Universitas Diponegoro: Undip E-Journal System (UEJS) Portal
Not a member yet
9349 research outputs found
Sort by
Implementasi Konsep Halal dalam Operasional UMKM: Studi Kasus Cafetaria Cake di Krueng Geukuh, Dewantara, Aceh Utara
Studi kasus ini meneliti Cafetaria Cake di Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana konsep halal dapat diterapkan dalam operasi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Konsep halal tidak hanya mencakup bahan baku makanan, tetapi juga semua proses yang terlibat dalam proses produksi, penyimpanan, distribusi dan penyajian makanan. Dengan menggunakan metodologi studi kasus, pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pemilik dan karyawan, serta dokumentasi operasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cafetaria Cake telah mengikuti prinsip halal di setiap langkah bisnisnya, meskipun belum sepenuhnya disertifikasi secara halal oleh lembaga yang berwenang. Sangat penting bagi bisnis untuk menyadari pentingnya produk halal, terutama di Aceh, di mana mayoritas orang beragama Islam. Menurut penelitian ini, pelaku UMKM harus mendapatkan bimbingan dan pelatihan agar mereka dapat memenuhi standar halal secara menyeluruh, termasuk proses sertifikasi, sehingga mereka lebih kompetitif dan mendapatkan kepercayaan konsumen
Pengaruh Fasilitas dan Kualitas Layanan terhadap Kepuasan Pengguna Laboratorium Komputer FEBI UIN K.H. Abdurrahman Wahid, Pekalongan
The provision of adequate infrastructure and optimal services is very important in supporting the effectiveness of academic activities, including in the context of computer laboratories as a means of supporting student learning. This study aims to examine the effect of facilities and service quality on user satisfaction of computer laboratories at FEBI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. This study uses a quantitative approach by distributing Likert-sized questionnaires to 119 respondents who are students who use computer laboratories. In analyzing the data using multiple linear regression techniques to determine whether there is an influence of facility variables and service quality on user satisfaction using IBM SPSS 27 tools. The results of the study show that facilities significantly affect user satisfaction, where the t count of the facility variable is 5.397 > t table of 1.980 and a significance value of 0.000 t table of 1.980 and a significance value of 0.00 <0.05. Simultaneously, shared facilities and service quality influence user satisfaction, with the calculated F-value of 90.196 exceeding the F-table value of 3.07, with a significance level of 0.00 < 0.05
Perancangan Youth Recreational Hub sebagai Ruang Ekspresi dan Interaksi Generasi Muda di Semarang
Perancangan Youth Recreational Hub dengan pendekatan arsitektur rekreatif dan inklusif di Tembalang, Semarang, bertujuan untuk mewadahi aktivitas rekreasi, kreativitas, serta interaksi sosial generasi muda dalam satu kawasan terpadu. Perancangan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan akan ruang publik yang mampu mendukung pengembangan potensi anak muda secara fisik, sosial, dan kreatif, khususnya di kawasan Tembalang yang berkembang sebagai kawasan pendidikan dan hunian. Youth Recreational Hub dirancang sebagai ruang yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkegiatan, tetapi juga sebagai wadah ekspresi dan kolaborasi yang aman, nyaman, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Pendekatan arsitektur rekreatif diterapkan untuk menciptakan suasana ruang yang menyenangkan, atraktif, dan mampu memberikan pengalaman ruang yang positif bagi pengguna. Sementara itu, pendekatan arsitektur inklusif diterapkan melalui perancangan aksesibilitas yang ramah bagi seluruh pengguna, kejelasan sirkulasi, fleksibilitas ruang, serta pengolahan ruang dalam dan luar yang saling terhubung. Metode perancangan dilakukan secara holistik melalui studi literatur, studi preseden bangunan sejenis di tingkat nasional dan internasional, serta analisis kondisi tapak dan konteks lingkungan di Tembalang, Semarang. Hasil dari perancangan ini adalah konsep dan panduan desain Youth Recreational Hub yang mampu menjadi pusat aktivitas rekreatif dan sosial bagi generasi muda, sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas ruang publik dan citra kawasan Tembalang sebagai kawasan yang ramah, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan anak muda. Kata Kunci: Youth Recreational Hub; Arsitektur Rekreatif; Arsitektur Inklusif; Ruang Publik; Generasi Muda
Pemanfaatan Voluntary Counseling and Testing pada Laki-Laki yang Berhubungan Seks dengan Laki-Laki di Wilayah Kota Semarang
Kasus HIV dan AIDS meningkat pada kelompok berisiko tinggi. Kemenkes menargetkan 90% kelompok berisiko melakukan skrining HIV pada 2024 tetapi cakupan VCT LSL di Kota Semarang hanya 55,3%. Penelitian bertujuan mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan VCT pada LSL Kota Semarang. Jenis penelitian analitik observasional dengan rancangan case control. Populasi LSL terjangkau PKBI Kota Semarang dan sampel berjumlah 102 kasus dan 102 kontrol. Teknik pengambilan sampel non probability sampling. Instrumen menggunakan angket melalui google form. Dianalisis menggunakan uji chi-square dan fisher’s exact sebagai alternatifnya. Hasil menunjukkan, persepsi kerentanan (p=0,031), persepsi manfaat (p=0,000), persepsi hambatan (p=0,036), isyarat untuk bertindak (p=0,012), niat (p=0,000) berhubungan dengan pemanfaatan VCT pada LSL. Sikap memanfaatkan VCT (p=0,020) dan tidak (p=0,000), norma subjektif (p=0,046) dan (p=0,000), persepsi kontrol perilaku (p=0,000) dan (p=0,000) berhubungan dengan niat. Persepsi keseriusan (p=0,068) tidak berhubungan dengan pemanfaatan VCT. Saran penelitian ini kelompok berisiko tinggi untuk melakukan pemeriksaan HIV secara dini dan rutin untuk menghindari penyebaran HIV dan AIDS
Correlation Analysis between Motivation and Anxiety Levels in Patients Undergoing Odontectomy of Impacted Third Molars
Latar Belakang: Hasil Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, banyak penduduk di Indonesia yang mengalami masalah gigi dan mulut. Sesuai dengan data kunjungan klinik bedah mulut di RSUD Dokter Soekardjo, ada banyak pasien dengan diagnosa gigi impaksi yang lebih dominan pada kasus gigi bungsu atau molar 3. Dalam wawancara singkat dengan perawat gigi di klinik bedah mulut, pasien baru berdiagnosa impaksi yang telah dijelaskan apa itu impaksi rata – rata raut wajah pasien berubah menjadi panik dan cemas saat tahu bahwa dirinya mendapat diagnosa impaksi gigi dan harus dilakukan odontektomi. Tujuan: Untuk mengetahui korelasi motivasi dengan tingkat kecemasan pada pasien tindakan odontektomi impaksi gigi molar 3. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Cross Sectional, sampel berjumlah 30 responden, pengambilan sampel dengan Purposive Sample. Alat ukur menggunakan kuesioner Motivasi dan Lembar Facial Image Scale. Teknik analisis data menggunakan Rank Spearman. Hasil : Uji statistik didapatkan hasil yaitu hubungan kuat. Kesimpulan : Ada korelasi antara motivasi dengan tingkat kecemasan pada pasien tindakan odontektomi impaksi gigi molar 3.Background: The results of the 2023 Indonesian Health Survey indicate a high prevalence of dental and oral health issues among the Indonesian population. Data from the Oral Surgery Clinic at RSUD Dokter Soekardjo reveals a significant number of patients diagnosed with impacted teeth, predominantly involving third molars (wisdom teeth). Brief interviews with dental nurses at the clinic suggest that upon receiving an explanation of their condition, new patients often exhibit signs of panic and anxiety when learning of their diagnosis and the necessity of an odontectomy. Objective: To determine the correlation between motivation and anxiety levels in patients undergoing odontectomy for impacted third molars. Methodology: This study utilized a cross-sectional design involving 30 respondents selected via purposive sampling. Data collection instruments included a motivation questionnaire and the Facial Image Scale (FIS). Data were analyzed using the Spearman Rank correlation test. Results: Statistical analysis indicated a strong correlation between the variables. Conclusion: There is a correlation between motivation and anxiety levels in patients undergoing odontectomy for impacted third molars
HUBUNGAN NIGHT EATING SYNDROME DENGAN KUALITAS TIDUR MAHASISWA PREKLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO
Latar Belakang: Mahasiswa kedokteran merupakan kelompok individu yang rentan mengalami gangguan homeostasis akibat tuntutan belajar yang tinggi dan berujung pada stres. Tingginya tingkat stres dan kurangnya aktivitas fisik dapat memicu makan secara terus menerus. Stres yang berlebih akan memicu peningkatan kortisol sehingga proses makan pada malam hari akan terjadi secara terus menerus dan menyebabkan Night Eating Syndrome. Adanya gangguan makan malam sebabkan penurunan kadar melatonin, sehingga kualitas tidur bisa menjadi buruk.Tujuan: Mengetahui hubungan Night Eating Syndrome, kualitas tidur, dan aktivitas fisik dengan kualitas tidur pada mahasiswa Preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.Metode: Penelitian dilakukan dengan metode cross sectional dengan jumlah responden sebanyak 90 orang yang dipilih dengan consecutive sampling. Pengambilan data diambil dengan mengisi kuesioner Night Eating Questionnaire, Pittsburgh Sleep Quality Index, Depression Stress Scale 42, dan International Physical Activity Questionnaire.Hasil: Setelah dilakukan uji fisher exact didapatkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara Night Eating Syndrome (p=0,262), aktivitas fisik (p=1,000), dan tingkat stres (p=0,474) dengan kualitas tidur.Kesimpulan: Tidak ada hubungan signifikan antara Night Eating Syndrome, aktivitas fisik, dan tingkat stres dengan kualitas tidur yang dapat disebabkan oleh adanya faktor lain yang lebih berpengaruh pada kualitas tidur dibandingkan dengan variabel yang sudah diteliti pada mahasiswa Preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Kata Kunci: Night Eating Syndrome, aktivitas fisik, tingkat stres, kualitas tidur.
Penerapan Lalu Lintas Sistem Satu Arah Sebagai Upaya Peningkatan Jalan Ahmad Yani Kota Tegal
Pemerintah Kota Tegal memperbaiki ruas Jalan Ahmad Yani sepanjang 760 meter dengan mengusung konsep "Tegal City Walk" pada tahun 2021. Setelah dua tahun implementasi manajemen rekayasa lalu lintas Sistem Satu Arah (SSA), evaluasi harus dilakukan pada tahun 2023 untuk mengetahui efektivitas penerapan Sistem Satu Arah (SSA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa hal terkait penerapan Sistem Satu Arah (SSA) pada Jalan Ahmad Yani Kota Tegal, analisis kinerja lalu lintas dilakukan pada kondisi saat ini untuk mengetahui dan memahami masalah lalu lintas di area penelitian. Data yang diambil pada survei penelitian kemudian dianalisis menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) Tahun 1997 sehingga didapatkan kapasitas ruas jalan (C) sebesar 1.407 smp/jam. Volume kendaraan pada akhir pekan sebesar 835 smp/jam pada jam sibuk pagi, pada jam sibuk siang sebesar 928 smp/jam dan 675 smp/jam pada jam sibuk sore dengan derajat kejenuhan (DS) 0,59 pada jam sibuk pagi, 0,66 pada jam sibuk siang dan 0,46 pada jam sibuk sore. Berdasarkan nilai derajat kejenuhan (DS) tersebut maka Jalan Ahmad Yani Kota Tegal masuk dalam karakteristik tingkat pelayanan C di mana arus lalu lintas stabil dan kecepatan, gerak kendaraan dapat dikendalikan serta pengemudi dibatasi dalam memilih kecepatan karena masih ruas jalan perkotaan. Kata kunci: sistem satu arah, MKJI 1997, derajat kejenuhan, kinerja lalu lintas, kapasitas jala
Pengaruh Hidrodinamika Pantai Padang Betuah Terhadap Parameter Fisis Danau Gedang Bengkulu Tengah
Danau Gedang diduga sangat dipengaruhi oleh interaksi hirdodinamika dari laut akan tetapi hal ini belum ada kajian ilmiahnya. Dalam upaya mengoptimalkan potensi pemanfaatan Danau Gedang, dan pesisir pantai Padang Betuah maka penelitian ini bertujuan untuk menidentifikasi karakteristik hidrodinamika Pantai Padang Betuah dan parameter fisis Danau Gedang, serta pemetaan hidrodinamika Pantai Padang Betuah dan parameter Fisis Danau Gedang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengukuran in situ parameter hidrodinamika Pantai Padang Betuah dan parameter fisis Danau Gedang yang didukung dengan data citra satelit marine copernicus. Data diolah menggunakan software surfer, Arcgis, grad, dan WRPLOT yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh karakteristik oseanografi Pantai Padang Betuah diperoleh tipe pasang surut yang terjadi merupakan tipe pasang surut campuran condong ke harian tunggal (Mixed Tide Prevailing Diurnal), yaitu dalam satu hari terjadi dua kali pasang dan dua kali surut, tetapi kadang – kadang untuk sementara waktu terjadi satu kali pasang dan satu kali surut dengan tinggi dan periode yang berbeda secara signifikan dengan bilangan formzal 0,63 dan tinggi muka laut rata-rata (MSL) sesaat yaitu 26,2 cm. Kecepatan arus rata-rata didapat sebesar 0,29 m/s dan ketinggian gelombang rata-rata sebesar 0,23 m. Secara umum hidrodinamika pantai Padang Betuah sangat mempengaruhi karakteristik parameter fisis Danau Gedang, karena memiliki kecendrungan karakteristik yang hampir sama, dan sedimen yang terdapat di Pantai Padang Betuah dan Danau Gedang sama yaitu dominan pasir, diduga saat kondisi pasang pasir terbawa arus ke danau, hal ini ditunjukan dengan tekstur presentase nilai pasir yang lebih dominan di Danau Gedang yaitu 92,14%
Pengaruh Variabilitas Iklim ENSO dan IOD pada Upwelling Aceh Tahun 1998–2022
Letak geografis Perairan Utara Aceh berdekatan dengan Samudra Hindia, Selat Malaka, dan Laut Andaman yang menjadikan kondisi interaksi atmosfer laut di Perairan tersebut sangat kompleks. Interaksi atmosfer laut yang terjadi dapat juga disebabkan oleh pengaruh iklim seperti ENSO (El-Nino Southern Osciliation) dan IOD (Indian Ocean Dipole). Variabilitas ENSO dan IOD dapat mempengaruhi karakteristik upwelling yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik upwelling pada musim barat dan pengaruh dari ENSO dan IOD terhadap karakteristik upwelling di Perairan Utara Aceh pada musim barat. Data yang digunakan pada penelitian ini meliputi suhu permukaan laut, klorofil-a, dan angin permukaan yang diunduh pada website Marine Copernicus. Hasil studi ini menunjukan fenomena upwelling diindikasi oleh adanya ekman pumping yang tinggi dan gradient suhu permukaan laut yang tinggi serta suhu permukaan laut yang dingin dalam mempengaruhi konsentrasi klorofil-a. Hasil korelasi juga menunjukan adanya hubungan searah yang kuat pada ekman pumping dan gradient suhu permukaan laut dengan klorofil-a dan hubungan berbanding terbalik yang kuat pada suhu permukaan laut dengan klorofil-a. Pengaruh IOD positif pada tahun 2019-2020 mengindikasikan peningkatkan anomali karakteristik upwelling dengan peningkatan pada ekman pumping sebesar 1.70 m/s-1, peningkatan gradient suhu permukaan laut sebesar 1.18℃, penurunan suhu permukaan laut sebesar -0.33℃, dan peningkatan klorofil-a sebesar 0.36 mg/m3.
PERBANDINGAN PERANGKAT LUNAK SURPAC DAN MINESCAPE DALAM PERHITUNGAN TONASE BATUBARA PADA STOCK ROM
Monitoring volume batubara pada stockpile secara periodik penting untuk menjaga kualitasnya dari dampak oksidasi, pemanasan, dan degradasi. Volume umumnya dihitung menggunakan metode cut and fill dengan bantuin perangkat lunak seperti Surpac dan Minescape. Penelitian ini membandingkan kedua perangkat lunak tersebut untuk menilai kelebihan, kekurangan, dan akurasi dalam perhitungan volume batubara guna menentukan pilihan perangkat lunak yang paling sesuai. Data diperoleh menggunakan Terrestrial Laser Scanner pada stock ROM batubara, lalu diolah dengan Surpac dan Minescape untuk menghitung volume dan mengonversinya ke tonase untuk divalidasi dengan data truck count. Selanjutnya, dilakukan uji akurasi menggunakan uji t-student pada tingkat kepercayaan 90%, 95%, dan 99%.Hasil penelitian ini menunjukkan deviasi tonase Minescape pada ROM 2 W1622, W1722, dan W1822 berturut-turut sebesar 0,00015%, 0,00005%, dan 0,00007%. Sementara Surpac menunjukkan deviasi 0,00042%, 0,00011%, dan 0,00014%. Seluruh deviasi masih dalam batas toleransi ASTM. Pengujian statistik menunjukkan bahwa kedua perangkat lunak dapat dianggap akurat terhadap data truck count.