E-Journal Universitas Muhammadiyah Semarang
Not a member yet
5310 research outputs found
Sort by
Students’ Perspective on the Use of TED-Ed Video on Enhancing English Comprehension
This study investigates the use of TED-Ed video as a learning strategy to improve the understanding of English among undergraduate students in the Economics Faculty at Universitas Semarang. The goal of this research is to assess the effectiveness of the TED-Ed video in assisting students in mastering the English language skills required to understand economic theory. The case study method is used to investigate the experiences of students when using video as a learning tool. Data is collected through pre-test & post-test, observation, and interviews. The results of the study showed that using TED-Ed Video can increase students' motivation and participation, improve their understanding of English, and provide practical context for implementing economic concepts. This study contributes to English language learning and economic education by demonstrating innovative techniques
The Relationship Between Self-Efficacy And The Occurrence Of Depression In Non-Hemorrhagic Post-Stroke Patients
Stroke is a disease that can occur suddenly and is caused by blood vessel disorders and can cause death. According to the Health Service in 2017, the prevalence of non-hemorrhagic stroke in Central Java province was 64.7%. The impact of a stroke is psychological disorders including anxiety or stress and depression. Self-efficacy plays an important role in the level of post-stroke depression and it was also found that stroke sufferers with higher levels of self-efficacy had fewer depressive symptoms. The aim of this study was to determine the relationship between self-efficacy and the occurrence of depression in non-hemorrhagic post-stroke patients. This research is a descriptive-analytical study with a cross-sectional approach. The population in the study was 70 non-hemorrhagic post-stroke patients at KRMT Wongsonegoro Hospital, Semarang City using consecutive sampling techniques. Data collection uses a questionnaire. Relationship analysis used the Spearman rank test and t-test. The majority of respondents had a moderate level of self-efficacy as many as 42 respondents (60%) and did not experience depression as many as 36 respondents (51.4%). The results of the Spearman rank test showed a p-value of 0.000 and a positive correlation strength of 0.704, which means there is a relationship between self-efficacy and the incidence of depression in patients after non-hemorrhagic stroke. The higher the level of self-efficacy, the lower the incidence of depression in patients after non-hemorrhagic stroke
Diabetic Self-Management and Correlated Factors: A Cross-Sectional Study
Prevention of diabetes complications has an important role in decreasing mortality and morbidity in diabetes patients. Self-management in diabetic patients (DSM) is a recommended strategy to increase the quality of life in diabetes patients. Several factors are related to self-management in diabetic patients. This study aims to discover factors related to self-management in diabetic patients. This is a cross-sectional study performed on 42 diabetic patients. Respondents were given a Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ-24) and a self-management behaviour questionnaire in Diabetes Mellitus (SMDM). Data was analyzed using SPSS version 26. This study had no significant relation between age and self-management (p = 0.987). There was also no statistically significant relationship between gender, education level, and knowledge level with p-value of 0.651, 0.559, and 0.558, respectively. Moreover, there was no correlation between participation in chronic disease management programs and self-management with p = 0.559. This study concluded no correlation between age, gender, education level, knowledge level, and participation in chronic disease management programs with self-management of diabetic patients
Interdialityc exercise menurunkan interdialityc weight gain pada pasien hemodialisis
Peningkatan berat badan antar sesi dialisis atau yang dikenal interdialytic weight gain (IDWG) dapat menyebabkan komplikasi intradialisis. Komplikasi yang terjadi seperti hipotensi dan gangguan pernafasan tentu dapat mengancam nyawa. Latihan fisik/interdialytic exercise dapat menurunkan IDWG dan mengontrol berat badan, sehingga tujuan karya ilmiah ini adalah interdialytic exercise menurunkan interdialytic weight gain pasien Hemodialisis di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Desain studi kasus pada karya ilmiah akhir Ners ini adalah studi kasus multiple case dengan mengaplikasikan intervensi interdialytic exercise pada pasien HD di RSUP Dr. Kariadi Semarang sebanyak 5 subjek. Latihan dilakukan 2 kali dalam setiap sesi dengan durasi latihan 20 menit dan konsisten sampai dengan 4 sesi. Evaluasi dilakukan dengan mengukur kenaikan berat badan dengan indikator batas kenaikan tidak lebih dari 3%. Terdapat penurunan IDWG dari pre sesi 4,79% menjadi 0,15% di akhir sesi. Interdialityc exercise menurunkan IDWG pasien Hemodialisis di RSUP Dr. Kariadi Semarang dan diharapkan kegiatan tersebut dapat dijadikan sebagai SOP untuk menunjang pelayanan keperawatan
A CASE SERIES OF VARICOSITIES LINGUALIS WITH HYPERTENSION AS A PREDISPOSING FACTOR
Background: Varicosities lingualis were enlarged veins that are prominent and visible on the ventral surface of the tongue. The etiology of varicosities is physiological aging and predisposing factors including hypertension, obesity, smoking, and diabetes mellitus. This serial case aims to assess the relationship between varicosities lingualis and hypertension as a predisposing factor.Method: The case report method uses three patient subjects who write using the SOAP method (Subjective, Objective, Assessment, and Planning).Outcome: Three patients, one female and two males with an age range of 19 years to 25 years, complained of a purplish-blue line under the tongue. All cases showed a purplish-blue line under the tongue. The management given is non-pharmacological, including Communication, Information, and Education (IEC).Conclusion: Hypertension plays an essential role as a predisposing factor in the development of varicosities lingualis due to the hemodynamic effects that cause dilation of blood vessels
Penerapan Perawatan Metode Kanguru dan Terapi Murottal pada Bayi Berat Lahir Rendah
Bayi berat lahir rendah (BBLR) merupakan bayi yang berat lahirnya kurang dari 2500 gram, tanpa memperhatikan masa kehamilan. Kejadian BBLR disebabkan karena faktor internal dan faktor eksternal. Studi kasus ini bertujuan untuk meningkatkan suhu tubuh dan meningkatkan berat badan pada BBLR di RSD K.R.M.T Wongsonegoro. Metode yang digunakan pada studi kasus ini adalah descriptive study dengan menggunakan pendekatan asuhan keperawatan yang terdiri dari pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan. Implementasi keperawatan dan evaluasi keperawatan, dengan menggunakan Perawatan Metode Kanguru dan Terapi Murottal yang dilakukan sehari sekali selama 4 hari pemberian dengan waktu PMK 3 jam dan Terapi Murottal 30 menit. Hasil dari sesudah dilakukannya penerapan perawatan metode kanguru dan Terapi Murottal pada 3 subyek studi mengalami peningkatan suhu badan dan berat badan pada Bayi berat lahir rendah di ruang Perinatologi RSD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang. Keseimpulan pada suhu badan dan berat badan pada bayi berat lahir rendah diperoleh hasil sesudah dilakukannya perawatan metode kanguru dan terapi murottal mengalami peningkatan pada suhu dan berat badan Bayi berat lahir rendah
Pengaruh Komponen HBM (Health Belief Model) terhadap Self Awareness pada Pasien TB Paru yang LTFU (Lost to Follow Up): Literatur Review
Bagi pasien TB paru yang mengalami LTFU (Lost to Follow Up), penting untuk mengembangkan kesadaran diri tentang dampak ketidakpatuhan terhadap pengobatan. Pengobatan TB harus diselesaikan secara tuntas dan teratur adalah langkah krusial untuk mencegah kekambuhan dan resistensi obat. Tujuan literatur review ini adalah mencari pengaruh Health Belief Model terhadap self awareness pada pasien TB paru yang lost to follow up melalui literatur review. Desain penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur. Pencarian literatur dibatasi pada artikel yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2024. Pengumpulan artikel jurnal dilakukan menggunakan basis data pencarian elektronik seperti "Google Scholar," "PubMed," dan "Springer." Kata kunci yang digunakan adalah "Health Belief Model OR Self Awareness AND Lost To Follow Up AND Tuberculosis." Berdasarkan hasil analisis tinjauan literatur diperoleh 138.045 artikel dari database, selanjutnya menjadi 135.990 artikel setelah dipilih yang fulltex dan diambil sesuai kriteria ekslusi dan eksklusi menjadi 10 artikel, ditemukan berbagai pendekatan dan faktor yang mempengaruhi pencegahan, diagnosis, dan pengobatan TB. Penelitian menunjukkan bahwa persepsi keparahan dari Health Belief Model mempengaruhi perilaku pasien TB paru dalam mencari perawatan kesehatan, meskipun mereka merasa malu dan takut. Pendekatan terstruktur dan berbasis teori, seperti Health Belief Model, penting dalam pengendalian tuberkulosis (TB). Kolaborasi efektif, dukungan keluarga, dan pendidikan kesehatan meningkatkan pencegahan, diagnosis, dan pengobatan TB. Faktor seperti dukungan penyedia layanan, kepercayaan pada pemerintah, dan manajemen stigma juga penting untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan dan mengurangi putus pengobatan TB. Pendekatan holistik dan terintegrasi sangat diperlukan untuk keberhasilan eliminasi TB
Efektivitas Pemberian Musik Shalawat pada Penurunan Kecemasan Keluarga Pasien dengan Cedera Kepala
Cedera kepala (trauma capitis) merupakan cedera mekanik yang mengakibatkan luka di kulit kepala, fraktur tulang tengkorak, robekan selaput otak dan kerusakan jaringan otak itu sendiri, serta gangguan neurologis. Kejadian cedera kepala pada pasien berpengaruh pada psikologis keluarga seperti kecemasan yang ditandai dengan adanya perasaan tegang, khawatir dan ketakutan. Distraksi dengan mendengarkan musik religi atau shalawat menjadi upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian musik sholawat pada kecemasan keluarga pasien dengan cedera kepala di IGD RSUD Sultan Suriansyah. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Pra Eksperimen one group pretest posttest. Jumlah sampel sebanyak 20 responden dengan Teknik accidental sampling. Penelitian ini menggunakan analisis univariat yaitu tingkat kecemasan menggunakan kuesioner ZSAS (Zung Self Anxiety Scale) dan bivariat yang dilakukan melalui metode Shapiro wilk lalu menggunakan uji Wilcoxon. Hasil yang diperoleh dari sebelum diberikan shalawat dan sesudah diberikan yaitu terdapat efektivitas yang dapat dilihat dari perbedaan hasil mean pre-test 56,15 dan post-test 34,25 juga hasil Sig. (2-tailed) 0.000. Musik shalawat memiliki efektivitas dalam penurunan kecemasan keluarga yang mengalami cedera kepala dengan harapan, keyakinan diri juga keimanan seorang penderita
PENDIDIKAN KESEHATAN PADA REMAJA PUTRI TENTANG PENYAKIT MENULAR SEKSUAL DI SMA 1 MUHAMMADIYAH SEMARANG
Data menunjukkan dari remaja usia 12-18 tahun, 16% mendapat informasi seputar seks dari teman, 35% dari film porno, dan hanya 5% dari orang tua. Berkembang pula opini seks adalah sesuatu yang menarik dan perlu dicoba (sexpectation). Remaja banyak yang tidak sadar dari pengalaman yang tampaknya menyenangkan justru dapat menjerumuskan, salah satu problema dari kaum remaja apabila kurangnya pengetahuan seksual pranikah adalah kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi tidak aman dan juga penyakit kelamin. Tujuan Pengabdian kepada masyarakat ini adalah mendambah pengetahuan remaja putri tentang penyakit menukar seksual. Metode pengabdian ini adalah dengan metode ceramah dan diskusi. Hasil dari pengabdian ini bahwa semua siswi mengetahui tentang penyakit menular seksual Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini diharapkan remaja khususnya remaja putri untuk menjauhi perilaku yang mengarah ke seks bebas agar dapat terhindar dari penyakit menular seksual
The Impact of Islamic Finance Development, Economic Growth, Function of Regional Government Budgets on Carbon Emissions in Indonesia
Carbon emissions are a pressing global issue, with international agreements such as the Kyoto Protocol, Paris Agreement, and COP26 aiming to limit temperature rise and achieve net zero emissions. This research investigates the impact of Islamic financial development, economic growth, and government budget functions on carbon emissions in Indonesia, using panel data from 2018 to 2022. The study reveals that Islamic finance, specifically Sharia banking financing, significantly reduces carbon emissions. Conversely, economic growth (GRDP) is positively associated with carbon emissions, while the government’s environmental budget shows a negative relationship but lacks statistical significance. These findings highlight the effectiveness of Islamic finance in promoting environmentally sustainable practices and underscore the need for more effective government budgeting and regulatory measures. Future research should explore a broader range of Islamic finance sectors and budgetary functions to provide a more comprehensive understanding of their impact on carbon emissions. This study’s insights can guide policymakers in reinforcing successful strategies and developing new approaches to achieve emission reduction goals