Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)Not a member yet
4139 research outputs found
Sort by
Pengaruh Fasilitas Taman Alun-Alun Kota Kediri terhadap Keputusan Berkunjung dengan Minat Berkunjung sebagai Variabel Mediasi
Taman Alun-alun merupakan salah satu taman publik di Kota Kediri yang minim pengunjung dan masih kurang optimal dalam penyediaan fasilitas taman. Minimnya fasilitas taman membuat masyarakat kurang berminat mengunjungi Taman Alun-alun dan dapat cenderung memutus-kan untuk mengunjungi taman lain di Kota Kediri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fasilitas Taman Alun-alun Kota Kediri terhadap minat berkunjung dan keputusan berkunjung masyarakat serta pengaruh minat ber-kunjung sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis skoring untuk mengidentifikasi persepsi pengunjung terhadap fasilitas Taman Alun-alun dan untuk mengukur minat berkunjung serta keputusan berkunjung masyarakat terhadap Taman Alun-alun. Metode analisis Structural Equation Model Partial Least Square (SEM-PLS) digunakan untuk mengetahui pengaruh fasilitas Taman Alun-alun terhadap minat berkunjung dan keputusan berkunjung serta mengetahui pengaruh minat berkunjung sebagai variabel mediasi. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menghasilkan fasilitas bermain, fasilitas olahraga, dan fasilitas pendukung berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung sementara fasilitas rekreasi dan sosialisasi berpengaruh tidak signifikan terhadap minat berkunjung. Selanjutnya, fasilitas bermain dan fasilitas olahraga berpengaruh signifikan terha-dap keputusan berkunjung sementara fasilitas rekreasi sosiali-sasi dan fasilitas pendukung berpengaruh tidak signifikan terhadap keputusan berkunjung. Sementara itu, minat berkun-jung ditemukan memediasi pengaruh fasilitas bermain, fasilitas olahraga, dan fasilitas pendukung terhadap keputusan berkun-jung. Minat berkunjung tidak memediasi fasilitas rekreasi dan sosialisasi terhadap keputusan berkunjung
Desain dan Analisis Deformasi Pegas Daun Mono-Parabolic dan Shackle pada Sistem Suspensi Mevits Menggunakan Metode Elemen Hingga
Perkembangan industri transportasi di Indonesia mengalami kemajuan yang sangat pesat. Salah satu faktor penting yang menjadi pertimbangan konsumen memilih transportasi, yaitu faktor kenyamanan yang akan digunakan. Terdapat penelitian mengenai pegas daun dengan daun single disebut dengan mono-parabolic. Variasi yang digunakan yaitu variasi pegas daun mono-parabolik dengan shackle dan tanpa shackle. Material yang digunakan pada shackle yaitu AISI 4140 dan pada pegas daun yaitu EN45. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai deformasi akibat profil jalan dengan beban maksimum menggunakan Finte Element Method pada software ANSYS Workbench. Pada software ANSYS dilakukan beberapa pengujian yaitu pengujian ststik untuk mendapatkan nilai deformasi, lalu analisis modal untuk mendapatkan nilai frekuensi natural selanjutnya dilakukan analisis respons harmonic didapat grafik dari amplitudo perpindahan. Pengaruh shackle pada pegas daun mono-parabolik yaitu dapat meredam profil jalan dilihat dari deformasi pada massa sprung dimana nilai dari pegas daun mono parabolik dengan shackle lebih kecil dibandingkan MEVITS. Perbandingan hasil pegas daun pada MEVITS dan pegas daun mono-parabolik yaitu pada MEVITS terjadi perpindahan massa sprung paling besar saat dikenai beban maksimum dibandingkan dengan pegas daun lainnya. Namun, saat pegas daun MEVITS dikenai bump speed menyebabkan perpindahan massa sprung lebih besar daripada pegas daun mono parabolik. Desain yang optimal berdasarkan dari hasil simulasi untuk meredam profil jalan yaitu pegas daun pada MEVITS dengan tingkat kenyaman lebih baik dibanding pegas daun mono parabolik. Namun, nilai percepatan pegas daun mono parabolik dengan shackle mendekati nilai dari pegas daun pada MEVITS. Di sisi lain, Pada MEVITS menggunakan 4 daun membuat biaya akan lebih mahal dibanding dengan mono-parabolik. Maka dari itu, pegas daun mono parabolik dengan shackle dapat menjadi alternatif untuk mengganti pegas daun pada MEVITS
10.000 DWT Coal Vessel/Barge Open Pier Jetty Planning at Molotabu, Gorontalo
Coal exports and imports are common in Indonesia, especially Gorontalo, North Sulawesi, which is always involved in coal export and import activities. Coal is one of the important energy sources in this country. These activities always involve ships. A ship certainly needs a station like any other form of transportation. Open pier construction has various regulations so that vessel can dock safely. Various things can affect the dimension and even the strength of the port structure. From the planning of the pier, implementation methods are also carried out to calculate the planned cost budget The results of planning an open pier jetty for a 10,000 DWT barge include a minimum depth recommendation of -6.5 mLWS. Recommended jetty dimensions are 108 m long and 20 m wide at an elevation of +2.5 mLWS. From the results of the upper structure calculations, a plate with a thickness of 35 cm was obtained. Then for the beam requirements for the jetty structure (500 x 750 mm) and fender beams (2600 x 2500 x 1200 mm). For single pile cap required (2000 x 2000 x 1000 mm) and batter pile cap (3000 x 2000 x 1000 mm). From the results of the substructure calculations, it was found that D609 mm steel piles with a thickness of 12 mm were needed for the jetty structure. Dredged volume requirement is 20,300 m3. Breast wall dimensions (400 x 2000 mm), cantilever dimensions (150 x 250 mm), foot dimensions (2500 x 400 mm), and stiffener thickness of 30 cm. From the overall calculation results, the implementation method can be planned as follows. Preparatory work, dredging work, retaining wall work, jetty structure work, and fender and bollard installation work. From this work, the total cost required is Rp. 51.324.256.809.k, the total cost required is Rp. 51.324.256.80
Identifikasi Tutupan Lahan Perkebunan dan Potensi Panen Tebu Menggunakan Citra Satelit dengan Metode Linear Spectral Unmixing di Kabupaten Ngawi
Tebu (Saccharum spp) merupakan tanaman dengan kandungan sukrosa tinggi dan merupakan sumber pemenuhan kebutuhan gula terbesar di Indonesia. Kabupaten Ngawi merupakan salah satu produsen tebu terbesar di Jawa Timur dengan total lahan perkebunan sebesar 4,500 ha pada Tahun 2022. Berdasarkan data Proyeksi Neraca Gula Nasional 2017-2021 diketahui bahwa Indonesia mengalami tren peningkatan defisit gula. Oleh karena itu, pemantauan sebaran tutupan lahan perkebunan dan potensi hasil panen tebu dibutuhkan sebagai informasi dasar untuk meningkatkan potensi produk-tivitas tebu. Salah satu metode digunakan untuk mengiden-tifikasi sebaran tutupan lahan perkebunan tebu adalah linear spectral unmixing. Metode ini memanfaatkan spektral murni (endmember) tebu yang diakuisisi menggunakan spektrometer. Data hasil panen tebu dari tahun 2018 hingga tahun 2022 yang dirilis oleh BPS Kabupaten Ngawi digunakan dalam pembuatan prediksi Potensi Hasil Panen Tebu menggunakan metode regresi linier. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini berupa peta fraksi tanaman tebu dan luasan lahan perkebunan tebu di Kabupaten Ngawi serta prediksi potensi hasil panen tebu. Dari hasil pengolahan diketahui bahwa pada tahun 2022 Kabupaten Ngawi memiliki lahan perkebunan tebu seluas 4136,560 hektar. Uji akurasi dilakukan di Desa Rejuno dengan 68 titik sampel dan diketahui overall accuracy sebesar 88,24% serta kappa accuracy sebesar 76,31%. Potensi hasil panen tebu dengan variabel tahun menghasilkan nilai korelasi pearson sebesar 0,802 sementara pada variabel luasan lahan dihasilkan nilai korelasi pearson sebesar 0,387
Pra Desain Pabrik Surfaktan Methyl Ester Sulfonate (MES) dari Waste Cooking Oil (WCO)
Pra Desain Pabrik Surfaktan Methyl Ester Sulfonate (MES) dari Waste Cooking Oil (WCO) akan penunjang berupa berupa karbon aktif, Metanol 99%, NaOH, NaHSO3, dan CaO. Metode produksi yang digunakan adalah kombinasi adsorpsi, transesterifikasi, dan sulfonasi. Mula-mula bahan baku WCO akan dilakukan pre-treatment filtrasi untuk menghilangkan impurities hasil penggorengan atau hasil olahan lainnya. Hasil dari filtrasi akan diadsorpsi dengan adsorben karbon aktif. Pengotor-pengotor akan teradsorpsi berupa zat warna yang pekat dan kandungan asam lemak bebas (FFA). WCO yang sudah bersih kemudian masuk reaktor transesterifikasi untuk mereaksikan trigliserida yang ada pada WCO dengan metanol. Trigliserida yang bereaksi dengan metanol akan menghasilkan metil ester, senyawa penyusun biodiesel. Metil ester keluaran reaktor transesterifikasi kemudian akan direaksikan dengan NaHSO3 untuk menghasilkan metil ester sulfonat (MES) pada reaktor sulfonasi. Sulfonasi menghasilkan prpduk samping disalt yang akan dimurnikan dengan metanol. Pemurnian dilakukan dengan kondisi hangat. Kemudian pH dari MES akan dinetralkan dengan NaOH. Pabrik ini memerlukan capital expenditure sebesar Rp 275,654,621,356 dan operating expenditure sebesar Rp 352,337,033,963. Melalui analisa ekonomi didapat NPV pabrik senilai Rp 266,123,279,080, IRR sebesar 33.43%, POT 10 tahun, dan BEP 35.31%. Berdasarkan analisa tersebut dapat disimpulkan bahwa pabrik MES ini layak untuk didirikan
Desain dan Evaluasi Pengalaman Pengguna Dosen dan Tenaga Kependidikan pada Aplikasi Web myITS Thesis
Dengan kemajuan teknologi yang semakin maju, ITS mengembangkan sebuah sistem yang dapat memfasilitasi mahasiswa terkait dengan studi. Tidak hanya memfasilitasi mahasiswa dalam mengelola dan melaksanakan langkah-langkah terkait studi mereka, tetapi juga berfungsi sebagai sistem yang membantu dosen-dosen dalam memberikan bimbingan serta panduan yang diperlukan oleh mahasiswa dalam menyelesaikan studi mereka dengan sukses. Oleh karena itu, sebuah sistem bernama myITS Thesis dikembangkan guna memfasilitasi seluruh aktivitas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk merombak aplikasi web myITS Thesis dengan fokus pada efisiensi, efektivitas, dan kepuasan pengguna, khususnya dosen dan tenaga kependidikan ITS dengan role administrator prodi dan dosen. Menggunakan metode User-Centered Design, pengembangan aplikasi ini menempatkan pengguna sebagai pusat perhatian, memastikan pemenuhan optimal kebutuhan dan harapan pengguna, dengan harapan meningkatkan efisiensi penggunaan serta memberikan pengalaman yang memuaskan dan intuitif. Terdapat dua kali evaluasi yaitu usability testing dan evaluasi heuristik. Dalam evaluasi, penilaian SEQ dan SUS dilakukan untuk menguji nilai ketergunaan desain antarmuka aplikasi myITS Thesis. Adapun nilai SUS untuk Administrator Prodi dan Dosen sudah berada pada nilai SUS yang baik
Desain Pabrik Biodiesel dari Palm Fatty Acid Distillate (PFAD)
Biofuels atau Bahan Bakar Nabati (BBN), dianggap sebagai alternatif yang potensial untuk menggantikan Bahan Bakar Minyak (BBM). Dengan peningkatan produksi bioetanol dan biodiesel, Indonesia menjadi peringkat dua pada negara produsen biofuel terbesar setelah amerika. Pabrik pembuatan biodiesel dari Palm Fatty Acid Distillate (PFAD) dibangun melalui proses esterifikasi dan transesterifikasi metode Lurgi untuk memenuhi kebutuhan pasar biodiesel yang meningkat setiap tahunnya dengan kapasitas 270.000 ton/tahun. Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan pabrik biodiesel adalah PFAD yang merupakan produk samping dari pemurnian Crude Palm Oil (CPO). Pabrik ini direncanakan akan dibangun di Provinsi Sumatera Utara di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, hal ini telah dipertimbangkan melalui beberapa aspek diantaranya adalah ketersediaan bahan baku dan wilayah pemasaran. Proses esterifikasi dan transesterifikasi akan dilakukan pada suhu 60 oC pada tekanan 1 atm dengan tingkat konversi 98% dan 99%. Dalam pembuatan biodiesel ini, H2SO4 digunakan sebagai katalis asam dalam proses esterifikasi yang merupakan asam kuat sehingga mampu untuk membantu meningkatkan laju reaksi pada proses esterifikasi. Sedangkan, NaOH digunakan sebagai katalis basa dalam proses transesterifikasi yang merupakan basa kuat untuk mengonversi trigliserida menjadi metil ester. Selain biodiesel, dalam proses ini terdapat produk samping yang dapat dihasilkan yaitu Gliserol yang dihasilkan dari proses transesterifikasi. Dari analisis perhitungan ekonomi, didapatkan modal CAPEX sebesar Rp905.496.880.571, OPEX sebesar Rp41.563.513.988/tahun. NPV yang didapatkan bernilai positif dengan nilai sebesar Rp2.381.564.919.242. Dari perhitungan tersebut, didapatkan IRR sebesar 25,16%, dengan POT selama 7,2 tahun. Sedangkan, BEP (Break Even Point) yang didapatkan adalah sebesar 35,35% Dengan hasil analisis yang dilakukan maka disimpulkan bahwa pabrik biodiesel dengan kapasitas 270.000 ton/tahun secara teknis layak untuk didirikan
Perencanaan Parkir Stasiun Halim untuk Mendukung Operasi Kereta Cepat Jakarta - Bandung
Urgensi masyarakat untuk melakukan mobilitas akan terus meningkat seiring dengan berkembangnya sebuah daerah dan akan menimbulkan permasalahan jika tidak didukung dengan sistem transportasi yang baik. Munculnya moda transportasi baru di Indonesia, seperti kereta cepat, merupakan salah satu upaya pemerintah untuk melancarkan mobilitas masyarakat. Stasiun Halim yang terletak di Jakarta Timur merupakan salah satu stasiun yang melayani kereta cepat tersebut dengan rute Jakarta – Bandung. Aksesibilitas stasiun ini harus diperhatikan karena cakupan target penumpangnya yang luas, yaitu masyarakat Jabodetabek. Untuk mendukung hal tersebut, penelitian ini akan menganalisis kebutuhan parkir dan merencanakan layout fasilitas parkir Stasiun Halim. Dengan direncanakannya fasilitas parkir yang baik dan memenuhi kebutuhan parkir, aksesibilitas Stasiun Halim menjadi tak terbatas dan diharapkan akan semakin banyak masyarakat yang mengkombinasikan kendaraan pribadi dengan moda transportasi umum untuk perjalanan mereka. Pedoman yang digunakan antara lain “Pedoman Perencanaan dan Pengoperasian Fasilitas Parkir Direktorat Bina Sistem Lalu Lintas Angkutan Kota 1998”, dan beberapa referensi lain yang berkaitan dengan perencanaan parkir. Dari hasil pengolahan data primer dan sekunder, fasilitas parkir Stasiun Halim direncanakan terdiri dari taman parkir dan dua gedung parkir. Taman parkir Stasiun Halim mempunyai luas 12485,073 m², dapat menampung 262 mobil ditambah 50 parkir mobil khusus. Gedung parkir A, terdiri dari 11 lantai dengan luas 2600 m²/lantai, dapat menampung 540 sepeda motor dan 644 mobil. Gedung parkir B, terdiri dari 4 lantai dengan luas setiap lantai adalah 6250 m², dapat menampung 626 mobil. Sehingga, untuk kapasitas keseluruhan, fasilitas parkir Stasiun Halim dapat menampung 1582 mobil dan 540 sepeda motor
Studi Pengaruh Perambatan Retak pada Struktur Pondasi Tangki SPB
LNG diekspor mengggunakan kapal berjenis gas carrier. Dalam beberapa tahun terakhir, pembangunan kapal LNG menjadi meningkat dikarenakan peningkatan kebutuhan pasar LNG. Kapal LNG memiliki tangki khusus yang dirancang untuk dapat menampung LNG pada suhu yang sangat rendah. IGC Code, tipe tangki muatan kapal LNG dapat diklasifikasikan menjadi membrane tank dan independent tank. Tangki independen terdiri dari independent spherical type-B, independent prismatic type-B, dan cylindrical type-C. Penelitian ini terfokus pada tangki tipe prismatic type-B atau yang lebih dikenal sebagai tangki IHI-SPB. Tangki SPB memiliki pondasi pada bagian bawah tangki yang berfungsi untuk menopang tangki LNG. Pada kondisi kapal beroperasi, pondasi tangki harus mampu menahan beban tangki dan beban muatan yang bersifat statis dan dinamis. Proses pengisian dan bongkar muat LNG menyebabkan perubahan beban yang dialami oleh pondasi. Hal ini menyebabkan pondasi mengalami perubahan tegangan yang berulang-ulang dan dapat menyebabkan terjadinya retak awal, yang kemudian akan terus merambat selama pondasi mengalami pembebanan yang berulang. Analisis pengaruh perambatan retak dilakukan dengan metode mekanika kepecahan pada pondasi tangki untuk mengetahui nilai stress intensity factor (SIF) dan laju perambatan retak hingga mencapai panjang retak kritis. Ketebalan pondasi tangki sebesar 15 mm dan panjang initial crack 10 mm dengan variasi pengisian LNG 75% dan 50% yang akan dianalisis pada penelitian ini. Dari hasil analisis, untuk pengisian LNG 75% didapatkan nilai SIF sebesar 8,17 MPa√ pada retak awal dan 46,6 MPa√ pada panjang kritis dengan nilai laju perambatan retak menuju panjang kritis sebesar 2,21x10-5 in/cycle. Untuk pengisian LNG 50% didapatkan nilai SIF sebesar 5,97 MPa√ pada retak awal dan 44,77 MPa√ pada panjang kritis dengan laju perambatan retak menuju panjang kritis sebesar 1,88x10-5 in/cycle
Analisis Tree Counting Kelapa Sawit Menggunakan Metode Object-Based Image Analysis (OBIA) dan Random Forest Machine Learning (Studi Kasus: Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur)
Sebagai upaya mempercepat perhitungan jumlah pohon kelapa sawit guna asseting dalam produksi komoditas sawit, dapat menggunakan teknologi di bidang geomatika dengan mengaplikasikan pemanfaatan teknologi machine learning. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk perhitungan jumlah pohon kelapa sawit dengan tepat, dan cepat adalah dengan klasifikasi berbasis objek menggunakan data mozaik orthophoto. Data tersebut dapat diolah menggunakan metode klasifikasi berupa Object Based Image Analysis (OBIA) dan Random Forest Machine Learning. Dalam pengolahan menggunakan masing masing sample pada sawit, tanah dan non sawit diwakili 80 sampel. Didapatkan hasil berupa raster lalu diolah menggunakan metode multiresolution. Hasil dari pengolahan otomatisasi sebesar 3098 titik pohon sawit dan hasil uji validasi digitasi manual sebesar 3034 titik pohon sawit sehingga didapat deviasi sebesar 64 titik pohon. Melalui pengujian performa pemodelan machine learning, yakni confusion matrix dengan nilai sebesar 0,89 dan kappa sebesar 0,78