Jurnal CARING (Center of Research Publication in Midwifery and Nursing)
Not a member yet
    166 research outputs found

    Gambaran Epidemiologi Kejadian Kanker Servik di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat

    Get PDF
    Kanker servik merupakan salah satu jenis penyakit tidak menular pada wanita yang menjadi fokus penanganan serta prevalensi kejadian yang semakin meningkat. Banyak faktor resiko yang dapat menyebabkan terjadinya kanker servik pada wanita terutama gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran epidemiologi penyakit kanker servik di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Desain penelitian ini menggunakan retrospective, yaitu dengan menggunakan data sekunder responden yang mengalami kanker servik di RSUD Provinsi NTB pada tahun 2017-2018. Total sampling digunakan dalam pemilihan sampel dengan total responden sebanyak 94 responden. Analisis data menggunakan presentase dari faktor resiko terjadinya kanker servik pada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 karakteristik yang menjadi resiko terjadinya kanker servik yaitu paritas multipara (78%), tingkat menengah dan dasar (31%) dan status tidak bekerja (53%). Sedangkan dari faktor resiko lain yang mempengaruhi terjadinya kanker servik terlihat dari usia menikah dini (62%) dan riwayat keputihan (99%). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi bagi masyarakat untuk dapat mencegah terjadinya kanker servik pada wanita dengan meningkatkan kebersihan diri terutama daerah kewanitaan agar tidak mudah terkena infeksi pada traktus gentialis dan menjaga gizi seimban

    Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Video Terhadap Self-Care Management pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2

    Get PDF
    Diabetes melitus merupakan penyakit kronik yang membutuhkan perawatan jangka panjang. Perawatan diri merupakan salah satu usaha pencegahan komplikasi dan menurunkan angka kematian pada diabetes mellitus. Self care management pada penderita diabetes melitus dapat ditingkatkan dengan memberikan pendidikan kesehatan, salah satunya melalui video. Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya pengaruh pendidikan kesehatan melalui video terhadap self care management pada diabetes melitus tipe 2 di Poliklinik Interna RSD Mangusada Badung. Penelitian ini menggunakan rancangan pre eksperimental dengan desain one group pre-test and post-test. Jumlah sampel 37 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner summary of diabetes self-care activities. Data dianalisis menggunakan uji wilxocon. Hasil penelitian sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar self care management cukup sebanyak 24 responden (64.9%) terjadi peningkatan setelah diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar self care management baik sebanyak 26 responden (70,3%). Analisis pengaruh pendidikan kesehatan melalui video terhadap self care management pada diabetes melitus tipe 2 didapatkan nilai p<0,001. Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan melalui video terhadap self care management pada diabetes melitus tipe 2. Rekomendasi penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi perawat agar selalu memberikan pendidikan kesehatan kepada penderita diabetes mellitus tipe 2 sehingga meningkatkan self care management pada diabete

    Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Tentang Tanda Bahaya Persalinan

    Get PDF
    Pengetahuan adalah merupakan hasil tahu dan ini terjadi setelah orang mengadakan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Penginderaan terhadap objek terjadi melalui panca indra manusia yakni penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan raba dengan sendiri. Sebagian besar pengetahuan manusia diperoleh melalui mata dan telinga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil trimester III tentang tanda bahaya persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas II Negara. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan secara cross sectional. Sampel dari penelitian ini sebanyak 47 responden dengan menggunakan teknik simple random sampling dengan subjek ibu hamil trimester III. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa dari kelima variabel yaitu umur, paritas, pendidikan, pekerjaan, dan sosial ekonomi, variabel yang dominan mempengaruhi pengetahuan yaitu pedidikan. Hasil penelitian Sebagian besar  responden dengan tingkat pengetahuan baik  diantaranya dari kelompok umur >35 tahun sebanyak 5 responden (62,5%), paritas grandemultipara sebanyak 4  responden (12,5%), pendidikan SMA sebanyak 5 responden (62,5%), tingkat pekerjaan swasta sebanyak 4 responden (50,0%), dan tingkat sosial ekonomi tinggi sebanyak 5 responden (62,5%). Dan variabel pendidikan tujuh kali lebih besar mempengaruhi tingkat pengetahuan. Semoga hasil penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan tentang tanda bahaya persalinan sehingga resiko yang terjadi dapat dicegah dan dapat menurunkan AKI dan AKB

    Perbedaan Dampak Hospitalisasi Pada Anak Prasekolah Yang Didampingi Orang Tua Dan Selain Orang Tua

    Get PDF
    Hospitalisasi seringkali menjadi krisis utama yang dihadapi anak saat menjalani rawat inap di Rumah Sakit bisa menyebabkan anak stress maupun trauma, sehingga menimbulkan respon negative pada anak diantaranya adalah tidak kooperatif pada saat proses perawatan (protes, pemisahan diri, penyangkalan). Salah satu upaya untuk meminimalisir yaitu dengan melakukan pendampingan dari orang tua. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan dampak hospitalisasi pada anak prasekolah (usia 3-6 tahun) yang didampingi orang tua dan selain orang tua di Ruang Anak Rumah Sakit Amelia Pare. Desain yang digunakan komparatif dengan pendekatan cross sectional didapat sampel 44 responden (22 responden anak yang didampingi orang tua dan 22 responden anak yang didampingi selain orang tua) yang diambil melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar (81,8%) responden yang didampingi orang tua memiliki kriteria ringan, sedangkan yang didampingi selain orang tua menunjukan sebagian besar (72,7%) dalam kategori berat. Hasil analisis menggunakan uji mann whitney diketahui nilai p = 0,000 (α≤0,05) yang berarti ada perbedaan dampak hospitalisasi pada anak prasekolah yang didampingi orang tua dan selain orang tua di Ruang Anak Rumah sakit Amelia Pare. Pendampingan orang tua sangat berpengaruh pada hospitalisasi anak, sehingga perawat harus melakukan pendekatan terhadap pendamping maupun klien itu sendiri supaya hospitalisasi berjalan dengan baik

    Pengaruh Metode Pembelajaran dalam Jaringan Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Perawat Selama Masa Awal Pandemi Covid-19

    Get PDF
    Pandemi COVID-19 berdampak pada proses pembelajaran di Indonesia, untuk itu pemerintah menetapkan kebijakan model pembelajaran jarak jauh melalui metode dalam jaringan. Perlu dilakukan evaluasi terhadap efektivitas metode ini pada proses pembelajaran keperawatan dengan menilai hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran dalam jaringan terhadap hasil belajar mahasiswa perawat selama masa awal pandemi COVID-19. Desain penelitian yang digunakan adalah pendekatan one group post test only. Populasi terjangkau dalam penelitian ini adalah mahasiswa keperawatan semester 4 di STIKES Bina Usada Bali. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 68 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive. Pengumpulan data hasil belajar mahasiswa menggunakan lembar penilaian mata kuliah. Analisa data menggunakan uji one sample t. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata nilai mahasiswa pada mata kuliah keperawatan HIV/AIDS adalah 69,09, dengan nilai t-hitung 10,6 > t-tabel 1,996 dengan nilai p = 0,000 sig.(2-tailed) <0,05. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh metode pembelajaran dalam jaringan terhadap hasil belajar mahasiswa perawat selama masa awal pandemi COVID-19, nilai rata-rata hasil belajar mahasiswa keperawatan pada mata kuliah keperawatan HIV/AIDS tidak sama dengan nilai 65. Untuk itu identifikasi yang dilakukan sejak dini perlu dilakukan guna kefektifan pemberian asuhan keperawatan

    Kualitas Hidup Pada Komunitas HIV dan AIDS Lelaki Seks Lelaki

    Get PDF
    Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) merupakan salah satu masalah kesehatan yang menjadi perhatian seluruh dunia.Sejak pertama kali ditemukan hingga saat ini, jumlah penderita HIV dan AIDS mengalami peningkatan, salah satunya disebabkan oleh meningkatnya jumlah penderita pada komunitas lelaki seks dengan lelaki (LSL). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang kualitas hidup ODHA pada komunitas LSL. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Proses pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam (indepth interview) dengan 5 partisipan dari komunitas LSL. Hasil wawancara yang diperoleh ditranskrip dan dianalisa. Hasil analisa memunculkan 4 tema yang dibahas di sini yaitu kualitas tidur yang tidak terpenuhi, menghargai hidup setelah didiagnosis HIV, butuh dukungan dari orang terdekat dan mendekatkan diri dengan Tuhan. Kajian tentang keempat tema tersebut sangat berguna sebagai informasi bagi ODHA pada komunitas LSL untuk meningkatkan kualitas hidupnya

    Gambaran Kemandirian Melakukan Perawatan Diri Pada Pasien Skizofrenia

    Get PDF
    Pasien skizofrenia sering mengabaikan perawatan dirinya karena stressor yang berat dan sulit ditangani pasien. Akibatnya  pasien kurang memperhatikan perawatan diri, sehingga tidak mau merawat dirinya sendiri seperti mandi, berpakaian, berhias, makan, maupun buang air besar dan buang air kecil. Tujuan ini untuk mengetahui gambaran kemandirian melakukan perawatan diri pada pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 93 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling.  Instrumen pengumpulan data yang digunakan untuk mengukur kemandirian melaksanakan perawatan diri menggunakan lembar observasi dengan skala pengkajian Gordon. Hasil penelitian menunjukkan kemandirian melakukan perawatan diri mandi sebagian besar yaitu 73 responden (78,5%) dalam kategori memerlukan bantuan, berpakian sebagian besar responden yaitu 76 responden (81,7%) dalam kategori memerlukan bantuan, perawatan diri makan sebagian besar responden yaitu 73 responden (78,5%) dalam kategori memerlukan bantuan, toileting sebagian besar yaitu 47 responden (78,5%) dalam kategori memerlukan bantuan. Kemandirian  melakukan perawatan diri pada pasien skizofrenia sebagian besar responden yaitu 59 responden (63,4%) dalam kategori memerlukan bantuan. Disarankan agar hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi perawatan klien dengan deficit perawatan diri, agar membuat kebijakan untuk pasien ganti pakaian agar bisa diusahakan ganti pakaian setiap har

    Status Pemberian ASI Eksklusif Pada Balita Stunting

    Get PDF
    Kasus stunting masih tinggi di Indonesia setara dengan 30,2% dari seluruh balita di Indonesia. Disebut stunting atau pendek apabila hasil pengukuran tinggi badan atau panjang badan anak dihubungkan dengan umur (TB/U, atau PB/U) dengan nilai Z- Score < -2,  berdasarkan standar World Health Organization. Meskipun telah banyak usaha yang dilakukan untuk menekan angka stunting, tapi kenyataanya stunting masih tinggi. ASI eksklusif menjadi salah satu factor penyabab stunting. Masih banyak balita yang tidak diberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan, sehingga menyebabkan anak menjadi kurang gizi. Kekurangan gizi dalam waktu yang sangat lama diyakini menjadi penyebab stunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuan gambaran status pemberian ASI eksklusif pada balita stunting di Kabupaten Kulon Progo.  Design penelitian dengan menggunakan deskriptif, data anak balita stunting diperoleh dari Puskesmas selanjutnya dilakukan home visit untuk dilakukan pengukuran antropometri, dan orangtua responden diminta untuk mengisis kuesioner tentang status pemberian ASI eksklusif. Responden pada penelitian ini sebanyak 100 anak balita usia 2-5 tahun yang mengalami stunting (data puskesmas).  Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat 52% balita stunting yang memiliki status pemberian ASI eksklusif dalam kategori “terpenuhi” dan ada 42% balita stunting tidak diberikan ASI eksklusif (“tidak terpenuhi”)

    Kemampuan Penalaran Klinis Mahasiswa Perawat Tahun Keempat Pada Masalah Keperawatan Medikal Medah

    Get PDF
    Penalaran klinis merupakan sebuah kemampuan pengambilan keputusan, pemecahan masalah, berpikir kritis, dan penilaian klinis. Penalaran klinis yang baik pada mahasiswa keperawatan akan menghasilkan sebuah keputusan klinis yang tepat dan asuhan keperawatan yang efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan penalaran klinis mahasiswa perawat tahun keempat pada masalah keperawatan medikal bedah. Desain penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa keperawatan tahun keempat STIKES Bina Usada Bali dengan sampel sebanyak 103, yang ditentukan dengan teknik sampling purposive. Pengumpulan data menggunakan Nursing Clinical Reasoning Assessment Tools. Analisa data menggunakan univariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki kemampuan penalaran klinis pada kategori competent   49(48%), diikuti dengan sejumlah 35(34%) responden dengan kemampuan penalaran klinis advanced beginner, sebanyak 14(13%) responden profecient, yang diikuti sejumlah 5(5%) mahasiswa memiliki kemampuan penalaran klinis novice. Temuan penelitian ini mengindikasikan  perawat pendidik untuk mengambil peran aktif dan menjadi lebih kreatif dengan mengembangkan keterampilan penalaran klinis

    Gambaran Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Tuberkulosis Paru

    Get PDF
    Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi menular yang upaya pengendaliannya menjadi salah satu target dunia yaitu Sustainable Development Goals (SDGs). Kepatuhan minum obat pada pasien TB paru merupakan kendala yang sering dihadapi oleh pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepatuhan minum obat pada penderita Tuberkulosis Paru di wilayah kerja Puskesmas I dan III Denpasar Utara. Rancangan penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Jumlah sampel sebesar 42 orang dengan teknik sampling purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan sebagian besar responden memiliki kepatuhan tinggi yaitu sebanyak 29 orang (69%). Jumlah penderita yang memiliki PMO di rumah yaitu sebanyak 28 orang (66,7%). Tingginya kepatuhan minum obat pada penelitian ini karena adanya keinginan untuk sembuh dari diri sendiri dan dukungan keluarga serta informasi yang lengkap dari petugas kesehatan. Hal ini juga dikarenakan puskesmas memiliki program khusus untuk menanggulangi TB yaitu P2TB yang melakukan kunjungan rumah setiap seminggu dua kali. Ada beberapa responden dengan kepatuhan yang rendah disebabkan karena rendahnya motivasi yang dimiliki oleh responden. Saran kepada pihak puskesmas diharapkan program Puskesmas terkait TB yaitu P2TB ditingkatkan

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal CARING (Center of Research Publication in Midwifery and Nursing)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇