Jurnal CARING (Center of Research Publication in Midwifery and Nursing)
Not a member yet
    166 research outputs found

    Studi Literatur: Penerapan Kompres Daun Kubis untuk Mengurangi Pembengkakan Payudara pada Ibu Post Partum

    No full text
    Latar Belakang: Pada masa nifas tubuh ibu mengalami pemulihan atau adaptasi sistem reproduksi ke kondisi sebelum hamil. Salah satu perubahan fisik dalam masa nifas adalah laktasi, terhambatnya pengeluaran ASI dipengaruhi salah satunya oleh karena pengeluaran hormon oksitosin yang tidak lancar. Hal ini memicu terjadinya pembengkakan payudara (breast engorgement) yang berakibat pada rasa tidak nyaman yang dialami ibu pada masa nifas Ada berbagai cara dalam mengatasi pembengkakan pada payudara, salah satunya adalah kompres daun kubis. Kompres daun kubis merupakan intervensi non farmakologis yang aman dan mudah dilakukan oleh ibu nifas. Tujuan : Mengidentifikasi penerapan kompres daun kubis terhadap penurunan kejadian pembengkakan payudara pada ibu nifas. Metode: Penelitian ini merupakan studi literatur dari 10 artikel ilmiah yang diperoleh melalui database google Scholar, dipublikasikan antara tahun 2012 hingga 2022. Hasil: Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, terdapat 10 jurnal/artikel ilmiah yang memenuhi syarat. semua penelitian menyatakan bahwa kompres kubis efektif terhadap penurunan kejadian pembengkakan payudara pada ibu nifas. Kesimpulan: Kompres kubis merupakan saah satu intervensi non farmakologis yang bisa dipertimbangkan sebagai tindakan alternatif secara mandiri oleh ibu nifas dalam menurunkan pembengkakan pada payudara

    Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Motivasi Melakukan Pijat Bayi Secara Mandiri di PMB Ni Ketut Sri Andayani A.Md.Keb Nusa Dua

    No full text
    Latar Belakang: Pijat bayi merupakan salah satu bentuk sentuhan yang memainkan peran penting dalam pembentukan hubungan awal orang tua dengan anaknya. Selain kecerdasan emosional, terdapat pula kecerdasan kognitif. Penyuluhan pijat bayi dan bidan desa mayoritas belum dibekali dengan pelatihan pijat bayi, sehingga terjadi kemungkinan penyampaian informasi kurang efektif yang dapat membuat berkurangnya motivasi masyarakat untuk melakukan pijat bayi. Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini melihat adanya hubungan antara pengetahuan dan motivasi ibu dalam melaksanakan pijat bayi secara mandiri di PMB Ni Ketut Sri Andayani A.Md.Keb Nusa Dua. Metedologi: Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 30 orang ibu yang memiliki bayi berusia 0-12 bulan. Pada penelitian ini menggunakan uji bivariat Spearman Rho untuk mencari korelasi antara pengetahuan dan motivasi responden. Hasil: Pada penelitian ini, responden mayoritas memiliki pengetahuan sedang sebanyak 21 orang (70%) dan memiliki motivasi cukup sebanyak 22 orang (73,3%). Hasil uji Sperman Rho didapatkan dengan korelasi koefisien 0,130 (kekuatan hubungan yang rendah) serta p-value 0,490 (p-value > 0,05). Kesimpulan: Tidak adanya hubungan antara pengetahuan dengan motivasi ibu dalam melaksanakan pijat bayi secara mandiri di PMB Ni Ketut Sri Andayani A.Md.Keb Nusa Dua

    Studi Literatur : Pengaruh Birth Ball Exercises Terhadap Nyeri Persalinan pada Kelahiran Spontan

    No full text
    Latar Belakang: Kehamilan merupakan sebuah peristiwa fisiologis yang menimbulkan banyak perubahan pada berbagai organ dan sistem tubuh ibu hamil.  Nyeri pada persalinan merupakan suatu proses proteksi fisiologis dari tubuh ibu bersalin untuk memberitahukan adanya tanda bahaya. Nyeri pada persalinan dapat menganggu kontraksi pada rahim sehingga dapat menyebabkan persalinan lama, penurunan kepala janin sangat lama, janin kekurangan hingga menyebabkan gawat janin. Salah satu metode nonfarmakologi yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri persalinan adalah terapi birth ball. Tujuan Penelitian: Menganalisis pengaruh latihan birth ball terhadap nyeri persalinan spontan berdasarkan studi empiris 10 tahun terakhir.  Metedologi: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sampel penelitian ini sebanyak 254 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dianalisis menggunakan analisis univariat.  Hasil: Penelitian ini merupakan studi pustaka dengan mencari jurnal/artikel ilmiah melalui database google Scholar, dipublikasikan antara tahun 2011 hingga 2021. Kriteria inklusi dan eksklusi yang digunakan untuk mencari jurnal/artikel ilmiah. Hasil: Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, terdapat 10 jurnal/artikel ilmiah yang memenuhi syarat. semua penelitian menyatakan bahwa ada pengaruh latihan bola bersalin terhadap nyeri persalinan pada persalinan spontan. Kesimpulan: Ada pengaruh latihan bola kelahiran terhadap nyeri persalinan pada kelahiran spontan

    Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan dan Status Ekonomi dengan Perilaku Perawatan Diri Pasien PPOK

    No full text
    Latar Belakang: Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) merupakan penyakit kronis yang progresif yang membutuhkan kemampuan pasien melakukan perawatan diri. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan status ekonomi dengan perilaku perawatan diri pasien PPOK. Metedologi: Desain penelitian adalah deskriptif korelasi menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 72 pasien PPOK, menggunakan tehnik purposive sampling. Data di analisis dengan uji korelasi Spearman menggunakan program SPSS. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan PPOK (p=0,001) dan status ekonomi (p=0,002) dengan perilaku perawatan diri pasien PPOK dengan α=0,05. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan responden mempengaruhi perilaku perawatan diri pasien PPOK terkait informasi dan pengalaman yang mereka peroleh. Perbedaan status ekonomi mempengaruhi perilaku perawatan diri pasien PPOK berdasarkan kemampuan dalam pembiayaan dan akses layanan kesehatan serta kemampuan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari

    Kepatuhan Masyarakat Melakukan Cuci Tangan dalam Pencegahan Covid-19

    No full text
    Latar Belakang: Pandemi COVID-19 (Corona Virus) menjadi permasalahan global paling serius dalam satu abad terakhir dan  saat ini masih menjadi wabah yang belum mereda di hampir seluruh dunia. Cuci tangan merupakan salah satu tindakan yang mudah dan murah untuk mencegah penyebaran penyakit termasuk COVID-19.Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tigkat kepatuhan masyarakat dalam melakukan cuci tangan dengan benar untuk mencegah COVID-19. Metedologi: Penelitian ini merupakan studi deskriptif yang melibatkan 30 orang sebagai responden. Kepatuhan responden dalam melakukan cuci tangan dikaji melalui wawancara dan pengisian kuisioner berdasarkan SOP cuci tangan 6 langkah yang direkomendasikan oleh WHO. Hasil: Hasil akhir menggambarkan bahwa dari 30 masyarakat yang terdiri dari remaja, dewasa dan lansia terdapat 70% masyarakat yang kurang patuh melakukan cuci tangan dalam mencegah penyebaran COVID-19. Kesimpulan: Kepatuhan masyarakat melakukan cuci tangan dengan benar dalam studi ini masih dalam kategori sedang. Kondisi tersebut  memberikan implikasi berupa peluang peningkatan risiko penyebaran COVID-19 dan perlu adanya intervensi peningkatan kesadaran masyarakat untuk mematuhi melakukan cuci tangan dengan benar

    Pengaruh Teknik Relaksasi Lima Jari Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Seksio Sesarea di Ruangan Bersalin Rumah Sakit Umum Puri Raharja

    No full text
    Latar Belakang: Kecemasan yang dihadapi oleh pasien sebelum melakukan operasi dikarenakan ketidaktahuan pasien terhadap proses yang akan dijalani, rasa nyeri, kemungkinan cacat, menjadi bergantung dengan orang lain dan kemungkinan kematian. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknik relaksasi lima jari terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien pre operasi Seksio Sesarea di ruangan bersalin Rumah Sakit Umum Puri Raharja. Metedologi: Penelitian pre-eksperimental, menggunakan one group pre-post test design, melibatkan satu kelompok subjek dengan 36 responden ditentukan melalui tehnik accidental sampling. Metode pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner skala HARS dianalisis mengunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil: Tingkat kecemasan responden sebelum dilakukan teknik relaksasi lima jari mayoritas mengalami kecemasan sedang yaitu sebanyak 52,8%. Sesudah diberikan relaksasi lima jari didapatkan hasil mayoritas mengalami kecemasan ringan 44,5%. Hasil uji Wilcoxon Sign Rank Tes, menunjukkan adanya perbedaan penurunan kecemasan sebelum dan setelah diberikan relaksasi lima jari, dengan nilai z sebesar -2,023, dan nilai p sebesar 0,004 (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh teknik relaksasi lima jari terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi seksio sesarea dan disarankan agar petugas mengaplikasikan teknik relaksasi lima jari ini untuk mengurangi kecemasan pasien sebagai intervensi non farmakologi

    Pengaruh Frekuensi Makan Terhadap Kejadian Gizi Lebih pada Remaja di Era Pandemi Covid-19 di Pekanbaru

    No full text
    Latar Belakang: Status Gizi merupakan gambaran ekspresi dari keadaan keseimbangan zat gizi sebagai akibat dari konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi yang dikonsumsi. Menurut hasil laporan Global Health Observatory (GHO), paling sedikit 2,8 juta orang di dunia meninggal setiap tahun akibat memiliki status gizi overweight maupun obesitas. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh frekuensi makan terhadap gizi lebih pada Remaja di masa Pandemi COVID-19. Metode: Penelitain ini menggunakan   survey analitik dengan designcross sectional. Populasi dalam Penelitian ini seluruh Remaja yang ada di Pekanbaru dan sampel sebanyak 335 Remaja.Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan random sampling yang mana sampel diambil secara acak sebagai responden. Instrument penelitian yang digunakan adalah berbentuk kuesioner. Hasil: Mayoritas frekuensi makan >3 kali 67 dengan (43,79%) dan minoritas frekuensi makan 3 kali sebanyak 86 orang dengan (56,20%.). Mayoritas kontrol gizi lebih sebanyak 57 (31,31%) dan minoritas kasus gizi lebih sebanyak 125 (68,68%). Ada pengaruh peran orang tua terhadap gizi lebih pada remaja dengan nilai p value 0,000. Simpulan: Terdapat pengaruh frekuensi makan terhadap gizi lebih pada remaja di era pandemi COVID-19 di Pekanbaru

    Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Motivasi Kerja Terhadap Kepatuhan Perawat Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) Level Tiga di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Wangaya

    No full text
    Latar Belakang: Ketidakpatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) berdampak pada peningkatan angka kecelakaan kerja serta risiko penularan penyakit oleh pasien terhadap petugas kesehatan begitupula sebaliknya. Data tingginya ketidakpatuhan penggunaan APD yang dilaporkan, dua diantaranya Maluku (73%) dan Banten (79%). Berdasarkan hasil observasi di ruang isolasi COVID-19 RSUD Wangaya, 10 dari 25 perawat tidak patuh dalam penggunaan APD face shield dan hazmat. Kepatuhan dipengaruhi oleh pengetahuan dan motivasi kerja dalam menjalankan prosedur universal precautions. Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan motivasi kerja terhadap kepatuhan perawat dalam penggunaan APD level tiga di ruang isolasi COVID-19 RSUD Wangaya. Metedologi: Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan jenis penelitian Cross Sectional menggunakan 56 responden. Instrumen yang digunakan kuesioner tingkat pengetahuan, motivasi kerja dan kepatuhan penggunaan APD level tiga, hasil jawaban responden dianalisisis menggunakan program aplikasi analisis data secara univariat dan bivariat.  Hasil: Hasil penelitian menunjukan ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan APD level tiga menunjukan nilai p value = 0,001 (p< 0,05) dan motivasi kerja dengan kepatuhan penggunaan APD level tiga menunjukkan nilai p value = 0,001 (p< 0,05). Kesimpulan: Manajemen Rumah Sakit diharapkan dapat melakukan sosialisasi mengenai APD level tiga dan pemantauan kepatuhan secara berkelanjutan sehingga dapat mempertahankan kualitas pelayanan kepada pasien

    Hubungan Self-Management dengan Self-Efficacy pada Pasien Asma di Masa Pandemi Covid-19 di Poliklinik Paru RSU Denpasar

    No full text
    Latar belakang: Asma merupakan penyakit kronis yang sudah mempengaruhi sekitar 300 juta orang di seluruh dunia. Pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini telah menimbulkan kecemasan kepada penderita asma sehingga menurunkan efikasi diri untuk melakukan pengobatan. Efikasi merupakan faktor penting yang dapat memepengaruhi keberhasilan pengobatan pada pasien asma. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-management dengan self-efficacy pada pasien asma di masa pandemi COVID-19 di Poliklinik Paru RSU X Denpasar. Metedologi: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan desain penelitian descriptive correlational dengan pendekatan crossectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, sample penelitian ini adalah pasien asma yang menjalani pemeriksaan rutin di Poliklinik Paru yang berjum 40 responden. Alat ukur yang digunakan adalah Asthma self managemenet quisionaire (ASMQ) dan kuisioner knowledge, attitude and self-efficacy asthma quisionaire (KASE-AQ). Hasil: Analisis dengan uji korelasi Spearman’s Rho diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,014 (p<0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara self-management dan self-efficacy pada pasien asma selama pandemi COVID-19 di RSU X Denpasar. Kesimpulan: Diharapkan perawat sebagai pemberi layanan keperawatan mampu untuk melakukan kajian terhadap tingkat self-management pasien dan meningkatkan self-efficacy pada pasien asma serta keluarga sebagai lingkungan terdekat diharapkan mampu terlibat dalam tahapan perawatan pasien asma

    Gambaran Tingkat Stres Remaja tentang Pembelajaran Daring Selama Pandemi Covid-19 di Banjar Sanggulan Desa Banjar Anyar Kediri

    No full text
    Latar Belakang: Pandemi COVID-19 mengubah pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran daring. Pembelajaran daring dapat menimbulkan terjadinya stress bagi remaja saat ini karena kebutuhan remaja untuk terlibat aktivitas sosial sangat tinggi. COVID-19 tidak hanya berdampak pada bidang sosial dan ekonomi masyarakat namun juga psikologis remaja. Jumlah remaja terbanyak yaitu 1.947 orang di Desa Banjar Anyar Kediri  dan 345 orang di Banjar Sanggulan.Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian adalah mengetahui gambaran tingkat stress remaja menjalani pembelajaran daring selama pandemi COVID-19 di Banjar Sanggulan Desa Banjar Anyar Kediri. Metedologi: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menganalisis variabel yang ada secara deskriptif dengan membuat table distribusi frekuensi. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 104 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan non probability sampling menggunakan metode purposive sampling. Instrumen penelitian dengan menggunakan kuesioner yang telah dimodifikasi dan telah di uji validitas dan reliabilitas. Hasil: Didapatkan hasil tingkat stres remaja di Banjar Sanggulan didapatkan sebagian besar remaja memiliki tingkat stres sedang yaitu sebanyak (39,4%). Kesimpulan: Diharapkan penelitian ini dapat memberikan masukan bagi pemegang program pendidkan dalam upaya mengurangi stress pada remaja

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal CARING (Center of Research Publication in Midwifery and Nursing)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇