Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)Not a member yet
4139 research outputs found
Sort by
Mengubah Sampah Menjadi Rumah: Solusi Inovatif untuk Permukiman Kumuh
Permukiman kumuh merupakan tantangan global yang memerlukan solusi kreatif untuk mencapai perubahan yang positif. Selama lima puluh tahun terakhir, pemerintah berupaya mengatasi masalah ini dengan penggusuran, akan tetapi solusi ini belum sepenuhnya mengatasi akar permasalahannya. Kerja sama dan komunikasi antara pemerintah, pihak swasta, dan komunitas terlibat diperlukan untuk mengatasi masalah permukiman kumuh. Perancangan ini berfokus pada aspek desain sebagai bagian dari upaya untuk mengembangkan permukiman kumuh. Melalui analisis tapak dan eksperimentasi material, perancangan ini berupaya untuk mengeksplorasi material yang dianggap sebagai sampah untuk membangun rumah warga. Penggunaan material daur ulang seperti botol plastik dan ban bekas dapat mengurangi pencemaran dan memberikan solusi berkelanjutan dalam pengelolaan sampah, sembari memberdayakan komunitas untuk berpartisipasi dalam pembangunan rumah mereka sendiri sehingga memperkuat hubungan sosial dan meningkatkan rasa kepemilikan dalam kampung
Pengaruh E-Service Quality, Brand Image, Price Competitiveness, Product Quality, dan Subscription Plan terhadap Repurchase Intention (Studi Kasus : Pengguna Operator Seluler Generasi Y dan Z)
Kebutuhan masyarakat akan telekomunikasi terus meningkat setiap tahunnya. Masyarakat terbiasa melakukan komunikasi dengan menggunakan telekomunikasi. Berdasarkan kebutuhan itu, banyak perusahaan bermunculan untuk memanfaat peluang ini. Hal ini menimbulkan persaingan antar perusahaan yang mana para perusahaan berlomba-lomba untuk memberikan yang terbaik baik layanan, harga kompetitif yang diberikan, serta meningkatkan citranya, serta aspek kualitas produk dan perancangan untuk berlangganan. Apabila banyak aspek tidak sesuai, pelanggan akan mempertimbangkan niatnya untuk melakukan pembelian ulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh e-service quality, brand image, price competitiveness, product quality, dan subscription plan terhadap repurchase intention. Objek penelitian ini adalah brand operator seluler Telkomsel, Indosat, dan XL. Penelitian ini menggunakan pendekatan konklusif-kuantitatif dengan menggunakan metode analisis Multinomial Logistic Regression. Dari penyebaran kuesioner diperoleh 233 responden. Hasilnya diperoleh e-service quality dan product quality memiliki pengaruh semi-signifikan, price competitiveness dan subscription plan memiliki pengaruh signifikan, kemudian brand image berpengaruh negatif terhadap repurchase intention. Hasil repurchase intention pada masing-masing brand adalah Tekomsel sebesar 77.2%, Indosat sebesar 72.7%, dan XL sebesar 51.4%
Pemodelan Status KPR User di PT DMS Menggunakan Regresi Logistik Biner
PT DMS adalah perusahaan yang bergerak dalam bi-dang kontruksi dan pembangunan hunian atau perumahan yang memfasilitasi bantuan finansial dalam bentuk kredit pemi-likan rumah atau KPR. Penyaluran KPR yang berhasil akan menguntungkan pihak bank maupun perusahaan. Namun, sela-ma 3 tahun terakhir terdapat lebih dari 10% user yang batal melakukan KPR di PT DMS. Hal ini dapat menimbulkan keru-gian bagi PT DMS. Agar persentase user yang batal KPR menu-run, diperlukan analisis untuk mengetahui faktor yang mempe-ngaruhi status KPR user di PT DMS. Terdapat 10 variabel yang diduga berpengaruh terhadap status KPR yaitu harga rumah, jangka waktu, status kawin, tingkat pendidikan, usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendapatan, tipe rumah, dan uang muka. Dengan menggunakan metode Regresi Logistik Biner dan pena-nganan SMOTE NC didapatkan 7 variabel yang signifikan mempengaruhi status KPR PT DMS adalah harga rumah, jang-ka waktu KPR, usia, pekerjaan, tipe rumah, dan uang muka yang diajukan user untuk KPR dengan akurasi model sebesar 72,53%. Dari 7 variabel, terdapat 3 variabel yang memiliki pe-luang paling besar terhadap status KPR, yaitu jangka waktu KPR selama ≥ 20 tahun, pekerjaan karyawan swasta, dan tipe rumah lainnya yaitu tipe Wahid, Rafif, dan Maryam. Sehingga untuk meningkatkan penjualan perlu dengan status KPR ber-hasil dilakukan promosi penawaran khusus bagi karyawan swasta dengan jangka waktu ≥ 20 tahun dan tipe rumah yang ditawarkan tipe lainnya yaitu tipe Wahid, Rafif, dan Maryam
Identifikasi dan Eksplorasi Faktor Pendorong Keputusan Pembelian Produk Asuransi Kesehatan Swasta: Studi Kualitatif di Jawa Timur
Terdapat kondisi peningkatan penduduk kelas menengah. Penduduk kelas menengah tersebut lebih peduli pada kesehatan salah satunya dengan cara memproteksi diri menggunakan asuransi kesehatan berkualitas. Namun, asuransi kesehatan pemerintah yaitu BPJS melakukan penghapusan sistem kelas 1,2,3 sehingga masyarakat yang ingin meningkatkan pelayanan medis atau non medis perlu menggunakan asuransi kesehatan swasta. Namun kondisi penetrasi asuransi di Indonesia masih rendah dan masyarakat hanya mengalokasikan sedikit dari pendapatannya untuk proteksi kesehatan melalui asuransi kesehatan khususnya asuransi kesehatan swasta. Berdasarkan permasalahan yang ada, muncul urgensi untuk memahami faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keputusan pembelian asuransi kesehatan swasta di Indonesia. Penelitian ini memiliki desain penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara. Wawancara dilakukan di Jawa Timur dengan 19 informan yang terdiri dari konsumen dan non-konsumen asuransi kesehatan swasta. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan metode qualitative content analysis menggunakan software NVivo 12 Plus dan kemudian divalidasi menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menemukan beberapa faktor-faktor pendorong keputusan pembelian asuransi kesehatan swasta yaitu diantaranya adalah faktor kelompok referensi, praktik keagamaan dan budaya, masalah kepercayaan (trust issue), critical life event, dan sakit akibat kecelakaan serta faktor karakteristik pribadi
Analisis Pengaruh Makroekonomi terhadap Saham Sektor Perbankan menggunakan Autoregressive Distributed-Lag dan Estimasi Risiko Berdasarkan Value at Risk
Variabel makroekonomi adalah faktor besar yang mempengaruhi kondisi ekonomi suatu negara secara keseluruhan. Perbankan adalah industri yang sangat mudah terpengaruh dengan kebijakan makroekonomi. Pada penelitian ini dipelajari pengaruh variabel makroekonomi terhadap harga saham sektor perbankan dan bagaimana risiko yang mungkin dihadapkan pada investor. Variabel makroekonomi yang digunakan adalah jumlah uang beredar, inflasi, suku bunga, dan nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dolar US pada periode Januari 2010 hingga Desember 2023. Data yang dianalisis mencakup saham dari sektor perbankan pada perusahaan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia(Persero) TBK. (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI), dan PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI). Metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL) digunakan untuk memahami hubungan jangka panjang antara variabel makroekonomi dan return saham. Dalam penelitian jangka pendek dan panjang, diketahui bahwa pergerakan harga saham sektor perbankan dipengaruhi secara signifikan oleh jumlah uang beredar dan kurs mata uang Rupiah terhadap Dolar US. Metode Value at risk digunakan untuk menganalisis bagaimana nilai risiko yang mungkin terjadi Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman tentang variabel makroekonomi dan risiko terhadapnya. Penelitian ini menggunakan metode simulasi Monte Carlo dan historis untuk mengukur atau menganalisis VaR pada aset tunggal dan portofolio dari saham BBCA, BBRI, BBNI, dan BMRI untuk mengetahui nilai resiko atau estimasi kerugian maksimum dari saham tersebut. Perhitungan VaR pada aset tunggal dan portofolio bertujuan untuk mengetahui risiko mana yang lebih besar diantara berinvestasi pada aset tunggal atau pada aset gabungan yang dibentuk dalam portofolio. Diperoleh hasil perbandingan aset tunggal dan porotofolio dari saham sub sektor rokok menunjukkan dengan menggunakan masing-masing metode jenis investasi pada portofolio menghasilkan nilai VaR terendah yaitu sebesar 5,56% dengan tingkat kepercayaan 90% dan 7,52% pada tingkat kepercayaan 95%. Implikasi dari temuan ini dapat memberikan panduan bagi investor, pemerintah dalam kebijakan moneter, serta pelaku pasar dalam mengambil keputusan yang lebih berbasis risiko
Analisis Faktor yang Memengaruhi Status Desa di Provinsi Papua Menggunakan Metode Regresi Probit dengan Pendekatan Combine Sampling
Pembangunan nasional di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan, menjadi fokus utama untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Meskipun berbagai upaya pembangunan telah dilakukan, terdapat ketidakmerataan distribusi pembangunan di seluruh daerah, khususnya di Provinsi Papua yang menghadapi tantangan tingkat ketertinggalan yang signifikan. Penelitian ini mengambil pendekatan klasifikasi dengan menggunakan Regresi Probit dan metode Combine Sampling (gabungan SMOTE dan Tomek Links) untuk mengatasi ketidakseimbangan data pada status desa tertinggal di Provinsi Papua tahun 2021. Analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa 92,9% desa di Papua tergolong tertinggal, sementara 7,1% tidak tertinggal. Hasil resampling menggunakan metode combine sampling menunjukkan peningkatan keseimbangan data antara desa tertinggal dan tidak tertinggal. Analisis regresi probit dengan data resampling mengidentifikasi 10 variabel signifikan yang memengaruhi status desa, seperti jumlah SD/MI, rasio keluarga pengguna listrik, dan kejadian pencemaran air. Model regresi probit yang dihasilkan menunjukkan akurasi yang baik dengan nilai rata-rata AUC 86,1%, G-mean 80,8%, akurasi klasifikasi 80,8%, sensitivitas 79,2%, dan spesifisitas 82,6%. Fold terbaik menunjukkan nilai AUC 87,87% dan akurasi klasifikasi 81,72%
Keterhubungan Pengguna dalam Perancangan Ulang Stasiun Surabaya Pasar Turi
Stasiun Surabaya Pasar Turi merupakan salah satu stasiun besar di Kota Surabaya yang aktif melayani penumpang hingga sekarang. Permasalahan yang ditemukan dalam stasiun adalah lonjakan mobilitas penumpang yang mengakibatkan sirkulasi dalam bangunan menjadi kurang teratur, serta dapat mengakibatkan kurangnya rasa keterhubungan pengguna dengan bangunan. Untuk menjawab permasalahan, perlu dilakukan redesain kembali area Stasiun Surabaya Pasar Turi. Konsep keterhubungan pengguna secara spasial dan visual juga ditambahkan ke dalam perancangan. Redesain menggunakan metode infill, yang merupakan penambahan bangunan baru dan mempertahankan bangunan lama yaitu bangunan peron kereta api agar kualitas ruang di dalamnya semakin optimal. Metode infill menghadirkan aspek sejarah yang telah lama hilang, sekaligus membantu pengguna untuk kembali merasakan keterhubungan dengan bangunan stasiun saat ini dengan menghadirkan ekspresi bangunan lama ke dalam bangunan redesain. Perancangan memberikan konsep rancangan stasiun baru yang lebih mempunyai keterhubungan dengan pengguna bangunan, menjadi stasiun yang optimal, sebuah ikon, menjadi sebuah area transportasi publik yang baik, serta lebih memperhatikan pengguna dan sejarah yang ada di dalamnya
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Angka Prevalensi Balita Stunting di Provinsi Jawa Timur dengan Metode Geographically Weighted Regression (GWR)
Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan sebuah program berkelanjutan yang memiliki tujuan untuk menyejahterakan masyarakat dunia dan melestarikan alam. Stunting merupakan salah satu target dari SDGs yang termasuk pada tujuan ke-2. Stunting disebabkan oleh faktor multi dimensi seperti faktor kesehatan dan gizi, faktor sosial ekonomi dan faktor lingkungan. Penelitian ini membahas mengenai analisis faktor-faktor yang diduga mempengaruhi angka prevalensi balita stunting pada kabupaten/kota di Jawa Timur. Variabel respon dari penelitian ini adalah angka prevalensi balita stunting dan unit penelitiannya adalah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan Geographically Weighted Regression dengan melibatkan karakteristik pada masing-masing kabupaten/kota. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa persentase keluarga dengan akses sanitasi yang layak dan persentase balita mendapatkan imunisasi lengkap berpengaruh signifikan terhadap angka prevalensi stunting di Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan analisis perbandingan model, diperoleh kesimpulan bahwa model Geographically Weighted Regression lebih baik daripada model regresi linier berganda karena memiliki nilai koefisien determinasi lebih besar yaitu 73,87%sedangkan model regresi linier berganda memiliki koefisien determinasi sebesar 51,20%
Pemodelan Persentase Penemuan Penderita Pneumonia pada Balita di Jawa Tengah Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated
Pneumonia adalah suatu kondisi peradangan pada paru-paru yang dapat disebabkan oleh mikroorganisme seperti bakteri, virus, dan fungi. Pneumonia merenggut nyawa lebih dari 700.000 anak balita tiap tahunnya, atau sekitar 2.000 anak per hari di seluruh dunia. Pada Tahun 2022, pneumonia tercatat sebagai penyebab utama kematian pada balita, menyumbang sebesar 12,5% dari total kematian pada balita di Indonesia. Provinsi Jawa Tengah menempati posisi ketiga sebagai provinsi yang memiliki kasus pneumonia pada balita terbanyak di Indonesia pada tahun 2022, yakni sebanyak 38.348 kasus. Provinsi Jawa Tengah menempati urutan kedua kasus kematian balita terbanyak di Indonesia dengan jumlah 80 kasus kematian balita, setelah Jawa Barat dengan jumlah 102 kasus kematian balita. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang diduga memengaruhi penemuan penderita pneumonia pada balita di Jawa Tengah menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated dengan unit penelitian adalah 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Pemilihan metode penelitian didasari atas pengamatan pada scatter plot antara variabel respon dan variabel - variabel prediktor yang nampak tidak mengikuti suatu pola data tertentu dan adanya perbedaan perilaku pada sub-sub interval tertentu. Pada penelitian ini digunakan empat variabel prediktor dan keempat variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap persentase penemuan penderita pneumonia pada balita di Jawa Tengah tahun 2022, yaitu persentase cakupan pelayanan kesehatan balita, persentase bayi berat badan lahir rendah, kepadatan penduduk per hektar dan ln persentase cakupan imunisasi DPT-HB-Hib3. Hasil penelitian menunjukkan model terbaik adalah menggunakan kombinasi titik knot 2,3,3,3 dengan nilai GCV 1,239. Nilai R2 yang diperoleh adalah 70,84%
Uji Analisis Kestabilan dengan Fungsi Lyapunov pada Model Dengue Tipe DEN-1
Penyakit demam berdarah dengue adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti. Virus ini terbagi menjadi empat serotypes, yaitu DEN-1, DEN-2, DEN-3 dan DEN-4. Virus DEN-1 memiliki ciri khas akan menyebar dengan cepat di suatu wilayah. Namun tidak menyebabkan penyakit parah meski kasus yang ditimbulkan banyak. Terdapat dua populasi makhluk hidup yang terlibat dalam penyebaran penyakit DBD yaitu manusia sebagai host yang dimodelkan menggunakan model SEIR dan nyamuk aedes aegypti sebagai vector pembawa virus dengue yang dimodelkan menggunakan model SEI. Pada penelitian ini telah didapatkan empat titik setimbang yaitu titik kesetimbangan endemik dan titik kesetimbangan bebas penyakit untuk ˄_h, π_v konstan pada kondisi awal t = 0 dan ˄_h, π_v fungsi t. Berdasarkan analisis stabilitas dengan menggunakan fungsi lyapunov terbukti bahwa model demam berdarah dengue stabil asimtotis global pada titik kesetimbangan bebas penyakit dan titik kesetimbangan endemik