasi numerik mengguna-kan aplikasi MATLAB dan disesuaikan dengan data primer yang didapatkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepadatan tidak berpengaruh terhadap kecepatan. Selain itu, kecepatan berbanding lurus dengan waktu. Adapun waktu periodik optimal lampu lalu lintas maksimum untuk setiap periode pengambilan data berkisar antara 167,56−169,85 detik
Waste to Wellness: Fasilitas Pengolahan Sampah Modern
Force-based framework merupakan kerangka berpikir desain untuk membantu proses perancangan, dengan menentukan langkah-langkah yang perlu dilakukan. Pemilihan kerangka berpikir ini karena objek dan lokasi perancangan memiliki potensi dan hambatan. Objek yang dirancang adalah fasilitas pengolahan sampah modern. Tujuannya untuk mengembangkan desain arsitektural fasilitas yang efisien dan berkelanjutan. Konsep desain yang digunakan adalah transprogramming. Dengan itu, fasilitas dapat digabung dengan fasilitas umum. Sehingga fasilitas tidak hanya sebagai fasilitas pengolahan saja, tetapi juga sebagai pusat edukasi, rekreasi dan komunitas. Metodologi yang digunakan berdasarkan force-based framework adalah melakukan analisis terlebih dahulu. Analisis yang dilakukan berasal dari kajian literatur, kajian preseden dan kajian terhadap proses pengolahan sampah. Lalu, analisis tersebut disintesiskan menjadi konsep sebagai respon arsitektural. Selain mempertimbangkan proses pengolahan sampah, aspek estetika, kenyamanan serta keamanan juga diperhatikan. Sehingga fasilitas dapat menjadi ruang yang menarik bagi masyarakat untuk belajar dan berpartisipasi dalam pengolahan sampah